Kesimpulan
Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Puskesmas Glugur Darat tentang pelaksanaan program Posbindu PTM dapat disimpulkan bahwa:
1. Pelaksanaan posbindu PTM pada H-1 (tahap persiapan yaitu; sumber daya, sarana prasaran, waktu dan tempat, serta sistem pembiayaan) di Puskesmas Glugur Darat semuanya telah berjalan hanya saja sarana prasarana seperti ketersediaan stick pemeriksaan yang terbatas jumlahnya.
2. Pelaksanaan posbindu PTM pada H (tahap pelaksanaan yaitu; penyuluna, pemeriksaan kesehatan, dan konseling) di Puskesmas Glugur Darat semuanya telah berjalan tetapi tidak sesuai dengan peraturan yang ada, yaitu pelaksanaan 5 meja.
3. Pelaksanaan posbindu PTM pada H+1 (tahap evaluasi yaitu; pencatatan dan pelaporan serta sistem rujukan) di Puskesmas Glugur Darat telah dilakukan pencatatan dan pelaporan setiap bulannya ke BPJS dan setiap enam bulan sekali ke Dinas Kesehatan. Untuk sistem rujukannya juga telah dilakukan dengan kategori penyakit yang tidak bisa lagi ditangani di Puskesmas akan dirujuk ke rumas sakit yang telah dituju. Jika ada perubahan kondisi menjadi lebih baik maka pasien tidak lagi dirujuk.
62
Saran
1. Kepada kepala Puskesmas Glugur Darat untuk memberikan kebijakan
mengenai pelaksanaan Posbindu PTM agar lebih terarah dengan menerapkan sistem lima meja dan tidak disatukan dengan pasien berobat puskesmas umum.
Oleh karena itu, diperlukan tenaga kesehatan yang cukup agar pelaksanaan efektif dan efisien.
2. Kepada penanggung jawab program Posbindu PTM, pelaksanaan pengawasan dilakukan melalui kunjungan maupun laporan tertulis sehingga tenaga
kesehatan pelaksana posbindu PTM dan masyarakat termotivasi untuk meningkatkan kinerjanya dalam pelaksanaan Posbindu PTM. Agar dapat secara konsisten menjalankan program Posbindu PTM dan lebih
mengoptimalkan peran masyarakat (seperti mahasisawa kesehatan masyarakat, ibu-ibu perwiritan, kantor dan tempat umum lainnya) dalam pelaksanaan Posbindu PTM.
3. Kepada masyarakat agar dapat lebih berpartisipasi lagi dalam pelaksanaan program Posbindu PTM dan mendorong suksesnya program Posbindu.
Penyakit Tidak Menular di Wilayah Kerja Puskesmas Polonia Kecamatan Medan Polonia Tahun 2016. Skripsi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara. Medan.
Azwar,Azrul. 2010. Pengantar Administrasi Kesehatan. Tangerang:Binarupa Aksara Publisher.
Bintang, Sri. 2016. Pelaksanaan Program Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) Pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Padang Bulan Tahun 2016. Skripsi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara. Medan.
Dwi, Emi. 2015. Gambaran Proses Kegiatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular Di Puskesmas Sempu Kabupaten
Banyuwangi. Skripsi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember.
Jawa Timur.
Kemenkes RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar Tahun 2013. Badan Penelitian danPengembangan Kesehatan. Jakarta.
Kemenkes RI. (2012). Petunjuk teknis pos pembinaan terpadupenyakit tidak menular. Dirjen pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan dandirektorat pengendalian penyakit tidak menular. Jakarta.
Kemenkes RI. 2012. Penyakit Tidak Menular. Buletin dan Jendela Data Kemenkes RI. Jakarta.
Kemenkes RI. 2013. Buku Pintar Penyelenggaraan Posbindu PTM.Jakarta:Kementrian Kesehatan RI.
Kemenkes RI. 2013. Pedoman Teknis Penyelenggaraan Pengendalian Penyakit Tidak Menular di Puskesmas. Jakarta:Kementrian KesehatanRI.
KemenkesRI. (2014). Petunjuk teknis pos pembinaan terpadupenyakit tidak menular. Dirjen pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan dandirektorat pengendalian penyakit tidak menular. Jakarta.
Khadijah, Siti. 2014. Analisis Program Posbindu PTM dan Pengetahuan Masyarakat Tentang Bahaya Diabetes Melitus di Puskesmas Glugur Kota Tahun 2014. Skripsi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara. Medan.
Mahsum, M. 2006. Pengukuran Kinerja Sektor Publik. Cetakan PertamaBPPE.
Yogyakarta.
Manullang. 2009. Dasar-Dasar Manajemen. Yogyakarta:Gajah Mada University Press.Maryam, siti. 2010. Buku Panduan Bagi Kader Posbindu Lansia.
Jakarta: Trans Info Media.
Pudiastuti, Dewi. 2011. Penyakit Pemicu stroke (Dilengkapi Posyandu Lansia dan PosbinduPTM). Jawa Tengah: Nuha Medika.
Rahajeng, Ekowati. 2012. Posbindu PTM. JakartaPermenkes no 39 thn 2016UU RI no 36 thn 2009.
Remais JV, Guang Z, dan Guangwei L, 2012, Convergence of
Non-communicable and Infectious Diseases in Low and Middle Income Countries, International Journal of Epidemiology. (42) :221–227.
Simbolon, Demsa, dkk. 2016. Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular (PTM). Yogyakarta: Deepublish.
Shilton T., Beatriz C., & Claire B., 2013, Towards a Global Framework for Capacity Building for Non-communicable Disease Advocacy in Low and Middle Income Countries, Global Health Promotion Journal, 20 (4).
LAMPIRAN 1
PEDOMAN WAWANCARA
ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM PO PEMBINAAN TERPADU PENYAKIT TIDAK MENULAR (POSBINDU PTM) DI PUSKESMAS
GLUGUR DARAT TAHUN 2018
I. Identitas Informan
Nama :
Jenis Kelamin :
Pendidikan Terakhir :
Pekerjaan :
Tanggal Wawancara : Daftar Pertanyaan
A. Pertanyaan untuk Kepala Puskesmas
1. Sesuai dengan jabatan yang Bapak/Ibu emban, apa saja yang Bapak/Ibu ketahui mengenai Posbindu?
a. Apa yang dimaksud dengan program Posbindu?
b. Apa saja penyakit yang ditangani di Posbindu?
Apakah ada peraturan yang mendasari Posbindu?
2. Sepengetahuan Bapak/Ibu bagaimana proses persiapan pelaksanaan Posbindu di Puskesmas?
3. Bagaimana dengan sumber pendanaan untuk pelaksanaan Posbindu?
4. Bagaimana dengan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk pelaksanaan Posbindu?
5. Sesuai dengan jabatan yang Bapak/Ibu emban, bagaimana pendapat Bapak/Ibu mengenai pelaksanaan Posbindu?
6. Apakah jumlah petugas sudah memenuhi syarat?
7. Bagaimana kinerja petugas selama ini?
8. Apa saja saran yang dapat Bapak/Ibu ajukan untuk perbaikan pelaksanaan Posbindu?
B. Pertanyaan untuk Dokter Penanggung Jawab Program
1. Sesuai dengan jabatan yang Bapak/Ibu emban, apa saja yang Bapak/Ibu ketahui mengenai Posbindu?
d. Apa yang dimaksud dengan program Posbindu?
e. Apa saja penyakit yang ditangani di Posbindu?
f. Apakah ada peraturan yang mendasari Posbindu?
2. Sepengetahuan Bapak/Ibu bagaimana proses persiapan pelaksanaan Posbindu di Puskesmas?
3. Bagaimana dengan sumber pendanaan untuk pelaksanaan Posbindu?
4. Bagaimana dengan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk pelaksanaan Posbindu?
5. Sesuai dengan jabatan yang Bapak/Ibu emban, bagaimana pendapat Bapak/Ibu mengenai pelaksanaan Posbindu?
6. Apakah jumlah petugas sudah memenuhi syarat?
7. Bagaimana kinerja petugas selama ini?
8. Apa saja saran yang dapat Bapak/Ibu ajukan untuk perbaikan pelaksanaan Posbindu?
C. Pertanyaan untuk petugas Posbindu
1. Sesuai dengan jabatan yang Bapak/Ibu emban, apa saja yang Bapak/Ibu ketahui mengenai Posbindu?
g. Apa yang dimaksud dengan program Posbindu?
h. Apa saja penyakit yang ditangani di Posbindu?
i. Apakah ada peraturan yang mendasari Posbindu?
2. Sepengetahuan Bapak/Ibu bagaimana proses persiapan pelaksanaan Posbindu di Puskesmas?
3. Bagaimana dengan sumber pendanaan untuk pelaksanaan Posbindu?
4. Bagaimana dengan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk pelaksanaan Posbindu?
5. Sesuai dengan jabatan yang Bapak/Ibu emban, bagaimana pendapat Bapak/Ibu mengenai pelaksanaan Posbindu?
6. Apakah jumlah petugas sudah memenuhi syarat?
7. Bagaimana kinerja petugas selama ini?
8. Apa saja saran yang dapat Bapak/Ibu ajukan untuk perbaikan pelaksanaan Posbindu?
D. Pertanyaan untuk peserta Posbindu
1. Apakah Bapak/Ibu tahu apa itu Posbindu PTM?
2. Apakah ada pemberitahuan kapan dilaksanakannya Posbindu PTM?
3. Ketika Bapak/Ibu datang ke Posbindu PTM
a. Apakah ada petugas yang menjelaskan tentang Posbindu PTM?
b. Apa saja jenis penyakit yang ditangani di Posbindu PTM?
c. Kegiatan apa saja yang dilakukan di Posbindu PTM?
4. Bagaimana pendapat Bapak/Ibu tentang kegiatan Posbindu PTM?
5. Bagaimana kelengkapan sarana prasarana yang tersedia?
6. Bagaimana pelayanan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan?
7. Bagaimana tindak lanjut untuk penyakit yang telah diderita oleh pasien?
E. Pertanyaan untuk pasien umum
1. Apa saja yang Bapak/Ibu ketahui tentang puskesmas?
2. Apakah Bapak/Ibu tahu apa itu Posbindu PTM?
3. Apakah ada petugas yang menjelaskan tentang Posbindu PTM?
4. Apakah ada pemberitahuan kapan dilaksanakannya Posbindu PTM?
5. Kegiatan apa saja yang dilakukan di Posbindu PTM?
6. Bagaimana pendapat Bapak/Ibu tentang kegiatan Posbindu PTM?
7. Bagaimana kelengkapan sarana prasarana yang tersedia?
8. Bagaimana pelayanan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan?
9. Bagaimana tindak lanjut untuk penyakit yang telah diderita oleh pasien?