• Tidak ada hasil yang ditemukan

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI A. KESIMPULAN

1. Sektor Administrasi Peradilan dan Kepaniteraan

a. Penyelesaian perkara tahun 2013 pada Pengadilan Agama Kebumen ada peningkatan dibadingkan dengan tahun 2012 tetapi masih perlu diupayakan peningkatan penyelesaian perkaranya, karena dari sisa tahun 2012 sebanyak 949 perkara ditambah yang diterima tahun 2013 sebanyak 2.897 perkara, yang berhasil diputus/diselesaikan sebanyak 2.914 perkara (75,77%) (Sama dengan Penyelesaian Perkara Tahun 2012 sebanyak 71,84 %), sehingga sisa akhir tahun 2013 masih diatas sepuluh persen, yaitu sebanyak 932 perkara (24,23 %) sedangkan sisa perkara Tahun 2012 sebanyak 28,16 %. Dari sisa perkara tahun 2013 sebanyak 932 perkara masih didominasi oleh perkara ghoib yaitu sebanyak 462 perkara (49, 57 %)

b. Perspektif kuantitas, perkara yang diterima tahun 2013 terdapat kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2013 perkara yang diterima sebanyak 2.897 perkara, sedangkan pada tahun 2012 sebanyak 2.612 perkara, naik sebanyak 285 perkara (10,91%). Dari 2.897 perkara yang diterima tahun 2013 masih didominasi juga oleh perkara ghoib sebanyak 1.112 perkara atau 58,62 %.

c. Pelaksanaan tugas bidang administrasi perkara di lingkungan Pengadilan Agama Kebumen dilaksanakan dengan tertib sesdengan Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI nomor : KMA/00SK/I/1991 tentang Pola Bindalmin, walaupun masih ada kesalahan -kesalahan kecil yang perlu diperbaiki/disempurnakan.

2. Sektor Administrasi Kesekretariatan.

a. Bidang Pengelolaan Sumber Daya Manusia

1) Sampai dengan akhir tahun 2013 Pejabat Pengadilan Agama Kebumen yang telah mengikuti diklat pimpinan baru 1 (satu ) orang yaitu Afif Eko Sulistiono, telah mengikuti diklat pimpinan III, sedangkan pejabat yang lain belum ada yang mengikuti.

2) Tenaga Honorer Pengadilan Agama Kebumen yang tidak masuk kategori I (satu) maupun II (dua) perlu diperhatikan dikarenakan tenaga honor tersebut sudah berpengalaman, apabila sampai tenaga honorer tersebut keluar dan melamar di instansi lain maka Pengadilan Agama Kebumen akan kesulitan terutama bidang ilmu Teknogi Informasi.

3) Pengelolaan Perputakaan Pengadilan Agama Kebumen belum dikelola secara maksimal, hal ini dikarenakan belum ada tenaga pustakawan.

4) Pejabat Sturktural dan Fungsional Pengadilan Agama Kebumen mendapatkan kendala kenaikan pangkat dan karir hal ini disebabkan adanya klasifikasi Peradilan. b. Bidang Pengelolaan Sarana dan Prasarana

1) Belum adanya rumah dinas untuk para pejabat Pengadilan Agama Kebumen, baik Ketua, Wakil Ketua, Para Hakim, dan Panitera/Sekretaris sehingga para pejabat tersebut menyewa rumah atau kost di rumah milik warga sekitar Kantor Pengadilan Agama Kebumen.

2) Bahwa Gedung Pengadilan Agama Kebumen sudah prototype, namun sarana dan prasaranya belum menudukung seluruhnya antara lain belum adanya Penampung Air (water torn), Ruang Arsip, Mesin Antrian sidang, ruang pelayanan depan yang steril dengan meja dan interiornya.

c. Bidang Pengelolaan Keuangan.

1) Pengelolaan keuangan yang terdiri dari Perencanaan, Pelaksanaan dan Pelaporan secara garis besar telah dilaksanakan dan diupayakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku dan dilaksanakan tepat waktu. Namun demikian masih ada sedikit kekurangan disana-sini seperti perencanaan anggaran yang perlu di alokasikan waktu yang cukup, pelaksanaan anggaran yang terpola dengan baik serta pelaporan yang cepat, tepat dan akurat;

2) Dalam hal pelaksanaan anggaran ada sedikit kendala, yakni pencairan anggaran bertumpuk di akhir tahun anggaran, sedangkan di awal tahun anggaran realisasi minim sekali, hal ini diantaranya juga disebabkan karena keterbatasan Sumber Daya Manusia dalam hal ini Pemgadilan Agama Kebumen belum ada pegawai yang memiliki Sertifikasi Barang dan Jasa.

B. REKOMENDASI

1. Sektor Administrasi Peradilan dan Kepaniteraan

a. Untuk meningkatkan kualitas tenaga teknis (Hakim, Panitera dan Juru Sita, pejabat kesekretariatan) perlu diadakanya bimbingan teknis melalui pelatihan -pelatihan/workshop secara berkesinambungan.

b. Hendaknya dalam penyelesaian perkara perlu adanya aturan yang rasionalyaitu tentang adanya tuntutan sisa perkara 10 % tiap akhir tahun, padahal menurut hukum formal ada perkara yang baru bisa disidangkan sampai dengan 4 bulan dari pendaftaran;

c. Perlu adanya terobosan baru dalam proses berperkara supaya dapat mempercepat proses penyelesaian perkara, menekan biaya berperkara dan meningkatkan akses keadilan pada masyarakat;

2. Sektor Administrasi Kesekretariatan.

a. Bidang Pengelolaan Sumber Daya Manusia

1) Untuk meningkatkan SBM hendaknya Pejabat setingkat wakil sekretaris, wakil panitera dan pejabat structural dan fungsional yang lain agar diusulkan untuk mengikuti diklat pimpinan III dan IV maupun diklat sekretaris.

2) Setiap Pengadaan CPNS umum, tenaga honorer yang stategis seperti bidang ilmu Teknogi Informasi yang tidak termasuk kategori I maupun II dapat diprioritaskan ikut tes dan dapat perhatian khusus.

3) Setiap Pengadaan CPNS agar dibuka formasi untuk pustakawan, sehingga tenaga tersebut dapat mengelola perpustkaan pengadilan sebagaimana mestinya.

4) Percepatan kenaikan klas Pengadilan dan dapat diadakan promosi dan mutasi sesuai aturan yang berlaku.

b. Bidang Pengelolaan Sarana dan Prasarana

1) Untuk meningkatkan kewibawaan Peradilan, agar Pengadilan Agama Kebumen mendapat alokasi anggaran untuk Pembeliaan Tanah dan Pembangunan Rumah Dinas untuk pejabat Pengadilan Agama Kebumen, ataupun anggaran untuk sewa rumah dinas yang memadai.

2) Mohon untuk Pengadilan Agama Kebumen Tahun mendatang mendapatkan prioritas anggaran belanja modal untuk pengadaan sarana prasarana untuk mendukung kantor yang sudah prototype tersebut.

c. Bidang Pengelolaan Keuangan.

Mohon kepada Pengadilan Tinggi Agama Semarang dan Mahkamah Agung R.I untuk lebih meningkatkan pembinaan ke daerah tentang Administrasi pengelolaan keuangan mulai dari Perencanaan, sampai dengan Pelaporannya, termasuk juga mengenai aturan-aturan yang terbaru tentang keuangan untuk aktif di informasikan ke daerah secara integral, tertib dan teratur berdasarkan pola-pola yang sudah ada;

C. PENUTUP

Dengan Anggaran yang terbatas Pengadilan Agama Kebumen telah berupaya untuk memperbaiki berbagai peningkatan infrastruktur dan fasilitas terutama kelengkapan sarana dan prasarana yang memadai tersebut, diperlukan juga system yang berjalan efektif dalam mewujudkan visi dan misi Pengadilan Agama Kebumen.

Sepanjang tahun 2013, Pengadilan Agama Kebumen berupaya untuk mengimplementasikan keterbukaan informasi di pengadilan. Secara bertahap informasi informasi yang disajikan kepada masyarakat tidak hanya mencakup putusan pengadilan saja namun juga informasi mengenai anggaran, biaya serta keuangan perkara. Penyajian informasi yang menggunakan medium website pengadilan ini bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas public lembaga peradilan. Tidak kalah pentingnya adalah implementasi kelembagaan (organisasi), ketatalaksanaan (business process) namum juga aspek pembinaan dan pengelolaan SDM. Laporan tahunan ini berusaha merekam upaya-upaya yang telah di lakukan Pengadilan Agama Kebumen baik melalui dukungan anggaran rutin DIPA. Perbaikan dan penyempurnaan penyusunan laporan tahunan terus dilakukan setiap tahunnya baik dari segi keakuratan data, tampilan layout yang menarik melalaui grafik, tabel dan foto maupun mekanisme internal pengelolaannya. Masukan ataupun kritikan yang konstruktif dari masyarakat baik atas data-data maupun susunan materi yang tersajikan dalam laporan tahunan ini sangat diharapkan sebagai dasar untuk terus melakukan perbaikan. Akhir kata, semoga apa yang telah dilakukan selama satu tahun yang lalu, dapat menjadi catatan dan dorongan untuk berusaha keras lebih baik di tahun yang akan datang.

Lampiran Bab V.C.1

REKAPITULASI BELANJA PEGAWAI PENGADILAN AGAMA KEBUMEN

Dokumen terkait