• Tidak ada hasil yang ditemukan

Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan di KPBS Pangalengan mengenai pengembangan atraksi wisata berbasis agrowisata di KPBS Pangalengan maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. KPBS Pangalengan memiliki berbagai potensi wisata untuk dikembangkan terutama di sektor agrowisata. Potensi tersebut diantaranya, peternakan sapi perah yang memiliki berbagai kegiatan peternakan sapi perah dari mulai budidaya, reproduksi, dan proses pemerahan. Selain peternakan sapi perah, KPBS Pangalengan memiliki Milk Treatment untuk pengolahan susu. Di Milk Treatment banyak potensi yang dapat dikembangkan, dari mulai proses pengujian kualitas susu, penerimaan dan penimbangan susu, pengolahan susu menjadi produk seperti, pembuatan susu pasteurisasi, pembuatan yoghurt, pembuatan, pembuatan cream cheese, sour cream, Butter cream , pembuatan keju mozarella, pembuatan ice cream dan lain-lain. Selain itu Home Industri milik masyarakat sekitar yang telah menjadi mitra binaan KPBS Pangalengan memiliki potensi dalam bidang kuliner. Home Industri binaan KPBS Pangalengan memiliki potensi pengolahan susu menjadi produk makanan, produk yang dihasilkan sangat beragam seperti permen caramel, noga susu, dodol susu dan kerupuk susu.

2. Untuk menentukan atraksi wisata yang cocok di kembangkan di KPBS Pangalengan diperlukannya standar atraksi wisata. Dengan mengkomparasikan tempat wisata yang sudah ada seperti Kampung Areng Cibodas, De'Ranch dan Cibugary dapat disimpulkan persamaan dari atraksi

91

Thema Hanif Pratama, 2014

Potensi atraksi wisata berbasis agrowisata peternakan di KPBS Pangalengan kabupaten Bandung

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

wisata di tempat wisata tersebut adalah, memerah susu sapi, memandikan sapi dan memberimakan sapi. Sedangkan perbedaannya adalah masing-masing tempat wisata memiliki ciri khas dan keunikan masing-masing. Kampung areng cibodas lebih menonjolkan kegiatan wisata masyarakat pedesaan, De'ranch lebih menonjolkan kegiatan wisata berkuda dan permainan, sedangkan cibugary lebih menonjolkan wisata edukasi peternakan sapi perah. 3. Atraksi yang cocok dikembangkan di KPBS Pangalengan yaitu peternakan

sapi perah, produksi pengolahan susu di Milk Treatment milik KPBS pangalengan, dan produksi pengolahan susu di Home Industri mitra binaan KPBS Pangalengan.

B. Saran

Berdasarkan hasil kesimpulan dari hasil penelitian mengenai atraksi yang cocok dikembangkan di KPBS Pangalengan, peneliti mengajukan beberapa saran yang dapat dijadikan bahan pertimbangan, yaitu sebagai berikut :

1. KPBS Pangalengan memiliki sangat banyak potensi akan tetapi semua potensi yang ada akan percuma apabila tidak dikelola secara maksimal. Dalam pengembangannya dibutuhkan bagian khusus yang mengelola. Dengan mengaktifkan kembali unit pelayanan wisata milik KPBS Pangalengan diharapkan akan ada yang mengelola wisata di KPBS Pangalengan secara tepat.

2. Untuk pengembangan KPBS Pangalengan dibutuhkan pastisipasi dari berbagai element terutama masyarakat sekitar. Dengan adanya kegiatan pariwisata di Pangalengan, diharapkan mengangkat perekonomian masyarakatnya. KPBS Pangalengan dapat memberikan penyuluhan terhadap

92

Thema Hanif Pratama, 2014

Potensi atraksi wisata berbasis agrowisata peternakan di KPBS Pangalengan kabupaten Bandung

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

masyarakat terhadap agrowisata peternakan di KPBS Pangalengan. Berikut ini beberapa kegiatan yang dapat mengikut sertakan masyarakat :

a. Pemberian Pengetahuan mengenai Peternakan

b. Pemberian pengetahuan mengenai Agrowisata Peternakan

c. Mengikutsertakan peternakan milik masyarakat sebagai tempat wisata d. Penyediaan transportasi umum

e. Penyediaan home stay

f. Penyediaan guide untuk tour di Pangalengan

3. Pengembangan KPBS Pangalengan harus disesuaikan dengan konsep pengembangan kawasan wisata yang berfokus pada 5 aspek yaitu :

a. Atraksi

Atraksi wisata di KPBS Pangalengan harus dikemas secara menarik agar wisatawan dapat lebih menikmati atraksi wisata yang ada di KPBS Pangalengan.

b. Akomodasi

Pengecekan hotel, penginapan dan villa yang sudah ada dan mengadakan kerja sama dengan penyedia jasa akomodasi lainnya. Pengecekan rumah warga yang dapat dijadikan home stay untuk wisatawan yang ingin lebih merasakan kehidupan sebagai peternak. c. Aksebilitas

Perlunya perbaikan jalan di beberapa titik di sekitaran Pangalengan untuk memudahkan wisatawan mengakses KPBS Pangalengan maupun tempat wisata lainnya yang ada di Pangalengan.

93

Thema Hanif Pratama, 2014

Potensi atraksi wisata berbasis agrowisata peternakan di KPBS Pangalengan kabupaten Bandung

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

Memberikan aktivitas yang menarik untuk wisatawan ditempat-tempat atraksi wisata milik KPBS Pangalengan. Dengan memberikan aktivitas yang menarik akan menjadi kelebihan dan keunikan dari KPBS Pangalengan.

e. Amenitas

KPBS Pangalengan perlu melengkapi dan memperbaiki fasilitas yang ada. Seperti membuat kamar mandi khusus wisatawan dan membuat cafetaria dikawasan KPBS Pangalengan. Dengan dibuatnya cafetaria dikawasan KPBS Pangalengan dapat memberikan kemudahan wisatawan untuk membeli makanan maupun minuman ketika berwisata

4. Melakukan pemasaran wisata dan promosi wisata untuk memperkenalkan agrowisata di KPBS Pangalengan kepada masyarakat luas. Pemasaran dan promosi untuk keberlangsungan tempat wisata sangat penting. Semakin banyak wisatawan yang berkunjung semakian dikenal tempat wisata tersebut. 5. Menentukan tarif wisata di KPBS Pangalengan. Harga yang titawarkan harus

sebanding dengan segala yang tersedia di KPBS Pangalengan. Jangan sampai harga terlalu mahal, apabila tarif yang ditawarkan terlalu mahal dengan apa yang diberikan kepada wisatawan akan berdampak pada kunjungan wisatawannya. Apabila tarif terlalu murah sudah pasti KPBS Pangalengan akan mendapat kerugian.

Thema Hanif Pratama, 2014

Potensi atraksi wisata berbasis agrowisata peternakan di KPBS Pangalengan kabupaten Bandung

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu DAFTAR PUSTAKA

Achmad Firman, (2010) Agribisnis Sapi perah. Bandung : Penerbit Widya Padjadjaran

Anonim. Undang-Undang Kepariwisataan 2009: UU RI No. 10 Tahun 2009. Jakarta. Sinar Grafika. 2010

Ariyanto. (2003). Ekonomi Pariwisata Jakarta: Pada http://geocities.com/ariyanto eks 79/home.html

Darmadjati R S. (1995). Istilah-Istilah Dunia Pariwisata. Jakarta: Penerbit PT Pradnya Paramita

Deptan, (2005). Agrowisata Meningkatkan Pendapatan Petani. Pada http://database.deptan.go.id

De'Ranch. De'Ranch Lembang. Tersedia : http://deranchlembang.com/id/ Goeldner, Charles R & Ritchie, J. R Brent. (2003)Tourism: Principles,

Practices, & Philosophies, 9th edition. New Jersey. John Wiley & Sons

Inc.

Kampung Areng Cibodas, Potato Ultimate Jurney, Tersedia: http://wisatakampungareng.blogspot.com/p/tentang-kami.html

Kampung Areng Cibodas , Spinach Managemen. Tersedia: http://cibodashighland.blogspot.com/

KPBS Pangalenga,, Koperasi Peternak Bandung Selatan Tersedia : http://www.kpbs.co.id/index.php?option=com_content&view=frontpa ge&Itemid=1

95

Thema Hanif Pratama, 2014

Potensi atraksi wisata berbasis agrowisata peternakan di KPBS Pangalengan kabupaten Bandung

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

Lobo, R. E. Golfman, G. E., Jolly, D. A,. Wallace, B. D., Scharader, W. L., & Parker, S.A. (1999). Agricultural tourism: agritourism benefits

agriculture in San Diego County. Retrieved June 4, 2008 from

University of California-Davis Small Farm Center Web Site: http://www.sfc.ucdavis.edu/agritourism/agritourSD.html

Marpaung, Happy. (2000) Pengetahuan Kepariwisatan. Bandung Penerbit Alfabeta

Mason, Peter. (2010). Tourism: Impacts, Planning, & Management, 2nd

edition. UK. Butter worth-Heinemann.

Novianti, Gadis.Peranan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen

di Pulau Umang Resort & Spa. [Online]. Skripsi Sarjana Prodi

Manajemen Resort & Leisure UPI Bandung. Tersedia : http://repository.upi.edu/operator/upload/s_b5251_0606986_table_of_ content.pdf. [20 Juli 2012].

Nurulitha Andini. (2013). Pengorganisasian Komunitas Dalam Pengembangan Agrowisata Wisata Studi Kasus : Desa Wisata Kembangarum Kabupaten Sleman (Jurnal) Australia Indonesia

Partnership For Decentralization.

Pitana, I Gde (2002) Pengembangan Ekowisata di Bali. Makalah Disampaikan pada Seminar Ekowisata di Auditorium Universitas Udayana Pada Tanggal 29 Juni 2002

Pitana, I Gde dan PG Gayatri (2005) Sosiologi Pariwisata. Yogyakarta : Penerbit Andi

96

Thema Hanif Pratama, 2014

Potensi atraksi wisata berbasis agrowisata peternakan di KPBS Pangalengan kabupaten Bandung

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

Purwodarminto, (1999). Kamus Umum Bahasa Indonesia, Jakarta: Penerbit Balai Pusataka

Ross, Glenn F.( 1998). Psikologi Pariwisata. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Sapta Pranoto, Yudi (2013) Analisis Pengembangan Desa Agrowisata

Berbasis Potensi Lokal (Skripsi) Universitas Bangka Belitung

Saridarmini, Ni Luh Ayu Rai (2011) Dampak Agrowisata Berbasis Modal

Dan Berbasis Masyarakat. Denpasar: Tesis Universitas Udayana

Sastrayuda, Gumelar (2010). Konsep Pengembangan Kawasan Agrowisata. Tersedia : http://id.scribd.com/doc/226410383/Pengembangan-Kawasan-Agro-Wisata

Syamsu dkk. (2001) Penerapan Etika Perencanaan Pada Kawasan WIsata,

Studi Kasus di Kawasan Agrowisata Salak Pondoh, Kabupaten Sleman, Daerah Istemewa Yogyakarta. Jakarta : LP3M STP Tri Sakti,

Jurnal Ilmiah Vol 5. No 3 Maret 2001

Sutjipta, I Nyoman. (2001). Agrowisata (Diktat) Magister Manajemen Agribisnis Universitas Udayana Bali.

Sugiyono. (2004) Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Penerbit Alfabeta Sugiyono. (2010) Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif R&D. Bandung:

Penerbit Alfabeta.

Sugiyono. (2013) Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Penerbit Alfabeta Utama, I Gusti bagus Rai. (2011). Agrowisata Sebagai Pariwisata Alternatif

97

Thema Hanif Pratama, 2014

Potensi atraksi wisata berbasis agrowisata peternakan di KPBS Pangalengan kabupaten Bandung

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

Wisata Cibugary DKI Jakarta. Tersedia : http://www.wisatacibugary.com/ Wahab, Salah. (1996) Managemen Kepariwisataan. Jakarta: Penerbit Pradnya

Paramita

Wardiyanto, dan Baiquni, M. (2011) Perencanaan & Pengembangan

Pariwisata. Bandung: Penerbit C.V Lubuk Agung.

Yoeti, Oka Edisi Revisi (1996) Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung : Penerbit Angkasa

Yoeti, Oka A. (2000) Ekowisata, Pariwisata Berwawasan Lingkungan Hidup. Jakarta: Penerbit Pradnya Paramita

Yoeti, Oka A. (2002) Perencanaan Strategi Pemasaran Daerah Tujuan

Wisata. Jakarta: Penerbit Pradnya Paramita

Yoeti, Oka A. (2008) Ekonomi Pariwisata: Introduksi Informasi Dan

Implementasi. Jakarta: Kompas

Yoeti, Oka. A (2008). Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Jakarta : Penerbit PT Pradnya Paramita

Dokumen terkait