• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II KERANGKA TEORI

2.7 Kerangka Berfikir

Dalam penelitian ini dapat dibuat suatu kerangka pemikiran yang dapat menjadi landasan penelitian dan penulisan yang pada akhirnya dapat diketahui pengaruh dari sikap konsumen terhadap program diskon pada keputusan pembelian yang akan dilakukan oleh konsumen.Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sikap konsumen terhadap program diskon sebagai variabel independen atau bebas. Sedangkan yang menjadi variabel dependen atau terikat adalah keputusan pembelian. Kerangka pemikiran ini dapat digambarkan sebagai berikut:

Gambar 2.3 Kerangka Berfikir

Sumber: Diolah oleh Penulis (2016) Sikap Terhadap Program Diskon

Keputusan Pembelian

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Bentuk Penelitian

Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian asosiatif adalah metode penelitian yang meneliti hubungan diantara variabel-variabel yang ada. Penelitian asosiatif bertujuan meneliti sejauh mana variabel yang satu memiliki hubungan sebab akibat dengan variabel yang lain (Sugiyono, 2011:11). Dalam pendekatan kuantitatif peneliti melakukan suatu rangkaian penelitian yang berawal dari sejumlah teori, kemudian teori itu didedukasikan menjadi suatu hipotesis dan asumsi-asumsi suatu kerangka pemikiran yang terjabarkan dalam sebuah model analisis yang terdiri dari variabel-variabel yang akan mengarah kepada operasionalisasi konsep.

3.2 Waktu dan Lokasi Penelitian 3.2.1 Waktu Penelitian

Waktu penelitian dilakukan pada bulan Februari-Maret 2017 3.2.2 Lokasi Penelitian

Penelitian ini dilakukan pada konsumen yang akan melakukan pembelian di Ramayana Department Store di jalan Iskandar Muda Kota Medan.

3.3 Populasi dan Sampel 3.3.1 Populasi

Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang diterapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2011:61). Populasi pada penelitian ini adalah konsumen yang pernah mengikuti program diskon di Ramayana.

3.3.2 Sampel

Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi (Sugiyono, 2011:62). Dalam penelitian ini, jumlah populasi sangat besar dan tidak diketahui jumlahnya secara pasti. Maka, penentuan jumlah sampel menggunakan cara interval taksiran berdasarkan rumus (Suharso, 2009:63-64):

n = p . q (Z a2 / e)2

keterangan:

n : Jumlah sampel

p : Proporsi sampel yang memiliki ciri spesifik (x/n)

q : Kesalahan estimasi

Z a2 : Nilai dari tabel fungsi normal (berdasarkan tingkat keyakinan)

Dalam penelitian ini tingkat keyakinan ditentukan 95 % maka nilai Z a2 = 1,96, tingkat kesalahan penarikan sampel sebesar 10 % dan nilai p dan q tidak

diketahui, maka dianggap memiliki proporsi yang sama sehingga p.q= (0,5).(0,5)

=0,25 sehingga diperoleh besaran sampel :

n= (0,5).(0,5) (1,96/0,1)2

n= (0,25) (19,6)2

n= (0,25) (384,16)

n= 96,04 dibulatkan menjadi 96 orang.

Maka, sampel dalam peelitian ini sebanyak 96 orang.

3.3.3 Teknik Pengambilan Sampel

Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah non probability sampling yaitu teknik sampling yang tidak memberikan kesempatan yang sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dijadikan sampel. Jenis metode yang digunakan adalah purposive samplingyaitu peneliti menggunakan pertimbangan sendiri secara sengaja dalam memilih anggota sampel yang dianggap dapat memberikan informasi yang diperlukan atau unit sampel yang sesuai dengan kriteria tertentu yang diinginkan peneliti. Adapun kriteria pengambilan sampel adalah konsumen yang berusia minimal 18 tahun berbelanja di Ramayana Department Store Medan dipengaruhi oleh program diskon.

3.4 Hipotesis

Hipotesis dapat diartikan sebagai suatu jawaban yang bersifat sementara terhadap permasalahan penelitian, sampai terbukti melalui data yang terkumpul.

Apabila peneliti telah mendalami permasalahan penelitiannya dengan seksama

serta mendapatkan anggaran dasar, maka lalu membuat suatu teori sementara, yang kebenarannya masih perlu diuji (di bawah kebenaran). Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah:

H01 :Tidak terdapat perbedaan sikap konsumen terhadap program diskon dari Ramayana

H02 : Tidak terdapat pengaruh sikap konsumen terhadap program diskon pada keputusan pembelian

H1 : Terdapat perbedaan sikap konsumen terhadap program diskon dari Ramayana

H2 : Terdapat pengaruh sikap konsumen terhadap program diskon pada Ramayana

3.5 Definisi Konsep

Definisi konsep yaitu suatu definisi yang masih berupa konsep dan maknanya masih sangat abstrak walaupun secara intuitif masih bisa dipahami maksudnya. Untuk mendapatkan batasan yang jelas dari masing-masing konsep yang diteliti, maka dalam hal ini peneliti mengemukakan definisi dari konsep yang dipergunakan yaitu:

1. Sikap Konsumen (X)

Sikap adalah evaluasi dalam waktu lama tentang yang disukai atau tidak disukai seseorang, perasaan emosional dan kecenderungan tindakan terhadap beberapa objek atau ide (Kotler dan Keller, 2009:186).

2. Keputusan Pembelian (Y)

Keputusan pembelian adalah suatu tindakan konsumen untuk membentuk referensi diantara merek-merek dalam kelompok pilihan dan membeli produk yang paling disukai (Kotler, 2002:204).

3.6 Definisi Operasional

Definisi operasional adalah unsur-unsur yang memberitahukan bagaimana mengukur suatu variabel sehingga dengan pengukuran tersebut dapat diketahui indikator-indikator apa saja untuk mendukung analisa dari variabel teresebut.

Berikut ini akan diuraikan variabel yang diteliti beserta indikator-indikator yang dipakai sebagai alat pengukurnya:

Tabel 3.1 Definisi Operasional

Variabel Definisi Indikator Skala

Sikap Konsumen (X)

Perasaan emosional dan kecenderungan tindakan konsumen terhadap program diskon dari Ramayana Departmen Store Medan

1. Kognitif

Suatu tindakan konsumen untuk memutuskan membeli pada Ramayana DepartmentStore Medan

1. Pengenalan Kebutuhan 2. Pencarian Informasi 3. Evaluasi Alternatif 4. Keputusan Pembelian 5. Perilaku Pasca

Pembelian

Likert

Sumber: Diolah oleh Penulis (2016)

3.7 Teknik Pengumpulan Data

Untuk mendapatkan informasi atau data yang diperlukan dalam penelitian ini, maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data sebagai berikut:

1. Data Primer

Data Primer adalah data yang diperoleh melalui penelitian dengan turun langsung ke lokasi penelitian untuk mencari fakta yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Data Primer penelitian ini diperoleh dengan cara:

a. Kuesioner, merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya. Teknik ini memberikan tanggung jawab kepada responden untuk membaca dan menjawab pertanyaan, dimana peneliti dapat memberi penjelasan mengenai tujuan survei dan pertanyaan yang kurang dipahami oleh responden serta tanggapan atas kuesioner dapat langsung dikumpulkan oleh peneliti setelah diisi oleh responden.Pertanyaan yang disajikan dalam kuesioner berupa pertanyaan tertutup. Dalam penelitian ini akan digunakan lima tipe alternatif instrumen sebagai berikut:

1. Sangat setuju (ST) : skor 5

2. Setuju (S) : skor 4

3. Netral (N) : skor 3

4. Tidak Setuju (TS) : skor 2 5. Sangat Tidak Setuju (STS) : skor 1`

2. Data Sekunder

Data sekunder adalah data yang diperoleh secara tidak langsung melalui media perantara yang berfungsi sebagai pendukung data primer.Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari jurnal, buku, penelitian

terdahulu, serta tulisan-tulisan yang ada relevansinya dengan masalah yang diteliti.

3.8 Teknik Analisis Data

Data yang diperoleh dari suatu penelitian harus dianalaisa terlebih dahulu secara benar agar dapat ditarik kesimpulan. Dalam penelitian ini metode-metode yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, yaitu untuk meneliti pengaruh masing-masing variabel independen (X) terhadap variabel dependen (Y). Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

3.8.1 Uji Instrument

Sebelum melakukan pengambilan data melalui kuesioner, terlebih dahulu dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas terhadap daftar pertanyaan yang diajukan didalam kuesioner tersebut.

3.8.1.1 Uji Validitas

Uji validitas adalah uji yang bertujuan untuk menguji sejauh mana ketepatan atau kebenaran atau instrument sebagai alat ukur variabel penelitian.

Jika instrument benar atau valid maka hasil pengukuran kemungkinan akan benar.

Suatu instrumen yang valid atau sahih mempunyai validitas tinggi. Sebaliknya, instrument yang kurang valid berarti memiliki validitas rendah. Teknik statistik yang dapat digunakan adalah sebagai berikut :

rxy = 𝑁𝑁 βˆ‘ 𝑋𝑋𝑋𝑋 βˆ’ βˆ‘ 𝑋𝑋 βˆ‘ 𝑋𝑋

οΏ½[𝑁𝑁 βˆ‘ 𝑋𝑋2βˆ’ (βˆ‘ 𝑋𝑋)2οΏ½ [𝑁𝑁 βˆ‘ 𝑋𝑋2βˆ’ (βˆ‘ 𝑋𝑋)2]

Keterangan:

rxy : Koefisien korelasi dari setiap pertanyaan

x : Skor tiap item

y : Skor seluruh item responden uji coba N : Jumlah sampel atau responden

Kriteria pengujian validasi yaitu taraf signifikan (Ι‘) yang digunakan adalah 5%.Apabila rhitung >rtabel,maka ada korelasi yang nyata antara kedua variabel tersebut sehingga kuesioner sebagai alat pengukur dikatakan valid dan demikian juga sebaliknya.

3.8.1.2 Uji Reliabilitas

Tujuan dari uji reliabilitas adalah untuk melihat apakah instrument penelitian merupakan instrument yang handal dan terpercaya. Untuk menguji reliabilitas penguji dapat menggunakan teknik half, yaitu mengkorelasikan skor genap dengan skor ganjil kemudian memasukkan nilai korelasi (r) yang diperoleh ke dalam rumus Spearman Brown:

π‘Ÿπ‘Ÿπ‘–π‘– = 2π‘Ÿπ‘Ÿ 1 + π‘Ÿπ‘Ÿ Keterangan:

ri : nilai koefisien reliabilitas r : nilai korelasi

Jika nilai koefisien reliabilitas (Spearman Brown) > 0,6 maka instrument memiliki reliabilitas yang baik/terpercaya. Sebaliknya, jika nilai koefisien reliabilitas (Spearman Brown) < 0,6 maka instrument memiliki reliabilitas yang tidak baik/tidak terpercaya.

3.8.2 Uji Hipotesis

3.8.2.1 Analisis Regresi Linear Sederhana

Menurut Siregar (2013:284), regresi linear adalah suatu alat untuk memprediksi permintaan di masa akan datang berdasarkan data masa lalu atau untuk mengetahui pengaruh suatu variabel bebas (independent) terhadap satu variabel tak bebas (dependent). Regresi linear sederhana hanya digunakan untuk satu variabel dan satu variabel tak bebas.

Y=a+bx

Keterangan:

Y : Variabel tak bebas

X : Variabel bebas

a dan b : Konstanta

a

=

Ʃ𝑋𝑋Ʃ𝑋𝑋2βˆ’ Ʃ𝑋𝑋(Ʃ𝑋𝑋𝑋𝑋) 𝑛𝑛Ʃ𝑋𝑋2βˆ’Ζ©π‘‹π‘‹2

𝑏𝑏

= 𝑛𝑛Ʃ𝑋𝑋𝑋𝑋 βˆ’ Ʃ𝑋𝑋 βˆ’ Ʃ𝑋𝑋

οΏ½

Ʃ𝑋𝑋

οΏ½

𝑛𝑛Ʃ𝑋𝑋2 βˆ’ Ʃ𝑋𝑋2

3.8.2.2 Uji Hipotesis Parsial (Uji Statistik T)

Uji T menunjukkan seberapa besar pengaruh variabel bebas secara individual terhadap variabel terikat. Kriteria pengujian sebagai berikut:

H0 : Ξ²1 = 0, artinya secara parsial tidak terdapat pengaruh yang positif dan

Ha : Ξ²1 β‰  0, artinya secara parsial terdapat pengar uh yang positif dan signifikan dari variabel independen (X) terhadap variabel dependen (Y)

Dengan kriteria pengambilan keputusan sebagai berikut:

1. Apabila T hitung > T tabel ,atau signifikansi < 0,1 maka H0 ditolak Ha diterima

2. Apabila T hitung < T tabel ,atau signifikansi > 0,1 maka H0 diterima Ha ditolak

3.8.3 Koefisien Determinasi (R2)

Koefisien determinasi bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan variabel independen (variabel bebas) menjelaskan variabel dependen (variabel terikat). Jika determinan semakin besar (mendekati1) maka dapat dikatakan bahwa pengaruh yang signifikat dari variabel independent (X) yakni Sikap Konsumen serta variabel dependen (Y) yaitu Keputusan Pembelian semakin besar. Sebaliknya, jika determinan semakin kecil (mendekati 0) maka dapat dikatakan bahwa variabel independent (X) yakni Sikap Konsumen serta variabel dependen (Y) yaitu Keputusan Pembelian semakin kecil.

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Gambaran Umum Perusahaan 4.1.1 Profil dan Sejarah Perusahaan

Ramayana Department Store dirintis oleh suami istri Paulus Tumewu di Ujung Pandang. Pada tahun ada tahun 1978, didirikanlah outlet perintis dengan nama "Ramayana Fashion Store" di Jl. H.Agus Salim, Jakarta Pusat yang kemudian dengan nama RI seiring dengan perkembangannya Ramayana kemudian merubah nama menjadi Ramayana Robinson.

Ramayana merupakan suatu badan usaha perseorangan yang beregerak dibisnis retail. Perusahaan ini mempunyai nama PT. Ramayana Lestari Sentosa Tbk. Management Ramayana bukan saja memfokuskan perdagangannya di dalam wilayah Jakarta tetapi mendirikan perwakilan dagangnya hamper diseluruh titik perekonomian wilayah Indonesia.

Demi peningkatan serta penanggulangan kesejahteraan masyarakat, Ramayana selalu menciptakan suasana baru didalam peningkatan perekonomian yang berkesinambungan. Setiap tahun Ramayana Department Store selalu mencapai target penjualan yang ditetapkan oleh management perusahaan. Ini karena didukung oleh peran aktif tiap karyawan dalam menerapkan sistem dagang baik dan akurat.

Karena perkembangan itulah Ramayana kemudian kembali mendirikan perwakilan dagangnya pada tanggal 12 Oktober 2003, tepatnya di jalan Iskandar Muda Medan Pringgan, ini merupakan perwakilan dagang ke 48 yang telah didirikan oleh management Ramayana. Pendirian Ramayana ini didasarkan atas

minat masyarakat yang sangat membutuhkan store yang dapat memenuhi segala kebutuhan yang diperlukan oleh masyarakat luas pada umumnya.

Sejak didirikannya hingga sekarang telah mencapai target penjualan yang luar biasa, sistem dagang yang dijalankan management berjalan dengan baik terbukti dengan semakin banyaknya konsumen yang datang. Perkembangan ini tidak terlepas dari visi dan misi serta peran aktif tiap karyawan dalam peningkatan perkembangan perusahaan.

4.1.2 Visi dan Misi Perusahaan

Sebagai perusahaan retail, Ramayana mempunyai visi dan misi yaitu sebagai berikut:

Visi

Bertekad untuk memperkuat posisi perusahaan sebagai pengecer terbesar di Indonesia dan paling menguntungkan di sektor perusahaan dengan mengendalikan biaya, meningkatkan layanan pelanggan, perkembangan sumber daya manusia dan memelihara hubungan yang saling menguntungkan dengan pemasok kami dan rekan bisnis.

Misi

Perusahaan retail yang berkomitmen untuk melayani kebutuhan rendah dan segmen menengah yang berpenghasilan rendah dengan menyediakan berbagai baranf dagangan dengan pelayanan yang terbaik.

4.1.3 Logo Perusahaan

Gambar 4.1

Logo Ramayana Departmen Store

Sumber:http://seputarlogo.blogspot.com/2011_08_01_archive.html 4.1.4 Struktur Organisasi

Ramayana Department Store menetapkan struktur organisasi berdasarkan pada masing-masing bbagian. Struktur organisasi yang diterapkan management terdiri atas beberapa tingkatan, yaitu:

1. Tingkat paling atas merupakan tingkat management yang mengatur semua management yang ada dibawahnya.

2. Tingkat menengah terdiri atas staf

3. Tingkat paling bawah terdiri atas para praminiaga

Gambar 4.2 Struktur Organisasi

4.1.5 Deskripsi Tugas 1. Manager

Bertugas membawahi seluruh karyawan yang ada dalam ruang lingkup tempat kerja serta bertanggungjawab terhadap operasional perusahaan.

2. Wakil Manager

Bertugas membbawahi karyawan, supervisor, kepala counter, wakil kepala counter serta membawahi pramuniaga.

Manager

Wakil Manager

Staf SDM

Karyawan

Staf Umum Staf

Supermarket

Staf Fashion

Karyawan Karyawan Karyawan

3. Supervisor

Supervisor membawahi kepala counter, wakol kepala counter dan pramuniaga serta bertanggungjawab atau mengawasi segala aktivitas yang ada di counter serta bertanggungjawab dalam membuat laporan tentang aktivitas di counter.

4. Kepala Counter

Bertugas membuat laporan hasil penjualan barang serta bertugas memesan barang untuk ditempatkan di counter.

5. Wakil Kepala Counter

Bertugas membuat laporan mengenai barang cepat laku serta meng-audit mengenai barang mati (barang yang tidak pernah laku).

6. Kepala Kasir

Bertugas serta memimpin dan mengawasi dalam kegiatan kasir, mengatur jadwal kegiatan pada bagian kasir serta bertanggungjawab dalam proses pembagian gaji karyawan.

7. Kasir Pegawai Toko

Wewenangnya membawahi kasir dan helper serta melakukan pengawasan kasir.

8. Kasir

Wewenangnya membawahi helper, bertugas memproses penjualan barang yang dibeli oleh konsumen sebagai proses pembelian barang.

9. Helper

Wewenang membbantu tugas kasir, bertugas sebagai pembantu kasir sebagai tindak lanjut pembelian dengan mempack barang yang dibeli oleh konsumen.

10. Supervisor SDM (Sumber Daya manusia)

Bertugas membuat llaporan, merekrut serta menyelesaikan permasalahan tenaga kerja.

11. Admninistrasi Sumber Daya Manusia

Bertugas membuat laporan dan mengontrol segala aktifitas karyawan took.

12. Amninistrasi Toko

Merupakan pramuniaga toko.

13. Mcd

Merupakan public relation.

14. Security

Bertugas menjaga keamanan serta ketertiban sekitar wilayah toko.

15. Monitor 16. Teknisi

Bertugas menjaga perawatan serta memperbaiki kerusakan sarana dan prasarana pendukung operasional.

17. Penitipan Barang

Bertugas dalam menjaga barang titipan konsumen ketika berada dalam wilayah toko.

18. Dekorasi

Bertugas mentata dan mengatur exterior maupun interior gedung.

19. Bagian Umum

Bertugas menjaga dan membersihkan wilayah toko.

20. GudangBertugas membuat laporan mengenai stok barang yang ada digudang.

21. Konsinyasi

Merupakan barang supplier yang memiliki counter diramayana dengan sistem bagi hasil.

22. Sales Promotion

Merupakan pramuniaga untuk counter konsinyasi.

4.2 Penyajian Data

Setelah dilakukan penelitian dan pengumpulan data di lapangan melalui penyebaran kuesioner maka diperoleh data dari responden mengenai Pengaruh Sikap Konsumen Terhadap Program diskon Pada Keputusan Pembelian Studi Kasus Pada Ramayana Department Store Medan. Adapun penyajian data terbagi menjadi dua, yaitu pertama berisikan deskripsi data identitas responden dengan tujuan mengetahui spesifikasi yang dimiliki oleh responden. Kemudian yang kedua, berisikan deskripsi data variabel penelitian yang bertujuan untuk menjawab masalah penelitian.

4.2.1 Deskripsi Data Identitas Responden

Kuesioner telah disebarkan kepada 96 responden terpilih yang mengetahui mengenai Pengaruh Sikap Konsumen Terhadap Program Diskon Pada Keputusan Pembelian Studi Kasus Pada Ramayana Department Store Medan Pringgan.

1. Jenis Kelamin

Tabel 4.1

Identitas Responden Menurut Jenis Kelamin Di Ramayana Department Store Medan

Jenis Kelamin Frekuensi Persentase %

Laki-laki 25 25 %

Perempuan 71 71 %

Total 96 100 %

Sumber: Data diolah oleh peneliti (2017)

Dari tabel 4.1 diatas menjelaskan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 71 orang dengan persentase 71% dan laki-laki sebanyak 25%. Hal ini berarti konsumen perempuan lebih responsif terhadap program diskon yang diberikan oleh Ramayana Department Store Medan Pringgan. Selain itu responden perempuan pada umumnya lebih suka melakukan pembelian yang didasari adanya diskon, dan perempuan lebih bisa melakukan pembelian dalam memenuhi kebutuhannya di Ramayana Department Store Medan Pringgan dibandingkan laki-laki.

2. Usia

Tabel 4.2

Identitas Responden Menurut Usia Di Ramayana Department Store Medan

Umur Jumlah Jumlah %

18-22 Tahun 52 52 %

23-28 Tahun 24 24 %

29-34 Tahun 16 16 %

>34 tahun 4 4 %

Total 96 100 %

Sumber: Data diolah oleh peneliti (2017)

Berdasarkan data pada tabel 4.2 diatas dapat diketahui bahwa mayoritas usia responden pada penelitian ini yaitu 18-22 tahun sebanyak 52 orang responden. 24 responden dengan usia 23-28 tahun, 16 responden dengan 29-34 tahun, dan 4 responden di atas 34 tahun. Dari hasil analisa peneliti menyimpulkan bahwa hal ini terjadi karena pada usia 18-22 tahun konsumen memiliki berbagai keinginan dan kebutuhan terhadap suatu produk. Ketertarikankonsumen untuk memiliki dan membeli produk menunjukkan bahwa program diskon mempunyai efek yang positif terhadap sikap konsumen untuk melakukan pembeliandi Ramayana Department Store Medan Pringgan. Selain itu, usia 18-22 tahun

menunjukkan responden lebih rasional dalam menentukan pilihan produk yang berkualitas baik dengan harga yang terjangkau.

3. Pekerjaan

Tabel 4.3

Identitas Responden Menurut Pekerjaan Di Ramayana Department store Medan

Pekerjaan Jumlah Jumlah %

Pelajar/Mahasiswa 51 51 %

Pegawai Swasta 20 20 %

Pegawai Negeri 7 7 %

Ibu Rumah Tangga 13 13 %

Lainnya 5 5 %

Total 96 96 %

Sumber: Data diolah oleh peneliti (2017)

Berdasarkan tabel 4.3 diatasmenjelaskan bahwa mayoritas Pelajar/Mahasiswa sebanyak 51 orang, lalu Pegawai Swasta sebanyak 20 orang, Pegawai Negeri sebanyak 7 orang, Ibu Rumah Tangga sebanyak 13 orang dan yang lainnya sebanyak 5 orang. Hal ini menunjukkan bahwa kebanyakan konsumen yang berbelanja diskon di Ramayana Department Store Medan Pringgan adalah para Pelajar/Mahasiswa, dikarenakan kata diskon sangat mempengaruhi para Pelajar/Mahasiswa membeli kebutuhan sehari-hari atau berbelanja.

4.2.2 Analisis Deskripsi Variabel Penelitian

Analisis deskripsi ini merupakan analisa terhadap variabel sikap konsumendan Keputusan Pembelian dimana untuk melakukan analisa akan dilakukan berdasarkan dari hasil pernyataan responden pada masing-masing pernyataan di setiap variabel. Menurut Hussein Umar (1996), analisa dilakukan

dengan menggunakan nilai indeks yaitu dengan menentukan nilai besarnya kelas

1. 1.80 = sangat rendah/sangat buruk 2. 1.81 – 2.60 = rendah/buruk

3. 2.61 – 3.40 = sedang/cukup 4. 3.41 –4.20 = baik/tinggi

5. 4.21– 5.00 = sangat baik/sangat tinggi

4.2.3 Analisis Deskripsi Variabel Sikap Konsumen

Analisa deskripsi terhadap variabel Sikap Konsumen akan dilakukan dari hasil pernyataan responden mengenai Sikap Konsumen pada table 4.4 berikut:

Tabel 4.4

Analisa Deskripsi Variabel (X)

N 1 Ramayana merupakan

tempat perbelanjaan yang bagus yang menyediakan produk-produk diskon

2 Ramayana memberikan diskon besar-besaran pada waktu-waktu tertentu seperti hari Raya Idul Fitri dan Tahun Baru

31 32

%

56 58

%

7 7% 2 2% - - 404 4,17

Lanjutan Tabel 4.4 Analisa Deskripsi Variabel (X) 3 Ramayana

menyediakan berbagai macam produk-produk diskon yang sesuai dengan kebutuhan saya

22 23 produk-produk diskon yang berkualitas dan unggul

10 10

5 Ramayana merupakan tempat perbelanjaan yang sangat cocok untuk konsumen yang menyukai program diskon yang ada di Ramayana harga yang lebih murah

22 23 diskon yang bervariasi sehingga saya

9 Saya senang mencari produk-produk diskon

10 Saya tertarik dengan program diskon yang ditawarkan Ramayana

11 Saya akan menjadikan Ramayana sebagai tempat perbelanjaan saya karena diskon yang diberikan

Lanjutan Tabel 4.4 Analisa Deskripsi Variabel (X) 12 Saya akan tetap

13 Ketika memerlukan pakaian, sepatu dan lain-lain, maka saya akan memutuskan membeli di Ramayana

14 15

14 Saya akan mengajak teman untuk berbelanja di Ramayana saat program diskon

15 Saya berbelanja di Ramayana karena kemauan dari diri sendiri bukan karena pengaruh dari orang lain

Sumber: Hasil Penelitian diolah oleh Peneliti (2017)

1. Tabel 4.4 menunjukkan bahwa pernyataan β€œRamayana merupakan tempat perbelanjaan yang bagus yang menyediakan produk-produk diskon”

menunjukkan bahwa responden menjawab sangat setuju sebanyak 26 %, setuju sebanyak 54 %, netral sebanyak 18 %, tidak setuju sebanyak 1 %, dan sangat tidak setuju sebanyak 1 %. Dan bobot nilai 4,03 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang tinggi.

2. Tabel 4.4 menunjukkan bahwa pernyataan β€œRamayana memberikan diskon besar-besaran pada waktu tertentu seperti pada hari Raya Idul Fitri dan Tahun Baru” menunjukkan bahwa responden menjawab sangat setuju sebanyak 32

%, setuju sebanyak 58 %, netral sebanyak 7 %, dan tidak setuju sebanyak 2 %.

Dan bobot nilai 4,17 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang tinggi.

3. Tabel 4.4 menunjukkan bahwa pernyataan β€œRamayana menyediakan berbagai macam produk-produk diskon yang sesuai dengan kebutuhan saya”

menunjukkan bahwa responden menjawab sangat setuju sebanyak 23 %, setuju sebanyak 49 %, netral sebanyak 24 %, dan tidak setuju sebanyak 4 %.

Dan bobot nilai 3,91 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang tinggi.

4. Tabel 4.4 menunjukkan bahwa pernyataan β€œRamayana menyediakan produk-produk diskon yang sesuai dengan kebutuhan saya” menunjukkan bahwa responden menjawab sangat setuju sebanyak 10 %, setuju sebanyak 55 %, netral sebanyak 32 %, dan tidak setuju sebanyak 2 %. Dan bobot nilai 4,7 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang tinggi.

5. Tabel 4.4 menunjukkan bahwa pernyataan β€œRamayana merupakan tempat perbelanjaan yang sangat cocok untuk konsumen yang menyukai program diskon” menunjukkan bahwa responden menjawab sangat setuju sebanyak 26

%, setuju sebanyak 54 %, netral sebanyak 18 %, dan tidak setuju sebanyak 2

%. Dan bobot nilai 4,04 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang tinggi.

6. Tabel 4.4 menunjukkan bahwa pernyataan β€œSaya merasa senang terhadap program diskon yang ada di Ramayana” menunjukkan bahwa responden menjawab sangat setuju sebanyak 21 %, setuju sebanyak 53 %, netral sebanyak 23 %, dan tidak setuju sebanyak 3 %. Dan bobot nilai 3,92 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang tinggi.

7. Tabel 4.4 menunjukkan bahwa pernyataan β€œProgram diskon di Ramayana membantu saya mendapatkan produk yang berkualitas dengan harga yang lebih murah” menunjukkan bahwa responden menjawab sangat setuju sebanyak 23 %, setuju sebanyak 47 %, netral sebanyak 26 %, tidak setuju sebanyak 3 %, dan sangat tidak setuju sebanyak 1 %. Dan bobot nilai 3,88 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang tinggi.

8. Tabel 4.4 menunjukkan bahwa pernyataan β€œRamayana menyediakan produk diskon yang bervariasi sehingga saya berkeinginan berbelanja” menunjukkan bahwa responden menjawab sangat setuju sebanyak 13 %, setuju sebanyak 60

%, netral sebanyak 19 %, dan tidak setuju sebanyak 8 %. Dan bobot nilai 3,78 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang tinggi.

%, netral sebanyak 19 %, dan tidak setuju sebanyak 8 %. Dan bobot nilai 3,78 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang tinggi.

Dokumen terkait