• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kesimpulan

Dalam dokumen peningkatan interaksi penyuluh (Halaman 46-55)

I V. HASI L DAN PEMBAHASAN

V. KESI MPULAN DAN SARAN

5.1. Kesimpulan

1. Peningkatan sinergi program BPTP dengan dinas lingkup pertanian,

stakeholders, Bakorluh, Bapeluh, dan petani telah dilakukan melalui kegiatan temu teknis dan temu tugas. Program BPTP yang disinergikan adalah pendampingan kawasan ternak kambing dan pendampingan kawasan padi untuk mendukung pengembangan kawasan pertanian nasional tahun 2015.

2. Peningkatan dan percepatan hasil Litkaji yang diadopsi oleh pengguna dalam mendukung pembangunan pertanian sudah dilakukan melalui penyebaran bahan informasi (berupa buku, leaflet dan brosur mengenai Teknologi Budidaya Kambing, PTT Padi Sawah, dan Teknis Budidaya Tanaman Sayuran) serta pelatihan/ narasumber di BPP.

5.2. Saran

Kegiatan Peningkatan Kuantitas, Kualitas, dan Efektivitas I nteraksi antara Penyuluh/ Peneliti BPTP dengan Stakeholders dapat ditindaklanjuti dengan memperluas ruang lingkup kegiatan serta memperbanyak diseminasi bahan informasi teknologi hasil kegiatan Litkajibangrap spesifik lokasi melalui berbagai metode dan media diseminasi.

DAFTAR PUSTAKA

Badan Litbang Pertanian. 2005. Panduan Umum Pelaksanaan Pengkajian serta Program I nformasi, Komunikasi, dan Diseminasi di BPTP. Badan Litbang Pertanian. Jakarta.

Badan Litbang Pertanian. 2004. Prosiding Lokakarya Sinkronisasi Program Hasil Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian. Badan Litbang Pertanian. Jakarta.

Departemen Pertanian, 2009. Modul Diklat Dasar Khusus Penyuluh Pertanian: Komunikasi dalam Penyuluhan Pertanian. Departemen Pertanian, Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian, Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian. Bogor.

Hubies.S.A.V, Pengaruh Desain Pesan Videeo I nstruksional terhadap Peningkatan Pengetahuan Petaani tentang Pupuk Agrodyke. Jurnal Agro Ekonomi, Volume 25 No.1, Mei 2007: 1 – 10.

ANALI SI S RESI KO

Analisis resiko diperlukan untuk mengetahui berbagai resiko yang mungkin dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan diseminasi/ pendampingan. Dengan mengenal resiko, penyebab, dan dampaknya maka dapat disusun strategi ataupun cara penanganan resiko baik secara antisipatif maupun responsif.

Tabel 7. Daftar Resiko dalam Pelaksanaan Kegiatan Peningkatan Kuantitas, Kualitas, dan Efektivitas I nteraksi antara Penyuluh/ Peneliti BPTP dengan StakeholdersTahun 2014

NO. RESI KO PENYEBAB DAMPAK

1. I novasi teknologi yang didiseminasikan tidak diadopsi oleh stakeholders.

I novasi teknologi tidak disebarkan oleh stakeholders sehingga tidak sampai ke petani.

Hasil litkaji dan diseminasi tidak dimanfaatkan petani sehingga tidak dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bertani yang akan berdampak pada penurunan hasil pertanian dan pendapatan petani.

2. Keterlambatan pencetakan

Keterlambatan bahan yang akan dipublikasi oleh para peneliti/ penyuluh

Bahan diseminasi tidak sampai ke pengguna tepat waktu.

Resiko yang akan timbul dalam pelaksanaan kegiatan Dalam Rangka Penderasan I novasi Pertanian di Provinsi Bengkulu harus diantisipasi sehingga tujuan kegiatan tahun 2014 dan keluaran yang diharapkan dapat tercapai.

Tabel 8. Alternatif Penanganan Resiko dalam Pelaksanaan Kegiatan Peningkatan Kuantitas, Kualitas, dan Efektivitas I nteraksi antara Penyuluh/ Peneliti BPTP dengan StakeholdersTahun 2014

NO. RESI KO PENYEBAB PENANGANAN

1. I novasi teknologi yang didiseminasikan tidak diadopsi oleh

stakeholders.

I novasi teknologi tidak disebarkan oleh stakeholders sehingga tidak sampai di petani

Selain disebarkan melalui stakeholders di daerah juga langsung ke petani.

2. Keterlambatan pencetakan

Keterlambatan bahan yang akan dipublikasi oleh para

peneliti/ penyuluh

Penanggung jawab proaktif menghubungi para peneliti / penyuluh agar tepat waktu menyerahkan bahan publikasi

JADWAL KERJA

No Uraiankegiatan Bulan

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 Penyusunan RODHP

2 Seminar/ pembahasan perbaikan RODHP

3 Mengidentifikasi hasil-hasil litkaji spesifik lokasi

4 Menyusun juklak temu teknis/ temu tugas

5 Koordinasi dengan instansi terkait

6 Melaksanakan temu teknis/ sosialisasi

7 Melaksanakan temu tugas/ workshop

8 Menyusun materi dan bahan informasi

9 Menyusun kuesioner 10 Laporan tengah tahun 11 Analisis data

12 Seminar hasil 13 Laporan akhir tahun

PEMBI AYAAN

A. RENCANA ANGGARAN BELANJA ( RAB)

No. Jenis Pengeluaran Volume Harga Satuan

Jumlah Biaya ( Rp. 000) ( Rp.000)

1 Belanja Bahan 16.000

- Bahan informasi (modul, brosur, leaflet, CD, buku)

- ATK, Komputer Suplies

- Konsumsi dalam rangka pertemuan 1 1 125 Paket Paket OH 5.000 4.700 50 5.000 4.700 6.300

2 Belanja Jasa Profesi

- Honor narasumber, fasilitator, evaluator

8 OJ 500

4.000 4.000

3 Belanja Perjalanan Biasa 20.000

- Perjalanandalamrangkapelaksanaan kegiatan (berkisarantara Rp. 365.000 s/ d Rp. 5.000.000)

4 OP 5.000 20.000

4 Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Dalam Kota

4.400

5

- Akomodasi, transportasi, dalam rangka temu tugas/ pelatihan

Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar Kota

- Akomodasi dalam rangka sosialiasi, temu teknis, dan pelatihan

- Perjalanan ke luar provinsi/ pusat dalam rangka pelaksanaan kegiatan

40 70 1 OH OH OH 110 180 5.000 4.400 17.600 12.600 5.000 Jumlah 62.000

B. REALI SASI ANGGARAN

No Jenis Pengeluaran Realisasi Anggaran ( Rp.) Persentase Keuangan ( % ) Persentase Fisik ( % ) 1 Belanja Bahan

- Bahan informasi (modul, brosur, leaflet, CD, buku)

- ATK, Komputer Suplies

- Konsumsi dalam rangka pertemuan

4.839.500 4.700.000 6.300.000 96,79 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 Jumlah 15.839.500 98,99 100,00 2. Belanja Jasa Profesi

Honor Nara sumber, fasilitator, evaluator 4.000.000 100,00 100,00 Jumlah 4.000.000 100,00 100,00 3. Belanja Perjalanan Biasa

Perjalanan dalam rangka pelaksanaan kegiatan (berkisar antara Rp.365.000 – 5.000.000)

19.373.300 96,87 100,00

Jumlah 19.373.300 96,87 100,00 4. Belanja Perjalanan Dinas Paket

Meeting Dalam Kota

Akomodasi, transportasi, dalam rangka temu tugas/ pelatihan

4.345.000 98,75 100,00

Jumlah 4.345.000 98,75 100,00 5. Belanja Perjalanan Dinas Paket

Meeting Luar Kota

- Akomodasi dalam rangka sosialiasi, temu teknis, dan pelatihan

- Perjalanan ke luar provinsi/ pusat dalam rangka pelaksanaan kegiatan

12.503.250 4.880.000 99,23 97,60 100,00 60,00 Jumlah 17.383.250 98,42 80,00 TOTAL 60.941.050 98,29 100,00

PERSONALI A

No. Nama Pendidikan/ Jabatan Fungsional Disiplin I lmu Tugas Alokasi Waktu ( % ) 1. I r. Siswani Dwi Daliani S1/ Penyuluh Pertanian Muda Produksi Ternak 1. Penanggung jawab kegiatan

2. Membuat RODHP dan juklak

3. Mengadakan rapat perencanaan dengan tim 4. Mengkoordinir

pelaksanaan kegiatan 5. Melakukan koordinasi tim

dan pihak terkait

6. Tabulasi, pengolahan dan análisis dat

7. Menyusun laporan bulanan, triwulan, tengah tahun dan laporan akhir.

40 2. I r. Ruswendi, MP S2/ Penyuluh Pertanian Madya Sosial Ekonomi Peternakan 1. Membantu tugas penanggung jawab 2. Membantu persiapan dan

pelaksanaan kegiatan 3. Membantu analisis data

dan pelaporan 20 3. I r. Sri Suryani Rambe M.Agr S2/ Penyuluh Pertanian Madya

Tanah 1. Membantu tugas penanggung jawab 2. Membantu persiapan dan

pelaksanaan kegiatan 3. Membantu analisis data

dan pelaporan 20 3. Erpan Ramon, S.Pt S1/ Peneliti Pertama Produksi Ternak 1. Membantu tugas penanggung jawab 2. Membantu persiapan dan

pelaksanaan kegiatan 3. Membantu analisis data

dan pelaporan

No. Nama Pendidikan/ Jabatan Fungsional Disiplin I lmu Tugas Alokasi Waktu ( % ) 4. Bunaiyah Honorita, SP S1/ Penyuluh Pertanian Pertama Sosial Ekonomi 1. Membantu tugas penanggung jawab 2. Membantu persiapan dan

pelaksanaan kegiatan 3. Membantu analisis data

dan pelaporan

20

5. I na Hartati SLTA Administrasi 1. Menyiapkan administrasi keuangan (RPD, Rencana pengajuan bahan dan memproses ke PUMK) 2. Membantu kegiatan tim di

lapangan

Dalam dokumen peningkatan interaksi penyuluh (Halaman 46-55)

Dokumen terkait