• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kebun Agrowisata Ngebruk atau agrowisata Plantera Fruits Paradise merupakan salah satu unit usaha dari PT Cengkeh Zanzibar di bidang agrowisata. Agrowisata Plantera Fruits Paradise merupakan objek agrowisata di Indonesia khususnya di Provinsi Jawa Tengah dan tepatnya di Kabupaten Kendal yang memiliki prospek perkembangan cukup cerah. Hal ini dikarenakan agrowisata Plantera Fruits Paradise merupakan satu-satunya agrowisata yang membudidayakan agribisnis tanaman buah unggulan atau tanaman buah eksotik. Tanaman buah yang ditanam seperti Srikaya Anona, Durian Montong, Kelapa Pandan Wangi, Kelengkeng Itoh, Buah Naga Red Dragon, Jambu Citra, Rambutan Rapiah dan binjai. Selain komoditi tersebut, komoditi lain yang tersedia di agrowisata Plantera Fruits Paradise seperti: melon, semangka, dan jagung manis. Namun, dalam perkembangannya agrowisata Plantera Fruits Paradise sebagai tempat agrowisata masih belum dikenal oleh masyarakat.

Sebagai objek agrowisata yang baru saja berdiri, jumlah pengunjung Agrowisata Plantera Fruits Paradise masih relatif sedikit. Disamping karena lokasi yang jauh dari pusat perkotaan dan terletak di kawasan pegunungan, Akses untuk mencapai lokasi tersebut masih relatif sulit kecuali jika ditempuh dengan kendaraan pribadi. Permasalahan yang ada membuat pihak manajemen Agrowisata Plantera Fruit Paradise PT Cengkeh Zanzibar menentukan strategi-strategi pemasaran yang tepat. Strategi pemasaran yang tepat tersebut diambil agar perusahaan dapat terus bertahan dan mengembangkan usaha dalam perindustrian jasa yang kompetitif.

Penentuan strategi pemasaran dapat ditentukan dengan menggunakan suatu alat analisis. Salah satu alat analisis yang digunakan adalah metode proses hierarki analisis (PHA). Metode PHA merupakan suatu metode yang luwes yang memberikan kesempatan bagi perorangan untuk membangun gagasan-gagasan dan mendefinisikan persoalan dengan cara membuat asumsi mereka masing-masing dan memperoleh pemecahan yang diinginkan darinya. Metode PHA juga memasukkan pertimbangan dan nilai-nilai pribadi secara logis. Proses ini tergantung pada imajinasi, pengalaman dan pengetahuan suatu masalah pada logika, intuisi, dan pengalaman untuk memberikan pertimbangan. Selain itu

dengan menggunakan metode PHA pihak manajemen akan dapat memutuskan pengambilan keputusan untuk suatu permasalahan di bidang pemasaran. Karena dengan metode ini akan dapat diketahui strategi terbaik yang sebaiknya mendapatkan prioritas pelaksanaan dari sejumlah strategi yang ada.

Dalam sistem perusahaan yang kompleks, pemimpin akan dihadapkan pada banyak hal, mulai dari pengadaan produk atau bahan baku hingga pemasaran. Dalam rangka menangani persoalan-persoalan tersebut, diperlukan penyusunan peringkat atau prioritas bagi setiap perusahaan, sehingga dalam jangka pendek, permasalahan yang utama yang menjadi prioritas tertinggi akan terpecahkan terlebih dahulu. Selain itu validitas dari data dapat dipertanggungjawabkan dengan rasio konsistensi.

Penyusunan hierarki dimulai dari menentukan fokus yaitu memilih strategi bauran pemasaran Plantera Fruit Paradise yang tepat. Hierarki selanjutnya adalah tujuan pemasaran perusahaan, pada hierarki tujuan terdiri dari tiga bagian, yaitu memperluas promosi agrowisata, mengoptimalkan pendapatan perusahaan, dan mengenalkan konsep berwisata dan belajar (agroedutourism). Ketiga tujuan tersebut merupakan alternatif pilihan yang akan dipilih berdasarkan skala prioritas.

Ketiga alternatif tujuan dari strategi pemasaran tersebut diturunkan ke dalam faktor-faktor yang mempengaruhinya, dimana bauran pemasaran adalah variabel yang akan diambil untuk mengisi hierarki faktor. Bauran pemasaran tersebut terdiri dari 7P yaitu : 1) faktor produk, subfaktor yang diperhatikan adalah variasi paket wisata, jumlah ragam atau jenis buah-buahan, kualitas buah, dan ketersediaan buah-buahan; 2) faktor harga, subfaktor yang diperhatikan adalah kesesuaian harga dan mutu peket wisata, diskon musiman pada masa panen raya, dan penetapan harga bersaing; 3) faktor promosi, subfaktor yang diperhatikan adalah penciptaan iklan, penyebaran media publikasi, dan kegiatan sponsorship; 4) faktor tempat, subfaktor yang diperhatikan adalah kemudahan pencapaian lokasi, udara, kenyamanan, keindahan, dan kebersihan, dan pelayanan awal konsumen; 5) faktor orang, subfaktor yang diperhatikan adalah keramahan dan kesopanan, kompetensi dan pengetahuan karyawan, jumlah karyawan; 6) faktor proses, subfaktor yang diperhatikan adalah tanggapan atas keluhan,

kemudahan administrasi dan kemudahan pembayaran; dan 7) faktor bukti fisik, subfaktor yang diperhatikan adalah desain dan layout, desain dan tata letak agrowisata, papan informasi tanaman, papan penunjuk arah di dalam agrowisata, fasilitas tempat peribadatan atau musholla, toilet, tempat penjualan buah-buahan, gazebo atau shelter, luas areal parkir, arena bermain anak, mobil wisata keliling kebun, tempat pembuangan sampah atau tong sampah, ballroom, hall, dan pendopo, waduk, toko bibit tanaman buah dan pupuk pertanian, dan restoran. Subfaktor 7P merupakan variabel-variabel yang dipilih dan mendapatkan perhatian khusus pihak manajemen Plantera Fruits Paradise untuk mencapai tujuan pemasaran.

Keseluruhan variabel yang diambil untuk strategi bauran pemasaran dapat sebagai pengendali dalam melakukan pemasaran. Selain itu, dapat juga digunakan oleh pihak manajemen Plantera Fruits Paradise dalam meningkatkan jumlah pengunjung, mengejar target pengunjung, dan dapat menjadikan agrowisata Plantera Fruits Paradise sebagai objek agrowisata yang potensial di Kabupaten Kendal yang menyajikan buah-buah unggulan untuk dipetik dan dikonsumsi. Sehingga strategi pemasaran dapat dilakukan sebagai suatu acuan dalam memilih dan mengambil keputusan strategi yang tepat. Hasil dari pemilihan bauran pemasaran yang paling tepat, akan direkomendasikan kepada pihak manajemen agrowisata Plantera Fruits Paradise dan bermanfaat bagi kelangsungan perusahaan. Kerangka pemikiran dapat dilihat dalam Gambar 2.

: Analisis

: Hasil Analisis

Gambar 2. Kerangka Pemikiran Operasional Responden terpilih dari pihak perusahaan Persepsi Konsumen Terhadap Bauran Pemasaran Alternatif Prioritas Bauran Pemasaran Rekomendasi Strategi Pemasaran Analisis PHA terhadap strategi pemasaran Sampel 100 Orang Responden Pengunjung Karakteristik Konsumen Gambaran Umum Plantera Fruit Paradise Agrowisata Plantera Fruit Paradise

Analisis Deskriptif

III METODE PENELITIAN

Dokumen terkait