DUKUNGAN MANAJEMEN UPT
KEGIATAN OPERASIONAL
A. KARANTINA HEWAN
2. Kegiatan Domestik Keluar
Dari sisi frekuensi, komoditas yang paling sering keluar dari Sulawesi Tenggara adalah ayam kesayangan. Tercatat 655 kali dilalulintaskan dengan daerah tujuan Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Jawa, dan Kalimantan. Total jumlah ayam kesayangan yang keluar Sultra adalah 1.576 ekor. Komoditas lain yang cukup sering dilalulintaskan adalah DOC dan sapi potong. Untuk DOC, dilalulintaskan antar pulau dalam wilayah Sultra. Sedangkan sapi potong, dilalulintaskan keluar Sultra, pada umumnya ke Sulawesi Selatan. Selama kurun waktu 2017, tercatat 3.113 ekor sapi yang dilalulintaskan keluar Sultra. Sapi potong tersebut dilalulintaskan keluar Sultra melalui Pelabuhan Penyeberangan Kolaka, Pelabuhan Penyeberangan Tobaku, dan Pelabuhan Raha.
Terhadap seluruh komoditas yang keluar ini, petugas karantina telah melakukan tindakan karantina berupa pemeriksaan, pengasingan, pengamatan, perlakuan, dan pelepasan. Jumlah sertifikat karantina hewan yang diterbitkan untuk kegiatan domestik keluar adalah 1.789 sertifikat. Adapun resume tindakan karantina yang dilakukan, disajikan dalam Tabel 6a. Selanjutnya pula disajikan perkembangan tindakan pemeriksaan dan pelepasan untuk kegiatan domestik keluar sebagaimana Tabel 7a. Data
terperinci mengenai kegiatan domestik masuk hewan, bahan asal hewan dan hasil bahan asal hewan disajikan dalam Lampiran 11.
Untuk tindakan karantina berupa penahanan, penolakan dan pemusnahan pada kegiatan domestik keluar selama tahun 2017 tidak dilakukan karena seluruh komoditas dilengkapi dengan dokumen karantina yang dipersyaratkan. Data pelaksanaan kegiatan penahanan, penolakan dan pemusnahan disajikan dalam Lampiran 12.
Resume tindakan karantina hewan (tindakan 8P) pada BKP II Kendari tahun 2017 disajikan dalam Tabel 6a. berikut.
Tabel 6a : Resume Tindakan Karantina Hewan (Tindakan 8P) di BKP II Kendari Tahun 2017
No Tindakan Karantina Hewan
Frekuensi dan Volume
Ket.
Impor Ekspor Domestik Masuk Domest. Keluar
F V F V F V F V
6 Penolakan - - - - - - - -
7 Pemusnahan - - - - - - - -
8 Pelepasan - - - - 1,621 1,074,454 245 78,951
III HBAH
1 Pemeriksaan - - - - 262 82,240 6 49
2 Pengasingan - - - - - - - -
3 Pengamatan - - - - - - - -
4 Penahanan - - - - - - - -
5 Perlakuan - - - - - - - -
6 Penolakan - - - - - - - -
7 Pemusnahan - - - - - - - -
8 Pelepasan - - - - 262 82,240 6 49
IV Benda Lain
1 Pemeriksaan - - 48 66 358 6,318,091 17 47
2 Pengasingan - - - - - - - -
3 Pengamatan - - - - - - - -
4 Penahanan - - - - - - - -
5 Perlakuan - - - - - - - -
6 Penolakan - - - - - - - -
7 Pemusnahan - - - - - - - -
8 Pelepasan - - 48 66 358 6,318,091 17 47
Perkembangan hasil pelaksanaan tindakan pemeriksaan dan pembebasan karantina hewan di BKP II Kendari selama 5 tahun terakhir disajikan dalam Tabel 7a berikut :
Tabel 7a. Perkembangan Hasil Pelaksanaan Tindakan Pemeriksaan dan Pembebasan Karantina Hewan di BKP II Kendari Selama 5 Tahun Terakhir
No Kegiatan Tindakan
Karantina Satuan
No Kegiatan Tindakan
No Kegiatan Tindakan
No Kegiatan Tindakan
Keterangan : V = Volume, F = Frekuensi, Dll (Satuan Lain) = diisikan satuan lain
d. Penggunaan Dokumen Karantina Hewan
Penggunaan Dokumen Karantina Hewan berupa sertifikat tindakan karantina pada Balai Karantina Pertanian Kelas II Kendari selama tahun 2017 sebanyak 7.059 lembar terdiri dari Sertifikat Kesehatan Hewan/Animal Health Certificate (KH- 9) 1.485 lembar, Sertifikat Sanitasi Produk Hewan/Sanitary Certificate Animal Products (KH-10) 262 lembar, Surat Keterangan Untuk Benda Lain (KH-11) 54 lembardanSertifikat Pelepasan Karantina/ Certificate of Release (KH-12) 5.258 lembar.
Jumlah awal sertifikat yang tersedia adalah 10.199 lembar, sehingga yang tersisa (saldo) sebanyak 3.140 lembar. Jumlah sertifikat karantina hewan di tahun 2017 ini meningkat jika dibandingkan tahun 2016, yaitu 5.800 sertifikat. Rekapitulasi penggunaan dokumen karantina hewan disajikan dalam Tabel 8a berikut.
Tabel 8a. Penggunaan Dokumen Karantina Hewan di BKP II Kendari Tahun 2017
No Jenis Dokumen
Jumlah Awal Jumlah
Pemakaian Saldo
Keterangan : dokumen KH yang dicetak di kantor pusat Barantan.
e. Kegiatan Pemantauan Daerah Sebar HPHK
Kegiatan pemantauan daerah sebar hama penyakit hewan karantina (HPHK) tahun 2017 dilakukan dalam rangka mengetahui status dan situasi HPHK di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara selama tahun 2016.
Informasi mengenai status dan situasi HPHK ini diperoleh dengan mengumpulkan data sekunder (data dari pihak lain) yang berasal dari dinas yang membidangi fungsi kesehatan hewan di tingkat provinsi, kabupaten, atau kota, serta data dari Balai Besar Veteriner Maros, Sulawesi Selatan.
Pengambilan data ini dilakukan melalui kuisioer dan formulir standar yang terdapat pada lampiran Keputusan Kepala Badan Karantina Pertanian Nomor 1531/Kpts/KR.110/K/10/2016 tentang Pedoman Pemantauan Daerah Sebar Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) Tahun 2017. Tim pemantauan juga melakukan diskusi dan wawancara Participatory Epidemiology (PE) dengan metode Focus Group Discussion (FGD) atau In Depth Interview (IDI) dengan menggunakan formulir IDI yang telah disusun bersama-sama dengan UPT Karantina Pertanian se-Regional Sulawesi dan Maluku. Jenis HPHK yang ditemukan di suatu kabupaten/kota diklasifikasikan lebih lanjut berdasarkan metode diagnosisnya yaitu berdasarkan gejala klinis, hasil uji laboratorium pasif, atau hasil surveilans.
Data dan informasi mengenai status dan situasi HPHK yang diperoleh melalui kuisioner dan form IDI tersebut lalu ditabulasi, diverifikasi dan dianalisis secara kualitatif untuk selanjutnya disampaikan
di seminar tingkat lokal (Provinsi Sulawesi Tenggara), tingkat regional (Pulau Sulawesi dan Maluku), serta tingkat nasional. Data hasil pemantauan HPHK selengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 13.
Status dan situasi HPHK hasil pemantauan digambarkan dalam peta daerah sebar yang dapat dilihat pada Gambar 2, Gambar 3, Gambar 4 dan Gambar 5 berikut.
Gambar 2. Peta daerah sebar HPHK pada sapi dan kerbau di Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2016
Gambar 3. Peta daerah sebar HPHK pada unggas di Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2016
Gambar 4. Peta daerah sebar HPHK pada karnivora di Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2016
Gambar 5. Peta daerah sebar HPHK pada kambing dan domba di Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2016
f. Kegiatan Koleksi HPHK
Koleksi HPHK yang ada di laboratorium BKP II Kendari terdiri dari HPHK pada sapi, kucing, anjing dan ayam. HPHK ini dikoleksi sejak tahun 2012. Pada tahun ini, laboratorium menambah 3 koleksi HPH pada
sapi, yaitu Babesia, Anaplasma dan Trypanosoma. Sehingga total koleksi HPHK sejumlah 32 spesimen.
g. Kegiatan Intersepsi HPHK
Hasil pemeriksaan kesehatan terhadap media pembawa yang dilalulintaskan selama tahun 2017, ditemukan HPHK pada ayam, sapi dan DOC. Temuan HPHK selama tahun 2017 disajikan dalam Tabel 9a berikut.
Tabel 9a : Hasil Temuan HPHK di BKP II Kendari Tahun 2017 No Nama HPHK*)
Media
Pembawa Negara / Area Tindak Lanjut**) HPHK Asal / Tujuan
1 Brucellosis Sapi Sultra / Sulsel Ditolak untuk diberangkatkan 2 Avian Influenza Ayam Sulsel / Sultra Dilakukan Vaksinasi 3 Avian Influenza DOC Kota Kendari / Kab.
Muna, Kota Baubau Dilakukan Vaksinasi Keterangan :
*) Ditulis nama umum dan nama ilmiah
**) Dimusnahkan/dire-ekspor/diberi perlakuan/lain-lain
Hasil intersepsi secara detil, disajikan dalam Lampiran 14.
h. Kegiatan Pengawasan Keamanan Hayati Hewani
Selama kurun waktu 2017, tidak dilakukan pengawasan kemanan hayati hewani untuk kegiatan ekspor dan impor.