nya penyelenggaran dan n agama Buddha. Hasil hendak dicapai dalam jangka menengah adalah meningkatnya kualitas bimbingan, pelayanan, pemberdayaan, pengembangan potensi umat; dan
keagamaan Buddha.
ddha. b. Pem
UN 2011
enterian Agama tahun 2011 yang dilaksanakan oleh masing‐masing eselon I sesuai dengan hasil restrukturisasi oritas yaitu Prioritas Rencana Kerja Pemerintah K
ditetapkan pada kesepakatan pertemuan tiga pihak antara Bappenas, Kemenkeu dan Kemenag
enengah (outcomes) yang diharapkan, yaitu:
a. Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu.
b. Pengelolaan dan Pembinaan Urusan Agama Hindu. gelolaan dan Pembinaan Pendidikan Hindu.
11. Program Bimbingan Masyarakat Buddha
Secara umum, program ini bertujuan terwujud kebijkan teknis dibidang masyarakat Buddha dan pendidika yang
pengembangan pendidikan agama dan pendidikan
Ada 2 kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka mencapai hasil jangka menengah (outcomes) yang diharapkan, yaitu:
a. Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Bu
binaan dan Pelayanan Keagamaan dan Pendidikan Buddha serta Pelayanan Teknis Lainnya.
D. KEGIATAN PRIORITAS KEMENTERIAN AGAMA TAH
Pada tataran operasional, program Kem
program dan anggaran mencakup dua kegiatan pri
(RKP) dan Prioritas ementerian Agama tahun 2011.
1. Prioritas RKP
47 pada tanggal 46.996.266.000,‐. Kegiatan Kegiatan prioritas RKP bidang agama terdiri dari: operasional KUA untuk pelayanan nikah; rehabilitasi KUA; pengadaan sarana perkantoran KUA; pelayanan ibadah haji ama pasca konflik; tunjangan
n lembaga pendidikan keagamaan
Anggaran untuk menunjang RKP bidang agama sebesar Rp
b. Fungsi Pendidikan
dan MA; Rehabilitasi ruang kelas MI, MTs dan MA reguler dan Pasca Bencana; Bantuan Madrasah (BPMM) MI, MTs dan MA; Pengembangan MI, MTs dan MA
16 April 2010 mencakup program dan kegiatan bidang agama dan bidang pendidikan dengan anggaran sebesar Rp 12.2
prioritas RKP Kementerian Agama meliputi :
a. Fungsi Agama
dan umrah dan pengawasan haji; bantuan pembangunan/rehabilitasi rumah ibadah; pengembangan dan rehabilitasi asrama haji transit dan embarkasi; pengadaan kitab suci dan buku keagamaan; pengadaan kitab suci bagi tuna netra; bantuan operasional forum komunikasi kerukunan umat beragama tingkat propinsi/kabupaten/kota; pembangunan sekber kerukunan umat berag tingkat kabupaten/kota; bantuan kegiatan pemulihan
penyuluh agama non PNS/PPPN; serta bantuan pengembangan dan pemberdayaan lembaga sosial keagamaan da
(pontren, ormas keagamaan, majelis agama, masjid Istiqlal, lembaga sosial keagamaan).
708.236.000.000,‐.
Kegiatan prioritas RKP bidang pendidikan terdiri dari: Penyediaan BOS jenjang pendidikan dasar; Beasiswa untuk Siswa Miskin MI, MTs
Peningkatan Mutu
Bermutu; Bantuan Pembangunan MI dan MTs melalui MEDP (ADB); Bantuan Operasional Penyelenggaraan Paket A & B Program Wajar Dikdas 9
48
Tahun; Bantuan Penyelenggaraan Pondok Pesantren Salafiyah Program Wajar Dikdas 9 Tahun pada Pontren; Pembangunan Perpustakaan MI, MTs dan MA; Pembangunan dan pengadaan peralatan Laboratorium IPA di MTS; Pemberian Makanan Tambahan Siswa RA dan MI; Bantuan Beasiswa Bakat dan Prestasi MTs ng P/HLN; Bantuan Pengembangan Mutu MA melalui Kontrak
e n P
Gedung Pendidikan Tinggi Agama melalui IDB dan JBIC (P/HLN)
serta Dan i e
Beasiswa MA untuk melanjutkan ke PTAN; Program Pemagangan bagi Mahasiswa pada Dunia Industri; Pemberdayaan kopertais; Subsidi Tunjangan fungsional Guru Non – PNS; Tunjangan Profesi Guru Non PNS; Tunjangan
dan MA; Dana Pendampi
Prestasi; Bantuan Pengembangan Pendidikan Ketrampilan MA; Pengembangan MAN Insan Cendekia; Pembangunan MA melalui MEDP (ADB); Penyelenggaraan Ujian Nasional MA Bidang Studi Keagamaan; Pembangunan Laboratorium MA; Bantuan Operasional Manajemen Mutu MA Swasta; Pemagangan bagi Siswa MA; Bantuan Penyelenggaraan Life Skills dan Short Course pada pondok pesatren; Bantuan Penyelenggaraan Pembelajaran Paket C pada Pontren dan Lembaga Pendidikan Keagamaan; Pemagangan bagi Siswa Pondok Pesantren; Pesantren Terpadu untuk Anak Terlantar; Beasiswa untuk Mahasiswa Miskin; P ningkata Sarana Prasarana Pendidikan Tinggi Termasuk asca Bencana; Beasiswa S1 santri berprestasi; Pengembangan Perpustakaan; Pengembangan ICT pada perguruan tinggi agama; Peningkatan Mutu Penelitian; Pembangunan
a Pendamp ng P/HLN; Bantuan untuk P ngabdian Masyarakat Berbasis Program; Bantuan
Profesi Dosen Non PNS; Tunjangan Khusus Guru; Percepatan Sertifikasi Guru; Percepatan Sertifikasi Dosen; Beasiswa guru Program S1; Peningkatan Kualifikasi Guru Program S2 (Program Lanjutan); Beasiswa Dosen Program S2; Beasiswa Dosen Program S3; Bantuan Peningkatan Kualifikasi Guru Program S1; Bantuan Peningkatan Kualifikasi Dosen Program S2/S3; Peningkatan Kualifikasi Guru melalui Dual Mode System; Beasiswa kompetensi ganda guru dalam jabatan;
49
Beasiswa kompetensi ganda guru (lanjutan); Sertifikasi Guru dalam jabatan melalui jalur pendidikan; Peningkatan Kualifikasi Guru Program S2 (Peserta Baru); Peningkatan Kompetensi Kepala dan Pengawas Madrasah; Peningkatan Kualitas Guru Agama Islam; Peningkatan Kualitas Guru Agama Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan Khonghucu; Peningkatan Kompetensi Dosen melalui short course; Pengemb ngan dan Pembinaan Pendidikan gama dan eagamaan (I lam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu); serta Pemantapan Sistem Manajemen BOS.
Anggaran untuk menunjang RKP bidang pendidikan sebesar Rp11.538.760.266.000,‐.
2. Prioritas Kementerian Agama
Selain program prioritas RKP, Kementerian Agama juga memiliki kegiatan prioritas Kementerian Agama tahun 2011 dengan nggaran sebesar Rp2.937.801.661.000, yan dialokasikan untuk membiayai program dan kegiatan meliputi: a. Bidang Agama a A K s a ‐ g
Bidang agama diarahkan melalui kegiatan‐kegiatan antara lain: pembangunan gedung KUA akibat pemekaran wilayah; pengembangan manajemen wakaf; pemberdayaan lembaga zakat, shadaqah, dana punia, kolekte, dan dana paramita; bantuan pembangunan atau rehabilitasi sarana prasarana peribadatan; penasehatan perkawinan dan keluarga sakinah, sukinah, hita sukaya, dan bahagia; pengadaan kitab suci; sertifikasi tanah wakaf, tanah gereja, pelaba pura dan wihara serta hibah; bantuan operasional penyelenggaraan kegiatan keagamaan seperti musabaqah tilawatil qur’an (MTQ dan STQ), Pesparawi, Utsawa Dharma Gita, Festival Seni Baca Kitab Suci Agama Buddha; peningkatan
50
pelaksanaan forum dialog dan temu ilmiah antar pemuka agama, cendikiawan agama; pengembangan wawasan multikultural bagi guru agama dan penyuluh kerukunan; peningkatan harmonisasi antar umat beragama dan majelis agama dengan pemerintah melalui forum dialog dan temu ilmiah; peningkatan mutu asrama haji; peningkatan mutu penerangan agama dan bimbingan keagamaan; peringatan hari besar keagamaan; bantuan paket pelayanan agama untuk daerah terpencil, perbatasan, ter inggal, konflik dan bencana alam; peningkatan pemberantasan p
t pasca
ornografi dan pornoaksi; pemberdayaan lembaga sosial keagamaan, se
keag Tamwil (BMT), pemberdayaan zakat dan wakaf;
penelitian, kajian dan pemetaan keagamaan; pengembangan sistem informasi keagamaan; pentashihan mushaf al‐Qur’an; sosialisasi
Bidang pendidikan diarahkan melalui program dan kegiatan antara lain: gan alat dan sumber belajar RA/BA & lembaga pendidikan keagamaa t
h
perti kelompok jemaah keagamaan, majelis taklim, organisasi amaan, Baitul Mal wat‐
sosial keagamaan; kajian lektur
kajian keagamaan; peningkatan mutu SDM tenaga peneliti keagamaan; dan penerbitan hasil‐hasil penelitian keagamaan.
b. Bidang Pendidikan
bantuan pengemban
n; pela ihan Kepala dan Guru RA/BA dan lembaga pendidikan keagamaan; bantuan re abilitasi sarana dan prasarana RA/BA dan lembaga pendidikan keagamaan; pemberdayaan pengelola RA/BA dan lembaga pendidikan keagamaan; penyediaan dana penyelenggaraan ujian nasional (UN) MI/MTs bidang studi agama; pengembangan jaringan pendidikan teknologi informasi MTs dan MA; rehabilitasi ruang kantor dan ruang guru pada madrasah; pembangunan dan rehabilitasi sarana lingkungan madrasah; bantuan pemberdayaan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Kelompok Kerja Guru (KKG), Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas), Kelompok Kerja Madrasah (KKM);
51
pemberantasan buta aksara pada pendidikan non formal; orientasi keterampilan dan manajemen pada pontren dan lembaga pendidikan non formal berbasis keagamaan lainnya; bantuan peralatan ketrampilan pada pontren dan lembaga pendidikan non formal berbasis keagamaan lainnya; penyelenggaraan ujian nasional paket C; pelatihan tutor kejar paket C; pengembangan dan pelaksanaan diklat fungsional dan struktural; pembinaan jabatan fungsional; pembangunan dan rehabilitasi gedung balai diklat; penyediaan sarana dan prasarana balai diklat; penelitian dan pengembangan pendidikan agama dan pendidikan keagamaan; bantuan pengembangan lembaga pendidikan agama dan pendidikan keagamaan; pengembangan perpustakaan pontren; pengembangan sumber belajar pendidikan agama di sekolah; bantuan peningkatan mutu dan pengembangan pontren; bantuan Poskestren; bantuan pendidikan dan layanan kesehatan bagi siswa madrasah di pondok pesantren; pengembangan program peningkatan mutu pendidikan agama pada sekolah; pengembangan Education Management S) Kementerian Agama; pengelolaan dan pembinaan administratif tenaga pendidik dan tenaga kependidikan; pengelolaan, pengendalian
n serta e asrama
di
e
( pencitraan publik; pengembangan jaringan informasi dan kehumasan; Information System (EMI
dan pelaporan program bantuan pendidikan; pelatihan peningkatan manejemen berbasis madrasah; bantuan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) MTs; bantua pembangunan RKB MA; p mbangunan bagi siswa MI, MTs dan MA pondok pesantren.
c. Bidang Pelayanan Umum dan Lainnya
Bidang pelayanan umum dan lainnya diarahkan melalui kegiatan peningkatan mutu perencanaan program dan kegiatan Kementerian Agama; peng ndalian dan pelaporan program Kementerian Agama; pengembangan Sistem Akuntansi Insatansi (SAI); pengelolaan Barang Milik Negara BMN);
52
penyempurnaan pelaksanaan analisis jabatan; penyempurnaan tata laksana dan hubungan kerja antar satuan kerja di pusat dan daerah; penataan kelembagaan dan ketatalaksanaan; penyempurnaan sistem manajemen sumber daya aparatur terutama pada sistem karir dan remunerasi; penyusunan Sakip/Lakip
peningkatan kerjasama luar negeri; pembinaan dan penelaahan hukum & peraturan perundangan; pengelolaan dan penataan kepegawaian; pembangunan & rehabilitasi gedung Kantor Pusat, Kanwil Kemenag Propinsi, Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, rumah jabatan dan rumah dinas; penyempurnaan modul/panduan peningkatan pengawasan aparatur; penyusunan data base program pengawasan; pelatihan tenaga auditor; peningkatan intensitas
dan pelaksanaan diklat fungsional dan struktural; pembinaan jabatan fungsional (widyaiswara, peneliti, perencana, pustakawan, arsiparis, analis kepegawaian, pranata komputer, pranata kehumasan, dll); dan kegiatan lintas sektoral (pembinaan mental pemuda melalu jalur agama, pengarusutamaan gender, Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR), penanggulangan HIV/AIDS, pembinaan
Kementerian; pelaksanaan Analisis Jabatan; pembinaan sistem perkantoran;
pelaksanaan pengawasan internal, fungsional dan masyarakat; pengembangan
i lanjut usia dll).
53 BAB V ANGGARAN KEMENTERIAN AGAMA TAHUN 2011 A. MEKANISME PENYUSUNAN PROGRAM DAN ANGGARAN KEMENTERIAN