• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Lokasi Penelitian

B. Kerja Sama Pemerintah Daerah dan BPJS Dalam Maningkatkan Pelayanan Kesehatan di Desa Rampunan Kecamatan Masalle

1. Kerjasama Pemerintah Daerah dan BPJS Dalam Hal Sosialisasi

1. Kerjasama Pemerintah Daerah dan BPJS Dalam Hal Sosialisasi

Guna meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat pemerintah daerah telah bekerjasama dengan pihak BPJS Kesehatan serta penyediah layanan (Puskesmas). Pemerintah Daerah berperan melalui pelaksanaan program-program sosialisasi atau penyuluhan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.

Sedangkan penyediah layanan (puskesmas) berperan sebagai penyambung dari program-program pemerintah daerah agar sampai kepada masyarakat dan melayani masyarakat dalam proses peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Guna mengetahui bagaimana kerjasama pemerintah Daerah dalamsosialisasi dapat di lihat dari hasil wawancara dengan Staf Dinas Kesehatan Kabupaten Enrekang

“Untuk masalah sosialisasi kami sudah memberikan tanggung jawab kepada pihak rumah sakit atau puskesmas sebagai perpanjang tangan dari Dinas Kesehatan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat calon peserta maupun yang sudah menjadi pesserta BPJS Kesehatan (Hasil wancara dengan HS, 04 November 2015).

Hal ini di dukung oleh teori Moh. Jafar Hafsah yang mengatakan bahwa kerjasama tidak di dorong oleh kepentingan sepihak saja, maksudnya adalah bahwa dalam kerjasama harus menimbulkan kesadaran dan saling menguntungkan kedua pihak. Saling menguntungkan bukan berarti kedua pihak tersebut memiliki kekuatan yang sama atau keduapihak memberikan peran yang sesuai dengan kekuatan dan potensi masing-masing pihak.Sesuai wawancara dengan informan salaku kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Enrekang yang membahas mengenai sosialisasi, pemerintah telah turut andil melalui RS atau Puskesmas sebagai perwakilan dari Dina Kesehatan dalam memberikan

pemahaman kepada masyarakat mengenai apa maksud dari kebijakan yang di keluarkan pemerintah mengenai BPJS Kesehatan dan tujuan dari adanya BPJS Kesehatan bagi masyarakat.

Selanjutnya pernyataan serupa juga di kemukan oleh penyedia layanan dari pihak Puskesmas Masalle :

“Kami sebagai penyedia layanan kesehatan telah di berikan tanggung jawab oleh Dinas Kesehatan untuk melayani masyarakat dengan sebaik mungkin serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Mengenai BPJS Kesehatan sendiri yang sosialisasi itu bukan hanya kami saja terlibat tetapi pemerintah daerah dan pihak BPJS Kesehatan sendiri juga ikut sosialisasi dan belum lama ini kami mengadakan sosialisasi

(Hasil dengan BK, 09 Noveber 2015).

Seperti halnya pendapat dari dinas Kesehatan telah didukung oleh teori dari Moh.Jafar Hafsah bahwa pihak puskemas Masalle telah bekerjasama dengan Pemerintah Desa dan Pemerintah Kecamatan dalam memberikan peran sesuai dengan kekuatan dan potensi masing-masing pihak.Hasil wawancara dengan informan selaku kepala Puskesmas Masalle tentang sosialisasi, dari pihak puskesmas masalle sebagai penyedia layanan kesehatan membenarkan pernyataan darit Dinas Kesehatan bahwa puskemas telah dierikan tanggung jawab untuk melayani masyarakat semaksimal mungkin dan memberikan sosialisasi mengenai BPJS Kesehatan kepada masyarakat dan dalam hal ini meraka bekerjasama dengan pemerintah desa dan pemerintah kecamatan.

Pernyataan dari staf perusahaan BPJS Kesehatan Kabupaten Enrekang :

“Sebagai pengelolah perusahaan BPJS Kesehatan nyang merupakan satu-satunya perusahaan BPJS Kesehatan di Kabupaten Enrekang kami selalu banyak melakukan berbagai hal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat diantaranya memberikan pelayanan yang maksimal, memberikan kenyamanan kepada peserta BPJS Kesehatan

57

.

serta kami juga selalu mengadakan sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai BPJS Kesehatan.

(Hasil wawancara dengan AM, 04 November 2015)

Hal tersebut di dukung oleh teori –teori bahwa salah satu aspek dari kerjasama adalah target atau tujuan yang akan di capai, dengan adanya kerjasama diharapkan di peroleh manfaat dari pihak-pihak yang bekerjasama.

Dalam wawancara dengan informan dari pihak BPJS Kesehatan mengenai sosialisasi, dalam pernyataan kepala/staf BPJS Kesehatan bahwa meraka mengadakan sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai tujuan dan manfaat dari BPJS Kesehatan bagi masyarakat dan untuk mencapai tujuan tersebut pemerintah daerah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Pernyataan serupa juga kemukakan selaku staf dari kecamatan Masalle :

“iya, dengan adanya bantuan dari pihak BPJS Kesehatan dan Penyedia layanan (Puskesmas) memudahkan kami dalam hal sosialisasi sehingga masyarakat dengan mudah memahami dan mengerti banyak hal mengenai BPJS Kesehatan, misalnya penyakit apa saja yang bisa di biayai oleh BPJS Kesehatan dan bagaimana cara mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan karena di Kecamatan Masalle kan sinyal belum merata jadi tidak memungkin masyarakat untuk mendaftar melalui Online (internet) dan juga masyarakat di sini juga belum banyak yang mengetahui internet jadi sangat sulit bagi mereka. Jadi dalam hal ini dengan adanya kerjasama dengan penyediah layanan dan BPJS Kesehatan sangat membantu kami dalam menjalankan program-program dalam meningkatkan pelayan kesehatan masyarakat (Hasil wawancara dengan informan SY, 12 November 2015).

Hasil wawancara diatas mengemukakan bahwa dengan adanya bantuan dari pihak BPJS Kesehatan dan penyedia layanan (Puskesmas) memudahkan pemerintah daerah selaku kepala Kecamatan Masalle dalam menjalankan program

kerja pemerintah daerah melakukan penyuluhan kepada masyarakat mengenai BPJS Kesehatan. Dengan adanya bantuaan mereka masyarakat akan lebih mudah memahami dan mengerti tentang kebijakan pemerintah mengenai BPJS Kesehatan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat di Desa Rampunan Kecmatan Masalle. Dari hasil analisis tersebut sesuai denga teori-teori kerjasam yang mengatakan bahwa pihak-pihak yang bekerjasama harus bemberikan kontribusi sesuai dengan keahlian masing-masing sehingga pada akhirnya dengan kerjasama tersebut dapat menghasilkan tujuan bersama.

Pernyataan juga di kemukakan oleh kepala/staf di Desa Rampunan :

“Setahu saya sosialisasi ataupun penyuluhan tentang BPJS Kesehatan itu sudah dilakukan oleh pemerintah dan pihak BPJS Kesehatan, akan teapi hal tersebut beluum merata utamanya di Desa Rampunan sendiri mengingat di sini memiliki 6 (enam) dusun dan masi ada beberapa dusun yang belum mendapatkan sosialisasi seperti dusun Datte,dusun Rombe, dusun Buntu Kaindi dan dusun Barung. Dusun tersebut belum sama sekali mendapatkan sosialisasi terkait BPJS Kesehatan. Kami berharap pihak BPJS Kesehatan dan Penyedia layanan sesegera mungkin memberikan sosialisasi kepada Dusun-dusun di Desa Rampunan (Hasil wawancara dengan AR, 16 November 2015).

Hasil wawancara diatas mengemukakan bahwa dengan adanya bantuan dari BPJS Kesehatan dan penyedia layanan (puskesmas) memudahkan pemerintah dalam hal sosialisasi karena dengan adanya bantuan tersebut, memudahkan masyarakat paham dan mengerti banyak hal seperti penyakit apa saja yang bisa biayai oleh BPJS Kesehatan, dan bagaimana cara mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan.

59

.

Pernyataan serupa juga di kemukakan oleh masyarakat yang sudah mengikuti sosialisasi :

“Dengan adanya sosialisasi yang dilakukan pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan kami sebagai masyarakat secara perlahan mulai mengetahui dan memahami mengenai BPJS Kesehatan, walaupun tidak setiap bulan kami mendapatkan sosialisasi akan tetapi dengan adanya sosialisasi sedikit membantu kami untuk memahami tentang BPJS Kesehatan itu seperti apa (Hasil wawancara dengan CC dari dusun Pakewa, 23 November 2015).

Dari hasil wawancara di atas dengan masyarakat peserta BPJS Kesehatan mengenai masalah sosialisasi. Program Pemerintah Daerah dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan, dengan adanya sosialisasi yang di lakukan oleh Pemerintah daerah bekerjasama dengan pihak BPJS Kesehtan dan penyedia layanan kesehatan membantu masyarakat memahami secara perlahan mengenai kebijakan Pemerintah tentang BPJS Kesehtan khususnya di Desa Rampunan Kecamatan Masalle Kabupaten Enrekang.

Peryataan yang dikemukakan oleh masyarakat di Desa Rampunan:

“Memang benar ada beberapa Desa yang sudah mengikuti sosialisasi tentang BPJS Kesehatan tetapi kami di sini belum mendapatkan sosialisasi terkait BPJS Kesehatan, mungkin di dusun-dusun yang lain di Desa Rampunan sudah mendapatkan sosialisasi tapi untuk dusun kami sendiri belum ada sama sekali informasi dari kepala desa bahwa akan ada sosialisasi (Hasil wawancara dengan JN dari dusun Datte, 23 November 2015).

Dari hasil wawancara di atas, hal ini tidak mendukung oleh teori dari Muh.

Jafar Hafsah yang mengatakan bahwa kerjasama adalah sekumpulan dari beberapa orang atau kelopok yang memiliki tujuan yang sama dalam

menyelesaikan suatu tujuan, di mana untuk mencapai tujuan yang sama tersebut induvidu bekerja bersama-sama dalam menyelesaikannya agar dapat mencapai hasil lebih baik. Dari wawancara dengan masyarakat peserta BPJS Kesehatan yang membahas tentang adanya sosialisasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dengan penyedia layanan kesehatan sangat membantu masyarakat untuk mudah memahami mengenai BPJS Kesehatan. Akan tetapi dalam pelaksanaannya belum sepenuhnya merata khususnyya dalam hal sosialisasi. Masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan sosialisasi tentang BPJS Kesehatan dari pemerintah daerah setempat, khususnya di Desa Rampunan Kecamatam Masalle Kabupaten Enrekang. Masih ada beberapa dusun yang ada di Desa Rampunan yang belum mendapatkan pemehaman dan pengertian mengenai BPJS Kesehatan. Dari hasil wawancara di atas, hal ini tidak mendukung oleh teori dari Muh. Jafar Hafsah yang mengatakan bahwa

Pernyataan serupa juga dikemukakan masyarakat di Desa Rampunan :

“Saya pernah dengar mengenai BPJS Kesehatan tapi belum pernah mendapatkan sosialisasi secara langsung dari pemerintah daerah mengenai BPJS Kesehatan secara menyeluruh. kami berharap pemerintah segera mengadakan sosialisasi di tempat kami dan mendatangkan seseorang yang lebih tahu banyak tentang BPJS, agar kami juga mengerti dan paham (Hasil wawancara dengan MR dari dusun Barung, 24 November 2015).

Dari hasil wawancara atas dengan masyarakat peserta BPJS Kesehatan mengenai masalah sosialisasi. Program pemerintah melalui peningkatan kesehatan masyarakat merupakan program yang baik untuk masyarakat, namun

61

.

program ini tidak sebagus pengaplikasiannya khususnya untuk Desa Rampunan sendiri karena di daerah ini masih belum keseluruhan mendapatkan sentuhan program dari pemerintah khususnya dalam memberikan pemahaman yang detail mengenai BPJS Kesehtan kepada masyarakat.

2. Kerjasama Pemerintah Daerah dan BPJS Kesehtan dalam Hal