• Tidak ada hasil yang ditemukan

KERJASAMA DAN MoU

1. Visi, Misi, dan Tujuan

Universitas PGRI Semarang

Visi

Menjadi universitas yang unggul dan berjati diri Misi

Menyelenggarakan caturdarma (pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan peneladanan) untuk membentuk insan cendekia serta pemimpin yang unggul dan berkarakter kebangsaan bagi kemaslahatan hidup dan kehidupan

Tujuan

1. Membentuk insan cendekia yang unggul dan berkarakter untuk kemaslahatan hidup dan kehidupan.

18 Standar XIV Kerjasama Universitas PGRI Semarang 2. Membentuk pemimpin yang unggul dan berkarakter kebangsaan.

3. Mengembangkan dan menyebarkan ilmu pengetahuan, teknologi, budaya, dan seni dengan wawasan global, komitmen nasional, dan kearifan lokal 4. Membangun kehidupan bermartabat.

2. Rasionale Penyelenggaraan kerjasama dalam rangka pencapaian visi, misi dan tujuan Universitas PGRI Semarang merupakan upaya bersama yang dilakukan dengan sadar dengan saling mendukung dan saling menguatkan sehingga dicapai sinergi yang baik. Untuk itu diperlukan penyusunan standar kerjasama untuk meningkatkan pengeloaan kelembagaan dan pemenuhan caturdarma UPGRI Semarang.

Kerjasama dilakukan dengan prinsip mutualistik atau saling menguntungkan untuk memberikan kesempatan pengembangan diri bagi sivitas akademika sesuai dengan fungsi dan kewenangannya.

3. Subyek/Pihak yang bertanggung jawab untuk mencapai/ memenuhi standar 1. Rektor 2. Wakil rektor 3. Ketua lembaga 4. Dekan 5. Kepala unit/biro 6. Ketua program studi

Standar XIV Kerjasama Universitas PGRI Semarang

4. Definisi Istilah 1. Nota Kesepahaman yang dibuat antara dua belah pihak atau lebih untuk melaksanakan kerjasama dalam berbagai bidang dalam jangka waktu tertentu

2. Kerjasama adalah kesepakatan antara perguruan tinggi dengan perguruan tinggi atau lembaga lain dalam bentuk kesepakatan bersama dan / atau perjanjian kerjasama.

3. MoU adalah kesepakatan antara dua pihak atau lebih sebagai dasar penyelenggaraan kerjasama dalam bidang tertentu.

5. Pernyataan Isi Standar 1. Standar Kerjasama

a. UPGRI Semarang harus menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi yang lain maupun dengan non-perguruan tinggi berdasarkan pemahaman dan kesadaran akan prinsip dasar kesetaraan, saling menghormati, saling menguntungkan, menjunjung tinggi keadilan dan kerahasiaan, serta memperhatikan hukum nasional dan internasional. b. Kerjasama yang dilaksanakan secara umum bertujuan untuk

meningkatkan kinerja, kualitas dan daya saing UPGRI Semarang, dan secara khusus bertujuan untuk :

1) Meningkatkan kualitas kelembagaan perguruan tinggi. 2) Mendayagunakan sumberdaya yang dimiliki oleh universitas. 3) Meningkatkan kinerja unit/bagian/biro/lembaga

20 Standar XIV Kerjasama Universitas PGRI Semarang mengembangkan diri.

5) Meningkatkan/membangun citra Universitas PGRI Semarang 6) Menyediakan akses kepada mahasiswa untuk praktik atau berlatih 7) Menyiapkan peluang dan akses bagi mahasiswa/lulusan untuk

mendapatkan lapangan kerja

8) Menciptakan umpan balik sebagai salah satu dasar upaya perbaikan institusi.

c. Ruang Lingkup pelaksanaan kerjasama meliputi :

1) Pengelolaan kelembagaan, dan caturdarma UPGRI Semarang. 2) Antar perguruan tinggi, instansi pemerintahan, asosiasi profesi,

dunia usaha dan masyarakat.

3) Bidang pelatihan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, magang penerbitan.

d. Bidang kerjasama yang dilaksanakan UPGRI Semarang dengan Perguruan tinggi lain maupun dengan non-perguruan tinggi dapat berbentuk:

1) Penyediaan tenaga ahli, bahan pengajaran, fasilitas pendidikan dan kebudayaan

2) Kerjasama manajemen 3) Kerjasama program kembaran

4) Kerjasama program gelar ganda (dual degree) 5) Kerjasama credit transfer system (CTS)

Standar XIV Kerjasama Universitas PGRI Semarang

7) Kerjasama tukar menukar staf pengajar / staf manajemen 8) Kerjasama pencangkokan dosen/magang

9) Kerjasama penerbitan bersama karya ilmiah

10) Kerjasama dalam kegiatan ilmiah lain, misalnya pertemuan ilmiah, seminar ilmiah bersama.

11) Kerjasama dalam pemberian beasiswa

12) Kerjasama dalam kegiatan corporate social responsibility (CSR). 13) Bentuk kerjasama komersial lain yang belum tertuang dalam

pedoman ini

e. Perencanaan Kerjasama berlangsung melalui tahap :

1) Ketua lembaga/unit/biro mengkoordinasikan penyusunan blue print perencanaan kerjasama untuk jangka waktu 5 tahunan sebagai dasar penyusunan renstra dalam bidang kerjasama. 2) Masing-masing unit kerja UPGRI Semarang merancang dan

melaksanakan kerjasama berdasarkan usulan dengan melibatkan anggota masing-masing unit.

3) Hasil rancangan kerjasama diusulkan kepada pejabat yang berwenang untuk mendapatkan persetujuan.

4) Naskah kerjasama harus ditandatangani oleh kedua belah pihak dengan sepengetahuan pimpinan unit di atasnya dengan disahkan stempel lembaga.

f. Pelaksanaan kerjasama memperhatikan:

22 Standar XIV Kerjasama Universitas PGRI Semarang bersama.

2) Sinergitas untuk mencapai tujuan bersama.

3) Rentang waktu perjanjian kerjasama dan apabila perlu perpanjangan jangka waktu dapat dilanjutkan berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.

4) Kesepakatan kerjasama: hak dan kewajiban masing-masing pihak serta konsekuensi dari tidak terpenuhinya kewajiban.

5) Perjanjian kerjasama berupa kesepakatan/MoU yang disetujui oleh kedua belah pihak.

2. Standar Mou

Mou harus memuat kejelasan para pihak dengan standar format Mou : a. Logo

b. Nama Lembaga c. Judul

d. Nomor

e. identitas para pihak (komparisi) f. dasar hukum

g. ketentuan umum h. transaksi kerjasama i. maksud dan tujuan j. ruang lingkup

Standar XIV Kerjasama Universitas PGRI Semarang k. evaluasi

l. hak dan kewajiban

m. konsekuensi keuangan dan sumber daya lain n. sanksi atas pembatalan MoU

o. penyelesaian perselisihan p. jangka waktu MoU

q. keadaan sadar (Force Majeure) r. closing statement (klausul penutup)

s. legalisasi MoU (tanda tangan, meterai, stempel institusi). 3. Standar evaluasi kerjasama

Kerjasama harus dimonitoring dan dievaluasi berdasarkan ketepatan waktu, anggaran, sumber daya dan ketercapaian indikator yang ditetapkan terkait dengan laporan perkembangan kegiatan pada setiap tahap kegiatan dan akhir kerjasama.

6. Persyaratan Calon Mitra Kerja

Sebelum melakukan kerjasama perlu dilakukan analisis/penilaian terhadap calon mitra kerja. Analisis meliputi hal-hal sebagai berikut.

1. Kejelasan status hukum dari calon mitra 2. Calon mitra memiliki /kualifikasi yang baik 3. Nilai strategis calon mitra

24 Standar XIV Kerjasama Universitas PGRI Semarang 4. Dukungan manajemen yang handal calon mitra

5. Karakteristik dan aspek etika calon mitra

6. Kompatibilitas dalam aspirasi, tujuan dan minat calon mitra 7. Kompatibilitas dalam aspek budaya calon mitra

8. Ketersediaan sumber daya dari calon mitra 9. Kesediaan calon mitra untuk menjalin kerjasama 10. Kesediaan menanggung resiko secara bersama

11. Kesediaan dan kemudahan bertukar dan berbagi informasi

12. Calon mitra memiliki komitmen yang baik dan kesediaan saling percaya 13. Nilai sinergi yang dapat dibangun dari kerjasama

14. Menyepakati akan keberadaan aturan, kebijakan dan ukuran dalam pelaksanaan kerjasama

7. Metode Pelaksanaan Kerjasama

1. Menggali dan menganalisis potensi bidang kerjasama secara internal. 2. Menetapkan pilihan kerjasama dengan calon mitra kerjasama

3. Melakukan penjajakan terhadap calon mitra kerja sepengetahuan/seizin minimal oleh kepala unit, yang selanjutnya dilaporkan secara tertulis kepada pimpinan universitas (Wakil Rektor I) untuk dipelajari sebelum dilaporkan kepada rektor

4. Melakukan pengesahan kerjasama yang merupakan rangkaian kegiatan yang diawali dengan penyusunan naskah MoU dan/atau perjanjian kerjasama sampai dengan terlaksananya penandatanganan naskah MoU dan/atau perjanjian kerjasama.

Standar XIV Kerjasama Universitas PGRI Semarang

5. Melaksanakan kerjasama yang merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan setelah penandatanganan naskah MoU dan/atau perjanjian kerjasama.

6. Melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kerjasama dengan merujuk pada faktor-faktor kelayakan untuk suatu pelaksanaan pekerjaan, sehingga setiap jenis kegiatan kerjasama akan memiliki faktor kelayakan yang berbeda-beda. Untuk itu tim monitoring harus diambil dari orang yang ahli/menguasai prinsip-prinsip monitoring dan seluk-beluk jenis kegiatan yang dimonitoring

7. Melakukan pengembangan, peningkatan dan diverifikasi kerjasama berdasarkan pada :

a. identifikasi hal baru yang muncul selama kegiatan kerjasama berlangsung;

b. analisis kemungkinan pengembangan kerjasama untuk periode-periode mendatang.

8. Indikator Meningkatnya kuantitas kerjasama sekurang-kurangnya 5% tiap tahun, meningkatnya kualitas dan variasi kerjasama dalam dan luar negeri dalam kerjasama pengelolaan kelembagaan dan caturdarma UPGRI Semarang.

Pihak yang terlibat dalam realisasi dan implementasi kerjasama dalam dan luar negeri semakin banyak.

26 Standar XIV Kerjasama Universitas PGRI Semarang 9. Pemutusan Kerjasama Kegiatan kerjasama dapat dihentikan oleh salah satu pihak, jika terdapat

penyimpangan yang tidak dapat diperbaiki. Pemutusan kerjasama ini dilakukan setelah kedua belah pihak bernegosiasi dan tidak dapat menemukan kata sepakat

10. Dokumen terkait 1. Statuta Universitas PGRI Semarang

2. Renstra Universitas PGRI Semarang tahun 2011-2016 3. Rencana Strategis Penelitian

4. Renop Universitas PGRI Semarang 5. Prosedur tetap kerjasama

6. Formulir MoU

11. Referensi 1. Undang-undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional 2. Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional

Pendidikan

3. Kepmendiknas No. 26 tahun 2007 tentang Kerjasama dengan pihak luar negeri

4. Sistem Penjaminan Mutu Perguruan tinggi (SPM-PT), Dirjen Dikti, Depdiknas, 2008

5. Keputusan Senat Universitas PGRI Semarang Nomor: tentang Standar Akademik Universitas PGRI Semarang tahun 2010.

Standar XIV Kerjasama Universitas PGRI Semarang

UNIVERSITAS PGRI SEMARANG Kode/No : Protap/ Krjsma&MoU / Std 14/ 001 Tanggal : 14 Agustus 2014

Dokumen terkait