b. Akuntansi Bank dan entitas anak (lanjutan) b. Bank and subsidiaries accounting (continued)
Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk peristiwa dan transaksi sejenis dalam kondisi yang sama. Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian, telah diterapkan secara konsisten oleh entitas anak, kecuali bila dinyatakan lain.
The consolidated financial statements are prepared using uniform accounting policy for transactions and events in similar circumstances. The accounting policies adopted in preparing the consolidated financial statements have been consistently applied by the subsidiaries unless otherwise stated.
Kepentingan non-pengendali atas laba neto dan ekuitas entitas anak dinyatakan sebesar proporsi pemegang saham minoritas atas laba neto dan ekuitas entitas anak tersebut sesuai dengan persentase kepemilikan pemegang saham minoritas pada entitas anak tersebut.
Non-controlling interest represents the minority shareholders’ proportionate share in the net income and equity of the subsidiaries, which is presented based on the percentage of ownership of the minority shareholders in the subsidiaries.
c. Penjabaran mata uang asing c. Foreign currency translations
i. Mata uang penyajian i. Presentation currency
Laporan keuangan konsolidasian dijabarkan dalam mata uang Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Bank dan entitas anak.
The consolidated financial statements are presented in Rupiah, which is the functional currency of the Bank and subsidiaries.
ii. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing
ii. Transactions and balances in foreign currency
Kebijakan akuntansi atas transaksi dan saldo dalam mata uang asing didasarkan pada peraturan BAPEPAM-LK No.VIII.G.7 dan Pedoman Akuntansi Perbankan Indonesia (“PAPI”). Bank mengacu pada Pedoman Akuntansi Perbankan Indonesia (“PAPI”) dimana transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs laporan (penutupan) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.
Accounting policy for transactions and balances in foreign currency is based on BAPEPAM-LK rule No.VIII.G.7 and Guidelines for Indonesian Bank Accounting (“PAPI”). The Bank refers to the Guidelines for Indonesian Bank Accounting (“PAPI”) where transactions denominated in a foreign currency are converted into Rupiah using the reporting (closing) rate set by Bank Indonesia.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian, kecuali apabila ditangguhkan pada ekuitas karena memenuhi kualifikasi/kriteria sebagai lindung nilai arus kas (cash flow hedges).
Exchange gains and losses arising on transactions in foreign currency and on the translation of foreign currency monetary assets and liabilities are recognized in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income, except when deferred in equity as qualifying cash flow hedges.
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) 2. ACCOUNTING POLICIES (continued)
c. Penjabaran mata uang asing (lanjutan) c. Foreign currency translations (continued) ii. Transaksi dan saldo dalam mata uang
asing (lanjutan)
ii. Transactions and balances in foreign currency (continued)
Selisih penjabaran mata uang asing atas efek utang dan aset moneter keuangan lain yang diukur berdasarkan nilai wajar dicatat sebagai bagian dari keuntungan dan kerugian selisih kurs.
Translation differences on debt securities and other monetary financial assets measured at fair value are included in foreign exchange gains and losses.
iii. Kantor cabang luar negeri iii. Overseas branches Cabang Bank yang berkedudukan di luar
negeri menyelenggarakan pembukuannya dalam mata uang negara tempat kedudukannya.
Branches of the Bank domiciled outside of Indonesia maintain their accounting records in their respective domestic currencies.
Untuk tujuan konsolidasian, laporan keuangan kantor cabang luar negeri dijabarkan dalam Rupiah, dengan kurs sebagai berikut:
For consolidation purposes, the financial statements of overseas branches are translated into Rupiah, using these following exchange rates:
Aset dan liabilitas serta komitmen dan kontinjensi menggunakan kurs spot Reuters pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian;
Assets and liabilities, commitments and contingencies at the Reuters spot rates at 16.00 Western Indonesian Time prevailing at the consolidated statement of financial position dates;
Pendapatan, beban, laba dan rugi menggunakan rata-rata kurs tengah Reuters pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat yang berlaku selama periode laporan;
Revenue, expenses, gains and losses at the average Reuters middle rates at 16.00 Western Indonesian Time during the period of reporting;
Akun modal dijabarkan dengan menggunakan kurs historis; dan
Equity accounts are recorded using the historical rate; and
Selisih yang timbul dari proses penjabaran tersebut disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian pada sisi ekuitas dan pendapatan komprehensif lainnya sebagai selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing.
The resulting translation adjustment is presented in the consolidated statements of financial position as part of the other comprehensive income and equity as a differences arising from the translation of foreign currency financial statements.
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan) 2. ACCOUNTING POLICIES (continued)
c. Penjabaran mata uang asing (lanjutan) c. Foreign currency translations (continued)
iii. Kantor cabang luar negeri (lanjutan) iii. Overseas branches (continued) Berikut ini adalah kurs mata uang asing
utama yang digunakan untuk penjabaran ke dalam Rupiah pada tanggal 31 Maret 2018 dan 31 Desember 2017 yang menggunakan kurs tengah Reuters (Pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat) (Rupiah penuh):
Below are the major exchange rates used for translation to Rupiah as of March 31, 2018 and December 31, 2017, using the Reuters middle rate (at 16.00 Western Indonesia Time) (full amount of Rupiah):
31 Maret/ 31 Desem ber/
2030000 M arch 31, December 31,
2018 2017
1 Dolar Amerika Serikat (USD)/Rp 13.768 13.568 US Dollar 1/Rp
1 Poundsterling Inggris (GBP)/Rp 19.329 18.326 Great Britain Poundsterling 1/Rp
100 Yen Jepang (JPY)/Rp 12.909 12.052 Japanese Yen 100/Rp
1 Euro Eropa (EUR)/Rp 16.944 16.236 European Euro 1/Rp
d. Aset dan liabilitas keuangan d. Financial assets and liabilities
i. Aset dan liabilitas keuangan i. Financial assets and liabilities Aset keuangan diklasifikasikan sebagai
aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, pinjaman yang diberikan dan piutang, aset keuangan dimiliki hingga jatuh tempo dan aset keuangan tersedia untuk dijual. Bank dan entitas anak menentukan klasifikasi atas aset keuangan pada saat pengakuan awal.
Financial assets are classified as financial assets at fair value through profit or loss, loans and receivables, held-to-maturity financial assets and available-for-sale financial assets. The Bank and subsidiaries determine the classification of its financial assets at initial recognition.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur berdasarkan biaya perolehan diamortisasi dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba atau rugi.
Financial liabilities are classified as financial liabilities measured at amortized cost and financial liabilities at fair value through profit or loss.
Pengakuan dan Pengukuran Recognition and Measurement
Klasifikasi instrumen keuangan pada pengakuan awal tergantung pada tujuan dan intensi manajemen serta karakteristik dari instrumen keuangan tersebut. Semua instrumen keuangan pada saat pengakuan awal diukur sebesar nilai wajarnya. Dalam hal aset keuangan atau liabilitas keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan atau
The classification of financial instruments at initial recognition depends on the purpose and management's intention for which the financial instruments were acquired and their characteristics. All financial instruments are measured initially at their fair value. In the case that financial assets or financial liabilities are not designated at fair value through profit or loss, the fair value should be added with attributable transaction costs directly from acquisition or