Agustin, M. (2009). Model Konseling Kognitif Perilaku untuk menangani
Kejenuhan Belajar Pada Mahasiswa. Desertasi Program Pasca Sarjana
Bimbingan dan Konseling Universitas Pendidikan Indonesia: Tidak Diterbitkan.
Ahmadi, Abu. (2007). Psikologi Sosial. Jakarta: Rineka Cipta.
Alqahtani A.S & Goodwin R. (2012). E-commerce Smartphone Application,
International Journal of Advanced Computer Science and Applications,
3,8,54-59
Ali, M & Asrori. (2009). Psikologi Remaja. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Ali, M & Asrori. (2004). Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Argyle, Michael. (2009). Social Interaction. United States of America: The States University of New Jersey.
Astuti, et al. (2010). Pengaruh Terapi Kognitif Restrukturasi Terhadap
Penurunan Skor Depresi Pada Pasien Gangguan Jiwa. Jurnal Keperawatan
Soedirman, Vol. 5 No.3
Balley, K.M. (1998). Learning About Language Assesment: Dilemas, Decisions,
and Directionc. Heinle & Heinle Publisher
Berge M, Veerkamp JS & Hoogstraten J. (2002). The etiology of childhood dental
fear: the role of dental and conditioning experiences, J Anxiety Disord., 16:
321–329
Bimo,Walgito, (2003). Psikologi Sosial. Jakarta : C.V Andi Offset.
Beckstead & Goetz (1990). EASI 2 Social Interaction Scale V 6. San Francisco State Univ., CA. California Research Institute. Tersedia: http://www.eric.ed.gov/contentdelivery/servlet/ERICServlet?accno=ED365 049. (27 Mei 2014).
Bergee, Martin J., & Lecia Cecconi-Roberts. (2002). Effects of Small-Group Peer Interaction on Self-Evaluationof Music Performance. Journal of Research in
Music Education.
Burleson, B. B., & Planalp, S. (2000). Producing emotion(al) messages. Communication Theory. Journal of Social and Personal Relationships 10, 221-250.
Carr, Alan. (2004). Positive Psychology: The science of happiness and human
Chaney, E.F.,O’Leary, M.R. & Alan, M.G. (1978). Skill Training With Alcoholics. Dalam Journal of counseling and clinical psichology. [Online], 46, (5), 1092-1104. Tersedia: http://psycnet.apa.org./index.cfm?fa=buy.optionToBuy&id=1979-26893-001 [5 februari 2014 ].
Chinaveh, Mohabbeh. (2010). Training Problem-Solving to Enhance Quality of Life: Implication towards Diverse Learners. Procedia Social and Behavioral
Sciences. 7(C) (2010) 302–310.
Cormier,W.H. & Cormier,L.S. (1985). Interviewing Stategies for Helpers.
Fundamental Skills and Congnitive behaviral Interventions. (Second Ed.).
Monterey, California: Brooks/Cole Publishing Company.
DEPDIKNAS. (2008). Penataan Pendidikan Profesional Konselor dan Layanan
Bimbingan dan Konselng dalam JalurPendidikan Formal. Jakarta:
Departemen Pendidikan Nasional.
Desmita. (2012). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Desmita. (2005). Psikologi Perkembangan. Bandung: Remaja Rosdakarya
Digiuseppe, R, et al. (1990). A comparative outcomestudy of four cognitive therapiest in the treatment of social anxiety. Dalam Journal of Rational
emotive and cognitive behavior therapy. [Online], 8, (3), 129-146. Tersedia:
http://link.springer.com/article/10.1007%2FBF01066280?LI=true [5 Februari 2014]
Dobson, K. S. (2001). Hand Book of Cognitive Behavioral Therapies. (Second Ed.). New York: The Guilford Press.
Dobson, K. S . (2010). Hand Book of Cognitive Behavioral Therapies. (Second Ed.). New York: The Guilford Press.
D’Zurilla & Nezu. (2010). Problem-Solving Therapy. Handbook of
Cognitive-Behavioral Therapies. Third Edition. New York: The Guilford Press.
D’Zurilla, T.J., Nezu, A.M., & Olivares, A.M. (2004). “Social Problem Solving:
Theory and Assessment”, dalam Journal Social Problem Solving: Theory,
Research, and Training. Washington: American Psychological Association.
Dusseldrop, D.B.W.M. (1981). Participation In Planned Development Influced by
Governments of Developing Countries Local Level in Rular Areas.
Wegenigen University: Wegenigen
Fahmi, Pandu Fauzi. (2014). Profil Kualitas Interaksi Sosial Cabang Olahraga
Beladiri. Skripsi Pada Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan
xii
Frydenberg, Erica. (2002). Adolescent Coping: Theoretical and Research
Perspectives. USA: Taylor & Francis e-Library.
Furqon. (2009). Statistik Terapan Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta Gerungan. (1996). Psikologi Sosial. Bandung: PT. Aresco
Gerungan. (2004), Psikologi Sosial. Bandung: PT Refika Aditama. Gerungan. (2009), Psikologi Sosial. Bandung: PT Refika Aditama.
Gunarsa, S.D. (1990). Dasar dan Teori Perkembangan Anak. Jakarta: BPK Gunung Mulia
Hurlock, E. B. (2000). Psikologi Perkembangan- Suatu Pendekatan Sepanjang
Rentang Kehidupan. (Edisi 5). Jakarta: Erlangga
John, W Santrock. 2003. Perkembangan remaja. Adelar B Shinto & Saragih Serly, alih bahasa. Jakarta: Elangga
Kartadinata, Sunaryo. (2012). Menguak Bimbingan dan Konseng sebagai Upaya
Pedagogis (Kiat Mendidik Sebagai Landasan Profesional Tindakan Konselor). Bandung: UPI Press
Krech. et. al. (2003). Manusiaal in Society atau “Psikologi Pendidikan” terj. Abin Syamsudin, Makmun Bandung: PT. Rosda Karya Remaja
Mashudi, Farid. (2010). Psikologi Konseling. Jogjakarta: IRCiSoD
Matshon, Jhonny L & Thomas H. Ollendick. (1988). Enhancing Children’s Social Skill: Assesment and Training. New York: Pergamon Press
Murdiyanto & Handayani. 2004. Pengertian Interaksi Sosial. Tersedia: http://jurnal-sdm.blogspot.com. [7 mei 2014].
Musfirah, Nika (2013). Peningkatan Interaksi Sosial Dengan Teman Sebaya
Melalui Permainan Scrabble Pada Siswa Kelas IV SD Negeri Tlogorejo Temanggung Tahun Pelajaran 2012/2013. Jurnal Jurusan Bimbingan dan
Konseling Universitas Sebelas Maret.
Mendonca, J.D. & Siess, T.F. (1976). Counseling For Indecisiveness: Problem Solving and Anxiety Management Training. Dalam Journal counseling
psichology.
Moon, J.R. &. Eisler, R.M. (1983). Anger Control: An Experimental Comparison of Three Behavior Treatments. Dalam Behavior Therapy.
Oemarjoedi, A.K. (2004). Pendekatan Cognitive Behavior dalam Psikoterapi. Jakarta: Kreatif Media.
Pratikta, Arihdia Caesar. (2013). Efektivitas Problem Solving Training Untuk
Mereduksi Kecenderungan Adiksi Situs Jejaring Sosial Pada Peserta Didik.
Skripsi Pada Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Universitas Pendidikan Indonesia: Tidak Diterbitkan
Rahman D, Taufik dkk. (2000). Panduan Belajar Sosiologi. Bogor : Yudhistira. Riduwan. (2009). Belajar Mudah Penelitian Untuk Guru, Karyawan dan Peneliti
Pemula. Bandung: Alfabeta
Restyowati, Donik & Najlatun Naqiyah. (2010). Penerapan Teknik Bermain Kerja
Sama dalam Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatkan Kemampuan Interaksi sosial pada peserta didik. Skripsi tidak diterbitkan. Surabaya: PPB
FIP UNESA
Roucek, Joseph S & Warren, Roland S. (1963). Sociology An Introduction. New Jersey: Littlefield, Adams & Co, Paterson.
Roessler and Mokrosinska. (2013). Privacy and social interaction. Article Philosophy and Social Criticism.
Santoso, Slamet. (2010). Teori-Teori Psikologi Sosial. Bandung: Refika Aditama Santoso, Slamet, (2004). Dinamika Kelompok. Jakarta: Bumi Aksara.
Santrok, J.W. (2002). Life Span Development, Perkembangan Masa Hidup. Jakarta: Erlangga.
Saripah, Wulan (2013). Profil Interaksi Sosial Peserta Didik Broken Home dan
Implikasinya Terhadap Layanan Bimbingan dan Konseling. Pada Skripsi
jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Universitas Pendidikan Indonesia Bandung: Tidak Diterbitkan.
Setiyawan, Edwin (2012). Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok Dengan
Teknik Problem Solving Dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa Kelas XI IPA SMA Muhamadiyah Plus Salatiga Tahun Pelajaran 2011/2012. Pada skripsi jurusan Bimbingan dan Konseling Universitas
Kristen Satya Wacana Salatiga
Smith, D Camille. (2003). Problem Solving as an Element of Developmental Well-Being. Well-Being:Positive Development Across the Life Course. London: Lawrence Erlbaum Associates.
Soerjono, Soekanto. (2002). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT. Raja Grafmdo Persada.
xiv
Soerjono Soekanto. (2010). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Sunarto & Agung Hartono. (2008). Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Rineka Cipta
Sunarya, Yaya. (2000). Beberapa Karakteristik Peserta didik Terisolir di Sekolah Konsep dan Aplikasi Bimbingan dan Konseling . Tesis tidak diterbitkan. Bandung: PPB FIP UPI
Suranto, AW. (2011). Komunikasi Interpersonal. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Taufiq, Agus (2008). Karakteristik Relasi Interpersonal yang Efektif dalam
Kelompok Sebaya dalam Konsep dan Aplikasi Bimbingan dan Konseling.
Bandung: Jurusan PPB FIP UPI
Tannebaum. R, Weschler. I.R & Massarik. F. (1958). Leadership and
Organization. New York: Mc Graw-Hill
Tim Sosiologi. (2002). Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial. Tersedia : http://jurnal-sdm.blogspot.com [7 Mei 2014].
Trisnaningsih, Dwi. (2012). Penggunaan Layanan Bimbingan Kelompok dalam
Meningkatkan Kemampuan Berinteraksi Sosial Sesama Teman Pada Peserta didik SMP PGRI 1 Gadingrejo Tahun Pelajaran 2011/2012. Jurnal
PPB
Turner, Jonathan H. (1988 ). The Theory Of Social Interaction. United States of America: Leland Stanford Junior University.
Widaningsih, Ida & Mila Saraswati. (2008). Be Smart Ilmu Pengetahuan Sosial. Bandung: Grafindo Media Pratama.
Wilson, R & Branch, R. (2006). Cognitive Behavioral Therapy (CBT) for
Dummies. USA: John Willey & Sons, Ltd.
Willis, Sofyan & Setyawan, August. (1981). Membina Kebahagiaan Murid. Bandung: Angkasa.
Willis, Sofyan S. (2004). Konseling Manusiaal Teori dan Praktek. Bandung: Alfabeta.
Winkel, W. S. 1977. Bimbingan dan Konseling di sekolah menengah. Jakarta: PT. Gramedia
Wulansari, C. Dewi. (2009). Sosiologi (Konsep dan Teori). Bandung : Refika Aditama.
Yusuf, Syamsu. (2000). Psikologi Perkembangan Anak & Remaja. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Yusuf, Syamsu & Nurihsan. (2005). Landasan Bimbingan dan Konseling. Bandung: UPI Press Rosda.
Yusuf, Syamsu. (2008). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Rosdakarya.
Yusuf, Syamsu. (2009). Program Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Bandung: Rizqi Press.
Yusuf, Syamsu & Nurihsan. (2010). Landasan Bimbingan dan Konseling. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Zimmer & Gembeck. (2001). Autonomy In Adolescence. [Online]. Tersedia: www.griffith. Edu.au/centre/gphrc/zimmer-gembeck.htm [5 Februari 2014]