• Tidak ada hasil yang ditemukan

2.4 Area Kompetensi Emosional dari EQ Anda

3.1.1 Kesadaran Sosial

3.1 Apakah Kesadaran Diri itu?

Kesadaran Diri ialah kemampuan emosional yang berhubungan dengan cara pandang diri kita dan memiliki tiga komponen:

1. Kesadaran Emosi 2. Kesadaran Pikiran 3. Penilaian Diri Akurat

Bagian ini mendeskripsikan masing-masing komponen dan menggam-barkan ciri-ciri seseorang yang memiliki kemampuan tinggi pada tiap komponen tersebut.

3.1.1 Kesadaran Sosial

Kesadaran emosional adalah kesadaran akan emosi Anda serta mengeta-hui apa yang memicunya.

Seseorang dengan Kesadaran Emosional tinggi mampu menggambarkan emosi mereka secara akurat. Sekilas ini tampaknya mudah. Tapi, banyak orang kesulitan dalam menjawab secara akurat ketika ditanya “Apa yang Anda rasakan saat ini?“.

Bahkan mereka yang bisa menggambarkan emosi mereka secara akurat, mungkin tidak menyadari emosi batin yang kuat. Alasannya adalah keba-nyakan orang tidak pernah ditanya dan tidak pernah bertanya pada diri sendiri “Apa yang saya rasakan saat ini?“. Seseorang dengan Kesadaran Emosional tinggi akan terus memonitor kondisi emosional mereka.

Lebih dari itu, seseorang yang memiliki Kesadaran Emosional tinggi dapat mengenali orang-orang, hal-hal dan keadaan yang dapat memicu emosi tertentu.

Misalnya seseorang dengan Kesadaran Emosional tinggi ini mungkin mengetahui bahwa dirinya dapat marah dengan sangat mudahnya apa-bila diminta menunggu oleh operator telepon. Mengetahui hal ini, orang tersebut mungkin belajar mengendalikan emosinya dalam situasi serupa.

.. 3.1.2 Kesadaran Pikiran

Kesadaran Pikiran adalah kesadaran dari pikiran seseorang serta meng-etahui “pola pikir” seseorang.

Seseorang dengan Kesadaran Pikiran tinggi mampu menggambarkan pe-mikiran mereka secara akurat. Untuk beberapa orang ini tampaknya mu-dah. Tetapi banyak juga yang kesulitan dengan hal itu. Bahkan, ketika ditanya “Apa yang Anda pikirkan saat ini?“, kebanyakan orang kesulitan untuk menjawabnya.

Jika kita 100% menyadari pikiran kita, maka seharusnya tidaklah sulit untuk mengingatnya. Dari sini kita dapat melihat bahwa ingatan akan pikiran kita tidaklah sebaik ingatan akan tindakan kita.

Sebagai contoh, jika Anda berusaha mengingat semua tindakan Anda se-lama satu hari, daftar yang Anda hasilkan cukup panjang. Jika Anda ber-usaha mengingat semua pikiran Anda selama satu hari, daftar yang Anda hasilkan lebih pendek walaupun pikiran Anda lebih banyak dari tindak-an. Ini disebabkan pikiran kita datang dan pergi dengan cepatnya tanpa meninggalkan jejak bahwa itu memasuki kesadaran kita.

Aspek lain dari Kesadaran Pikiran adalah memonitor pikiran Anda. Bahk-an seorBahk-ang yBahk-ang dapat menggambarkBahk-an pikirBahk-an dengBahk-an akurat, mungkin tidak menyadari emosi batin yang kuat. Orang yang akan mampu, jika di-minta, untuk menggambarkan pikiran mereka, mungkin tidak menyadari sebagian besar dari pikiran mereka karena mereka tidak pernah bertanya pada diri sendiri “Apa yang saya pikirkan saat ini?“. Seseorang dengan kesadaran emosional tinggi akan terus memonitor pikiran merekai.

Selain itu, mereka dengan Kesadaran Pikiran menyadari “pola pikir” me-reka. Misalnya, mereka tahu bagaimana untuk berbicara dengan diri sen-diri, apa yang mereka pikirkan ketika marah pada orang lain juga mana pikiran yang mendahului atau mengikuti pikiran lainnya.

..

.

.

Tes EQ

.

Tes EQ

.

Kesadaran Diri

.

Kesadaran Diri

.

.

20

.

20

.

© IQ Elite .

© IQ Elite 3.1.3 Penilaian Diri Akurat

Penilaian Diri Akurat adalah kesadaran akan kelebihan dan kekurangan seseorang.

Seorang yang menunjukkan Evaluasi Diri akurat telah mempunyai daftar semua kelebihan dan kekurangannya. Mereka tidak hanya mempunyai daftarnya, tapi mereka menggunakan pengetahuan kelebihan dan keku-rangan diri mereka ketika megambil keputusan dan melakukan sesuatu.

Sebagai contoh, mereka akan mencari pekerjaan dimana mereka dapat mempergunakan kelebihannya. Ketika memulai usaha ia akan mencari rekan untuk menyeimbangkan kekurangannya. Ketika mengerjakan se-suatu yang ia tahu pasti dimana kekuranganya, dan akan sangat berhati-hati agar tidak membuat kesalahan.

Salah satu contoh dari pengalaman saya sendiri: Terkadang, saya mene-rima umpan balik bahwa saya sering memperumit sesuatu. Umpan balik adalah, ketika saya menjelaskan sesuatu pada orang lain, saya cenderung memberikan terlalu banyak rincian dan gagal untuk mencapai intinya.

Saya mencatat ini sebagai salah satu kelemahan saya. Di lain waktu sa-ya mencoba menjelaskan sesuatu pada orang lain, sasa-ya secara otomatis ingat kelemahan ini. Dan, saya berusaha untuk tidak memberikan penje-lasan yang rumit.

.

3.2 Hasil Kesadaran Diri

.

Nilai Kesadaran Diri

.

% Popu-lation

.

Hasil Kesadaran Diri

.

Kami memperkirakan Kesadaran Diri anda ialah 104.

Kesadaran emosi Anda cukup tinggi tetapi tentu masih terdapat ruang untuk melakukan perbaikan.

Pertama, terkadang Anda memiliki emosi negatif tanpa menyadarinya.

Anda juga mungkin tidak menyadari alasan-alasan di balik berbagai situ-asi dan individu yang memicu emosi Anda. Namun Anda dapat mening-katkannya. Bagaimana caranya? Catat situasi atau individu yang menye-babkan emosi negatif Anda di bulan lalu. Anda dapat mengenalinya di kemudian hari dan merubahnya sebelum emosi Anda berubah negatif.

Kedua, Anda menyadari pikiran Anda dan bagaimana untuk berbicara de-ngan diri sendiri. Namun, Anda mungkin memiliki pikiran negatif untuk beberapa waktu tanpa menyadarinya. Bagaimana cara untuk menyadari pikiran-pikiran negatif dan menghilangkannya? Catatlah semua pikiran negatif selama satu hari di penghujung hari. Anda akan segera menyadari pikiran negatif yang sama pada waktu berikutnya.

Ketiga, Anda cukup menyadari kelebihan dan kekurangan Anda. Tapi sekali lagi, sangatlah berguna untuk meninjau dan mencatat setiap ke-lebihan dan kekurangan. Kesadaran Anda akan meningkat begitu juga penerapannya dalam pengambilan keputusan dan tindakan Anda.

. ..

4 Manajemen Diri

. .

.

.

Tes EQ

.

Tes EQ

.

Manajemen Diri

.

Manajemen Diri

.

.

23

.

23

.

© IQ Elite .

© IQ Elite

4.1 Apakah Manajemen Diri itu?

Manajemen Diri ialah mengenai pengelolaan diri Anda dan memiliki em-pat komponen:

1. Pengendalian Diri

2. Pengendalian Emosional 3. Pengendalian Pikiran 4. Optimis dan percaya diri

Bagian ini menjelaskan masing-masing komponen dan menggambarkan ciri-ciri dari seseorang yang mempunyai kemampuan tinggi pada tiap komponen tersebut.

..

.

.

Tes EQ

.

Tes EQ

.

Manajemen Diri

.

Manajemen Diri

.

.

24

.

24

.

© IQ Elite .

© IQ Elite 4.1.1 Pengendalian Diri

Pengendalian Diri ialah menempatkan dorongan-dorongan dan emosi yang bersifat mengganggu di bawah pengendalian. Hal ini berkaitan de-ngan menahan reaksi emosional pada saat emosi bereaksi dede-ngan tidak sewajarnya.

Seseorang yang menunjukkan tingkat Pengendalian Tinggi tidak menjadi budak emosi mereka. Sebagai contoh, jika mereka menjadi sangat ma-rah pada seseorang dan merasakan dorongan untuk berteriak, mereka menahan diri. Di sisi lain, jika mereka merasa malu untuk mengakui ke-salahan atau takut untuk bertemu orang asing, mereka memotivasi diri untuk melakukan apa yang perlu dilakukan.

. 4.1.2 Pengendalian Emosional

Pengendalian Emosional berbeda dengan Pengendalian Diri. Sementara Pengendalian Diri ialah mengenai pengendalian tindakan saat mengata-si emomengata-si yang cukup kuat, Pengendalian Emomengata-sional ialah pengendalian emosi itu sendiri.

Bagi kebanyakan orang, Pengendalian Emosional merupakan sebuah kon-sep baru. Mereka belum pernah memikirkan kemungkinan untuk meng-endalikan emosi mereka. Ketika mereka berpikir mengenai Pengendali-an Emosional, mereka berpikir tentPengendali-ang PengendaliPengendali-an Diri dPengendali-an TindakPengendali-an seseorang; tetapi tampaknya mustahil bagi mereka untuk mengendalik-an emosi mereka. Bagi mereka, emosi merupakmengendalik-an konsekuensi lmengendalik-angsung dari suatu keadaan.

Misalnya, apabila seorang teman dekat meninggal dunia, mereka akan merasa sedih. Jika seseorang berada di hutan yang gelap sendirian ia merasa ketakutan. Jika mereka dipromosikan dalam pekerjaannya mere-ka merasa bahagia.

Meskipun bagi kebanyakan orang emosi tampak seperti konsekuensi langsung dari sebuah keadaan, ini sebenarnya bukanlah keadaan yang mendikte bagaimana perasaan kita, akan tetapi lebih kepada reaksi men-tal kita terhadap keadaan tersebut. Jika Anda merubah reaksi menmen-tal Anda terhadap sebuah situasi, Anda dapat merubah emosi Anda secara langsung.

Ada dua strategi utama yang dapat Anda gunakan untuk mengubah emosi Anda:

1. Mengubah pikiran Anda 2. Mengubah psikologi Anda

Mengubah pikiran Anda melibatkan perubahan cara pandang Anda ter-hadap sesuatu, merubah fokus Anda dan merubah “perbincangan dengan diri sendiri”. Semua hal tadi sulit untuk lakukan, dikarenakan Anda tidak memiliki pengendalian kesadaran penuh atas ketiga proses tersebut.

Namun, sangat mudah untuk mengendalikan psikologi Anda. Apakah “pe-ngendalian psikologi” itu? Psikologi terdiri dari aktivitas fisik, postur tu-buh, bahasa tutu-buh, ekspresi wajah, nada suara Anda dan banyak lainnya.

Mengubah salah satu dari aspek-aspek psikologi tersebut dapat berefek kuat pada emosi Anda.

Kebanyakan orang terkejut dengan fakta bahwa merubah psikologi dapat mempengaruhi keadaan emosional mereka. Namun, semua orang tahu

.

.

.

Tes EQ

.

Tes EQ

.

Manajemen Diri

.

Manajemen Diri

.

.

26

.

26

.

© IQ Elite .

© IQ Elite bahwa kondisi kejiwaan mempengaruhi emosi: orang yang depresi mem-bungkukkan tubuhnya, orang yang bahagia dan percaya diri berpostur tu-buh tegak. Seseorang yang membungkukkan postur tutu-buhnya akan men-jadi tertekan dan orang yang menegakkan postur tubuhnya akan menmen-jadi bahagia.

.. 4.1.3 Pengendalian Pikiran

Seperti apa Pengendalian Emosional terhadap Kesadaran Emosional, se-perti itu pula Pengendalian Pikiran terhadap kesadaran. Ini merupakan keterampilan yang tidak hanya akan menjadikan Anda lebih menyadari pikiran dan pola pikir Anda tetapi juga mengendalikannya.

Seseorang dengan tingkat Pengendalian Pikiran tinggi dapat fokus pa-da serangkaian pemikiran sesuai dengan situasi. Dalam contoh ekstrim, seorang pilot harus mendaratkan pesawat. Ia dapat berkonsentrasi pada tugasnya meskipun istrinya baru saja meninggalkannya, ayahnya mening-gal dan co-pilotnya tengah tertidur.

Selain kemampuan untuk memusatkan pikiran, mereka dengan Pengen-dalian Pikiran yang tinggi tidak menjadi korban dari beragam pikiran ma-rah, takut atau kesedihan. Mereka hanya mengalami pikiran itu sesaat kemudian membiarkan pikiran itu pergi.

4.1.4 Optimis dan Percaya Diri

Optimis dan Percaya Diri merupakan suatu cara pandang positif pada ke-hidupan dan pada diri sendiri. Memusatkan perhatian pada sisi-sisi positif dari kehidupan seseorang juga termasuk kedalamnya.

Seseorang yang memiliki tingkat Optimisme tinggi akan mampu melihat hal-hal baik di masa lalu dan saat ini begitu juga mengharapkan yang ter-baik untuk masa yang akan datang. Seseorang dengan tingkat Optimisme yang tinggi dapat menerima kritikan dengan baik dan percaya akan ke-mampuan yang ia miliki, ia akan berusaha sekuat tenaga untuk mencapai tujuannya.

.

4.2 Hasil Manajemen Diri

.

Nilai Manajemen Diri

.

% Popu-lation

.

Hasil Manajemen Diri

.

Kami memperkirakan Manajemen Diri anda ialah 112.

Anda bukanlah budak bagi emosi Anda. Bahkan ketika Anda mengalami emosi negatif, Anda mampu mengendalikannya.

Anda juga sering kali dapat mengubah emosi Anda secara aktif. Ini meru-pakan keterampilan penting, karenanya Anda harus terus mengembang-kannya. Anda dapat mengubah emosi Anda dengan mengubah fokus men-tal serta mengubah psikologi Anda.

Ketika dihadapkan pada kesulitan dan tantangan, Anda menunjukkan tingkat optimisme dan kepercayaan diri yang cukup tinggi.

. ..

5 Auto Motivasi

. .

.

.

Tes EQ

.

Tes EQ

.

Auto Motivasi

.

Auto Motivasi

.

.

30

.

30

.

© IQ Elite .

© IQ Elite

5.1 Apakah Auto Motivasi itu?

Auto Motivasi ialah kekuatan untuk melakukan sesuatu meskipun akan le-bih nyaman untuk tidak melakukannya atau sebaliknya, tidak melakukan sesuatu meskipun akan lebih nyaman untuk melakukannya. Auto Motivasi ini berkaitan dengan Manajemen Diri, bahkan ini merupakan bagian dari Pengendalian Diri. Ini adalah bagian penting dari kecerdasan emosional yang diklasifikasikan sebagai komponen EQ terpisah.

Auto Motivasi disusun atas tiga komponen:

1. Penangguhan Kepuasan Diri 2. Proaktif

3. Berhati-hati

Bagian ini mendeskripsikan masing-masing komponen serta menggam-barkan ciri-ciri dari seseorang yang mempunyai kemampuan yang tinggi pada tiap komponen tersebut.

..

.

.

Tes EQ

.

Tes EQ

.

Auto Motivasi

.

Auto Motivasi

.

.

31

.

31

.

© IQ Elite .

© IQ Elite 5.1.1 Penangguhan Kepuasan

Pengendalian Diri ialah kekuatan untuk menghindari tindakan meskipun terdapat dorongan emosional untuk melakukannya, atau kekuatan untuk melakukan suatu tindakan meskipun terdapat dorongan emosional yang menahannya.

Anda melakukan pengendalian diri ketika Anda menahan diri melakukan kekerasan meskipun Anda marah. Dan, Anda melakukan pengendalian diri ketika Anda naik pesawat meskipun Anda takut terbang.

Pengertian Penangguhan Kepuasan sama dengan Pengendalian Diri, ha-nya saja Penangguhan Kepuasan diterapkan saat emosi jangka pendek.

. Anda mungkin memiliki keinginan yang kuat untuk merokok. Anda tahu bahwa merokok itu buruk bagi kesehatan Anda. Jika Anda memiliki Auto Motivasi tinggi, Anda tidak akan merokok. Namun, jika kemampuan Pe-nangguhan Kepuasan Anda rendah, Anda akan menyerah pada keinginan jangka pendek Anda untuk merokok. Jika Anda menganalisis situasi se-cara rasional, Anda mungkin akan memutuskan bahwa Anda tidak boleh merokok karena akibat dari kesehatan yang buruk di masa depan tidak layak dibanding kesenangan jangka pendek Anda. Namun, tingkat kesa-daran Anda berorientasi pada saat ini dan Anda menginginkan kepuasan instan. Karena itu, Anda (dan banyak orang lain) menyerah untuk me-rokok, makan permen, atau menonton TV meskipun mereka tahu efek jangka panjangnya negatif.

Penelitian yang paling menonjol akan pentingnya Penangguhan Kepuasan dilakukan oleh Walter Mitschel dalam “eksperimen marshmallow”. Seke-lompok anak-anak usia empat tahun diberi marshmallow dan menjanjikan sekelompok anak lainnya hanya setelah mereka menunggu selama 20 me-nit mereka mendapatkan marshmallow. Beberapa anak dapat menunggu, beberapa tidak. Para peneliti kemudian mengikuti perkembangan setiap anak menjadi remaja. Mereka menunjukkan bertahun kemudian (berda-sarkan survei orang tua dan guru) bahwa anak-anak dengan kemampuan menunggu marshmallow, dapat lebih baik menyesuaikan diri, dapat lebih diandalkan dan rata-rata mencetak 210 poin lebih tinggi pada Scholastic Aptitude Test.

David Funder, Jeanne Block dan Jack Block dari Harvard dan University of California di Berkeley melakukan percobaan, dimana sekumpulan anak berusia empat tahun diberi hadiah terbungkus dan mereka baru boleh membuka hadiah tersebut setelah berhasil menyelesaikan teka-teki. Para peneliti membantu anak-anak dengan tugas mereka kemudian mengha-biskan 90 detik merapikan kertas sebelum mengijinkan anak-anak untuk membuka hadiah. Setelah beberapa putaran, para peneliti menghitung

“nilai penundaan” - yang merupakan gabungan dari berapa kali anak ter-sebut menyebutkan hadiah ketika mengerjakan tugas, berapa lama waktu anak untuk mengambil hadiah setelah menyelesaikan tugas, dan apakah anak tersebut langsung membuka bungkusan hadiah atau tidak.

Ketika pemeriksa independen mewawancarai anak-anak tersebut tujuh tahun kemudian, mereka menemukan perbedaan kepribadian yang sig-nifikan antara subjek tes yang sabar dan tidak sabar. Para pemeriksa melaporkan bahwa anak laki-laki yang telah menunda kepuasannya “per-hatian, dan mampu berkonsentrasi.“ Sebaliknya, anak laki-laki yang ti-dak menunda “mudah marah, gelisah, agresif, dan umumnya titi-dak dapat mengendalikan diri.“

Begitu pula, gadis yang menahan diri dalam kondisi pengujian tampak

.

.

.

Tes EQ

.

Tes EQ

.

Auto Motivasi

.

Auto Motivasi

.

.

33

.

33

.

© IQ Elite .

© IQ Elite

“cerdas, banyak akal, dan kompeten” sementara mereka yang tidak da-pat menahan diri “cenderung tertekan, menjadi korban anak-anak lain, mudah tersinggung, pemarah dan cengeng.“

..

Kita berpikir Penangguhan Kepuasan seperti menahan diri dari bertindak berdasarkan suatu dorongan yang menyenangkan kita (yaitu tidak makan sepotong kue atau membeli sepasang sepatu modis). Namun, Penangguh-an KepuasPenangguh-an juga dapat merujuk untuk melakukPenangguh-an tindakPenangguh-an seperti kerja lembur ketika kita lelah atau bangun pagi padahal kita masih ingin tidur.

Sementara kemampuan untuk menunda kepuasan menghalangi kita un-tuk menyerahkan diri pada kepuasan instan, itu tidak memberi kita do-rongan untuk berubah ketika berhadapan dengan situasi yang baru. Da-lam masyarakat saat ini yang bertransformasi dengan cepat, kemampuan untuk mengatasi perubahan dengan cepat juga diperlukan.

Keterampilan untuk mengendalikan hal-hal dan membuat sesuatu terja-di daripada hanya menyesuaikan situasi atau menunggu sesuatu terjaterja-di disebut proaktif.

Seorang proaktif umumnya tidak perlu diminta untuk bertindak: mereka mengambil inisiatif untuk menghadapi perubahan dan bahkan melakukan perubahan.

5.1.3 Kesungguhan

Orang yang bersungguh-sungguh memenuhi komitmen dan menepati jan-ji, bertanggung jawab untuk memenuhi tujuan mereka dan rajin dalam pekerjaan mereka. Kesungguhan sangat mirip dengan Penangguhan Ke-puasan. Penangguhan Kepuasan ialah menahan kepuasan instan untuk keuntungan pribadi jangka panjang. Kesungguhan ialah menahan kepu-asan instan untuk memenuhi tanggung jawab terhadap orang lain atau terhadap masyarakat pada umumnya.

Seseorang dengan tingkat Kesungguhan tinggi mampu melupakan ba-nyak kepuasan instan dalam rangka memenuhi tanggung jawabnya.

.

5.2 Hasil Auto Motivasi

.

Nilai Auto Motivasi

.

% Popu-lation

.

Hasil Auto Motivasi

.

Kami memperkirakan Auto Motivasi anda ialah 115.

Anda terbiasa mengontrol kebutuhan akan kepuasan sesaat untuk kepen-tingan jangka panjang Anda. Anda dapat mengorbankan hari ini dan ber-tahan dalam kesulitan guna mencapai tujuan jangka panjang Anda.

Ini menunjukkan bahwa Anda seorang yang bersungguh-sungguh dan orang lain dapat mengandalkan Anda untuk menyelesaikan tugas yang telah Anda janjikan.

...

6 Kesadaran Sosial

.

6.1 Apakah Kesadaran Sosial itu?

Kesadaran Sosial ialah kemampuan emosional yang berhubungan dengan cara pandang pribadi dalam situasi sosial yang meliputi tiga komponen:

1. Kesadaran Berkomunikasi 2. Memahami Orang Lain

3. Memahami Kelompok dan Institusi

Bagian ini mendeskripsikan masing-masing komponen serta menggam-barkan ciri-ciri dari seseorang yang mempunyai kemampuan yang tinggi pada tiap komponen tersebut.

6.1.1 Kesadaran Berkomunikasi

Seperti halnya Kesadaran Emosional dan Pikiran pada Kesadaran Diri, seperti itu pulalah Kesadaran Berkomunikasi pada Kesadaran Sosial. Ini merupakan sebuah kemampuan untuk terus menerus sadar tentang apa yang Anda komunikasikan dan apa tujuan dari komunikasi Anda.

Apabila Anda ditanya “apakah Anda mengetahui apa yang sedang Anda bicarakan”, sering kali Anda akan menjawab bahwa Anda, tentu saja, sa-dar apa yang sedang Anda bicarakan. Tapi apabila Anda ditanya ”berapa banyak pujian yang Anda berikan kepada orang lain kemarin”, “berapa banyak perintah yang Anda komunikasikan hari ini” atau “berapa banyak Anda mencoba membujuk orang lain minggu lalu” mungkin Anda tidak dapat menjawabnya. Jika Anda tidak dapat menjawabnya, berarti Anda kurang memiliki Kesadaran Berkomunikasi.

Seorang yang memiliki Kesadaran Komunikasi tinggi akan terus meman-tau komunikasi antara mereka dan pasangan komunikasi mereka dan reka menyadari jenis komunikasi apa yang tengah terjadi. Selain itu, me-reka memiliki tujuan dalam komunikasi meme-reka dan dikomunikasikan de-ngan tujuan yang jelas dalam pikiran.

Apa saja jenis komunikasi yang ada? Jenis yang paling dasar dari komuni-kasi ialah pertukaran informasi sederhana. Sekitar 80% dari komunikomuni-kasi termasuk dalam kategori tersebut. Namun, 20% jenis komunikasi lain-nyalah yang paling penting untuk EQ tingkat tinggi. Berikut ini tipe yang termasuk kedalamnya:

..

.

.

Tes EQ

.

Tes EQ

.

Kesadaran Sosial

.

Kesadaran Sosial

.

.

38

.

38

.

© IQ Elite .

© IQ Elite 1. Menjelaskan / Mengajarkan - Belajar

2. Mencurahkan perasaan – Mendengarkan masalah seseorang 3. Membujuk / Menjual – Menerima bujukan

4. Memuji – Menerima Pujian 5. Mengkritik – Menerima Kritikan 6. Memotivasi – Dimotivasi

7. Memerintah – Menerima perintah

Masing-masing jenis komunikasi ini memerlukan strategi dan teknik ber-beda dalam upaya mencapai tujuan Anda.

Jika Anda tidak tahu jenis komunikasi yang Anda dan pasangan komuni-kasi gunakan, maka Anda tidak akan mampu menerapkan strategi dan teknik tertentu. Misalnya, jika seorang teman Anda menceritakan ma-salahnya, Anda perlu menyadari bahwa komunikasi ini berbeda dengan pertukaran informasi dan merespon sesuai keadaan.

..

.

.

Tes EQ

.

Tes EQ

.

Kesadaran Sosial

.

Kesadaran Sosial

.

.

39

.

39

.

© IQ Elite .

© IQ Elite 6.1.2 Pemahaman Orang Lain

Memahami orang lain berarti menjadi penuh perhatian pada tanda-tanda emosional, mendengarkan dengan baik, memahami cara pandang orang lain dan memahami motivasi orang lain.

Untuk Kesadaran Sosial tinggi, tidaklah cukup dengan memahami apa yang Anda dan pasangan komunikasi Anda komunikasikan. Sama halnya dengan Kesadaran Diri yang tinggi, dimana Anda diharuskan mengeta-hui apa yang Anda pikirkan, Kesadaran Sosial tinggi juga mengharuskan Anda untuk mengetahui apa yang orang lain pikirkan.

Karena Anda tidak dapat mengetahui dengan pasti apa yang berada dalam benak orang lain, Anda dapat menarik kesimpulan dari perilaku, kata-kata, raut muka, bahasa tubuh, dan dari nada suara orang lain, dengan begitu Anda dapat mengetahui apa yang mereka rasakan dan pikirkan.

Memahami orang lain juga berarti mengetahui bagaimana orang lain ter-motivasi; mengapa orang lain melakukan apa yang mereka lakukan.

Seseorang dengan Pemahaman Orang lain yang tinggi akan secara tera-tur dan akurat menilai perasaan, pemikiran dan motivasi orang lain. Me-reka akan menggunakan pengetahuan ini dalam membuat keputusan dan mengambil tindakan.

..

.

.

Tes EQ

.

Tes EQ

.

Kesadaran Sosial

.

Kesadaran Sosial

.

.

40

.

40

.

© IQ Elite .

© IQ Elite 6.1.3 Pemahaman Kelompok dan Institusi

Memahami Orang Lain ialah tentang memahami seseorang sebagai in-dividu. Namun, hal tersebut sering kali tidaklah cukup. Manusia adalah

Memahami Orang Lain ialah tentang memahami seseorang sebagai in-dividu. Namun, hal tersebut sering kali tidaklah cukup. Manusia adalah

Dokumen terkait