5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian mengenai pengaruh Corporate Public
Relations terhadap Citra Perusahaan survey pada peserta PT.ASKES (persero) di
kantor cabang Tasikmalaya dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Gambaran corporate public relations berada pada kategori tinggi meskipun kategori ini termasuk pada kategori baik. Indikator tertinggi yang mendapat skor kuesioner rata-rata terbesar adalah pada indikator (Relationship) dimana hubungan PT.ASKES dengan pesertanya dikatakan baik. Hal ini dikarenakan PT.ASKES memiliki program hubungan yang baik dari mulai kinerja yang dapat memuaskan peserta askes maupun keyakinan peserta askes terhadap kinerja PT.ASKES. Dan indikator yang memiliki nilai paling rendah yaitu pada idnikator (Advocacy) dimana rekomendasi PT.ASKES terhadap pesertanya kurang memiliki solusi yang baik, terlihat jelas bahwa PT.ASKES tidak memiliki rekomendasi yang baik hal ini dibuktikan dengan anak perusahaannya yaitu inhealth yang kurang diketahui oleh publik eksternal.
2. Gambaran Citra perusahaan berada pada kategori tinggi. Indikator yang memiliki nilai rata-rata tertinggi yaitu indikator Value and Program, hal ini dikarenakan PT.ASKES memiliki program diluar nilai tambah produknya yaitu berupa layanan yang memuaskan dan program CSR
yang baik tentunya. Dan indikator yang memiliki skor rata-rata terendah dari Citra perusahaan ini yaitu common product, atribute,
benefits or attitude hal ini dikarenakan PT.ASKES jarang memberikan
informasi tentang produk yang dimilikinya yaitu askes sosial dan askes komersial.
3. Terdapat pengaruh antara corporate public relations dengan citra perusahaan menunjukan tingkat korelasi yang sangat kuat, sementara besarnya pengaruh corporate public relations memiliki pengaruh yang sama tingginya terhadap citra perusahaan.
5.2 Saran
Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh dan temuan yang telah dihasilkan, maka peneliti menyatakan hal-hal sebagai berikut dengan harapan dapat memberikan manfaat dna menjadi masukan bagi perusahaan jasa asuransi khususnya bagi PT.ASKES (persero) cabang Tasikmalaya sebagai berikut:
1. Berasarkan hasil penelitian pada variabel CPR yang memiliki nilai rata-rata terendah yaitu advocacy. Oleh karena itu yang harus dilakukan oleh PT.ASKES adalah pada saat peserta askes mendatangi kantor PT.ASKES para pegawai askes memberikan informasi untuk merekomendasikan agar anggota keluarganya mendaftar pada produk askes komersial dengan cara memberikan pengetahuan tentang produk askes komersial ini juga yang tidak kalah pentingnya yaitu memberikan
brosur pada saat mereka akan meninggalkan kantor PT.ASKES dan selalu mengingatkanpara pesertanya bahwa pentingnya asuransi di masa yang akan datang.
2. Berdasarkan hasil penelitian, indikator citra perusahaan yang memiliki skor rata-rata paling rendah yaitu pada indikator common product,
atrbute, benefits or attitude. PT.ASKES diharapkan dapat melakukan
pembentukan kembali kepribadian perusahaannya lebih baik dengan cara meyakinkan para pesertanya maupun publik eksternal. Kepercayaan yang diberikan askes terhadap pesertanya dikatakan rendah karena masih banyak peserta askes yang kurang yakin dengan kinerja PT.ASKES, hal yang harus dilakukan oleh PT.ASKES yaitu memiliki kualitas pelayanan jasa yang baik dengan menerapkan konsep layanan yang sangat baik. Kemudian mempermudah prosedur pelayanan penggunaan asuransi kesehatan bagi pesertanya tidak berbelit-belit agar efektif dan efisien. Tetapi tetap semua langkah yang harus dilakukan oleh PT.ASKES menggunakan invoasi yang berkesinambungan.
3. berdasarkan hasil penelitian, Corporate public relations memiliki pengaruh tinggi terhadap citra perusahaan. Oleh karena itu, PT.ASKES bisa memkasimalkan kinerja konsep Corporate public relations dengan selalu memperbaiki hubungan terhadap semua publik baik internal maupun eksternal dengan cara sering mengadakan seminar asuransi dan seminar kesehatan secara gratis dan berkesinambungan yang dihadiri oleh para peserta askes dari berbagai intansi agar selalu mengingatkan
dan memberi informasi yang berharga untuk penggunaan asuransi kesehatan di PT.ASKES maupun tentang pentingnya kesehatan.
4. Berdasarkan hasil penelitian perhitungan regresi linear sederhana bahwa Corporate Public Relations memiliki nilai yang sangat tinggi pengaruhnya terhadap Citra Perusahaan akan tetapi masih ada beberapa persen yang tidak mempengaruhi Ctra perusahaan. Maka diharapkan pada penelitian selanjutnya untuk meneliti indikator-indikator lain yang dapat mempengaruhi citra sebuah perusahaan selain Corporate Public Relations.
Alma, Buchari. 2007. Manajemen Pemasaran dan Manajemen Pemasaran jasa. Bandung: CV. Alfabeta
Dowling, Grahamme. 2002. Creating Corporate Reputation, Identity, Image, and Performance. Oxford University Press Inc.
Kotler, Philip, (2007), Manajemen Pemasaran, Jakarta, Prenhallindo
Sutisna. (2002). Perilaku Konsumen dan Komunikasi Pemasaran, Cetakan Kedua, Bandung, PT.Remaja Rosdakarya.
Siswanto Sutojo, (2004), Membangun Citra Perusahaan, Jakarta: Damar Mulia Pustaka
Soemirat, S. Dan Elvirano A. (2007). Dasar-dasar public relations. Bandung: Rosadakarya.
Sulastomo, 2007. Manajemen Kesehatan, Cetakan ketiga, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Rochaety. E, Tresnati. R dan Latief. A. 2009. Metodologi Penelitian Bisnis: Dengan Aplikasi SPSS, Edisi Revisi. Jakarta : Mitra Wacana Media.
Cutlip, S et al. 2004. Effective public relations, 9th ed. Englewood Cliffs NJ: Prentice Hall.
Hawkin, Best, Coney. 2004. Consumer Behaviour: Building marketing strategy. New York: McGrawhill.
Jefkins, Frank. 2004. Public Relations Edisi Kelima. Jakarta: Penerbit Erlangga. Juliansyah, Elvi. 2008. Promosi Public Relations. Bandung: Mandar Maju.
Khasali, Rhenald. 2008. Manajemen Public Relations: Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.
Kotler, Philip dan Kevin Lane Keller. 2008. Manajemen Pemasaran. Jilid 1. Edisi
12. Alih Bahasa Benyamin Molan. Jakarta: indeks.
Kotler, Philip dan Kevin Lane Keller. 2008. Manajemen Pemasaran. Jilid 2. Edisi
12. Alih Bahasa Benyamin Molan. Jakarta: indeks.
Kotler, Philip dan Gary Amstrong. 2008. Prinsip-Prinsip Pemasaran. Edisi 12.. Jakarta: Erlangga.
Kotler, Philip dan Kevin Lane Keller. 2009. Manajemen Pemasaran. Jilid 1. Edisi
132. Alih Bahasa Benyamin Molan. Jakarta: Erlangga.
Kotler, Philip dan Gary Amstrong. 2012. Principle of Marketing. Edition 14e.. New Jersey: Pearson Prentice Hall.
Kotler, Philp dan Kevin Lane Keller. 2012. Marketing Management. Edition 14e. New Jersey: Pearson Prentice Hall.
Ruslan, Rosady. 2008. Manajemen Public Relations & Media Komunikasi: Konsep dan Aplikasi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Soemirat, Soleh & Adrianto, Elvinaro. 2007. Dasar Public Relations. Bandung: Rosda.
Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: CV. Alfabeta.
Sutisna. 2003. Perilaku Konsumen dan Komunikasi Pemasaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Arikunto, Suharsimi, 2006. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Edisi Revisi, PT. Rineka Cipta, Jakarta.
Sudjana. 2007. Metoda Statistika. Edisi 7. Bandung: Tarsito
Michaelson, Davis dan Don W Stacks. 2011. Standardization in Public Relations Measurement and Evaluation. Public Relations Society of America, Public Relations Journal Vol 5 No 2, Halaman 1-19.
PT.ASKES (Persero). (2008). Sejarah Singkat PT.ASKES (Persero) [on line] Tersedia :http://www.ptaskes.com/info-perusahaan/14/Sejarah-Singkat