SIKLUS II Rencana tindakan
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam periode dua siklus tersebut, menunjukkan hipotesis yang dirumuskan telah terbukti kebenarannya, yaitu media kartu bilangan dapat meningkatkan kemampuan operasi penjumlahan 1-20 pada siswa tunagrahita ringan kelas 2 SDLB AT-TAQWA di Cisurupan Garut. Hal ini terbukti pada kondisi awal sebelum dilaksanakan tindakan menunjukkan nilai pada mata pelajaran matematika masih rendah. AW mendapatkan nilai 40, EM mendapatkan nilai 50, AN mendapatkan nilai 55 dan TM mendapatkan nilai 60. Pada pelaksanaan Siklus I, AW mendapatkan nilai 65, EM mendapatkan nilai 60, AN mendapatkan nilai70 dan TM mendapatkan nilai 80.
Sedangkan pada pelaksanaan siklus II nilai yang diperoleh AW adalah 80, EM dan AN mendapatkan nilai 85 serta TM mendapatkan nilai 95. Siswa tersebut mengalami peningkatan di setiap siklus sehingga memperoleh nilai yang cukup baik. Dengan demikian penerapan pembelajaran dengan menggunakan media kartu bilangan dapat dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami operasi penjumlahan 1-20.
Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah analisis data hasil belajar. Hasilbelajar dianalisis dengan analisis deskriptif komparatif yaitu membandingkan hasil kemampuan awal dengan nilai kemampuan setelah mengetahui test pada siklus 1 maupun siklus II. Analisis data hasil observasi dan tes.
65
Nunung Susilawati, 2013
Penggunaan Media Kartu Bilangan Untuk Meningkatkan Kemampuan Operasi Penjumlahan pada Anak Tunagrahita Ringan kelas 2 SDLB AT-TAQWA di Cisurupan Kabupaten Garut
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu B. Rekomendasi
Penggunaan media merupakan hal yang penting dalam proses pembelajaran terutama pembelajaran bagi anak tunagrahita. Hal-hal yang sulit disampaikan pada anak terjembatani oleh adanya media, dalam penelitian ini media kartu bilangan merupakan alternatip yang dapat meningkatkan kemampuan operasi penjumlahan pada anak tunagrahita ringan. adanya media ini pembelajaran pun jadi menyenangkan, berdasarkan penelitian di lapangan maka penulis memberikan rekomendasi sebagai berikut :
1. Pengembangan ilmu dan kurikulum sekolah
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada operasi penjumlahan dengan menggunakan media kartu bilangan. Seiring berjalannya waktu maka ilmu pengetahuan pun berkembang dengan itu diharapkan bukan hanya media kartu bilangan yang dapat digunakan dalam pembelajaran operasi penjumlahan tetapi masih banyak media lain yang dapat digunakan.
Kurikulum harus bersifat fleksibel, terutama dalam hal pelaksanaannya, dalam pemgembangan kurikulum mengusahakan agar apa yang dihasilkan memiliki sifat luwes dan fleksibel dalam pelaksanaannya memungkinkan terjadinya penyesuaian-penyesuaian berdasarkan situasi dan kondisi tempat dan waktu yang selalu berkembang serta kemampuan dan latar belakang peserta didik yang berbeda. Kurikulum harus bisa dilaksanakan sesuai dengan kondisi dan keadaan yang ada, supaya dapat diterapkan dengan baik, misalnya : harus memberikan ruang gerak bagi guru untuk mengembangkan program pengajaran dengan menggunakan media yang cocok. Juga fleksibelbagi siswa,harus menyediakan berbagai kemungkinan program pilihan sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa.
66
Nunung Susilawati, 2013
Penggunaan Media Kartu Bilangan Untuk Meningkatkan Kemampuan Operasi Penjumlahan pada Anak Tunagrahita Ringan kelas 2 SDLB AT-TAQWA di Cisurupan Kabupaten Garut
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu
Dalam pengembangan kurikulum, untuk mendapatkan hasil yang terbaik maka dalam pengorganisasian alat dan bahan pelajaran harus sesuai dengan penggunaan media pembelajaran.
2. Bagi guru
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media kartu bilangan dapat meningkatkan kemampuan operasi penjumlahan pada siswa, hal ini dapat dilihat dalam menyajikan materi pelajaran, guru harus memilih media pembelajaran dengan baik. Pembelajaran dengan menggunakan media kartu bilangan dapat meningkatkan kemampuan operasi penjumlahan 1-20 karena siswa lebih aktif dalam menerima pelajaran.
Berdasarkan hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah kemampuan operasi penjumlahan pada anak tunagrahita ringan mengalami peningkatan dengan menggunakan media kartu bilangan, terutama dalam pencapaian kurikulum dan juga akan memperlancar proses pembelajaran pada anak tunagrahita, berdasarkan hal tersebut, seharusnya hasil penelitian ini dijadikan masukan dan bahan pertimbangan bagi guru-guru anak tunagrahita dalam memilih media pembelajaran, dan hendaknya memotivasi guru untuk membuat media yang inovatif dan strategi pembelajaran yang tepat didalam menyampaikan sebuah materi pelajaran sehingga dapat membantu meningkatkan hasil belajar anak didik berkualitas proses belajar mengajar sehubungan dengan tujuan yang akan dicapai oleh siswa. Selain itu guru harus memberikan motivasi dan semangat serta memupuk rasa percaya diri siswa agar dapat meraih hasil yang maksimal.
67
Nunung Susilawati, 2013
Penggunaan Media Kartu Bilangan Untuk Meningkatkan Kemampuan Operasi Penjumlahan pada Anak Tunagrahita Ringan kelas 2 SDLB AT-TAQWA di Cisurupan Kabupaten Garut
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu 3. Bagi peneliti selanjutnya
Peneliti menyadari keterbatasan informasi yang diperoleh dari hasil penelitian, oleh karena itu peneliti selanjutnya dapat menggunakan media kartu bilangan sebagai referensi dan diharapkan agar menelaah lebih jauh tentang penggunaan media kartu bilangan dan dapat menjadi bahan masukan dalam penelitian selanjutnya yang berhubungan dengan media kartu bilangan pada materi lainya sehingga media ini dapat bermanfaat bagi anak tunagrahita ataupun meneliti dengan menggunakan media pembelajaran lain.
Nunung Susilawati, 2013
Penggunaan Media Kartu Bilangan Untuk Meningkatkan Kemampuan Operasi Penjumlahan pada Anak Tunagrahita Ringan kelas 2 SDLB AT-TAQWA di Cisurupan Kabupaten Garut
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu DAFTAR PUSTAKA
Abdurrahman, M. (2003). Pendidikan Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta : Rineka Cipta
Amin, M (1995). Ortopedagogik Anak Tunagrahita. Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan
Arikunto S. Suharjono, Supardi. (2008) Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta : Bumi Aksara
Arsyad Azhar, (2007). Media Pembelajaran. Jakarta : PT. Raja Grafindo Astati. (2003). Karakteristik dan Pendidikan Anak Tunagrahita. Jakarta
Ekaningsih I. (2012) “Penggunaan Media Benda Asli dalam meningkatkan
Kemampuan Memahami Konsep Bilangan 1 sampai 10 pada Anak Tunagrahita Ringan” Bandung tidak diterbitkan
(http ://pustakaut.ac.id/pustakaonline.php?menu=bmpshort) sebab tunagrahita Idayatni, S. (2010). “ Peningkatan Kemampuan Operasional Penjumlahan pada
Bidang Studi Matematika melalui Media Gambar”. Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Tidak diterbitkan.
Meleong, (2001). Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta : Remaja Rosda Karya
http://www.google.com/url?sa=t&rct=&q=&esrc=s&source=web&cd=2&ved=0CDA QFjAB&url=http%3A%2F%2Frepository.upi.edu%2Foperator%2Fuploud% 2Fs_pls_033755_chapter1.pdf&ei=evGtUduxHYaRrQeM01D0CQ&usg=A FQjCNFTNOwdNOGa7puYzfthRunv0V5dmw&sig2=e0U6SuDs3FyOvWE eispyNg&bvm=bv.47244034,d.bmk. Penggunaan media kartu bilangan dalam meningkatkan kemampuan operasi pengurangan pada anak tunagrahita ringan
Hamdlik Oemar, 2004 Encyclopedia of educational research
Rochayadi Endang & Alimin. Zaenal. 2005. Perkembangan Program Pembelajaran Individual Bagi Anak Tunagrahita. Jakarta : Depdiknas
Nunung Susilawati, 2013
Penggunaan Media Kartu Bilangan Untuk Meningkatkan Kemampuan Operasi Penjumlahan pada Anak Tunagrahita Ringan kelas 2 SDLB AT-TAQWA di Cisurupan Kabupaten Garut
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu
Ruseffendi, (1995) Pengantar Kepada Guru membantu guru mengembangkan kompetensinya dalam pengajaran matematika untuk meningkatkan CBSA. Bandung : Tarsito
Sadiman, AS. Dkk. (2008). Media Pendidikan, Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatannya. Jakarta. PT. Raja Grafindo Persada.
Somantri, S. (2012) Psikologi Anak Luar Biasa. Bandung, Refika Aditama
Sudjana N dan Rivai A. (2011) Media Pengajaran. Bandung, Sinar Baru Algesindo. Tim Dewan Skripsi Jurusan PLB. (2010). Pedoman Penulisan Skripsi dan Makalah.
Bandung. Tidak diterbitkan.
Undang-undang RI No. 9 tahun 2009 pada Hukum Pendidikan dan Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta. Karya Gemilang