• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kendala yang Dihadapi PT. AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi Dalam Memasarkan Produk Mitra Iqra Plus kepada Calon Peserta Non

MENENGAH BAWAH

C. Kendala yang Dihadapi PT. AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi Dalam Memasarkan Produk Mitra Iqra Plus kepada Calon Peserta Non

Muslim

Profesionalitas dan nilai-nilai agama merupakan rangkaian yang tidak dapat dipisahkan dalam berbisnis apapun jenis bisnisnya. Karena hal ini merupakan bagian dari aplikasi pemasaran asuransi syariah.

Dalam perusahaan berbasis syariah pengukuran yang jelas dan transparan merupakan suatu hal yang penting, mengaplikasikan nilai-nilai syariah dalam berbagai bidang khususnya dalam bagian pemasaran yang secara langsung berhubungan dengan masyarakat sebagai calon peserta asuransi. Akan tetapi ketika hal itu dilakukan pada perusahaan, bukan hal yang mustahil ditemukan kendala-kendala untuk tercapainya tujuan tersebut.

Dalam memasarkan produk-produknya AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi memiliki beberapa kendala diantaranya adalah sebagai berikut:12 1. Kendala yang menjadi tantangan dan harus dihadapi oleh perusahaan:

a. SDM (Sumber Daya Manusia) pemasaran.

11

Isroil Muin, SE. MM, Strategi Pemasaran Produk mitra Iqra Plus Terahadap Nasabah Non Muslim Cabang Bekasi, Wawancara Pribadi, Bekasi 22 Januari 2014

12

Isroil Muin, SE. MM. Strategi Pemasaran Produk Mira Iqra Plus terhadap Nasabah Non Muslim. Wawancara pribadi, Bekasi 22 Januari 2014

b. Kurang atau minimnya pemahaman masyarakat khususnya non muslim terhadap produk Mitra Iqra Plus ini.

c. Kurangnya pengetahuan pemegang polis dalam mengurus klaim.

d. Kurang pemahamannya para calon peserta non muslim terhadap istilah-istilah yang digunakan pada asuransi syariah dan konsep dari asuransi syariah itu sendiri.

e. Adanya persaingan yang ketat dengan produk-produk yang dimiliki oleh perusahaan asuransi syariah lain.

f. Kurangnya potensi pasar kelas menengah ke atas.

2. Kendala yang menjadi hambatan dan harus di tinggalkan oleh perusahaan:13 a. Kelengkapan kerja yang tidak memadai.

b. Persepsi suatu kelompok yang menyatakan bahwa asuransi itu haram.

Untuk itu perusahaan AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi memeberikan solusi dalam menyelesaikan kendala-kendala yang menjadi tantangan bagi perusahaan yaitu:

a. Mengubah paradigma umum yang berkembang di masyarakat bahwa asuransi hanya terbatas untuk memproteksi diri saja. Sekarang ini sudah ada produk dari perusahaan asuransi syariah yang mengkombinasikan antara proteksi dengan investasi.

b. Berusaha untuk mendapatkan SDM pemasaran yang handal, menciptakan

13

Isroil Muin, SE. MM. Strategi Pemasaran Produk Mira Iqra Plus terhadap Nasabah Non Muslim. Wawancara pribadi, Bekasi 22 Januari 2014

SDM Pemasaran dengan cara mengadakan diklat atau pelatihan-pelatihan yang dapat menghasilkan SDM yang handal dalam bidang pemasaran dan memberikan persepsi-persepsi yang baik dalam memasarkan produk-produk asuransi syariah dan mengadakan perekrutan karyawan-karyawan yang sudah berpengalaman dalam bidang pemasaran.

c. Para agency diwajibkan menjelaskan secara jelas dan rinci kepada pemegang polis tentang bagaimana cara pengajuan klaim ke perusahaan, dan memberikan pemahaman yang jelas kepada nasabah non muslim tentang istilah-istilah, konsep, dan akad yang ada dan dipakai di dalam asuransi syariah.

d. Untuk menghadapi persaingan yang ketat dalam memasarkan produk-produk asuransi syariah dari perusahaan asuransi syariah yang lain PT. AJB Bumiputer 1912 divisi syariah cabang bekasi dengan cara berusaha menciptakan produk yang berdasarkan survey lapangan dan produk-produk yang dibutuhkan di masyarakat.

e. Untuk mengatasi pemasaran produk asuransi syariah dalam kalangan menengah ke atas perusahaan melakukan distribusi pemasaran dengan menggunakan blok system.14

14

Isroil Muin, SE. MM. Strategi Pemasaran Produk Mira Iqra Plus terhadap Nasabah Non Muslim. Wawancara pribadi, Bekasi 22 Januari 2014

Gambar 4.2

Dari gambar 4.2 diatas dapat jelaskan pemasaran produk asuransi syariah pada PT. AJB Bumiputer 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi ini sangat lemah untuk menembus prioritas pasar menengah ke atas, oleh Karena itu perusahaan melakukan distribusi pemasaran dengan menggunakan blok system, dengan membagi dalam 2 segmentasi pasar:15

1. Segmentasi Demografis

Pada segmentasi demografis, variabel yang sering digunakan adalah umur, jenis kelamin, pendapatan, pekerjaan, pendidikan,daur hidup keluarga, generasi, etnik, agama, kebangsaan, dan kelas social.16

15

Isroil Muin, SE. MM. Strategi Pemasaran Produk Mira Iqra Plus terhadap Nasabah Non Muslim. Wawancara pribadi, Bekasi 22 Januari 2014

16 Ibid, h. 176 Geografis wilayah 90% Demografis atau profesi keahlian 10%

Segmentasi demografis yang dilakukan oleh PT. AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi terhadap produk Mitra Iqra Plus itu sebesar 10%, yang dibagi dalam bidang keahlian atau profesi.

2. Segmentasi Geografis

Segmentasi geografis misalnya menggunakan variabel seperti propinsi, kabupaten, kota dan identitas populasi.

Segmentasi geografis yang dilakukan oleh PT.AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi itu sebesar 90% menggunakan letak geografis yaitu dari tempat tinggal para calon nasabah.

72

A.Kesimpulan

Berdasarkan hasil temuan dan analisa yang telah penulis lakukan, didapat beberapa kesimpulan, yaitu:

1. Pada dasarnya strategi pemasaran PT AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi dalam memasarkan produk mitra iqra plus ini sama tidak perbedaan yang mendasar dalam pemasarannya, baik nasabah muslim maupun yang non muslim, karena produk Mitra Iqra Plus ini sistemnya lah yang berbasis syariah bukan produk yang dikhususkan untuk nasabah non muslim.

2. Pembahasan stgrategi pemasaran akan dimulai bagaimana PT. AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi melakukan segmentasi pasar (Segmenting), penentuan target pasar (targeting), dan positioning:

1) Segmentasi Pasar

Pada segmentasi pasar ini perusahaan melakukan 2 segmentasi pasar, diantaranya yaitu:

a. Segmentasi Demografis

Pada segmentasi demografis, varibel yang sering digunakan adalah umur, jenis kelamin, pendapatan, pekerjaan, pendidikan, daur hidup keluarga, generasi, etnik, agama, kebangsaan, dan kelas sosial.

Segmentasi demografis yang dilakukan PT. AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah cabang Bekasi terhadap Produk Mitra Iqra Plus ini dari segi propesi seperti:

a) Kedokteran b) Perawat c) Kejaksaan d) Pengusaha e) Dll

Bahkan dalam 1 agen bisa memilki beberapa propesi.

Jika dilihat dari segi usia minimal 21 tahun atau sudah menikah dan maksimal kurang dari 65 tahun, ada pun rumus yang digunakan perusahaan untuk menghitung range umur calon nasabah itu adalah:

Usia Nasabah + Masa Kontrak Asuransi = < 65 tahun

Jika dilihat dari segi pendapatan tidak ada patokan yang khusus karena dilihat dari moral hazardnya dan tidak ada persyaratan – persyaratan yang khusus melainkan para calon nasabah itu mampu untuk membayar premi yang sudah di sepakati.

Produk Mitra Iqra Plus merupakan produk andalan yang ada di PT. AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah cabang Bekasi dan produk ini difokuskan kepada nasabah perorangan

dengan minimum premi Rp 500.000,-/triwulan. Dengan adanya Produk Mitra Iqra Plus di PT. AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi, para orang tua dapat menggunakan dan memanfaatkan produk ini utuk menjamin dan menghadapai kebutuhan dana pendidikan anaknya di masa yang akan datang.

b. Segmentasi Geografis

Segmentasi geografis misalnya menggunakan variabel seperti propinsi, kabupaten, kota, dan identitas populasi.

Segmentasi geografis yang dilakukan PT. AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi terhadap Produk Mitra Iqra Plus adalah dengan menggunakan Blok sistem geografis kepemerintahan Bekasi, dari Geografis kepemerintahan ini maka akan dibagi menjadi 3 blok, yaitu:

a) Blok Cabang

b) Blok SPV (Supervisior) c) Blok Agen

Untuk agen adalah yang paling diutamakan atau paling terdepan, mereka harus memprospek minimal 1 agen memegang 1 kelurahan dengan target 600 prospek potensial. Setelah proses segmentasi dilakukan maka langkah selanjutnya adalah mengevaluasi daya tarik setiap segmen dan memeriksa apakah

segmen tersebut sesuai dengan kapabilitas dan sumber daya yang dimiliki perusahaan.

2) Targeting

Target pemasaran yang dilakukan oleh PT. AJB Bumputera 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi terhadap Produk Mitra Iqra Plus adalah semua market dimasuki dari segi segmen demografis dan geografis, dimana produk ini difokuskan pada sector pendidikan yang bertempat tinggal di daerah bekasi dan sekitarnya, Karena Produk Mitra Iqra Plus telah hadir di tengah-tengah masyarakat dalam rangka memberi kemudahan atau keringanan kepada calon nasabah, maka produk ini sangat bermanfaat sekali bagi para orang tua untuk menunjang biaya pendidikan anaknya di masa yang akan datang, karena proses dan persyaratan untuk menjadi nasabah itu yang relatif cukup mudah serta angsuran premi yang sangat terjangkau sehingga produk ini siap bersaing dengan produk – produk asuransi lainnya. Hal ini tentunya bisa menjadi solusi bagi para orang tua yang menginginkan kemudahan biaya pendidikan untuk anak - anaknya di kemudian hari.

Adapun beberapa tahap targeting yang dilakukan oleh PT. AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi adalah:

Dengan adannya data pasar ini perusahaan dapat mengklasifikasikan para calon nasabahnya yang ingin di prospek.

Tabel 5.1 Pengklasifikasian Penghasilan Nasabah

No Kalangan Penghasilan

1 Atas Diatas 100jt/ bln

2 Menengah Antara 10jt – 100jt/ bln

3 Bawah Dibawah 10jt/ bln

b. Organisasi

Perusahaan mencari agen untuk memasarkan produknya di daerah daerah tertentu, pencarian agen sesuai dengan karakteristik suatu pasar atau darah.

c. Produksi

Untuk strategi kantor cabang bekasi selalu berupaya untuk mengadakan target produksi setiap tahunnya yang harus di capai. Untuk PT. AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi memiliki target premi income itu sebesar 1M/ bln dan selama 12 bulan atau 1 tahun itu harus mencapai 12M. 3) Positioning

Setelah memilih target pasar, maka langkah perusahaan selanjutnya adalah menetapkan „posisi‟ dirinya sedemikian rupa relatif terhadap pesaingnya. Artinya perusahan harus memiliki dan memperlihatkan keunikannya.

Produk Mitra Iqra Plus yang ada di PT. AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi jelas akan dapat menarik minat masyarakat untuk menjadi calon nasabahnya baik dari calon nasabah non muslim maupun nasabah muslim, karena Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi masih bisa di percayai oleh masyarakat sekitar Bekasi, perusahaan selalu memberikan yang terbaik untuk para nasabahnya berusaha mmenjalain tali persahabatan dan silaturahmi yang baik, dan perusahaan belum pernah gagal dalam membayar claim jika terjadi claim.

3. Ada beberapa strategi yang dijadikan sebagai pedoman oleh para agen dalam memasarkan produk mitra iqra plus ini kepada calon nasabah non muslim:

a. Promosi

Dalam hal mempromosikan produk-produknya, AJB Bumiputera 1912 divisi syariah cabang bekasi menggunakan beberapa media mulai dari cetak dan elektronik. Berikut ini adalah media-media yang digunakan oleh AJB Bumiputera 1912 divisi syariah dalam mempromosikan produknya yaitu website, iklan di media masa dan brosur.

Dengan adanya media-media ini maka akan terjalin komusikasi pemasaran yang baik, dan dapat memepengaruhi para calon nasabah baik

muslim maupun non muslim sehingga para nasabah tertarik untuk membeli produk-produk yang di pasarkan oleh perusahaan asuransi.

b. Menggunakan Blok Sistem.

Blok sistem adalah salah satu sistem yang digunakan PT. AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi dalam memasarkan produk Mitra Iqra Plus ini kepada nasbaah non muslim, dengan menggunakan blok sistem ini para agency dapat mengetahui seberapa besar masayarakat atau calon nasbah non muslim yang ada dalam suatu wilayah yang bisa mengikuti asuransi ini.

Blok sistem ini pun dibagi menjadi beberapa bagian diantaranya: 1. Blok Agen

2. Blok Supervisior 3. Blok Cabang

4. Blok Wilayah c. Distribusi Pemasaran.

Dalam memasarkan produk mitra iqra plus ini strategi pertemananlah yang digunakan dan diutamakan, untuk memulainya harus dimulai dari orang-orang terdekat atau kerabat-kerabat para agency, karena dengan adanya pertemanan yang baiklah maka akan timbul kepercayaan dari para calon nasabah non muslim terhadap para agency.

d. Menjalin kerjasama dengan lembaga-lembaga yang bergerak dibidang pendidikan.

Dalam memasarkan produk mitra iqra plus ini perusahaan bekerja sama dengan beberapa lembaga-lembaga yang bergerak dalam bidang pendidikan seperti; TK, Guru-guru TK, PAUD, SD, SMP dan lembaga-lembaga pendidikan lainnya baik yang berlatar beakang islam maupun non islam.

4. Dalam memasarkan produk-produknya kepada calon peserta non Muslim, PT AJB Bumiputer 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi memiliki beberapa kendala, dan kendala-kendala ini digolongkan menjadi dua golongan diantaranya:

a. Kendala yang menjadi tantangan bagi perusahaan dan harus dihadapai: 1) SDM (Sumber Daya Masyarakat) Pemasaran.

2) Kurang atau minimnya pemahaman masyarakat khususnya non muslim terhadap produk mitra iqra plus.

3) Kurangnya pengetahuan pemegang polis dalam mengurus klaim ke perusahaan.

4) Kurang pemahamannya para calon peserta non muslim terhadap istilah-istilah yang digunakan pada asuransi syariah itu sendiri.

5) Adanya persaingan yang ketat dengan produk-produk yang dimiliki oleh perusahaan asuransi syariah lainnya.

6) Kurangnya potensi pasar kelas menengah ke atas.

b. Kendala yang menjadi hambatan dan harus di tinggalkan oleh perusahaan. 1) Kelengkapan kerja yang tidak memadai.

2) Persepsi suatu kelompok yang menyatakan bahwa asuransi itu haram hukumnya.

B. SARAN - SARAN

Berdasarkan pembahasan dan kesimpulan yang di dapat, maka penulis memberikan saran sebagai berikut:

1. PT. AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi agar lebih mengembangkan sosialisasinya dari macam-macam produk yang ditawarkan, baik dari segi promosi dengan membuat kegiatan-kegiatan sosial agar masyarakat lebih mengenal dan menyadari akan pentingnya berasuransi.

2. Karen kurangnya SDM yang benar-benar mengerti tentang asuransi syariah, diharapkan agar PT. AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi lebih sering mengadakan pelatihan-pelatihan bagi para agen yang sudah ada, dan menyerap tenaga-tenaga ahli dalam bidang pemasaran.

3. Para agen PT. AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi harus lebih bisa berimprofisasi dalam menjelaskan produk dan cara mengurus klaim asuransi syariah agar calon peserta non muslim paham dengan konsep dan istilah-istilah yang di gunakan oleh asuransi syariah.

4. Untuk menghadapi persaingan yang ketat dengan produk-produk perusahaan asuransi syariah lainnya PT. AJB Bumiputer 1912 Divisi Syaiah Cabang Bekasi harus bisa memaximalkan kinerja agen dalam memasarkan produk ini, dan membuat produk-produk baru yang dibutuhkan oleh masyarakat dengan melakukan survei langsung ke masyarakat.

5. PT. AJB Bumiputer 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi harus lebih berani dalam mengembangkan pemasarannya, untuk memasarkan produk mitra iqra plus ini

dengan cara membuat pelatihan-pelatihan agen yang di khususkan kepada para calon agen non muslim agar para calon nasabah non muslim bisa terserap dengan baik.

6. PT. AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah pusat harus bisa memperhatikan kelengkapan dan fasilitas kerja yang ada di kantor-kantor cabang agar para karyawan bisa bekerja dengan baik dan maximal dalam memasarkan produk-produk nya.

82 PT. SyamilCipta Media, tth

Abu al-husain bin al-hujaj bin muslim al-qusyairi al-nisaburi, Shahih Muslim, (Beirut. Daar al-jil) v. 8, h. 20

Admin in Uncategorized, „Pentingkah asuransi pendidikan itu”, http://alwayslistening.info/asuransi-pendidikan/, Posted on August, 2013 Admin in Uncategorized, “Sejarah Asuransi Syariah” , diakses dari

http://alwayslistening.info/asuransi-syariah/, posted on August, 2013

Agus Edi Sumanto, dkk., Solusi Berasuransi: Lebih Indah dengan Syariah, Bandung: PT. Salamadani Pustaka Semesta, 2009, Cet. ke-1.

Ali Hasan AM.Asuransi Dalam Perspektif Hukum Islam: Suatu TinjauanAnalisis,

Historis danPraktis.

Dagum M. Save.Kamus Besar Ilmu Pengetahuan. Yopgyakarta: BPFE, 1994, Edisi Pertama.

David R. Fred. Manajemen Strategi Konsep. Jakarta; Indeks, 2004.

Dewan Asuransi Indonesia, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun

1992 dan Peraturan Pelaksanaan Tentang Usaha Perasuransian.

Fatwa Dewan Syariah Nasional No.21/DSN-MUI/X/2001 Tentang Pedoman Umum Asuransi Syariah

H. Nasution Harun.Ensiklopedia Islam Indonesia. Jakarta: Djambatan, 1992. Hadi Sutrisno. Metodologi Research. Yogyakarta : UGM Press, 1997.

Husein Rahmat.Asuransi Takaful Selayang Pandang Dalam Wawasan Islam dan

Ekonomi. Jakarta: Lembaga Penerbit FE UI, 1997.

http//Visi Misi dan Budaya/PT Asuransi Umum Bumi Putera muda 1967

Iqbal Muhaimin.Asuransi Umum Syariah Dalam Praktik. Jakarta: Gema Insani Press, 2005.

Kasmir dan Djakfar.Studi Kelayakan Bisnis. Jakarta: Kencana, 2009, Edisi Kedua, Cet. Ke-6.

Kertajaya Hermawan. Syariah Marketing. Bandung: Mizan, 2008.

Kotler dan Amstrong.Prinsip-Prinsip Pemasaran. Jakarta: Erlangga, 1997, Edisi ke-2, jilid 1.

Kotler Philip dan Blom N. Paul.Teknik dan Strategi Pemasaran Jasa Profesional, Jakarta: Intermedia, 1995.

Lee Monle dan Johnson Carla.“Prinsip-prinsip Pokok Periklanan dalam Prespektif Global”. Jakarta : Kencana, 2007 Edisi pertama, Cet. Kedua.

Moleong J. Lexy.Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakaya, 1997, Cet. Ke 10.

Muin Isroil, SE. MM. Strategin Pemasaran Produk Mitra Iqra Plus Terhadap Nasabah Non Muslim. Wawancara Pribadi, Bekasi 22 januari 2014

Panitia Istilah Manjemen Lembaga PPM, Kamus Istilah Manjemen, (Jakarta : Balai Aksara, cet Ke-2.

Pendidikan dan Pelatihan Agen tingkat Lanjutan I AJB Bumiputera 1912.

Salim Abbas, Asuransi dan ManajemenResiko. Jakrta : PT. Raja Grafindo Persada, 2007 Edisi 2.

Setiadi J. Nugroho. PERILAKU KONSUMEN : Konsep dan Implikasi untuk Strategi

dan Peneltian Pemasaran. Jakarta : Prenada Media, 2005, Cet. Kedua.

Steiner A. George, Miner B. John.Kebijakan dan Strategi Manajemen. Jakarta: Erlangga, 1997, Edisi ke-2.

Sugiyono.Metode Penelitian Kauntitatif Kualitatif dan R&B. Bandung : Alfabeta, 2009, Cet. Ke-6.

Suhendi Hendi.Yusup K. Deni.Asuransi Takaful dari Teoritis ke Praktis. Bandung: Mimbar Pustaka, 2005.

Sula M. Syakir.Asuransi (Syari’ah Life And General) Konsep dan Sistem

Supratikno Hendrawan.Advanced Strategic Management : Back to Basic Approach. Jakarta : PT. Grafindo Utama, 2003.

Swasta Bashu.Azas-azas Marketing,. Yogyakarta: Liberty, 1997.

Swasta Bashu.Manajemen Pemasaran Modern. Jogjakarta: Liberty, 1990, Cet. II. Tjiptono Fandy.Strategi Pemasaran. Yogyakarta: Andi, 2002, edisi ke-2.

www.referensimakalah.com/2012/09/pengertian-non-muslim-dalam-ilmu-fikih.html, diakses minggu, 18 Agustus 2013.

Yafie M. Ali.Asuransi Dalam Pandangan Syari’at Islam, Menggagas Fiqih Sosial. Bandung: Mizan, 1994.

Yusanto Ismail, Widjayakusuma M. Karebet.Menggagas Bisnis Islami, Jakarta, GIP, 2002.

Jabatan : Kepala Cabang PT. AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Bekasi Hari/tanggal : 4 November 2013

Tempat : Kantor Cabang Syariah Bekasi Jl. IR.H. Juanda No. 109A lantai2 Bekasi 17512

Waktu : 09.00 WIB s.d selesai

1. Produk apa saja yang ditawarkan oleh PT. AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi kepada calon nasabahnya?

Untuk produk yang ditawarkan oleh PT. AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi adalah, pertama, Mitra Iqra Plus (asuransi Pendidikan) dengan masa asuransi 18 tahun dengan premi minimal Rp. 500.000,- /triwulan, kedua, Mitra Sakinah Plus (Asuransi Pensiunan) dengan masa asuransi minimal 5 tahun dan maximal 15 tahun, dengan premi minimal Rp. 500.000,- /triwulan, ketiga, Mitra Mabrur Plus (Asuransi Haji) dengan masa asuransi minimal 5 tahun dan maximal 15 tahun, dan premi minimal Rp. 500.000,- /triwulan.

Pada produk Mitra Iqra Plus ini menggunakan prisnsip ta’wun (kepercayaan) dan investasi keuangan secara bagi hasil (mudharabah), akad yang digunakan adalah Hibah untuk kontribusi tabarru/premi kebajikan, dan akad wakalah bil ujrah untuk pengolahan kontribusi tabarru, serta akad mudharabah (bagi hasil) untuk investasi kontribusi tabungan.

Cabang Bekasi mencangkup seluruh nasabah, baik nasabah muslim maupun nasabah non muslim.

Pada PT. AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi dalam memasarkan produk ini di pasarkan secara global baik muslim maupun non muslim karena, yang disebut syariah dalam produk ini adalah sistemnya bukan produknya, dalam produk ini sistem yang berbasis syariahlah yang digunakan bukan produk yang dikhususkan atau difokuskan kepada nasabah (calon peserta) muslim,

Produk Mitra Iqra Plus yang ada di PT. AJB Bmuiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Bekasi juga dalam memasarkan produknya tidak melihat dari

sisi agama, etnis dan suku akan tetapi yang dilihat adalah “kemampuan

ekonomi” para calon peserta asuransi.

3. Apakah prosedur nasabah non muslim sama dengan nasabah muslim? klo tidak sama apa perbedaannya?

Semua prosedur yang kita lakukan sama dan tidak ada perbedaan untuk nasabah muslim maupun nasabah non muslim.

4. Bagaimana strategi dalam menarik minat nasabah non muslim? apakah ada cara/trik khusus?

A. Promosi

Dalam hal mempromosikan produk-produknya, AJB Bumiputera 1912 divisi syariah cabang bekasi menggunakan beberapa media mulai dari cetak dan elektronik. Berikut ini adalah media-media yang digunakan oleh AJB Bmiputera 1912 divisi syariah dalam mempromosikan produknya:

a. Website

b. Iklan di Media Masa

c. Brosur

B. Menggunakan Blok Sistem

Perusahaan menggunakan suatu Blok yang disebut dengan Blok System agar mempermudah agency dalam pencarian nasabah non muslim di setiap wilayah, adapun pembagian dari blok system itu adalah:

a. Blok Agen

b. Blok Supervisior

c. Blok Cabang

calon nasabah khususnya nasabah non muslim agar bisa terjalin komunikasi yang baik, dan untuk memulainya harus dari teman-teman terdekat agency baik muslim maupun non muslim, karena strategi pertemanan yang baiklah yang diutamakan atau yang digunakan dalam memasarkan produk asuransi mitra iqra plus ini.

D. Menjalin kerjasama dengan lembaga-lembaga yang bergerak

dalam bidang pendidikan.

Dalam memasarkan produk ini perusahaan bekerja sama dengan para pengelola lembaga-lembaga pendidikan seperti TK, Guru TK, dan lembaga-lembaga PAUD lainnya, serta dengan guru-guru SD dan SMP baik yang berlatar belakang muslim maupun non muslim.

5. Apakah ada kendala yang harus dihadapi perusahaan dalam memasarkan produk mitra iqra plus ini? Kalau ada, kendala seperti apa saja yang dihadapai perusahaan dalam memasarkan prosuk mitra iqra plus ini?

Dalam memasarkan produk-produknya AJB Bumiputera 1912 Divisi

Syariah Cabang Bekasi memiliki beberapa kendala diantaranya adalah sebagai berikut:

non muslim terhadap produk Mitra Iqra Plus ini.

c. Kurangnya pengetahuan pemegang polis dalam mengurus

klaim.

d. Kurang pemahamannya para calon peserta non muslim

terhadap istilah-istilah yang digunakan pada asuransi syariah dan konsep dari asuransi syariah itu sendiri.

e. Adanya persaingan yang ketat dengan produk-produk yang

dimiliki oleh perusahaan asuransi syariah lain.

f. Kurangnya potensi pasar kelas menengah ke atas.

Dokumen terkait