A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penellitian dan penghitungan indikator yang peneliti lakukan pada 12 SDN di Kecamatan Mangkubumi ini masih terdapat indikator- indikator SPM yang belum terpenuhi. Hasil yang didapatkan bahwa persentase pencapaian SPM Pendidikan Dasar di 12 SDN Kecamatan Mangkubumi ini yakni 70,44%, sedangkan untuk pencapaian pada gugus IV yakni 73,33%.
Berikut hasil pencapaian pada setiap indikator SPM di 12 SD Negeri di Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya:
Capaian IP.2 yakni 65,28% sekitar 34,72% sekolah belum memenuhi IP.2. Sekolah yang telah memenuhi IP.2 ini yakni SDN Hegarsari;
Capaian IP.4 mengenai ketersediaan ruang guru dengan jumlah meja dan kursi yakni 8,3%, karena hanya ada satu sekolah yang telah memenuhi IP.4 ini yakni SDN Hegarsari, sedangkan untuk sekolah lainnya ada yang telah memiliki ruang guru hanya saja meja dan kursi belum sesuai, selain itu ada pula sekolah yang memang tidak memiliki ruang guru;
Capaian IP.4.1 mengenai ketersediaan ruang kepala sekolah bahwa dari 12 sekolah ini telah memenuhi sekitar 91,67%. Hampir seluruh sekolah telah memiliki ruang kepala sekolah, dan hanya satu sekolah saja yang belum memiliki yakni SDN Sukadami;
Capaian IP.4.2 mengenai ketersediaan ruang tenaga kependidikan bahwa dari 12 sekolah ini telah memenuhi sekitar 75%;
Capaian IP.5 mengenai ketersediaan guru pada setiap 32 peserta didik yakni sebesar 65,28%;
Capaian IP.7 bahwa di 12 SDN Kecamatan Mangkubumi ini memiliki jumlah guru yang berkualifikasi akademik S1/D-IV atau lebih dan memiliki sertfikat pendidik jauh dari standar minimal yang ditentukan. Adapun sekolah yang seluruh gurunya telah memenuhi standar kualifikasi akademik S1/D-IV atau lebih yakni SDN Cibanjaran; SDN I Mangkubumi; SDN Babakankadu, serta
247
Riska Muliawati Permata, 2015
PENCAPAIAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) PENDIDIKAN DASAR
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
sekolah yang telah memiliki keduanya yaitu seluruh guru telah berkualifikasi akademik S1/D-IV atau lebih dan memiliki sertfikat pendidik yaitu SDN Liunggunung;
Capaian IP.10 yakni seluruh Kepala Sekolah di 12 SDN Kecamatan Mangkubumi ini telah berkualifikasi akademik S1/D-IV bahkan ada yang lebih atau S2 yaitu Kepala Sekolah SDN Babakankadu dan SDN Cilamajang, selain itu seluruh Kepala Sekolah telah memiliki sertifikat pendidik;
Capaian IP.14 mengenai kunjungan pengawas, bahwasanya setiap sekolah rata- rata ada yang mendapatkan kunjungan secara rutin setiap bulan tetapi lama kunjungan kurang atau tidak sama 3 jam, adapula sekolah yang tidak mendapatkan kunjungan secara rutin dan lama kunjungan kurang serta tidak sama yakni 3 jam. Untuk sekolah yang telah mendapatkan kunjungan secara rutin setiap bulan dengan kunjungan selama 3 jam bahkan lebih yakni SDN Sukadami. Untuk capaian dari IP.4 ini yakni sekitar 75%;
Capaian IP.15 mengenai set buku teks sesuai dengan jumlah peserta didik pada setiap sekolah yang dimiliki oleh 12 SDN di Kecamatan Mangkubumi ini baru mencapai sekitar 8,3%. Sekolah yang telah memenuhi IP.15 yakni SDN III Cipari;
Capaian IP.17 mengenai alat peraga IPA yakni sekitar 51,39%, dengan sekolah yang telah memiliki alat peraga IPA lengkap dan merupakan sekolah berprestasi bidang IPA yakni SDN Cibanjaran;
Capaian IP.18 mengenai buku referensi dan pengayaan yang dimiliki sekolah baru mencapai 29,75%;
Capaian IP.19 mengenai jumlah jam kerja guru sekitar 37,5 jam per minggu hanya ada satu sekolah yakni SDN I Mangkubumi, dengan capaian sekitar 8,3%;
IP.20 bahwa di lingkungan 12 SDN Kecamatan Mangkubumi ini telah memenuhi jumlah minggu dalam satu tahun ajaran yakni 41 minggu yang mengacu pada kalender pendidikan dari Dinas Pendidikan. Selain itu, sekolah telah memenuhi jam tatap muka proses pembelajaran per minggu dengan rata- rata kelas I dan II sekitar 18 jam; kelas III sekitar 24 jam; dan kelas IV-VI sekitar 28 jam;
248
Riska Muliawati Permata, 2015
PENCAPAIAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) PENDIDIKAN DASAR
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Capaian IP.21 mengenai kurikulum yang digunakan yakni 100%, karena kurikulum yang digunakan pada 12 sekolah tersebut yakni KTSP dan Kurikulum 2013 pada mata pelajaran PAI;
Capaian IP.22 mengenai RPP guru yakni 100%;
Capaian IP.23 seluruh guru mengembangkan dan menerapkan program penilaian yang dapat meningkatkan kemampuan dan prestasi belajar peserta didik;
Capaian IP.24 seluruh Kepala Sekolah melaksanakan supervisi kelas selama 2 kali dalam satu semester, dan setiap guru mendapatkan umpan balik selama dua kali pada semester yang lalu;
Capaian IP.25 setiap guru menyampaikan laporan prestasi hasil evaluasi mata pelajaran peserta didik kepada Kepala Sekolah setiap akhir semester kepada Kepala Sekolah masing- masing;
Capaian IP.26 setiap akhir semester setiap Kepala Sekolah diwajibkan untuk melaporkan hasil rekapitulasi nilai UAS, UKK, US/UN pada Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama, kegiatan tersebut telah terlaksana di SD Negeri Kecamatan Mangkubumi;
Capaian IP.27 mengenai manajemen berbasis sekolah yang terdiri dari rencana kerja tahunan, laporan tahunan, dan komite sekolah yakni 97,22%, bahwa satu sekolah yakni SDN I Mangkubumi belum memiliki RKT.
B. Rekomendasi
Ada beberapa rekomendasi atau masukan bagi sekolah maaupun bagi penulis,yaitu:
1. Bagi sekolah
Secara umum 12 SDN di Kecamatan Mangkubumi ini belum memenuhi beberapa indikator pada standar pelayanan minimal yang seharusnya, tetapi bukan berarti pelayanan yang diberikan tidak maksimal, namun perlu adanya pemberian pelayanan serta peningkatan mutu lebih baik lagi dalam upaya pemenuhan indikator- indikator standar pelayanan minimal yang kurang.
249
Riska Muliawati Permata, 2015
PENCAPAIAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) PENDIDIKAN DASAR
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Dengan penelitian ini, diharapkan penulis dapat lebih belajar lagi dan lebih teliti dalam melaksanakan penelitian agar lebih terfokuskan, dan memperhatikan hal- hak yang dibutuhkan dalam penelitian.
Riska Muliawati Permata, 2015
PENCAPAIAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) PENDIDIKAN DASAR
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
DAFTAR PUSTAKA
Ardha. Yunita. (2012). Kumpulan Teori Efektivitas. [Online]. Diakses dari
http://yunitaardha.blogspot.com/2012/04/kumpulan-teori-efektivitas.html.
Barlian, Ikbal. (2013). Manajemen Berbasis Sekolah (Menuju Sekolah Berprestasi).
Jakarta: Esensi Divisi Penerbit Erlangga
Delta. (2011). Sekolah Efektif. [Online]. Diakses dari
http://deltacoursesemarang.blogspot.com/2011/11/sekolah-efektif.html.
Fattah, Nanang. (2012). Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan. Bandung: PT Remaja
Rosdakarya
Firdaus, Ikbal. (2014). Sistem Pelayanan Minimum Pendidikan. (Skripsi). Bandung:
Universitas Pendidikan Indonesia
Herwin. (2010). Analisis Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan
Dasar (Studi Kasus: Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan). (Tesis). Padang: Universitas Andalas
Madhie. (2012). Pengertian Efektivitas Menurut Para Ahli. [Online]. Diakses dari
http://madhienyutnyut.blogspot.com/2012/02/pengertian-efektifitas-menurut-para.html
Pemerintah Kota Tasikmalaya. mangkubumikec.tasikmalayakota.go.id/
Permendiknas No.12 Tahun 2007 Tentang Standar Pengawas Sekolah
Permendiknas No. 16 Tahun 2007 Tentang Standar Kualifikasi Akademik dan
Kompetensi Guru
Permendiknas No.13 Tahun 2007 Tentang Standar Kepala Sekolah
250
Riska Muliawati Permata, 2015
PENCAPAIAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) PENDIDIKAN DASAR
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu PP No. 65 Tahun 2005 Tentang Pedoman Penyusunan SPM
Puspitarini, Margaret. (2013). Tiga Masalah Guru di Indonesia. [Online]. Diakses
Dari
http://kampus.okezone.com/read/2013/11/22/560/901137/ini-dia-3-masalah-guru-di-indonesia
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Administrasi. Bandung: CV. Alfabeta
Supardi. (2013). Sekolah Efektif (Konsep dasar dan praktiknya). Jakarta: PT Raja
Grafindo Persada
Umaedi. Dkk. (2009). Manajemen Berbasis Sekolah. Jakarta: Universitas Terbuka
UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional