Reali sasi
3. Kepatuhan terhadap Ketentuan Peraturan Perundang -
-undangan
BPK juga menemukan adanya ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang – undangan dalam pengelolaan keuangan daerah Antara lain :
a. Kekurangan Volume sebesar Rp. 369.904.600,65 atas pekerjaan Pembangunan Sumur Artesis (Bantuan DKI) pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP);
b. Kelebihan Pembayaran sebesar Rp. 3.583.517.400,00 pada Pekerjaan Pengadaan Komputer untuk Ujian Nasional Computer Based Test (UNCBT) SMP Negri Kota Bekasi Tahun 2018 dan Pemborosan Keuangan Daerah sebesar Rp. 581.376.000,00 atas Item Pekerjaan yang tidak diperlukan untuk UN CBT SMP.
Berdasarkan kelemahan – kelemahan tersebut, BPK merekomendasikan kepada Walikota Bekasi, Antara lain agar :
a. Menginstrusikan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan untuk memproses kelebihan pembayaran sebesar Rp. 369.904.600,65 atas kegiatan
Pembangunan Sumur Artesis dan menyetorkannya ke Kas Daerah;
b. Menginstrusikan Sekretaris Daerah untuk memberikan perintah kepada PPK, PPTK, dan PPHP untuk lebih cermat dalam melaksanakan tugasnya
2. Laporan Keuangan Pemerintah Daerah yang Akuntabel tepat waktu dan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) yaitu Tersedianya Dokumen Laporan Keuangan Pemerintah Kota Bekasi, yang terdiri dari :
LRA Laporan Realisasi Anggaran
LO Laporan Operasional
NERACA
LPE Laporan Perubahan Ekuitas
LPSAL Laporan Perubahan Sisa Anggaran Lebih
LAK Laporan Arus Kas
CALK Catatan Atas Laporan Keuangan
3. Prosentase kesesuaian data rincian total BMD dengan aktiva tetap di Neraca Pemerintah Kota Tahun 2016 dan Tahun 2017, rincian sbg berikut Tahun 2014 6,535,465,553,488.98 X 100% = 100 % 6,535,465,553,488.98 Tahun 2015 9,600,530,366,632.12 X 100% = 100 % 9,600,530,366,632.12 Tahun 2016 11.401.707.737.001 X 100 % = 100 % 11.401.707.737.001 o Tahun 2017 13.377.122.559.452,30 X 100 % = 100 % 13.377.122.559.452,30 o Tahun 2018
14.302.159.520.922,90 X 100 % = 100 % 14.302.159.520.922,90
4. Pada Indikator Prosentase SKPD yang Penyerapan Dananya sesuai dengan alokasi anggaran capaian realisasi 86 % dari target 95 %, hal ini dikarenakan penyerapan realisasi pada triwulan III terbilang rendah yang menyebabkan realisasi tidak sesuai target, Adapun Perhitungan Capaian Realisasi Untuk Tahun 2016 dan Tahun 2017 adalah :
Capaian Realisasi 2014 : 1,762,985,719,380 X 100% = 74,04 % 2,381,253,166,726 Capaian Realisasi 2015 : 2,449,590,630,075 X 100% = 78,41 % 3,124,096,587,617 Capaian Realisasi 2016 : 4,348,603,659,020 X 100% = 86,36 % 5,035,435,715,577 Capaian Realisasi 2017 : 4.759.468.860.599 X 100% = 83,36 % 5.709.432.093.083 Capaian Realisasi 2018 : 4.776.260.729.258 X 100% = 83,10 % 5.747.421.232.707
5. Ketepatan waktu penetapan APBD
Peraturan Daerah Kota Bekasi Nomor 04 Tahun 2015 Tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2015 tanggal 28 Januari 2015 tidak tepat waktu mendapat Grade E
Peraturan Daerah Kota Bekasi Nomor 18 Tahun 2015 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggatan 2016 tanggal 31 Desember 2015, Realisasi Indikator Tepat Waktu dan mendapatkan Grade A
Peraturan Daerah Kota Bekasi Nomor 01 Tahun 2017 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017 tanggal 23 Januari 2017, Realisasi Indikator Tidak Tepat Waktu Hal ini terjadi dikarenakan Dinamika Pembahasan KUA PPAS dan
Penyusunan APBD 2017 yang melebihi waktu dalam Permendagri Pedoman Penyusunan APBD 2017.
Indikator Ketepatan waktu penetapan APBD Tahun Anggaran 2018
tepat waktu sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Bekasi Nomor 16 Tahun 2017 tanggal 28 Desember 2017 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018 ini menunjukkan target tercapai sesuai dengan yang diinginkan.
6. Tingkat penyelesaian dokumen DPA SKPD sesuai jadwal dan akurat memenuhi target yaitu mencapai 100 %.
Pada Tahun 2016 penyelesaian dokumen DPA sesuai dengan jadwal dan akurat sesuai dengan target yaitu tanggal 13 Januari 2016 sehingga target tercapai 100%.
46 SKPD X 100% = 100% 46 SKPD
Pada Tahun 2017 penyelesaian dokumen DPA sesuai dengan jadwal
dan akurat sesuai dengan target yaitu tanggal 26 Januari 2017 sehingga target tercapai 100%
43 SKPD X 100% = 100% 43 SKPD
Pada Tahun 2018 penyelesaian dokumen DPA sesuai dengan jadwal dan akurat sesuai dengan target yaitu tanggal sehingga target tercapai 100%.
46 SKPD X 100% = 100% 46 SKPD
Dalam upaya meningkatkan tata kelola pada bidang bidang keuangan dan Aset daerah BPKAD telah memanfaatkan teknologi informasi yaitu dengan mempergunakan sistem manajemen informasi yang terintegrasi
dalam melaksanakan tata kelola keuangan dan aset daerah yaitu antara lain Simda Keuangan Daerah, Simda BMD, dan Sim Gaji PNS dari PT TASPEN.
SIMDA KEUANGAN
Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Daerah atau lebih dikenal dengan nama SIMDA merupakan subuah aplikasi yang dibuat dan dikembangkan oleh Tim Aplikasi BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) dengan tujuan membantu pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangannya. Dengan aplikasi ini, Pemerintah Daerah dapat melaksanakan pengelolaan keuangan daerah secara terintegrasi, dimulai dari penganggaran, penatausahaan hingga akuntansi dan pelaporannya. Fitur-fitur yang digunakan pun cukup sederhana, mudah dimengerti dan dipelajari. Dengan melakukan transaksi keuangan pemerintah daerah sehari-hari menggunakan aplikasi ini (output dokumen transaksi seperti SPD, SPP, SPM, dan SP2D), secara otomatis catatan dan laporan keuangan dapat dihasilkan (output catatan akuntansi seperti buku, jurnal, buku besar, dan laporan.
Output yang dihasilkan adalah :
a. Penganggaran
Rencana Kerja Anggaran (RKA)
Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)
APBD beserta perubahanya
b. Penatausahaan
Surat Permintaan Pembayaran (SPP)
Surat Perintah Membayar (SPM)
Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D)
Surat Tanda Setoran (STS)
Register-register
Formulir-formulir pengendalian lainnya c. Akuntansi dan Pelaporan
Jurnal
Buku Besar
Buku Pembantu
Laporan Realisasi Anggaran
Laporan Arus Kas
Neraca
SIMDA BMD KOTA BEKASI
Sistem BMD (Barang Milik Daerah), program aplikasi ini digunakan untuk pengelolaan barang daerah meliputi perencanaan, pengadaan, penatausahaan, penghapusan dan akuntansi barang daerah
Output aplikasi ini antara lain :
1) Perencanaan
Daftar Kebutuhan Barang dan Pemeliharaan, Daftar Rencana Pengadaan Barang Daerah dan Daftar Rencana Pemeliharaan Barang Daerah.
2) Pengadaan
Daftar Hasil Pengadaan, Daftar Hasil Pemeliharan Barang, dan Daftar Kontrak Pengadaan.
3) Penatausahaan
Kartu Inventaris Barang (KIB), Kartu (sejarah) Barang, Kartu Inventaris ruangan (KIR), Buku Inventaris (BI), Daftar Mutasi Barang Daerah, dan Rekap Hasil Sensus, serta Label Barang.
4) Penghapusan
SK Penghapusan, Lampiran SK Penghapusan dan Daftar Barang yang Dihapuskan
5) Akuntansi
Daftar Barang yang masuk Neraca (Intracomptable), Daftar Barang Extra Comptable, Lampiran Neraca, Daftar Penyusutan Aset Tetap, dan Daftar Aset Lainnya (Barang Rusak Berat), serta Rekapitulasi Barang Per SKPD.
Sistem Informasi Gaji PNS (SIMGAJI)
Sistem Informasi Manajemen Gaji (SIMGAJI) adalah sistem aplikasi penggajian yang dibangun oleh PT. Taspen (Persero) yang berfungsi untuk pengelolaan data gaji PNS Daerah pada Pemerintah Provinsi/ Kabupaten/ Kota melalui Teknologi Informasi yang dapat diakses dan terintegrasi dengan unit kerja lainnya serta dapat menyajikan data secara akurat, tepat dan up to date
Sistem Informasi/ Aplikasi berbasis web yang ada di Sub Bidang Pengelolaan Kas Daerah yang digunakan untuk memudahkan pencatatan penerimaan, pengeluaran maupun kegiatan penempatan dana kas daerah dengan tujuan agar Pengelolaan Kas Daerah Kota Bekasi menjadi lebih mudah, efektif dan efisien serta dapat dipertanggungjawabkan dengan baik dan benar sesuai Peraturan Perundang – undangan yang berlaku
Aplikasi Sim BOS
Aplikasi Pengelolaan Keuangan BOS Pusat dan sudah terintegrasi dengan Simda Keuangan
Inovasi BPKAD Dalam Meningkatkan Kinerja Pelayanan Daerah
1. Aplikasi Performance Budget Modal
Aplikasi Pembuatan Rencana Kerja Anggaran Berbasis Model/Template, memudahkan dalam Pembuatan RKA
Aplikasi Pengelolaan Dana Hibah dan Bantuan Sosial dimulai dari Penganggaran, Penatausahaan, Pelaporan dan Sudah terintegrasi dengan SIMDA Keuangan
3. Aplikasi ASB (Analisis Standar Biaya)
Sebagai instrumen untuk penilaian kewajaran atas beban kerja dan biaya terhadap suatu kegiatan