1. Kondisi Umum Pegawai
Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) SKP Kelas I Cilacap per31 Desember 2017 berjumlah 37 (tiga puluh tujuh) orang PNS. Jenis jabatan,latar belakang pendidikan dan jenjang kepangkatan dapat dilihat pada tabel-tabel berikut ini.
Tabel 6. Jumlah pegawai menurut jenis jabatan.
No Jenis Jabatan Jumlah
1 Kepala SKP Kelas I Cilacap 1
2 Kepala Urusan Tata Usaha 1
3 Kepala Sub Seksi Pelayanan Operasional 1
4 Medik Veteriner Madya 2
5 Medik Veteriner Muda 1
6 Medik Veteriner Pertama 2
7 Paramedik Veteriner Penyelia 3
8 Paramedik Veteriner Pelaksana Lanjutan 3
9 Paramedik Veteriner Pelaksana -
10 Paramedik Veteriner Pemula 2
11 POPT Ahli Madya -
12 POPT Ahli Muda 1
13 POPT Ahli Pertama 2
14 POPT Terampil Penyelia 2
15 POPT Terampil Pelaksana Lanjutan -
16 POPT Terampil Pelaksana -
17 Calon Medik Veteriner -
18 Calon POPT Ahli -
19 Calon POPT Terampil -
20 Tenaga Administrasi Umum *) 16
Total Jumlah : 37
Keterangan :
*) Pelaksana pada Subbag/Seksi.
Tabel 7. Jumlah pegawai merurut klasifikasi pendidikan.
No. Pendidikan Program Pend./ Jurusan Jumlah
1 SD - 1 2 SLTP - 3 SLTA/SPP/SPMA/SNAKMA - IPA - IPS - SMT Pertanian - SPMA Peternakan - SMEA Tata Niaga - SPP Pertanian - STM MESIN 4 6 - 2 5 2 4 DIPLOMA (D3) - Peternakan - Kesehatan Hewan 1 4
5 Sarjana (S1) - Ekonomi Manajemen
- Pertanian - Biologi - Peternakan 1 4 1 6 Pasca Sarjana (S2) - Teknologi Hasil Pertanian
- Kedokteran Hewan
2 5
Tabel 8. Jumlah Pegawai Menurut Pangkat dan Golongan/Ruang.
No. Jenis Pangkat Gol. Ruang Jumlah
1 Juru Muda I/a -
2 Juru Muda Tk. I I/b -
3 Juru I/c 1
4 Juru Tk. I I/d -
5 Pengatur Muda II/a 3
6 Pengatur Muda Tk.I II/b 3
7 Pengatur II/c 3
8 Pengatur Tk. I II/d 3
9 Penata Muda III/a 3
10 Penata Muda Tk. I III/b 8
11 Penata III/c 6
12 Penata Tk. I III/d 5
13 Pembina IV/a 2
14 Pembina Tk. I IV/b -
15 Pembina Utama Muda IV/c -
16 Pembina Utama Madya IV/d -
17 Pembina Utama IV/e -
Secara rinci dan detail uraian kepegawaian dari masing-masing pegawai yang meliputi tempat tanggal lahir, pangkat terakhir dan lain-lain dapat dilihat pada Lampiran 1.
Selain jumlah pegawai tersebut diatas, SKP Kelas I Cilacap masih memiliki tenaga harian lepas (THL) sebanyak 16 (enambelas) orang, dengan masa pengabdian dari 1 hingga 5 tahun. Data selengkapnya terdapat pada Lampiran 2.
Untuk kelancaran tugas dan fungsi SKP Kelas I Cilacap dalam Tahun Anggaran 2017 Sub Bagian Kepegawaian dan Tata Usaha telah melakukan tugas dan fungsi Kepegawaian dan Tata Usaha sebagai berikut :
a. Kenaikan Pangkat
Dalam Tahun Anggaran 2016 SKP Kelas I Cilacap telah mengusulkan 5(lima) orang yang memenuhi persyaratan untuk mendapat Kenaikan Pangkat regular dan fungsional untuk periode April dan Oktober 2017 dengan rincian sebagaimana Tabel berikut ini:
Tabel 9. Pegawai Naik Pangkat TA. 2017
No N a m a Sebelum
Kenaikan
Setelah
Kenaikan Jabatan Tmt
1 Triyanto II/a II/b
Paramedik Veteriner Pelaksana
01 April 2017
2 drh. Aan Setianto III/a III/b Fungsional
Umum 01 April 2017
3 Hardiyanto II/b II/c Bendahara
Pengeluaran
01 Oktober 2017
4 Arsanudin III/c III/d POPT Terampil
Pelaksana
01 Oktober 2017
b. Kenaikan Gaji Berkala
Dalam Tahun Anggaran 2017 pegawai SKP Kelas I Cilacap yang mendapatkan Kenaikan Gaji Berkala (KGB) sebanyak19 (sembilan belas)orang pegawai, seperti terlihat pada Tabel berikut :
Tabel 10. Pegawai Naik Gaji Berkala TA. 2017
No N a m a Dalam Gol/Pkt Jabatan TMT
1 Triyanto II/b PV Pelaksana 01 Februari 2017
2 Drh Agus Wasana III/d MV Madya 01 Mei 2017
c. Mutasi Jabatan/ Alih tugas
Selama tahun 2017 dilingkungan SKP Kelas I Cilacap terdapat 3 kali mutasi alih tugas pegawai yaitu :
c.1. Mutasi Kesatu yang mendapatkan adalah pegawai bernama Hom Hom,SP,MM selaku fungsional umum (pelaksana kepegawaian) yang dimutasi alih tugas ke SKP Kelas I Bengkulu,
c.2. Mutasi Kedua yang mendapatkan adalah pegawai sebagaimana tersebut dibawah ini :
c.2.1. Jamaludin selaku fungsional POPT Terampil Penyelia yang dimutasi ke Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok,
c.2.2. Yoga Yahman Herdiyana selaku Calon POPT terampil yang dimutasi alih tugas ke SKP Kelas I Bandung.
c.3. Mutasi Ketiga yang mendapatkan pegawai mutasi alih tugas bernama drh. Puji Hartono,MP selaku Kepala Seksi Karantina Hewan yang dimutasi alih tugas menjadi kepala UPT dari Balai Karantina Pertanian Kelas I Lampung ke SKP Kelas I Cilacap.
c.4. Mutasi keempat yang mendapatkan pegawai mutasi alih tugas bernama Indra Tri Wibowo,A.Md selaku Paramedik Veteriner Pelaksana Lanjutan yang dimutasi alih tugaskan dari Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok ke SKP Kelas I Cilacap.
c.5. Mutasi keempat yang mendapatkan pegawai mutasi alih tugas bernama Trimo Bekti selaku Paramedik Veteriner Pemula yang dimutasi alih tugaskan dari SKP Kelas II Ende ke SKP Kelas I Cilacap
d. Pegawai yang Melakukan Cuti tahun 2017 pada Stasiun
KarantinaPertanian Kelas I Cilacap
Pegawai yang melakukan cuti di Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Cilacap sepanjang tahun 2017 sebanyak 31 pegawai, dengan rincian
Cuti tahunan = 28 orang
Cuti alasan penting = 2 orang
Cuti melahirkan = 2 orang
Cuti besar = 0 orang
Cuti dalam tanggungan Negara = 0 orang
e. CPNS 2016
SKP Kelas I Cilacap belum mendapatkan tambahan pegawaibaik dari CPNS maupun PNS selama kurun waktu 2017 sementara PNS yang alih tugas ada beberapa pegawai. Hal ini akan menambah berat beban kinerja buat pegawa maupun SKP Kelas I Cilacap, utamanya beban pekerjaan fungsional POPT Terampil dan Fungsional Umum.
2. Ketatausahaan
Kegiatan ketatausahaan di Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Cilacap suatu kegiatan yang cukup vital dalam menunjang semua kegiatan operasionalnya. Hal ini harus didukung dengan tenaga yang mampu menangani salah satunya adalah urusan surat menyurat. Kegiatan ini meliputi penanganan surat keluar masuk, penggandaan surat, pendistribusian, dan pengarsipan.Indikator keberhasilan unit kerja dalam sistim pelayanan public adalah kecepatan dan kemudahan dalam pencarian arsipsurat yang masih dibutuhkan.
Dengan kusus kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Cilacap menunjuk 2 (dua) pegawai untuk penatausahaan persuratan, yaitu untuk Pramu Publikasi dan Penatausahaan dokumen, agar kedepan kegiatan tersebut semakin baik. Khususnya surat menyurat dalam tahun 2017 telah memproses surat masuk maupun surat keluar dengan rekapitulasi sebagai mana tercantum pada tabel di bawah ini:
Tabel 11. Rekapitulasi Surat Keluar/Masuk Tahun Anggaran 2017
No. Jenis Surat Jumlah
1 Surat Masuk SKP Kelas I Cilacap 660 surat 2 Surat Keluar SKP Kelas I Cilacap 3.541 surat
a. Kondisi Kearsipan
Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Cilacap telah memfungsikan gudang untuk kegiatan kearsipan surat masuk dan surat keluar serta dokumen lainnya. Hal ini dimaksudkan agar capaian kinerja Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Cilacap lebih efisien dan mampu bersaing dengan upt lainnya. Tata kearsipan dikelompokkan menjadi 3 (tiga) kategori yaitu :
Kategori arsip aktif
Arsip kategori ini merupakan persuratan yang setiap saat masih dibutuhkan baik dalam monitoring maupun untuk evaluasi. Pada umumnya kategori ini persuratan/kearsipan maksimal waktunya 1 (satu) tahun, dan tata kelola kearsipan ini berada dalam kantor.
Kategori arsip tidak aktif
Arsip kategori ini merupakan persuratan yang kebutuhannya tidak setiap saat, dan lebih cenderung sebagai dokumen/bukti dari suatu kegiatan. Pada umumnya kategori persuratan/kearsipan ini di arsipkan dengan kurun waktu minimal 5 (lima) tahun, sebelum dialihkan kedalam kategori
purna (pemusnahan) dan tata kelola kearsipan ini berada dalam gudang kearsipan. Untuk penempatan arsip tersebut berada dan menyatu denngan rumah dinas Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Cilacap di JalanSwadaya, KelurahanTambakreja, KecamatanCilacap Selatan.
Kategori arsip purna
Arsip kategori tersebut merupakan persuratan yang tidak dibutuhkan dan lebih cenderung sebagai dokumen/bukti yang bersifat purna (dimusnahkan) agar tidak menjadi beban operasional. Kegiatan pemusnahan arsip dan/atau dokumen lain yang akan dimusnahkan pada umumnya sudah lebih dari 5 (lima) tahun, dalam kategori arsip tidak aktif,dantata kelola kearsipan ini berada dalam gudang kearsipan dalam lingkungan instalasi karantina hewan, untuk persiapan pemusnahan menggunakan metode pembakaran di incenerator. Lokasi incenerator sebagai peralatan pemusnahan berada di jalan jawa komplek pelabuhan tanjung intan Cilacap yang masuk dalam wilayah KelurahanTambakreja, KecamatanCilacap Selatan.
b. Kondisi Perpustakaan atau Pengadaan Buku
Perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka.
Hingga saat ini koleksi bahan pustaka hanya didapat dari sumber-sumber berupa Peraturan Peraturan baru baik dari Kementerian pertanian maupun beberapa kementerian lain yang menunjang tugas pokok dan fungsi SKP, Laporan Tahunan, karya tulis ilmiah pegawai Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Cilacap, materi-materi pelatihan seperti TC, diklat, leaflet-leaflet seputar Karantina Hewan dan Karantina Tumbuhan dsb dalam bentuk soft dan hard copy.
c. Barang Milik Negara (BMN)
Mutasi transaksi terkait Barang Milik Negara adalah sebagai berikut :
c.1. Penambahan Asset Peralatan dan Mesin
Penambahan Asset terdiri dari belanja modal peralatan dan mesin senilai Rp. 580.259.548-. Terdiri dari :
c.1.1. Reklasifikasi masuk senilai Rp. 4.800.000,-
c.2. Penambahan Asset Gedung dan Bangunan
Belanja Modal pengembangan gedung dan bangunan senilai Rp. 23.779.100,-terdiri dari :
c.2.1. Pengembangan melalui KDP senilai Rp. 705.744.500,-
c.3.Pengurangan Asset
Penghentian asset (proses penghapusan) peralatan dan mesin dalam kurun waktu tahun 2017 senilai Rp. 302.849.232,-terdiri dari :
BAB III