• Tidak ada hasil yang ditemukan

80% belum punya usaha

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menggunakan analisis deskriptif dan verivikatif dengan menggunakan path analysis antara pendidikan dan pelatihan kewirausahaan terhadap motif berwirausaha (studi kasus pada peserta bimbingan belajar softskill Life School di Bandung) maka berdasarkan penelitian tersebut dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

1. Gambaran mengenai pendidikan dan pelatihan kewirausahaan yang dilaksanakan oleh Lembaga Life School termasuk pada kategori baik. Proses pembelajaran merupakan sub variabel yang paling tinggi dalam pelaksanaan pendidikan dan pelatihan kewirausahaan. Hasil tersebut diperoleh dari perhitungan indikator tentang tujuan, materi, metode, sarana dan prasarana, serta evaluasi. Sedangkan lingkungan belajar merupakan subvariabel terendah dalam pendidikan dan pelatihan kewirausahaan di Life School.

2. Gambaran dari motif berwirausaha yang diukur berdasarkan kebutuhan kekuasaan, kebutuhan prestasi dan kebutuhan afiliasi termasuk pada kategori tinggi. Motif berwirausaha peserta Life School yang memiliki penilaian paling tinggi adalah kebutuhan afiliasi. sedangkan kebutuhan prestasi merupakan motif terendah yang dimiliki peserta Life School.

3. Pendidikan dan pelatihan kewirausahaan memiliki pengaruh yang positif terhadap motif berwirausaha tingkat korelasi yang tinggi atau kuat dan koefisen determinasi yaitu sebesar 74,2% Hal ini menunjukan bahwa semakin tinggi pendidikan dan pelatihan kewirausahaan di Life School maka akan semakin tinggi pula motif berwirausaha yang dimiliki oleh peserta Life School.

5.2 Rekomendasi

Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis merekomendasikan beberapa hal mengenai antara pendidikan dan pelatihan kewirausahaan terhadap motif berwirausaha di Life School, yaitu :

1. Lingkungan belajar merupakan sub variabel yang terendah dalam pendidikan dan pelatihan kewirausahaan khususnya yang perlu ditingkatkan tentang kedisiplinan di tempat diklat. Perbaikan yang dilakukan yaitu memberikan hukuman (punishment) terhadap peserta maupun instruktur yang kurang disiplin dalam pendidikan dan pelatihan. Hukuman untuk peserta yaitu mempraktekan teori yang akan dipelajari misalnya langsung praktek selling on the stage pada pengunjung café S28. Sedangkan untuk instruktur yang terlambat lebih dari satu jam maka mendapat hukuman potongan gaji sebesar lima puluh ribu rupiah. Bagi peserta yang paling disiplin akan mendapatkan voucher belanja di café S28 dan voucher coaching personal dengan para instruktur selama 2 bulan. Bagi instruktur yang paling disiplin akan mendapatkan kenaian gaji sebesar lima puluh ribu atau 5% dari total gaji bulanan.

2. Motif kebutuhan prestasi merupakan motif terendah. khususnya perbaikan yang harus dilakukan kepada peserta yaitu memberikan dorongan untuk menjadi yang terbaik dari orang lain. Dengan diadakannya suatu perlombaan business plan, business action untuk mendapatkan modal usaha lima juta rupiah ataupun diarahkan untuk mengikuti pengharagaan yang diadakan oleh Bank mandiri seperti perlombaan wirausaha mandiri dan sebagainya.

3. Memperkuat keunggulan pendidikan dan pelatihan kewirausahaan serta meningkatkan kekurangan pendidikan dan pelatihan kewirausahaan yang otomatis akan mempengaruhi motif berwirausaha yang dimiliki oleh peserta diklat. Penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi dasar untuk dilakukannya penelitian lain mengenai antara pendidikan dan pelatihan kewirausahaan tetapi dengan indikator serta objek yang berbeda.

4. Sebagai bahan rekomendasi bagi para peneliti selanjutnya pada lembaga bimbingan belajar softskill Life School, para peneliti dapat mengangkat beberapa kekurangan permasalahan mengenai inovasi pendidikan dan pelatihan (diklat), sikap kewirausahaan ataupun keberhasilan usaha peserta diklat Life School.

Alvarez, Laura Marques dan Albuquerque, Cristina. 2012. Entrepreneur Education and The Development of Young People Life Competencies and Skills. Portugal: ACRN Journal of Entrepreneurship Perspectives

Arep, Ishak & Hendri Tanjung. 2004. Manajemen Motivasi. Jakarta: Grasindo

B,Siswanto. 2008. Manajemen Tenaga Kerja Indonesia(Pendidikan Administrasi dan Operatif). Jakarta: PT.Bumi Aksara

Brooks,Ian. 2003. Organizational Behavior: Individual, Groups, and Organization. London: Prentice Hall

Buchari, Alma. 2011. Kewirausahaan. Bandung: Alfabeta

Chell, Elizabeth.2013. Review of skill and the entrepreneurial process.UK: Emerald Edison, Emron.2009. Pengembangan Sumber Daya Manusia. Bandung:Alfabeta

Firdaus, Muhammad. 2012. Ekonometrika Suatu Pendekatan Aplikatif. Jakarta: Bumi Aksara Frinces, Z Helfin. 2011. Be Entrepreneur. Yogyakarta: Graha Ilmu

Gary, Dessler. 2009.Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Index

Ghozali, Imam. 2012. Aplikasi Analisis Multivate dengan program IBM SPSS 20. Semarang: Undip

Gundry, K Lisa, Jill R.Kickul.2007.Entrepreneurship Strategy. California: Sage

Hasibuan,Malayu SP. 2003. Organisasi dan Motivasi Dasar Peningkatan Produktivitas. Jakarta: Bumi Aksara

Hisrich, Robert D, Michael P Peters, Dean A Spepherd. 2008. Entrepereneuship. Jakarta: Salemba

Indrawijaya, Adam,I. 2008. Perilaku Organisasi. Bandung: Sinar Baru

Ivamcevich,John,M,dkk.2008.Perilaku dan Manajemen Organisasi. Jakarta: Index

James, Gichana Ongwae. 2013.An Evaluation of Entrepreneurship Education Program in Kenya. Nairobi: Jomo Kenyatta University of Agriculture and Technology

Kapp,Joanne.2009.A psychological model of entrepreneurial behavior.Journal of Academy of Business and Economic

Alfabeta

Kristanto,Heru. 2009. Kewirausahaan (Entrepreneurship)Pendekatan Manajemen dan Praktis. Yogyakarta: Graha Ilmu

Kuratko, Hodgets.2008.Entrepreneur Theory, practice,prosess-sevent edition. California: Sage Mokaya, Samuel Obino, Marry Namusonge, Damary Sikalieh.2012. The Concept of

Entrepreneurship; in pursuit of a Universally Acceptable Definition. Kenya: International Journal of Arts and Commerce

Morales, Carlos, Percy S. Marquina.2013. Entrepreneurial Skills, Significant Differences between Serbian and German Entrepreneurs.JCC: The Business and Economics Research Journal Spain

Moore, Lori L, Dustin, Craig. 2010. Using Achievement Motivation Theory to Explain Student Participation in a Residential Leadership Learning Community. Texas: Journal of Leadership Education

Mulyadi, Hari.2011.Pengaruh Pendidikan dan Latihan, Magang, Terhadap Sikap dan Motivasi Kewirausahaan Serta Implikasinya Pada Perilaku Kewirausahaan Mahasiswa, Disertasi (Tidak diterbitkan) PIPS UPI

Nirwana SK Sitepu.1994. Analisis Jalur (Path Analysis). Jurusan Statistika FPMIPA Bandung : Universitas Padjadjaran.

Nkansah, Kwabena S.2011.Entrepreneurship theories and Empirical research: A Summary review of the Literature.Ghana: Wisconsin International University

Nuryanti, B Lena. 2011. Manajemen Pelatihan Panduan Teori dan Praktik. Bandung: Alfabeta Ogundele, Akingbade,Akinlabi. 2012. Entrepreneur training and education strategic tools for

poverty alleviation in Nigeria. Nigeria: American International Journal of Contemporary Research

Oshiro,Taaki.2012. Motivation makes differences in entrepreneurs A study of poultry farmers in Busia County, Kenya.The Netherlands :Institute of Social Study

Peter Drucker. 1985. Inovasi dan Kewirausahaan. Jakarta: Erlangga

Riduwan dan Engkos Achmad Kuncoro. 2012. Cara menggunakan dan Memaknai Analisis Jalur (Path Analisis). Bandung: Alfabeta.

Riduwan. 2012. Belajar Mudah Penelitian untuk Guru-Karyawan dan Peneliti Pemula. Bandung: Alfabeta.

Kepribadian. Jakarta: Grasindo.

Riyanto, Astim dan Arifah Riyanto. 2000. Dasar-Dasar Kewiraswastaan. Bandung: Yapemdo Rohs, Fredick, Kimberly Anderson, Maynard. 2002.Achievement, Affiliation and Power Needs of

Georgia. Georgia: University of Georgia

Sardiman,A M. 2011. Interaksi dan Motivasi Belaja-Mengajar. . Jakarta: PT Raja Gravindo Persada

Sarjono, Haryadi, Winda Julianita. 2011. SPSS vs LISREL: Sebuah Pengantar Aplikasi Untuk Riset. Jakarta: Salemba Empat

Sarwono, Jonathan. 2008. Panduan Cepat dan Mudah SPSS. Yogyakarta: Andi Yogyakarta Serian, Wijanto. 2009. Pengantar Entrepreneurship. Jakarta: Grasindo

Solymossy, Emeric. 1998. Entrepreneurial Dimentions:The Relationship of Individual,Venture,and Environmental Factors To Success, Disertation (Tidak diterbitkan) Department of Marketing and Policy Weatherhead School of Management Case Western Reserve University

Sudjana. (2005). Metode Statistik, Tarsito: Bandung.

Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.

_______ . 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharsimi, Arikunto. 2009. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktis. Yogyakarta: Bina Aksara

Suharyadi, dkk. 2008. Kewirausahaan:Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda. Jakarta: Salemba Empat

Suherman, Eman. 2008. Business Entrepreneur. Bandung: Alfabeta

______________. 2008. Desain Pembelajaran Kewirasahaan. Bandung: Alfabeta

Suryana. 2009. Kewirausahaan Pedoman Praktis: Kiat dan Proses Menuju Sukses. Jakarta: Salemba Empat

Tanveer, Zafar, Shafique, Jhangir, dan Rizvi, Muhamad Asif, Sarah Zafar, Raheel Shafique, Malik Jhangir, Shabeer Rizvi.2013. Motivational Factors and Students Entrepreneurial Intention in Pakistan. The Islamia University of Bahawalpur

The Quality Assurance Agency for Higher Education.2012. Enterprise and entrepreneurship education: Guidance for UK higher education providers. UK: QAA

Management). Bandung: Harvindo

Wahidin, Asep.2010.Proposal Life School, (Tidak diterbitkan)

Winardi. 2002. Motivasi dan Pemotivasian dalam Manajemen. Jakarta: PT Raja Gravindo Persada

Winardi. 2008. Entrepreneur dan Entrepreneurship. Jakarta: Prenada Media Grup

Yamin, Sofyan, Lien A, Heri Kurniawan. 2011. Regredi dan Korelasi Dalam Genggaman Anda, Aplikasi dengan software SPSS, EViews, MINITAB, dan STATGRAPHICS. Jakarta: Salemba

Yusuf, Hanna Onyi.2013.Infusing Entrepreneurial Skills into the Reading Curriculum for Basic Education in Nigeria. International Journal of Humanities and Social Science

Z,A, Lopepihie.2011.Are teachers qualified to teach entrepreneurhip?Analysis of entrepreneurial attitude and self efficacy.Journal of Applied Sciences

Sumber lain: www.beritasatu.com www.bisniskeuangan.kompas.com www.bps.go.id www.id.berita.yahoo.com www.kopertis5.org www.pwk.blogspot.com www.theglobal-review.com www.merdeka.com www.vivanews.com www.cahayasumber.com

Dokumen terkait