• Tidak ada hasil yang ditemukan

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI 5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menggunakan analisis deskriptif dan verifikatif menggunakan analisis regresi berganda antara digital marketing tools dengan sport consumer decision partisipan mancanegara ke Waterbom Bali, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

1. Digital marketing tools mendapat penilaian yang baik. Digital marketing toolsterdiri dari sub variabel social media, SEO, PPC, dan content & video marketing. Sub variabel yang mendapat penilaian tertinggi yaitu sub variabel pay per klik (PPC). Hal tersebut membuktikan bahwa memanfaatkan teknologi informasi secara digital khususnya dalam era teknologi yang maju seperti saat ini dapat mendorong partisipan dalam membuat keputusan untuk berkunjung ke suatu objek wisata olahraga serta dapat membantu dalam pengembangan produk atau jasa serta memudahkan dalam perencanaan strategi pemasaran pariwisata bagi pengelola Hal tersebut terjadi karena tingkat kemudahan dan efesisensi waktu yang responden rasakan terhadap sistem pembayaran online, responden yang belum pernah atau jarang melakukan reservasi secara online umumnya masih memiliki rasa takut atau ragu-ragu dikarenakan banyaknya penipuan dan kejahatan yang dilakukan secara online sehingga cenderung akan membeli secara langsung. Namun dengan semakin berkembangan teknologi digital dan edukasi tentang teknologi digital, pemesanan dan pembayaran secara online semakin diminati karena tingkat efisiensi waktu dan biaya reservasi online yang jauh lebih mudah, menjadi faktor yang sangat mendukung sebagai bagian dari self expression, membentuk citra diri dan sebagai gaya hidup untuk masyarakat modern saat ini. selain lebih aman, partisipan yang membayar online tidak perlu mengantri panjang ketika memasuki Waterbom Bali.

Sedangkan sub variabel yang mendapat penilaian terendah adalah sub variabel content and video marketing. Pemilihan aplikasi viemo dan mediafire sebagai pilihan aplikasi akses video yang digunakan Waterbom

Bali dirasa kurang tepat, karena umumnya responden lebih falimiliar dengan aplikasi youtube sebagai media akses video mereka.

2. Sport Consumer Decision partisipan mancanegara di Waterbom Bali mendapatkan penilaian yang baik. Indikator yang memiliki penilaian tertinggi yaitu physical surroundings. Hal tersebut terjadi karena physical surroundings adalah faktor paling utama bagi partisipan dalam memilih objek wisata olahraga. Fasilitas juga termasuk kedalam physical surroundings dimana hal ini menjadi penunjang bagi partisipan dalam mengkonsumsi produk atau jasa olahraga (Blakey, 2009). Hal tersebut terjadi karena physical surroundings adalah faktor paling utama bagi partisipan dalam memilih ativitas wisata olahraga. Physical surroundings meliputi fasilitas yang ditawarkan sehingga memberikan dampak yang nyata terhadap konsumsi olahraga. Sedangkan sub variabel yang memperoleh penilaian paling rendah adalah social surroundings. Tidak semua partisipan mengutamakan alasan interaksi sosial terutama kepada yang belum dikenalnya, dalam hal ini mereka sebagian besar memilih melakukan wisata olahraga. Terutama masyarakat modern saat ini sudah memiliki tingkat kesadaran kesehatan yang cukup tinggi sehingga mempengaruhi dalam pemilihan objek wisata olahraga.

3. Hasil penelitian menunjukan bahwa digital marketing tools yang terdiri dari social media, search engine optimisation (SEO), pay per klik management (PPC) dan content & video marketing berpengaruh terhadap sport consumer decision. Secara parsial menunjukkan bahwa penulis menemukan bahwa search engine optimisation (SEO), pay per klik management (PPC) dan content & video marketing memiliki pengaruh signifikan terhadap sport consumer decision. SEO yang berpengaruh paling besar terhadap sport consumer decision dan pengaruh paling kecil yaitu pada PPC. Penulis juga menemukan bahwa social media tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sport consumer decision.

5.2 Rekomendasi

Berdasarkan temuan yang diperoleh dalam penelitian ini, penulis merekomendasikan hal-hal sebagai berikut guna pengembangan dan pemasaran pariwisata olahraga di Waterbom Bali yang dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak pengelola Waterbom Bali:

1. Secara umum, partisipan mancanegara yang berkunjung ke Waterbom Bali merasa senang melakukan kunjungan. Namun, pelaksanaaan content and video marketing dianggap masih kurang optimal dikarenakan enempatan lokasi dan target sasaran yang kurang tepat dari strategi serta kurang maksimalnya konten pemasaran yang diterima oleh responden, selain itu pemilihan aplikasi viemo dan mediafire sebagai pilihan aplikasi akses video yang digunakan Waterbom Bali dirasa kurang tepat, karena umumnya responden lebih falimiliar dengan aplikasi youtube sebagai media akses video mereka.Oleh karenanya, pengelola harus terus berupaya untuk mekaksimalkan strategi pemasaran yang sudah ditetapkan serta mempertahankan standar pelayanan yang baik, kebersihan dan kenyamanan bagi pengunjung juga harus terus memperbaiki dan memperbaharui sarana-prasana yang menunjang guna memberikan kenyamanan terhadap partisipan saat melakukan kunjungan.

2. Berdasarkan hasil penelitian, partisipan mancanegara yang sedang dan sudah pernah melakukan kunjungan ke Waterbom Bali sebagian besar menunjukan respon yang positif yaitu memiliki keinginan untuk berkunjung kembali dan bersedia untuk merekomendasikan Waterbom Bali kepada orang lain. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan digital marketing toolssecara keseluruhan cukup mempengaruhi sport consumer decision atau keputusan berkunjung yang positif. namun penilaian terhadapsocial surroundings. dianggap masih belum maksimal. Oleh karena itu, ada baiknya pihak pengelola membuat suatu kegiatan yang melibatkan pengunjung secara keseluruhan agar tercipta interaksi yang baik anta pengunjung Waterbom Bali, serta terus berupaya menjaga dan mengelola segala fasilitas yang

ditawarkanWaterbom Bali yang menunjang kenyamanan partisipan, kemudahan aksesibilitas dan akses informasi.

3. Berdasarkan hasil penelitian, PPC memiliki pengaruh paling kecil terhadap sport consumer decision dan penulis juga menemukan bahwa social media tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sport consumer decision. Untuk PPC ada baiknya pihak Waterbom Bali memberikan edukasi kepada partisipan khususnya bagi responden yang belum pernah atau jarang melakukan reservasi secara online bahwa dengan semakin berkembangan teknologi digital dan edukasi tentang teknologi digital, pemesanan dan pembayaran secara online memiliki efisiensi waktu dan biaya reservasi online yang jauh lebih mudah, selain lebih aman, partisipan yang membayar online tidak perlu mengantri panjang ketika memasuki Waterbom Bali. Sedangkan untuk penggarapan social media, diharapkan adanya suatu keseriusan dari pihak Waterbom Bali untuk membuat strategi pemasaran melalui social media, dikarenakan para pengguna media sosial umumnya menginginkan respon dan feedback yang cepat ketika berkomunikasi lewat media sosial, bila direspon secara serius diharapkan dengan memanfaatkan era perkembangan media sosial yang kian beragam saat ini sebagai peluang tercapainya target perusahaan.

4. Waterbom Bali akan mampu memaksimalkan jumlah kunjungannya serta mampu bertahan ditengah kehadiran pesaing-pesaing yang kian beragam denganterus berusaha untuk menonjolkan keunggulan yang dimiliki diantaranya, fasilitas dan keragaman waterslidedengan tingkat keamanan kelas internasional yang dimiliki oleh Waterbom Bali, yang tidak dimiliki oleh atraksi wisata serupa. Melakukan proses maintenance dan recovery pada fasilitas-fasilitas diareal taman, serta memperbarui jenis-jenis slide yang ditawarkan pada partisipan. Menciptakan lingkungan area Waterbom Bali yang bersih dan bebas dari sampah, menciptakan kesadaran yang ditanamkan pada seluruh karyawan baik dari manajemen tingkat atas sampai bawah untuk dapat menjaga kebersihan bersama di area Waterbom Bali. Selain itu menyediakan fasilitas penunjang kebersihan seperti tempat sampah berada di

seluruh area taman, dan papan himbauan untuk ikut serta menjaga kebersihan dan kenyamanan taman bagi partisipan, termasuk kebersihan di fasilitas pendukung lainnya seperti kamar mandi, ruang ganti, dan loker area. demi terciptanya kenyamanan dan rasa aman yang dirasakan oleh partisipan saat berada di Waterbom Bali.

5. Sebagai bahan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya, diharapkan peneliti dapat meneliti faktor–faktor lain yang dapat meningkatkan sport consumer decision di Waterbom Bali seperti sport advertising, sport sponsorship, dan sport event marketing untuk mengetahui seberapa besar pengaruh upaya pemasaran yang dilakukan pengelola untuk menarik minat partisipan berkunjung ke Waterbom Bali sehingga dapat meningkatkan jumlah kunjungan setiap tahunnya. Selain itu juga peneliti dapat mengangkat isu lingkungan karena Waterbom Bali merupakan salah satu objek wisata olahraga yang sangat memperhatikan lingkungan untuk dapat mewujudkan wisata yang berkelanjutan. Seperti yang sedang popular saat ini yakni pengembangan suistainable tourism sehingga anak cucu kita dapat merasakan kemenarikan Waterbom Bali dimasa yang akan datang.

Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta

Beech dan Chadwick. 2007. The Marketing of Sport. England: © Pearson Education Limited Cravens dan Fiercy. 2009. Strategic Marketing. Mc Graw Hill

Delpy dan Bosetti. 1998. Sport Management and Marketing via World Wide Web. Sport Marketing Quarterly.

Gibson, H., Attle, S. dan Yiannakis, A. (1997). Segmenting the sport tourist market: a lifesfan perspective. Paper presented at Teaming for Success: A Forum on Sport

Tourism. Arlington, VA.

Hermawan, Asep. 2009. Penelitian Bisnis: Paradigma Kuantitatif. Jakarta: Penerbit Grasindo. Hudson, Simon. 2008. Tourism and Hospitality Marketing: A Global Perspective. London :

SAGE Publications Ltd.

Kennedy dan Hills. 2009. Sport, Media and Society UK: Berg Publisher

Kotler, Philip., Armstrong Gery. 2012. Principles of Marketing 14th edition. Pearson Education Inc.

__________., Bowen,John, and Makens, James C. 2010. Marketing For Hospitality and Tourism. Pearson Education Inc.

__________., Kevin Lance Keller. 2012. Marketing Management 14th edition. Jakarta:PT. Indeks Kelompok Gramedia.

Laudon, Kenneth C dan Carol Guerico Traver. (2008). E-Commerce : Business, Technology and Society. 4th Edition. Pearson Education,Inc. Upper Saddle River, New Jersey.

Pitana, I Gede, dan Gayatri, Ir Putu. 2007. Sosiologi Pariwisata.Yogyakarta: Andi Offset. Silalahi, Ulber. 2009. Metode Penelitian Sosial. Bandung; PT. Refika Aditama.

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Bisnis. Bandung : Alfabeta.

Schwarz dan Hunter. 2008.Advanced Theory and Practice in Sport Marketing. UK: Elsevier Inc.

Smith, Aaron C.T. 2008. Introduction to Sport Tourism. UK: Elsevier Ltd.

Spillane J.J. 1987. Pariwisata Indonesia Sejarah dan Prospeknya. Yogyakarta: Kanisius. Umar, Husein. 2013. Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta: Rajawali

Persada.

Undang-undang Republik Indonesia.2009. Undang-Undang No 10 Tentang Kepariwisataan. Bandung : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat.

JURNAL

Delpy. 1998. An overview of sport tourism: Building towards a dimensional framework. DR. Malra, Renu. 2013. Online tourism marketing.

Hendra. 2012. Manajemen strategi dan e-commerce

Narwal dan Kant. 2014. Role Of E-Commerce In Consumer Decision Making

Robinson, T. dan Gammon, S. 2004. Journal of Sport Tourism: A question of primary and secondary motives: revisiting and applying the sport tourism framework.

unwto-tourism-highlights-2014-edition

Website World Economic Forum [online]. Tersedia: http: //www.weforum.org/events/world-economic-forum-annual-meeting-2014

Website Pikiran Rakyat http:// www.pikiran-rakyat.com [Senin, 29/09/2014/ 15:33 wib] Website Badan Pusat Statistik Provinsi Bali [online]. Tersedia: http://bali.bps.go.id

/index.php?reg=pdf_read&file=brs/par/brs_par_10_2014.pdf

Website Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi Bali [online]. Tersedia: http://pariwisata. denpasarkota.go.id [22/04/2014]

Website Bali Bisnis [online]. Tersedia: http://bali.bisnis.com [10 Oktober 2014, 13:53 wib] Website Waterbom Bali [online]. Tersedia: http://waterbom-bali.com

Dokumen terkait