• Tidak ada hasil yang ditemukan

KELAS KATA

Dalam dokumen Siap Ujian Nasional (UN) BAHASA INDONESIA (Halaman 102-107)

c). Aktif-Pasif

- Kata kerja Aktif contoh : mendengar, menulis - Kata kerja Pasif contoh: didengar, ditulis

B. Kata Benda

Kata benda (Nomina) adalah kata yang mengacu pada manusia, binatang, benda. 1). Ciri-ciri kata benda

a)/ Menduduki fungsi subjek, objek, pelengkap Contoh : Pel baru baju O adik membelikan S Ibu

b). Tidak dapat didahului oleh kata tidak Contoh yang salah :

Tidak ibu yang membelikan adik baju baru. Contoh yang benar :

Bukan ibu yang membelikan adik baju baru.

c). Dapat diikuti oleh kata sifat dengan menggunakan kata yang Contoh : Ibu yang baik hati

: Pemirsa yang budiman

2). Jenis-jenis kata Benda

a). Kata benda konkrit dan Abstrak

Contoh kata benda konkret: meja, orang, rumah

Contoh kata benda abstrak : penghijauan, pemikiran, otak b). Kata benda bentuk dasar dan turunan

Contoh kata benda bentuk dasar: gambar, pisau, tahun Contoh kata benda bentuk turunan : kemajuan, keindahan

3. Kata Ganti

Kata ganti (pronomina) adalah kata yang menggantikan kata atau benda/kata yang dibendakan.

a). Kata ganti orang

Tunggal Jamak Orang I Aku, saya, kamu Kami, kita Orang II Engkau Kalian Orang III Dia Mereka

a) Kata ganti kepunyaan, Contoh : ku, mu, nya b) Kata ganti penunjuk, Contoh: ini, itu

c) Kata ganti penghubung, Contoh : yang

4. Kata Bilangan

Kata bilangan (Numeralia) adalah kata yang dipakai untuk menghitung banyaknya orang, binatang, benda. Macam-macam kata bilangan …

a). Kata bilangan pokok contoh: satu, dua, tiga

b). Kata bilangan tingkat contoh : kesatu, kedua, ketiga c). Kata bilangan pecahan contoh: setengah, seperempat

5. Kata Sifat

Kata sifat (Adjektiva) adalah kata yang dipakai untuk mengungkapkan sifat/keadaan orang, binatang atau benda.

a). Ciri-ciri kata sifat :

1). Dapat didahului oleh kata lebih, kurang, paling Contoh: lebih besar

kurang enak paling pandai

2). Dapat diberi kata sangat, sekali, terlalu Contoh: sangat bagus

Mudah sekali Terlalu baik

3). Dapat didahului dengan kata tidak Contoh: tidak malas, tidak putih

4). Dapat diulang dengan awal se dan akhiran -nya Contoh: sebaik-baiknya

Setinggi-tingginya

5). Pada kata tertentu ditandai oleh akhiran, -i, -wi, lah, if. Contoh: insani, manusiawi, alamiah, sportif

b). Jenis-Jenis Kata Sifat

1. Kata sifat bentuk dasar contoh : adil, damai, malas

2. Kata sifat bentuk turunan contoh : terhormat, kemalu-maluan, jasmaniah

6. Kata Keterangan

Kata keterangan (Adverbal) adalah kata yang memberi keterangan pada kata lainnya. a). Kata keterangan bentuk dasar

Contoh: sangat, hanya, lebih segera b). Kata keterangan bentuk turunan

Contoh : diam-diam, setinggi-tingginya, alangkah, sebaiknya, habis-habisan.

7. Kata Sandang

Kata sandang adalah kata yang fungsinya sebagai penentu bagi kata benda. Contoh: sang juara, si jangkung

8. Kata Depan

a). Penanda peruntukan, contohnya : bagi, untuk, buat, guna b). Penanda asal, contohnya : dan

c). Penanda keberadaan, contohnya: di

d). Penanda arah menuju, contohnya: ke, kepada, terhadap e). Penanda cara, contohnya: dengan

f). Penanda ihwal, contohnya: tentang g). Penanda pelaku, contohnya : oleh

h). Penanda perbandingan, contohnya: daripada, bagai.

9. Kata Penghubung

Kata penghubung (konjungsi) adalah kata yang fungsinya menghubungkan bagian-bagian kalimat.

Fungsi kata penghubung :

a) Menandai hubungan penambahan, contohnya : dan, serta b) Menandai hubungan pemilihan, contohnya: atau

c) Menandai hubungan perlawanan, contohnya: tetapi, melainkan d) Menandai hubungan waktu, contohnya: sesudah, sebelum, ketika e) Menandai hubungan syarat, contohnya : jika, bila

f) Menandai hubungan pengandaan, contohnya: andaikan, umpamanya. g) Menandai hubungan tujuan, contohnya : agar, supaya.

h) Menandai hubungan pemiripan, contohnya : seakan-akan, seperti i) Menandai hubungan sebab, contohnya: sebab, karena

j) Menandai hubungan akibat, contobnya : maka, sehingga k) Menandai hubungan cara, contohnya: dengan

10. Kata Seru

Kata seru (interjeksi) adalah kata yang mengungkapkan perasaan atau luapan emosi. Kata seru ini digunakan untuk memperkuat rasa kagum, sedih, heran, jengkel.

Kata seru mengacu pada nada atau sikap:

a). Bernada negatif yakni cih, cis, bah, ih, idih, brengsek, sialan. Contoh:

1). Cih, tidak tahu malu mengemis kepada orang lain. 2). Cis, musk aku melihat rupamu lagi.

3). Bah, pergi kau dari sini.

b). Bernada positif, yakni aduhai, amboi, asyik, alhamdulillah, subhanallah, hore. Contoh:

1). Asyik, saya mendapat nilai sepuluh.

2). Alhamdulillah, saya meraih juara pertama. 3). Hore, saya dapat hadiahnya.

Pilihlah pernyataan berikut yang kan anggap benar!

1. (1) Abangnya mencangkul sawah. (2) Adiknya menangis tersedu-sedu. (3) Adik menyanyikan lagu.

(4) Budi mendapat piala.

Kalimat yang predikatnya menggunakan kata kerja intransitif adalah nomor ....

a. 1 c. 3

b. 3 d. 4

2. (1) Kakak menjahit baju. (2) Paman melamar pekerjaan.

(3) Negara Indonesia berlandaskan hukum.

(4) Mereka menempati tenda-tenda penampungan. (5) Para korban kekurangan makanan.

(6) Anak itu membeli buku gambar.

Di antara kalimat di atas, yang menggunakan kata kerja berpelengkap adalah kalimat .... a. l dan 2 c. 3 dan 5

b. 4 dan 6 d. 2 dan 6

3. Penulisan kata bilangan berawalan ke- yang tepat adalah .... a. Kelima anak itu bermain lompat tali

b. Saya anak kelima dalam keluarga kami.

c. Ulang tahun RI ke 50 diperingati dengan meriah d. Abad ke-XXI sudah di ambang pintu

4. Tanah yang dimilikinya cukup luas untuk sebuah rumah. Tanah ita terletak ... balik bukit yang udaranya sangat sejuk ... kejauhan tampak rumah mungil idamannya. Saya diajaknya ... sana untuk berlibur.

a. dan, di, ke c. di, dan, ke b. Ke, dan, di d. dan, ke, di

5. Klitika pengganti kepunyaan orang terdapat dalam kalimat .... a. “Mana orangnya?”

b. Akhirnya, dia datangjuga.

c. Keesokan harinya ia pun datang juga

A. Kalimat Aktif

Kalimat aktif adalah kalimat yang predikatnya melakukan suatu pekerjaan. Ciri penting yang menandai kalimat aktif adalah pemakaian awal me (N) dan ber- pada predikatnya. 1. Kalimat Aktif Transitif

Yaitu kalimat yang predikatnya memerlukan objek atau pelengkap atau objek sekaligus pelengkap.

Contoh:

a. Kucing itu menangkap burung merpati S P O

b. Ahmad bersepeda baru S P K

c. Kakak membelikan adik roti coklat S P O K

2. Kalimat Aktif Intransitif

Yaitu kalimat yang predikatnya tidak memerlukan objek atau pelengkap. Contoh:

a. Yani menyanyi dengan merdu S P K

b. Ibu memasak di dapur S P K

c. Atlet kondang itu kembali berjaya di pentas dunia S P K

B. Kalimat Pasif

Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya dikenai pekerjaan. Perhatian contoh berikut ini.

1) Pameran itu akan dibuka oleh Pak Bupati. 2) Rumah ini harus segera kita perbaiki.

Cara mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif.

1) Pertukarkanlah pengisi subjek (S) dengan pengisi objek (O) 2) Gantilah awalan me (N) dengan di- pada predikat (P). 3) Tambahkan kata oleh di belakang predikat (manasuka)

Contoh :

a). Anto membaca buku (aktif)

Dalam dokumen Siap Ujian Nasional (UN) BAHASA INDONESIA (Halaman 102-107)

Dokumen terkait