• Tidak ada hasil yang ditemukan

KESIMPULAN DAN SARAN

Dalam dokumen BALAI PERBENIHAN TANAMAN HUTAN KALIMANTAN (Halaman 84-89)

Capaian realisasi Program/Kegiatan Thn 2010

V. KESIMPULAN DAN SARAN

Berdasarkan hasil kajian, analisis dan evaluasi terhadap program yang telah dilakukan dalam kurun waktu tahun 2010 – 2013 lingkup BPTH Kalimantan yang telah di realisasikan berdasarkan target kegiatan pada setiap program. diperoleh kesimpulan dan beberapa saran, sebagimana disajikan berikut ini.

A. Kesimpulan

1. Realisasi capaian masing-masing program yang telah dilaksanakan 2010 – 2013 (sampai bulan Agustus 2013) adalah sebagai berikut.

a. Pemberdayaan fungsi dan daya dukung DAS berbasis pemberdayaan 1) Realisasi kegiatan yang melebihi target sebanyak 3 kegiatan 2) Realisasi kegiatan yang sesuai target sebanyak 4 kegiatan 3) Realisasi kegiatan yang kurang dari target sebanyak 3 kegiatan 4) Kegiatan yang belum dilaksanakan sebanyak 2 kegaiatan b. Perencanaan dan pembinaan perbenihan tanaman hutan (PTH)

1) Realisasi kegiatan yang sesuai target sebanyak 5 kegiatan 2) Kegiatan yang belum dilaksanakan sebanyak 3 kegiatan c. Perencanaan dan pembinaan perbenihan tanaman hutan (PTH)

1) Realisasi kegiatan yang sesuai target sebanyak 4 kegiatan 2) Realisasi kegiatan yang kurang dari target sebanyak 3 kegiatan d. Pengembangan usaha perbenihan tanaman hutan

1) Realisasi kegiatan yang sesuai target sebanyak 5 kegiatan 2) Realisasi kegiatan yang kurang dari target sebanyak 2 kegiatan 3) Kegiatan yang belum dilaksanakan sebanyak 1 kegiatan

e. Pengendalian peredaran benih dan bibit

1) Realisasi kegiatan yang sesuai target sebanyak 2 kegiatan 2) Realisasi kegiatan yang kurang dari target sebanyak 1 kegiatan 3) Kegiatan yang belum dilaksanakan sebanyak 2 kegiatan

f. Pembangunan sumberdaya genetik dan sumber benih

1) Realisasi beberapa kegiatan yang melebihi target sebanyak 6 kegiatan 2) Realisasi kegiatan yang sesuai target sebanyak 5 kegiatan

3) Realisasi kegiatan yang kurang dari target sebanyak 2 kegiatan 4) Kegiatan yang belum dilaksanakan sebanyak 3 kegiatan

berikut.

a. Pemberdayaan fungsi dan daya dukung DAS berbasis pemberdayaan

1) Tahun 2010, capaian realisasi tertinggi adalah baik (40,00%) dan terendah kurang baik (10,00%),

2) Tahun 2011, capaian realisasi tertinggi adalah sangat baik (40%) dan terendah kurang baik (10%),

3) Tahun 2012, capaian realisasi tertinggi adalah baik (40%) dan terendah kurang baik (00,00%)

4) Tahun 2013, capaian realisasi tertinggi adalah baik (41,67%) dan terendah kurang baik (8,33%),

b. Perencanaan dan pembinaan perbenihan tanaman hutan (PTH)

1) Tahun 2010, capaian realisasi tertinggi adalah baik (62,50%) dan terendah kurang baik (00,00%), dan tidak baik (37,50%)

2) Tahun 2011, capaian realisasi tertinggi adalah baik (62,50%) dan terendah kurang baik (00,00%), dan tidak baik (37,50%)

3) Tahun 2012, capaian realisasi tertinggi adalah baik (50%) dan terendah kurang baik (0%) dan tidak baik (50,00%)

4) Tahun 2013, capaian realisasi tertinggi adalah baik (45,45%) dan terendah kurang baik (0%) dan tidak baik (54,55%),

c. Pengembangan kelembagaan perbenihan tanaman hutan (PTH)

1) Tahun 2010, capaian realisasi tertinggi adalah baik (50,00%) dan tidak baik (50,00%)

2) Tahun 2011, capaian realisasi tertinggi adalah baik (33,33%) dan terendah kurang baik (00,00%), dan tidak baik (50,00%)

3) Tahun 2012, capaian realisasi tertinggi adalah baik (50%) dan tidak baik (50,00%)

4) Tahun 2013, capaian realisasi tertinggi adalah baik (71,43%) dan sangat baik (14,29%)

d. Pengembangan usaha perbenihan tanaman hutan

1) Tahun 2010, capaian realisasi tertinggi adalah baik (77,78%) dan terendah tidak baik (11,11%)

2) Tahun 2011, capaian realisasi tertinggi adalah baik (77,78%) dan terendah tidak baik (11,11%)

baik (28,57%)

4) Tahun 2011, capaian realisasi tertinggi adalah baik (44,44%) dan terendah tidak baik (33,33%)

e. Pengendalian peredaran benih dan bibit

1) Tahun 2010, capaian realisasi tertinggi adalah kurang baik (66,67%), baik (33,33%) dan terendah tidak baik (00,00%)

2) Tahun 2011, capaian realisasi tertinggi adalah baik (33,33%) dan terendah kurang baik (33,33%)

3) Tahun 2012, capaian realisasi tidak baik (100,00%) f. Pembangunan sumberdaya genetik dan sumber benih

1) Tahun 2010, capaian realisasi tertinggi adalah sangat baik (57,14%), baik (42,86%) dan terendah tidak baik (00,00%)

2) Tahun 2011, capaian realisasi tertinggi adalah baik (55,56%), sangat baik (33,33%) dan terendah tidak baik (11,11%)

3) Tahun 2012, capaian realisasi realisasi tertinggi adalah sangat baik (30,00%), baik (30,00%) dan terendah tidak baik (20,00%) dan tidak baik (20,00%)

4) Tahun 2013, capaian realisasi tertinggi adalah tidak baik (60,00%), baik (30,00%) dan terendah kurang baik (10,00%)

3. Persentase Realisasi Capaian Kegiatan setiap Program dalam kurun waktu 2010-2013 dan Persentase target Kegiatan tahun 2014.

a. Pemberdayaan fungsi dan daya dukung DAS berbasis pemberdayaan terdapat kegiatan yang terealisasi melebih 100 %, namun juga terdapat yang kurang 100 %, bahkan terdapat kegiatan yang belum dilaksanakan.

b. Perencanaan dan pembinaan perbenihan tanaman hutan (PTH) terdapat kegiatan yang terealisasi sampai 80 %, namun juga terdapat kegiatan yang 100 % belum dilaksanakan.

c. Pengembangan kelembagaan perbenihan tanaman hutan (PTH) terdapat kegiatan yang terealisasi 33 sampai 93 %, namun juga terdapat kegiatan yang 100 % belum dilaksanakan

d. Pengembangan usaha perbenihan tanaman hutan terdapat kegiatan yang terealisasi 14 sampai 93 %, namun juga terdapat kegiatan yang 100 % belum dilaksanakan

100 % dan yang melebihi 100%, namun juga terdapat kegiatan yang 100 % belum dilaksanakan

f. Pembangunan sumberdaya genetik dan sumber benih terdapat kegiatan yang terealisasi sampai 100 % dan yang melebihi 100%, namun juga terdapat satu kegiatan yang 100 % belum dilaksanakan

4. Keuangan

a. Tahun 2010; rencana Rp. 8.590.614.000, realisasi Rp. 7.827.260.300 b. Tahun 2011; rencana Rp. 15.734.497.000, realisasi Rp. 14.175.174.190 c. Tahun 2012; rencana Rp. 10.497.253.280, realisasi Rp. 10.133.244.280

d. Tahun 2013; rencana Rp. 12.527.354.000, realisasi hingga bulan Agustus Rp. 6.912.572.924 (55,18%)

5. Program kerja BPTH Kalimantan untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan untuk kelestarian lingkungan hidup dalam sutau DAS lingkup Kalimantan.

6. Mekanisme pelaksanaan kegiatan terdiri atas beberapa jabatan yang terdiri atas. a. Pejabat Pengguna Anggaran

b. Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran c. Pejabat pembuat komitmen

d. Bendahara Pengeluaran

7. Kemampuan Manajemen Dan Daya Dukung Sumberdaya Yang Dimilki, BPTH Kalimantan dipimpin oleh 1 orang Kepala Balai, dalam penyelenggaran tugas pokok dan fungsinya dibantu oleh 1 orang kepala sub bagian tata usaha, 3 orang kepala seksi yaitu; kepala seksi sumber benih, kepala seksi peredaran benih, kepala seksi informasi benih serta kelompok jabatan fungsional (PEH).

B. Saran

1. Untuk berlangsungan koordinasi, perencanaan, pelaksaan dan monev program kerja BPTH dengan instansi terkait, maka perlu di pertimbangkan untuk peningkatan esolon

Hutan.

2. Perlunya peningkatan kualitas dan kelengkapan sarana dan prasarana termasuk Laboratorium yang mendukung program lingkup BPTH Kalimantan

3. Perlunya dukungan peningkatan SDM lingkup BPTH Kalimantan, hingga di dominasi kualifikasi pendidikan s-2

4. Program/kegiatan yang belum teralisasi tahun 2010 – 2013, agar dapat di realisasikan hingga akhir tahun 2013 dan tahun 2014.

5. Perlunya disusun data base terkait informasi penggunaan benih dan bibit serta kegiatan lainnya terkait program lingkup BPTH Kalimantan

6. Perlunya peningkatan penyelenggaraan pembinaan dan bimbingan teknis terhadap pengada, pengedar benih dan bibit tanaman hutan

7. Perlunya dilakukan inventarisasi dan pengumpulan data potensi benih dan kebutuhan benih jenis tertentu untuk kegiatan RHL, pengembangan hutan rakyat, HTI dan HTR

Buletin pemuliaan Pohon Vol.5 No.1, hal 11-20. Pusat Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan. Yogyakarta.

Budiantoro, A. 2007. Evaluasi Kinerja dan Menejer SDM Profesional. Perencanaan SDM.Pusat Pengembangan Bahan Ajar- UMB

Balai Perbenihan Tanaman Hutan Kalimantan, 2011. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) BPTH Kalimantan. Banjarbaru

Balai Perbenihan Tanaman Hutan Kalimantan, 2010. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) BPTH Kalimantan. Banjarbaru

Balai Perbenihan Tanaman Hutan Kalimantan, 2013. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) BPTH Kalimantan. Banjarbaru

Departemen Kehutanan, 2003. Teknik Pembibitan dan Konservasi Tanah. Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan (Buku 1). Departemen Kehutanan. Jakarta.

Departemen Kehutanan. 2004. Petunjuk Teknis Pembangunan dan Pengelolaan Sumber Benih. Direktorat Perbenihan Tanaman Hutan. Departemen Kehutanan. Jakarta. Danfar. 2009. Metode Pengukuran Kinerja Karyawan. http:/dansite.wordpress.com. Deni, E. 2011. Proposal KBR 2011. http://www.slideshare.net.

Herawan, T., dan Y. Husnaeni. 1996. Teknik Rejuvenasi Menggunakan Metoda Rendaman Cabang Dala Air Pada Jenis A. mangium, E. deglupta, E. urophylla dan P. falcataria. Herawan, T. 2003. Propagasi Klon Acacia mangium Melalui Kultur Jaringan. Jurnal

Pemuliaan Tanaman Hutan Vol. 1 No. 2. Hal. 43 – 48. Pusat Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan. Yogyakarta

Irawan, I. 2010. Kebun Bibit Rakyat (KBR) Mandirancan.

http://poetramandirancan.blogspot.com

Jim. 2010. Penanggulangan Degradasi lahan dan kekeringan http://www.pegbintangkab.go.id.

Kementerian Kehutanan.2004. Peraturan Menteri Kehutanan No.P.04/Menhut- V/2004. Petunjuk Pelaksanaan Penilaian Kinerja Kegiatan Rehabilitasi Hutan Dan Lahan Sumber Dana DAK-DR.

Kementerian Kehutanan. 2012. Statistik Kehutanan Indonesia. Direktur Jenderal Planologi Kehutanan. Jakarta

Longmann, K.A. 1993. Rooting Cuttings of Tropical Trees. Tropical Trees : Propagations and Planting Manuals. Volume I. Commonwealth Science Council. London.

Pudjiono, S. 1996. Dasar-dasar Umum Pembuatan Stek Pohon Hutan. Informasi Teknis No. 1/1996. Balai Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan. Yogyakarta.

Pudjiono, S., dan H. Kondo. 1996a. Technical Report for Cuttings Propagation for Acacia

mangium, Eucalyptus deglupta, Eucalyptus pellita and Paraserienthes falcataria.

Forest Tree Improvement Project No. 55. Kerjasama Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan dangan Japan International Cooperation Agency (JICA) Sadjad, S. 1980. Panduan Pembinaan Mutu Benih Tanaman Kehutanan di Indonesia.

Dalam dokumen BALAI PERBENIHAN TANAMAN HUTAN KALIMANTAN (Halaman 84-89)

Dokumen terkait