• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEGIATAN USAHA PERSEROAN

Dalam dokumen Prospektus Penawaran Umum Saham Perdana 2012 (Halaman 115-123)

IX. KEGIATAN DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN

2. KEGIATAN USAHA PERSEROAN

Sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, kegiatan usaha Perseroan yang utama adalah pembangunan dan pengelolaan kawasan industri dan properti berikut seluruh sarana dan prasarana pendukungnya, yang mencakup antara lain pembangunan kawasan industrial dan komersial, termasuk penyediaan lahan siap bangun bagi para calon konsumen serta investor yang ingin membangun sendiri pabriknya, Standard Factory Building (“SFB”), fasilitas penyediaan air bersih, fasilitas pengelolaan air limbah, driving range, dan restoran.

Kegiatan usaha Perseroan dapat dibagi berdasarkan kategori usaha berikut: a. Produk kawasan industri

i. Tanah (kavling industri siap bangun) ii. SFB

b. Infrastruktur dan jasa pelayanan i. Jasa pengelolaan lahan ii. Jasa penyediaan air bersih

iii. Jasa pengelolaan air kotor (limbah) c. Fasilitas rekreasi dan pendukung

i. Lapangan golf (driving range) ii. Coffee Shop

iii. Restoran

Tabel di bawah ini menunjukkan pendapatan Perseroan berdasarkan kategori usaha selama 5 (lima) tahun terakhir dan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada 30 September 2011 dan 2010 dan pada 31 Desember 2010, 2009, 2008, 2007, dan 2006.

(dalam jutaan Rupiah)

Keterangan 30 September 31 Desember

2011 2010 2010 2009 2008 20071) 20061)

a. Produk Kawasan Industri

Penjualan tanah 334.902,4 199.558,4 214.019,6 197.311,0 158.881,1 40.567,5 50.199,5 Penjualan SFB - - - - 7.225,0 7.472,6 11.405,0

b. Infrastruktur dan Jasa Pelayanan

Pendapatan

maintenance fee 7.399,4 5.744,9 8.153,0 6.934,3 5.283,0 4.930,4 4.248,6

Pendapatan service

charge 150,5 100,8 143,0 86,8 94,2 86,2 94,2

Pendapatan air bersih 1.472,5 1.262,1 1.694,5 1.336,3 1.164,1 2.171,22) 2.255,82)

Pendapatan

pengelolaan air kotor

(limbah) 1.547,6 1.290,0 1.762,4 1.415,4 1.200,9 - -

c. Fasilitas Rekreasi dan Pendukung

Pendapatan golf 747,1 611,6 845,1 1.014,0 840,0 502,73) -

Pendapatan proshop - - - - 143,7 - - Pendapatan coffee shop 542,9 428,5 601,2 364,1 179,2 93,6 - Pendapatan restoran

Jepang 4.320,5 3.490,4 4.955,8 2.125,5 378,3 39,7 - Pendapatan lain-lain 88,0 35,2 54,2 - - - -

Total 351.170,9 212.521,9 232.228,8 210.587,4 175.389,5 55.863,8 68.203,1

Keterangan:

1. Bukan merupakan Laporan Keuangan Konsolidasian 2. Merupakan total pendapatan air bersih dan air kotor 3. Merupakan total pendapatan golf dan proshop

Dalam menjalankan usahanya, Perseroan membeli dan membebaskan lahan yang belum dimatangkan dan diolah. Untuk menunjang MM2100 ini, telah tersedia infrastruktur primer seperti akses langsung masuk/keluar jalan tol Jakarta-Cikampek, jalan utama, jembatan, saluran air hujan (“drainase”), pengolahan dan distribusi air bersih, pengolahan air limbah (“waste water treatment plant”) yang dilakukan oleh pihak ketiga, fasilitas umum dan fasilitas sosial seperti kantor pos, kantor polisi, pemadam kebakaran, kantor pelayanan PLN, telekomunikasi, internet, transportasi, pusat jajan, fasilitas rekreasi termasuk lapangan golf (driving range) dan restoran.

Saat ini pengelolaan prasarana dan fasilitas umum, seperti jalan, drainase, jembatan, serta kepentingan umum, seperti kebersihan lingkungan, keamanan dan lain-lain ditangani oleh Perseroan dan pengelola MM2100. Atas pengelolaan prasarana dan fasilitas tersebut, Perseroan mengenakan management fee setiap bulannya kepada penghuni MM2100 berdasarkan luasan lahan yang dimiliki dan/atau berdasarkan jumlah pemakaian fasilitas yang digunakan.

Dalam melaksanakan kegiatan usahanya, sampai dengan Prospektus ini diterbitkan Perseroan telah memiliki tanah yang telah dibebaskan sebesar 9.926.325 m2 dan tanah yang sedang dalam tahap

penyelesaian sebesar 1.035.900 m2. Dari tanah yang telah dibebaskan tersebut, Perseroan telah

menjual sebesar 2.801.934 m2 sehingga sisa tanah (land bank) yang dimiliki adalah sebesar 8.160.291

m2. Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, tidak terdapat tanah yang dapat dibebaskan oleh

Perseroan terkait dengan izin lokasi yang telah diperoleh. Tabel di bawah menggambarkan rincian tanah berdasarkan kepemilikan sebagai berikut:

No. Perusahaan Tanah yang Telah Dibebaskan

Tanah Dalam Tahap Penyelesaian(3)

Telah Terjual(4) Sisa Tanah

(Landbank) Dengan Sertiikat(1) (m2) Belum Bersertiikat(2) (m2) (m2) (m2) (m2) 1 Perseroan 4.755.268 2.507.799 234.717 2.801.934 4.695.850 2 Anak Perusahaan 1.658.739 1.004.519 801.183 - 3.464.441 Total 6.414.007 3.512.318 1.035.900 2.801.934 8.160.291(5) Catatan: (1) Tanah bersertiikat HGB

(2) Tanah dengan Pelepasan Hak Atas Tanah (SPH)

(3) Tanah dalam tahap penyelesaian adalah tanah dalam proses balik nama ke atas nama Perseroan dan Anak Perusahaan. (4) Jumlah tanah yang telah terjual berdasarkan Akta Jual Beli Tanah, Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah, Sale and

Purchase Agreement of Land (belum dalam Akta Notaris), dan booking application.

(5) Jumlah landbank 8.160.291 m2 termasuk commercial area seluas 151.423 m2 dan tanah dalam tahap penyelesaian 1.035.900 m2.

Dengan demikian, berdasarkan landbank tersebut, Perseroan sedang mengajukan perpanjangan/ pembaruan izin lokasi seluas 400 Ha, melalui surat permohonan Perseroan No. 037/HS/BFIE/XII/2011 tanggal 19 Desember 2011 dan Anak Perusahaan No. 038/HS/BMIE/XII/2011 tanggal 21 Desember 2011, terdiri atas milik Perseroan seluas 224 Ha dan Anak Perusahaan seluas 176 Ha, dengan dasar izin lokasi sebelumnya seluas 1.100 Ha yang telah dimiliki oleh Perseroan dan Anak Perusahaan. Berikut ini merupakan peta lokasi kawasan industri Perseroan dan Anak Perusahaan:

Berikut ini adalah uraian mengenai produk Perseroan berdasarkan kategori usaha:

a. Produk Kawasan Industri

Produk-produk yang ditawarkan dan dihasilkan Perseroan adalah mencakup kavling industri siap bangun dan SFB, dilengkapi dengan berbagai infrastruktur dan fasilitas umum, sarana dan prasarana pendukung lainnya. Perseroan memulai pemasaran secara komersialnya pada tahun 2006.

Tabel di bawah ini menunjukkan kavling industri siap bangun dan SFB Perseroan yang telah terjual pada tahun 2006, 2007, 2008, 2009, 2010 dan untuk periode yang berakhir pada 30 September 2011, dalam m2, adalah sebagai berikut:

Keterangan

30 September

31 Desember

2011 2010 2009 2008 2007 2006

Kavling Industri Siap Bangun (m2) 657.937 324.258 382.902 277.271 131.655 141.089

SFB (m2) - - - 4.163 4.209 10.492

Sumber: Perseroan

Tabel berikut menunjukkan jumlah konsumen berdasarkan produk Perseroan:

Jumlah Konsumen 30 September 2011 31 Desember 2010 31 Desember 2009 31 Desember 2008

Kavling Siap Bangun 150 128 109 102

SFB 30 30 30 30

i. Kavling Industri Siap Bangun

Produk ini terdiri dari sebidang tanah yang sudah matang, sehingga konsumen dapat langsung membangun pabrik di atasnya. Luas kavling industri siap bangun sangat bervariasi tergantung dari luasan yang diperlukan masing-masing konsumen, dengan luas pembelian mulai dari 10.000m2 sampai

300.000m2. Harga rata-rata penjualan kavling per meter persegi adalah sekitar Rp1,2 juta/m2.

Tabel berikut ini menunjukkan 10 penghuni terbesar (dari segi luas kavling) yang telah bergabung dengan kawasan industri Perseroan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2011 serta tahun-tahun yang berakhir pada tangal 31 Desember 2010, 2009 dan 2008.

10 penghuni terbesar per 30 September 2011

Luas (m2) Nama Pabrik/Tenant

PT Toyota Astra Motor 329.804

PT Denso Indonesia 200.040

PT Hitachi Construction Machinery Indonesia 100.000 PT Nutrifood Indonesia 100.000 PT Astra International Tbk 79.120

PT Fumira 65.000

PT Lumbung National Flour Mill 59.278 PT JX Nippon Oil & Energy 50.000 PT Astra Daihatsu Motor 40.000

PT Kayaba Indonesia 40.000

10 penghuni terbesar per 31 Desember 2010

Nama Pabrik/Tenant Luas (m

2)

PT Toyota Astra Motor 329.804 PT Nutrifood Indonesia 100.000

PT Garuda Metalindo 92.982

PT Astra International Tbk 79.120 PT Lumbung National Flour Mills 59.278 PT Katshusiro Indonesia 40.850

10 penghuni terbesar per 31 Desember 2010

Nama Pabrik/Tenant Luas (m

2)

PT Astra Daihatsu Motor 40.000

PT Kayaba Indonesia 40.000

PT Inti Sumber Baja Sakti 38.993

PT Asmo Indonesia 22.946

10 penghuni terbesar per 31 Desember 2009

Nama Pabrik/Tenant Luas (m

2)

PT Toyota Astra Motor 329.804

PT Garuda Metalindo 92.982

PT Lumbung National Flour Mills 59.278 PT Katshusiro Indonesia 40.850 PT Astra Daihatsu Motor 40.000

PT Kayaba Indonesia 40.000

PT Inti Sumber Baja Sakti 38.993

PT Asmo Indonesia 22.946

PT KSB Indonesia 21.578

PT Neohyolim Platech Indonesia 20.000

10 penghuni terbesar per 31 Desember 2008

Nama Pabrik/Tenant Luas (m

2)

PT Toyota Astra Motor 329.804 PT Lumbung National Flour Mills 49.682 PT Katshusiro Indonesia 40.850 PT Astra Daihatsu Motor 40.000 PT Inti Sumber Baja Sakti 38.993

PT Asmo Indonesia 22.946

PT KSB Indonesia 21.578

PT Neohyolim Platech Indonesia 20.000 PT Excelcomindo Pratama Tbk 19.550

PT Syncrum Logistics 13.651

ii. Standard Factory Building (SFB/Bangunan Gedung Pabrik)

SFB yang dibangun oleh Perseroan adalah berdasarkan desain standar yang menggunakan fondasi beton, struktur dari bahan besi, atap alumunium dan dinding batu-bata, yang dibangun di atas tanah seluas 1.500 m2 sampai dengan 2.500 m2. Di dalam SFB terdapat ruangan untuk bekerja yang dapat

digunakan sebagai pabrik ataupun gudang. SFB biasanya dibangun berkelompok sehingga konsumen dapat membeli beberapa SFB yang dapat dikombinasikan sesuai keperluannya. Sebagian besar SFB ini ditempati oleh logistik industri otomotif dan elektronik. Sampai dengan tahun 2008, Perseroan telah membangun dan menjual produk SFB sebanyak 30 unit, namun sejak tahun 2009, produk SFB telah habis terjual dan Perseroan sudah tidak lagi membangun produk tersebut.

b. Infrastruktur dan Jasa Pelayanan

MM2100 memiliki infrastruktur, sarana dan prasarana yang lengkap serta memenuhi standar internasional, dengan diperolehnya penghargaan OHSAS 18001:2007 dan ISO 14001:2004, dan beroperasi sesuai dengan kebijakan-kebijakan yang ramah lingkungan, dengan diperolehnya peringkat Green Proper.

Perseroan menerima pendapatan secara berkelanjutan dari infrastruktur dan jasa pelayanan yang diberikan. Pendapatan kegiatan usaha ini didapatkan dari penyaluran air bersih dan pengolahan air limbah yang dibebankan secara meteran kepada para penghuni. Perseroan juga mempunyai pemasukan dari jasa pelayanan yang diberikan kepada penghuni kawasan industri, seperti pengumpulan sampah, keamanan lingkungan dan pemeliharaan jalan dan infrastruktur dengan bentuk pendapatan berupa jasa Manajemen Lahan.

MM2100 memiliki dua sumber aliran listrik, yaitu dari PLN dan CL, dimana masing-masing penghuni diberikan opsi untuk memilih sumber aliran listriknya

Sehubungan dengan kegiatan usaha infrastruktur dan jasa pelayanan, kontribusi pendapatan terbesar berasal dari jasa pengelolaan lahan, yaitu maintenance fee. Seiring dengan perkembangan kawasan industri (sumber: Bisnis Indonesia,12 Januari 2012), Perseroan optimis ke depannya pertumbuhan kegiatan usaha penunjang ini akan bertambah.

i. Jasa Pengelolaan Lahan (Maintenance dan Service Charge)

Kawasan Industri MM2100 memberikan jasa pelayanan kepada penghuni kawasan industri, seperti pengumpulan sampah, penjagaan keamanan, pemeliharaan lingkungan, pelayanan dan pemeliharaan setiap fasilitas umum serta infrastruktur, jalan-jalan utama dan pendukung, lansekap, penerangan jalan umum hingga mengelola pasukan pemadam kebakaran dan tim keamanan siaga selama 24 jam. Sampai dengan 30 September 2011, Perseroan telah memberikan jasa pelayanan dengan perhitungan berdasarkan luas tanah.

Sebagai pengembang kawasan industri MM2100, selain harus menyediakan infrastruktur, Perseroan juga harus menyediakan tenaga listrik. Untuk kawasan industri, penyediaan tenaga listrik yang stabil dan terjamin merupakan hal yang sangat penting untuk menarik pertumbuhan industri-industri baru. Untuk menunjang pelayanan dalam kawasan yang terintegrasi dan terpadu tersebut, Perseroan dan Anak Perusahaan, menyediakan listrik yang langsung dialirkan dari PLN dan perusahan listrik swasta, CL.

ii. Jasa Penyediaan Air Bersih

Kawasan Industri MM2100 menyediakan fasilitas penyediaan air untuk keperluan industri dan keperluan penghuni. Wilayah MM2100 dikelilingi oleh dua sungai air baku, yaitu Sungai Citarum dan Sungai Cikarang. Air baku adalah air yang telah memenuhi ketentuan baku mutu air yang dapat diolah menjadi air minum (sumber: id.shvoong.com/exact-sciences/engineering, Maret 2012). Untuk saat ini, MM2100 memperoleh sumber airnya dari Sungai Citarum, yaitu sungai yang merupakan sumber air minum DKI Jakarta.

Berikut adalah proses pengolahan air bersih yang dilakukan oleh MM2100:

Berikut adalah proses pengolahan air bersih yang dilakukan oleh MM2100:

Sumber: Perseroan 1 Tangki NaOCL Tangki PAC Tangki NaOH Tangki Polymer Danau Tampungan Air dan Air Bahan Baku Pengolahan Air

kondisi Darurat Bak Lumpur Tangki Air Pencucian Pasir Penyaring Tangki Penyaringan (media Pasir ) Tangki Pengendapan Tangki Koagulasi (Penggumpalan Lumpur) Tangki Pencampur kimia Tangki Penampung Air hasil Pengolahan Tangki Pengukuran Air Bahan Baku Pompa Pemindah air ke tangki distribusi Tangki Distribusi Air Bersih Ke Pabrik-Pabrik Pabrik-Pabrik

Air Bahan Baku Pengolahan Air Bersih (Sungai Citarum Barat) Ke Pengolahan Air Limbah 7 2 3 4 5 6 Sumber: Perseroan

Sumber air baku yang digunakan untuk pengolahan berasal dari Sungai Citarum dan dialirkan melalui Saluran Induk Tarum Barat. Sistem pengolahan air yang diterapkan adalah kombinasi teknologi proses secara kimiawi, isik dan mekanis. Berikut adalah proses pengolahan air bersih:

1. Danau tampungan air memperoleh air bahan baku pengolahan air dari Sungai Citarum. Bangunan ini juga berfungsi untuk menampung air sesuai dengan debit yang diperlukan bagi pengelolahan air bersih. Dari bangunan penampungan ini, air kemudian dialirkan kepada tangki pengukuran air baku.

2. Tangki pengukuran air baku ini berfungsi untuk mengontrol dan mengatur laju aliran air dan tinggi permukaan air baku agar tetap konstan, sehingga proses pengolahan berupa pembubuhan bahan kimia, koagulasi, pengendapan, dan penyaringan dapat berjalan dengan baik serta maksimal. Di dalam bak penampungan ini, air baku kemudian dicampur dengan unsur NaOCL dan PAC. Pencampuran unsur kimia ini dimaksudkan untuk menghilangkan mikro-organisme dan kaporit untuk membunuh bakteri. Dari bak penampungan air baku ini kemudian dialirkan ke tangki pencampuran kimia.

3. Di dalam tangki pencampuran kimia, air baku dicampur dengan unsur NaOH dan Polymer. Pencampuran unsur tersebut dimaksudkan untuk membantu proses penjernihan. Air baku kemudian dialirkan ke tangki koagulasi atau penggumpalan lumpur. Di dalam tangki koagulasi atau penggumpalan lumpur, air dibersihkan dari kotoran dengan cara mengendapkan kotoran yang terdapat di dalam air tersebut pada lamlar, suatu alat yang berupa jaring-jaring besi pada bagian bawah tangki. Di dalam tangki koagulasi ini terdapat proses penggumpalan lumpur dan lokulasi. Kotoran-kotoran yang mengendap akan dibuang melalui pipa saluran pembuangan ke bak lumpur yang kemudian lumpur tersebut dipindahkan ke tangki air pencucian pasir penyaring. Air ini kemudian dialirkan ke tangki pengendapan.

4. Tangki pengendapan merupakan proses penjernihan berupa pemisahan antara lok kimia dengan air sehingga menghasilkan air yang lebih jernih. Endapan lumpur di dalam bak penjernih dibuang secara periodik menuju bak lumpur, lalu dipisahkan antara air dan lumpurnya melalui mesin ilter kempa.

5. Tangki penyaringan (media pasir) berfungsi sebagai tempat proses penyaringan butir-butir yang tidak ikut terendap pada bak sedimentasi dan juga berfungsi sebagai penyaring mikro organisme atau bakteri yang ikut larut dalam air. Bangunan iltrasi biasanya menggunakan pasir silica dan juga kerikil. Pasir ini digunakan karena lebih berat dan lebih menempel lok-loknya.

6. Tangki penampung air hasil pengolahan merupakan tangki untuk menampung air yang telah diolah yang akan dialirkan dengan pompa-pompa ke tangki distribusi air bersih.

7. Tangki distribusi air bersih mendistribusikan air bersih ke pabrik-pabrik.

iii. Jasa Pengelolaan Air Kotor (Limbah)

Kawasan Industri MM2100 menyediakan jasa berupa pengolahan air limbah untuk kawasan industri khususnya pabrik-pabrik yang menghasilkan limbah dimana air limbah yang sudah diproses harus dibuang dan dialirkan melalui kanal ke laut Jawa. MM2100 memiliki fasilitas pengolahan air limbah yang berlokasi di kawasan industri, dengan tujuh danau buatan (pond) untuk penampungan sementara air limbah yang telah diolah, sebelum dialirkan kembali ke luar wilayah industri.

MM2100 selalu melakukan tes atas air limbah yang diterima dari pabrik-pabrik, dan juga air yang telah diproses dan dialirkan kembali ke laut Jawa, untuk memastikan kesesuaian dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No.1 tahun 2010 tentang Tata Laksana Pengendalian Pencemaran Air.

Perseroan memiliki dan mengelola Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan kapasitas pengolahan 27.000 m3/hari. IPAL beroperasi 24 jam setiap hari dan berfungsi mengolah air limbah dari

Berikut adalah proses pengolahan air limbah: Limbah dari pabrik- pabrik Tangki pencampur limbah (homogen) Bak lumpur ke PPLI (Pengelola Limbah B3) Tanki Pengentalan lumpur Tangki pengumpul lumpur Tangki pengendapan utama Tangki Aerasi ( pemberian oksigen) No. A Black box Tangki Penetralan Tangki Pengumpul Limbah Proses Pengepresan lumpur Tangki NaOH Tangki H2SO4 Tangki H3PO4 Tangki Polymer Tangki Deforming Tangki pengumpul Air hasil pengolahan limbah Ke sungai Tangki NaOCL Tangki Aerasi ( pemberian oksigen) No. B Tangki pengendapan kedua no A Tangki pengendapan kedua no B Bak lumpur = Pompa = Valve (Kran) 1 2 3 4 5 6 7 Sumber: Perseroan

Sistem pengolahan air limbah dilakukan secara biologis dengan lumpur aktif (Biological Aerobic Treatment) yang dibantu proses isik dan mekanik sebagai berikut:

1. Air limbah yang berasal dari industri dibuang ke saluran khusus air limbah menuju ke pusat pengolahan air limbah melalui sistem gravitasi atau tangki pengumpul limbah.

2. Dari tangki pengumpul limbah tersebut, kemudian air limbah dialirkan ke tangki pencampur limbah (homogen), yang kemudian dialirkan ke tangki pengendapan utama.

3. Di dalam tangki pengendapan utama, zat padat tersuspensi mengendap. Busa, lemak atau benda- benda mengapung dipisahkan dan ditampung di unit pengumpul busa untuk dipompa bersama- sama dengan lumpur yang mengendap dari dasar bak pengendap pertama menuju Belt Filter Press.

4. Tangki penetralan (proses kimia dengan unsur NaOH, H2SO4, H3PO4) berfungsi untuk penetralan pH (asam/basa) yang harus diukur dan dikontrol, terutama bila hasil pengolahan proses akan dikonsumsi oleh mahluk hidup.

5. Tangki aerasi (pemberian oksigen pada proses limbah) merupakan tempat dimana air limbah mengalami proses aerasi selama 20-24 jam untuk mendapatkan oksigen sebagai kebutuhan dasar dalam proses oksidasi biologis. Pada proses ini, mikro organisme dalam lumpur aktif berfungsi sebagai pengurai zat pencemar baik yang terlarut maupun tersuspensi untuk menghasilkan lok biologis. Air ini kemudian dialirkan ke tangki pengendapan kedua.

6. Tangki pengendapan kedua merupakan tempat pemisahan lumpur aktif dengan air hasil olahan yang kemudian dialirkan ke tangki pengumpul untuk ditambahkan dengan unsur NaOCL.

7. Air hasil olahan limbah dialirkan ke sungai lewat pipa keluaran (efluen).

Selain itu, lumpur yang telah dikumpulkan dan telah melalui proses pengentalan, kemudian akan melalui proses pemadatan dengan menggunakan belt ilter press, suatu alat untuk memadatkan lumpur dengan bantuan polimer yang berfungsi untuk merekatkan lumpur. Dari proses ini akan dihasilkan lumpur padat.

c. Fasilitas Rekreasi dan Pendukung

Perseroan memiliki fasilitas rekreasi dan pendukung berupa lapangan golf (driving range), coffee shop, dan restoran Jepang, dimana seluruh fasilitas rekreasi tersebut berada di area club house.

No. Nama Sarana Uraian

i. Lapangan Golf (Driving Range) Driving range memiliki luas lahan sekitar 44.130 m2, termasuk fairway, bay, dan

putting green. Lapangan golf tersebut berlokasi di kawasan MM2100 dan berjarak sekitar 250 m dari pintu gerbang utama MM2100.

ii. Restoran Restoran Izumi adalah restoran yang menyediakan makanan khas Jepang dan merupakan tempat untuk bersantap bagi karyawan eksekutif penghuni MM2100 serta pengunjung kawasan MM2100. Luas Restoran Izumi adalah sekitar 340 m2, yang mampu menampung kurang lebih 200 orang. Restoran Izumi terletak

bersebelahan dengan driving range.

iii. Coffee Shop Merupakan tempat bersantai dan bekerja sambil menikmati hidangan serta fasilitas yang disediakan. Coffee shop ini menyediakan makanan dan minuman ringan disertai beberapa fasilitas antara lain musik dan fasilitas internet (“wii”). Luas area

coffee shop adalah sekitar 140 m2 yang mampu menampung kurang lebih 60 orang

dan terletak menyatu dengan lokasi driving range serta restoran Izumi.

Dalam dokumen Prospektus Penawaran Umum Saham Perdana 2012 (Halaman 115-123)