• Tidak ada hasil yang ditemukan

KESIMPULAN DAN SARAN

8.1 Kesimpulan

Kesimpulan hasil evaluasi program ADP adalah sebagai berikut:

1. Tingkat partisipasi warga pada tahap sosialisasi program ADP menunjukkan bahwa sebanyak 40 persen responden memiliki partisipasi yang tinggi dan sebanyak 60 persen responden memiliki partisipasi yang rendah.

2. Tingkat partisipasi warga pada tahap pelaksanaan program ADP menunjukkan bahwa sebanyak 70 persen responden memiliki tingkat partisipasi yang tinggi dan sebanyak 30 persen responden memiliki tingkat partisipasi yang rendah.

3. Tingkat partisipasi warga pada tahap menikmati hasil program ADP menunjukkan bahwa sebanyak 70 persen responden memiliki tingkat partisipasi yang tinggi dan sebanyak 30 persen responden memiliki tingkat partisipasi yang rendah.

4. Tingkat partisipasi warga pada tahap evaluasi program menunjukkan bahwa sebanyak 60 persen responden memiliki tingkat partisipasi yang tinggi. Sedangkan sebanyak 40 persen tingkat partisipasi warga rendah.

5. Faktor – faktor yang mempengaruhi tingkat partisipasi warga adalah hubungan baik yang terjalin antara warga dengan pendamping program, kemampuan dan kemauan warga yang mendorong untuk berpartisipasi, penyuluhan yang intens dari pendamping kepada warga, monitoring dari pengurus organisasi dan pendamping kepada warga, dan keterlibatan semua stakeholder baik tokoh agama, aparatur pemerintah maupun pengurus organisasi.

6. Input program ADP tersedia dengan baik seperti aktifitas program, jumlah peserta yang terlibat, anggaran biaya dan pendamping program.

a. Meningkatnya hubungan kerjasama antara Wahana Visi Indonesia dengan institusi kesehatan.

b. Meningkatnya kemampuan institusi kesehatan dalam menyediakan pelayanan kesehatan gratis.

c. Meningkatnya akses warga ke tempat pembuangan sampah.

d. Meningkatnya komitmen masyarakat untuk melakukan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat).

e. Meningkatnya kapasitas warga dalam mengelola sampah. f. Meningkatnya jumlah anak yang memiliki buku paket. g. Meningkatnya partisipasi anak dalam forum anak.

h. Meningkatnya jumlah anak yang dapat mengakses kegiatan ekstrakulikuler. i. Meningkatnya kemampuan masyarakat dalam berorganisasi melalui KUB. j. Meningkatnya kualitas produk KUB.

8. Efek yang diterima oleh warga Kelurahan Tengah adalah:

a. Meningkatnya akses warga ke pelayanan kesehatan melalui program mobile clinic.

b. Meningkatnya sanitasi lingkungan yang baik dengan dibangunnya saluran air dan beroperasinya 18 unit gerobak sampah.

c. Meningkatnya kemudahan warga untuk mengakses pelayanan pendidikan yang terjangkau dan berkualitas.

d. Meningkatnya pendapatan kelompok usaha selama setahun terakhir.

a. Terjadi penurunan beberapa kasus penyakit seperti saluran pernapasan, diare dan kulit. Data menunjukkan penurunan jumlah kasus penyakit saluran pernapasan menjadi 36,2 persen pada tahun 2006 dari 36,7 persen pada tahun 2005. Penyakit diare juga mengalami penurunan kasus menjadi 5,1 persen dari 5,3 persen pada tahun 2005. dan penyakit kulit kasusnya turun menjadi 3,3 persen dari 4,3 persen kasus pada tahun 2005.

b. Dampak pada bidang pendidikan adalah terjadi peningkatan prestasi belajar anak di sekolah. Data Wahana Visi Indonesia menunjukkan bahwa sebesar 66,5 persen siswa Sekolah Dasar (SD) binaan Wahana Visi Indonesia mendapatkan nilai rata-rata tujuh disekolahnya. Dan siswa SMP juga menunjukkan kenaikan rata-rata nilai tujuh sebesar 19,9 persen pada tahun 2006 dibandingkan tahun 2005 hanya 19,1 persen saja.

c. Pada bidang ekonomi Wahana Visi Indonesia menargetkan di tahun 2009 tejadi penurunan jumlah keluarga miskin menjadi 2074 kepala keluarga dari data tahun 2003 sebesar 8296 kepala keluarga. Program ADP tahun 2006 merupakan salah satu proses untuk merealisasikan target tersebut.

8.2 Saran

Saran yang dapat disampaikan oleh penulis adalah sebagai berikut:

a. Untuk peneliti yang ingin mengkaji lebih jauh mengenai evaluasi program. Sebaiknya dalam menentukan proyek atau program untuk dievaluasi,

peneliti melihat sisi menarik dalam suatu program atau proyek sehingga hasilnya dapat memberikan masukan yang baru.

b. Bagi kalangan akademisi, hasil penelitian ini bisa dijadikan literatur untuk mengkaji evaluasi program atau proyek.

c. Untuk pihak penyelenggara program, sebaiknya jumlah fasilitator ditambah karena banyak kelompok usaha yang belum berproduksi dengan baik. Hal ini dipengaruhi oleh penyuluhan dan monitoring yang kurang dari fasilitator.

1 Lampiran 1. Kuesioner

Tanggal Pengisian Nomor Responden

Petunjuk Pengisian:

Isilah titik-titik (…….) dan berilah tanda silang ( x ) pada pilihan jawaban yang tersedia yang menurut anda tepat dan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya ! Nama Responden

Jenis Kelamin (a) Laki-laki (b) Perempuan Alamat di Kelurahan Tengah (a) RW 01 (b) RW 02 (c) RW 03 (d) RW 04 (e) RW 06 (f) RW07 (g) RW 08 (h) RW 09 (i) RW 10 KUESIONER

Peneliti bernama Yenni Kurnia, mahasiswi Program Studi Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Saat ini peneliti sedang menyelesaikan skripsi dengan judul Evaluasi Program Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Pengembangan Wilayah di Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Penelitian ini merupakan salah satu syarat kelulusan studi.

Peneliti berharap Anda bersedia menjawab pertanyaan yang diajukan dengan jujur dan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Identitas dan jawaban Anda dijamin kerahasiannya dan semata-mata digunakan untuk kepentingan penyusunan skripsi.

2

Bagian I *diisi oleh peneliti

1. Usia

(a) <30 tahun (b) 30-50 tahun (c) >50 tahun 2. Pendidikan Terakhir

(a) tidak tamat sekolah (d) tamat SMA (b) tamat SD (e) Diploma

(c) tamat SMP (f) Sarjana/Pascasarjana

3. Jenis Pekerjaan

(a) PNS (d) TNI/POLRI

(b) Pegawai swasta (e) Lainnya……… (c) Wiraswasta 4. Pendapatan (/bulan) (a) Rp. 1000.000 (b) Rp. 1.000.000– Rp 2.000.000 (c) > Rp. 2000.000 5. Lama tinggal: (a) 0-5 tahun (b) 6- 11 tahun (c) > 11 tahun Bagian II

1. Apakah Anda menghadiri kegiatan rapat perencanaan program?

(a) ya (b) tidak

2. Jika Ya, berapa kali Anda menghadiri rapat? Jawab:………

3. Apakah Anda mengetahui hasil keputusan rapat perencanaan program?

(a) ya (b) tidak

4. Jika Ya, apa hasil keputusan rapat perencanaan program? Jawab:………..

5. Apakah Anda dilibatkan dalam pengambilan keputusan?

3 Bagian III

1. Apakah Anda menghadiri kegiatan penyuluhan kesehatan?

(a) ya (b) tidak

2. Jika Ya, kegiatan apa saja yang anda hadiri? Jawab:………..

3. Apakah Anda menghadiri kegiatan pelayanan kesehatan?

(a) Ya (b) tidak

4. Apakah Anda menghadiri pelatihan kegiatan ekonomi?

(a) Ya (b) tidak

5. Jika Ya, kegiatan apa saja yang Anda hadiri? Jawab:………. Bagian IV

1. apakah Anda merasakan manfaat dari kegiatan penyuluhan kesehatan?

(a) Ya (b) Tidak

2. Apakah Anda merasakan manfaat dari kegiatan pelayanan kesehatan?

(a) Ya (b) Tidak

3. apakah Keterampilan Anda meningkat setelah mengikuti pelatihan kesehatan?

(a) Ya (b) Tidak

4. Apakah Anda merasakan manfaat dari bantuan operasional sekolah?

(a) Ya (b) Tidak

5. Apakah Anda merasakan manfaat dari kegiatan PAUD( Pendidikan Anak Usia Dini)?

(a) Ya (b) Tidak

6. Apakah Anda merasakan manfaat dari pelatihan ekonomi?

(a) Ya (b) Tidak

7. Apakah Keterampilan Anda meningkat setelah mengikuti pelatihan ekonomi?

(a) Ya (b) Tidak

8. Apakah pendapatan Anda meningkat setelah mengikuti kegiatan KUB?

4 Bagian V

1. Apakah Anda menghadiri rapat evaluasi program yang diadakan 3 bulan sekali?

(a) Ya (b) Tidak

2. Apakah Anda membuat laporan tertulis mengenai kegiatan yang telah Anda ikuti

(a) Ya (b) Tidak

3. apakah Anda mengutarakan saran/ide saat rapat berlangsung?

(a) Ya (b) Tidak

4. Apakah Anda membuat catatan mengenai hasil rapat evaluasi?

DAFTAR PUSTAKA

Adi, Isbandi Rukminto. 2003.Pemberdayaan, Pengembangan Masyarakat dan Intervensi Komunitas. FE Universitas Indonesia.

Alkadri, dkk. 2001.Manajemen Teknologi Untuk Pengembangan wilayah. Jakarta : BPPT Ambardi, Urbanus dan Socia Prihawantoro. 2002.Pengembangan Wilayah dan Otonomi

Daerah. Jakarta: BPPT

Arikunto, Suharsimi dan Cepi Safruddin Abdul Jabar.1995. Evaluasi Program Pendidikan. Penerbit: Bumi Aksara.

Bakhit, Izzedin, dkk. 2001.Pembangunan Tanpa Perasaan Menggempar Akar-Akar Kemiskinan. Yakoma-PGI. Jakarta.

Bungin, Burhan. 2007.Metodologi Penelitian Kualitatif ( Aktualisasi Metodologis ke Arah Ragam Varian Kontemporer ).Jakarta: PT Raya Grafindo Persada.

Departemen Pertanian. 1990. Monitoring dan Evaluasi: Sistem Monitoring dan Evaluasi Proyek-proyek Pembangunan Pertanian dan Pedesaan. Departemen Pertanian. Jakarta.

Hikmat, Harry. 2004.Strategi Pemberdayaan Masyarakat. Bandung : Humaniora Utama. Hastuty, Yuli.2004.Partisipasi Masyarakat dalam Penerapan Program Pemberdayaan

Masyarakat (Studi kasus di Proyek Susukan Kecamatan Ciracas, Jakarta timur). Tesis. UI.

Nasdian, Tonny Fredian. 2003.Pengembangan Masyarakat.Materi kuliah.IPB.

Nasution, Sofyan. 1995.Berbagai faktor Yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Perkotaan. Jakarta:UI.

Nurzaman, Siti sutriah. 2002.perencanaan Wilayah di Indonesia. Bandung: ITB.

Pranarka, AMW dan Vidhiyanka Moeljarto. 1996.Pemberdayaan, Konsep Kebijakan dan Implementasi. Jakarta: CSIS.

Suharto, Edi. 2005.Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Refika Aditama. Santosa, Iman Budhi. 2001.Potret gaya Hidub Transformatif. LKiS Yogyakarta Santoso, Jo.2006.Kota Tanpa Warga. Penerbit:KPG.

Tayibnapsis, Farida Yusuf. 2000.Evaluasi Program. UNJ

EVALUASI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

(Studi Kasus Proyek Kesehatan, Pendidikan dan Ekonomi Pada Program Pengembangan Wilayah atau Area Development Program (ADP) di Kelurahan

Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur)

Yenni Kurnia A14203004

PROGRAM STUDI KOMUNIKASI DAN PENGEMBANGAN

MASYARAKAT

FAKULTAS PERTANIAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

RINGKASAN

Yenni Kurnia. Evaluasi Program Pemberdayaan Masyarakat (Studi Kasus Proyek Kesehatan, Pendidikan, dan Ekonomi pada Program Pengembangan Wilayah atau Area Development Program (ADP) di Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur) (di bawah bimbinganPudji Muljono).

Wahana Visi Indonesia merupakan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang bergerak dibidang sosial kemanusiaan. LSM ini memiliki program ADP (Area Development Program) yang telah berlangsung sejak tahun 1999 di wilayah Jakarta Timur, khususnya di wilayah Kelurahan Tengah. Program ADP dilaksanakan dengan metode pelatihan, pemberian bantuan dan pembangunan infrastruktur. ADP memfokuskan programnya pada tiga bidang yaitu bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

Tujuan program ADP secara umum adalah untuk meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat agar masyarakat bisa hidup mandiri. Sedangkan tujuan program ADP secara khusus menitikberatkan pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, peningkatan prestasi belajar anak, dan peningkatan status ekonomi keluarga.

Penelitian ini dilakukan di wilayah kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat jati, Kotamadya Jakarta Timur. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan didukung pendekatan kuantitatif. Metode kualitatif yang digunakan adalah studi kasus yakni untuk memperoleh informasi secara mendalam. Pengumpulan data kualitatif dilakukan dengan tiga metode kualitatif (triangulasi) yakni dengan melakukan pengamatan, wawancara, dan analisis dokumen. Proses pengambilan data dilakukan dengan teknik bola salju yaitu proses pengumpulan data secara bertahap dan berlapis, setiap tambahan data menambah kelengkapan dan kedalaman data yang dikumpulkan, Dan pendekatan kuantitatif dilakukan menggunakan metode survai yaitu pengambilan sampel dari suatu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengambil data.

Hasil evaluasi yang dilakukan oleh peneliti menghasilkan beberapa kesimpulan yaitu tingkat partisipasi warga dalam mengikuti kegiatan program ADP, faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi warga tersebut, output program ADP, efek program ADP dan dampak Program ADP.

Tingkat partisipasi warga bervariasi pada setiap tahapan kegiatan, namun secara umum dapat dikatakan memiliki nilai yang tinggi. Hal ini bisa dilihat pada tingginya tingkat partisipasi warga pada tahap pelaksanaan program yakni sebanyak 70 persen, pada tahap menikmati hasil sebesar 70 persen, dan pada tahap evaluasi sebesar 60 persen, sedangkan pada tahap perencanaan program sebesar 40 persen. Kemudian faktor-faktor yang mendukung tingkat partisipasi warga adalah faktor pendamping, fasilitas yang memadai, monitoring dari pengurus dan pendamping, dan keterlibatan semua pihak. Sedangkan faktor penghambat tingkat partisipasi warga adalah faktor internal dan eksternal dari individu.

Output program ADP yang dihasilkan setelah penggunaan input antara lain meningkatnya hubungan kerjasama antara Wahana Visi Indonesia dengan institusi kesehatan, meningkatnya kemampuan institusi kesehatan dalam menyediakan pelayanan kesehatan gratis, meningkatnya akses warga ke tempat pembuangan sampah, meningkatnya komitmen masyarakat untuk melakukan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat), meningkatnya kapasitas dan kemampuan warga dalam mengelola sampah, meningkatnya jumlah anak yang memiliki buku paket, meningkatnya partisipasi anak dalam forum kegiatan anak-anak, meningkatnya jumlah anak yang dapat mengakses kegiatan ekstrakulikuler, meningkatnya kemampuan masyarakat dalam berorganisasi melalui KUB, dan meningkatnya kualitas produk KUB.

Efek yang diterima oleh warga Kelurahan Tengah adalah meningkatnya akses warga ke pelayanan kesehatan melalui program mobile clinic, meningkatnya sanitasi lingkungan yang baik dengan dibangunnya saluran air dan beroperasinya 18 unit gerobak sampah, meningkatnya kemudahan warga untuk mengakses pelayanan pendidikan yang terjangkau dan berkualitas, dan meningkatnya pendapatan kelompok usaha selama setahun terakhir.

Dampak pada bidang kesehatan adalah terjadi penurunan beberapa kasus penyakit seperti saluran pernapasan, diare dan kulit. Data menunjukkan penurunan jumlah kasus penyakit saluran pernapasan menjadi 36,2 persen pada tahun 2006 dari 36,7 persen pada tahun 2005. Penyakit diare juga mengalami penurunan kasus menjadi 5,1 persen dari 5,3 persen pada tahun 2005. dan penyakit kulit kasusnya turun menjadi 3,3 persen dari 4,3 persen kasus pada tahun 2005.

Dampak pada bidang pendidikan adalah terjadi peningkatan prestasi belajar anak di sekolah. Data Wahana Visi Indonesia menunjukkan bahwa sebesar 66,5 persen siswa Sekolah Dasar (SD) binaan Wahana Visi Indonesia mendapatkan nilai rata-rata tujuh disekolahnya. Dan siswa SMP juga menunjukkan kenaikan rata-rata nilai tujuh sebesar 19,9 persen pada tahun 2006 dibandingkan tahun 2005 hanya 19,1 persen saja. Hal ini tentu menjadi prestasi yang luar biasa bagi anak-anak, orang tua dan LSM Wahana Visi Indonesia sendiri.

Wahana Visi Indonesia mentargetkan di tahun 2009 tejadi penurunan jumlah keluarga miskin menjadi 2074 kepala keluarga dari data tahun 2003 sebesar 8296 kepala keluarga. Dampak proyek bidang ekonomi membutuhkan waktu yang panjang untuk dapat merealisasikannya.

EVALUASI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

(Studi Kasus Proyek Kesehatan, Pendidikan dan Ekonomi Pada Program Pengembangan Wilayah atau Area Development Program (ADP) di Kelurahan

Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur)

Yenni Kurnia A14203004

SKRIPSI

Sebagai Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pertanian

pada

Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor

PROGRAM STUDI

KOMUNIKASI DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT

FAKULTAS PERTANIAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

2010

FAKULTAS PERTANIAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR

Dengan ini dinyatakan bahwa skripsi yang ditulis oleh: Nama : Yenni Kurnia

NRP : A14203004

Program studi : Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat Judul : Evaluasi Program Pemberdayaan Masyarakat

(Studi Kasus Proyek Kesehatan, Pendidikan dan Ekonomi Pada Program Pengembangan Wilayah atau Area Development Program (ADP) di Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur)

Dapat diterima sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pertanian pada Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Menyetujui, Dosen Pembimbing

Dr. Ir. Pudji Muljono, M.Si NIP 1962 1010 198903 1 005

Mengetahui, Dekan Fakultas Pertanian

Prof.Dr.Ir.Didy Soepandie, M.Agr NIP 1957 1222 198203 1 002

LEMBAR PERNYATAAN

DENGAN INI SAYA MENYATAKAN BAHWA SKRIPSI YANG BERJUDUL

“EVALUASI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT” ADALAH

BENAR HASIL KARYA SAYA SENDIRI DAN BELUM PERNAH DIAJUKAN SEBAGAI KARYA ILMIAH PADA PERGURUAN TINGGI ATAU LEMBAGA MANAPUN. SAYA JUGA MENYATAKAN BAHWA SKRIPSI INI TIDAK MENGANDUNG BAHAN – BAHAN YANG PERNAH DITULIS ATAU DITERBITKAN OLEH PIHAK LAIN KECUALI SEBAGAI BAHAN RUJUKAN YANG DINYATAKAN DALAM NASKAH.

Bogor, Februari 2010

YENNI KURNIA A14203004

RIWAYAT HIDUP

Penulis dilahirkan di Jakarta pada tanggal 17 Juni 1985 sebagai anak kedua dari tiga bersaudara dari pasangan suami istri Abdul Rochim dan Darmayanti. Penulis menyelesaikan pendidikan taman kanak-kanak di TK Harapan 1 pada tahun 1991 dan pada tahun yang sama melanjutkan sekolah dasar di SD 25 Pagi dan lulus pada tahun 1997. Selanjutnya penulis sekolah di SLTPN 20 Jakarta dan lulus pada tahun 2000. Kemudian penulis melanjutkan sekolah di SMU PB.Sudirman Jakarta dan lulus pada tahun 2003. Penulis pernah mendapatkan juara umum pada tahun pertama di SMU PB.Sudirman.

Tahun 2003 penulis melanjutkan studi ke Institut Pertanian Bogor melalui jalur USMI pada program studi “Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat”. Penulis pernah aktif dalam kegiatan paduan suara IPB selama satu tahun dan pernah mengikuti beberapa acara paduan suara di Bogor dan Jakarta.

KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdullilah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul

“EVALUASI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT“ di bawah bimbingan Dr.Ir.Pudji Muljono, MSi.

Skripsi ini merupakan salah satu syarat memperoleh gelar sarjana pertanian pada Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Penelitian skripsi berlokasi di Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Kotamadya Jakarta Timur selama tiga bulan. Penyusunan skripsi ini banyak memberikan pelajaran yang berharga bagi penulis yaitu belajar berbagi pengalaman dan pemikiran dengan masyarakat secara langsung.

Penulis berharap skripsi ini dapat memberikan manfaat bagi dunia pendidikan dan sekaligus dapat dimanfaatkan dengan baik oleh semua pihak yang ingin mendalami evaluasi program.

Bogor, Februari 2010

UCAPAN TERIMA KASIH

Penulisan skripsi ini dapat diselesaikan dengan baik karena bantuan yang tidak mengenal kata lelah dan menyerah dari berbagai pihak. Oleh sebab itu penulis ingin mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga kepada semua pihak yang telah banyak membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini sebagai berikut:

1. Bapak Dr. Ir. Pudji Muljono, MSi sebagai dosen pembimbing yang banyak memberikan masukan dan arahan sehingga skripsi ini bisa diselesaikan.

2. Keluarga tercinta yang selalu memberikan dukungan dan kasih sayang kepada penulis.

3. LSM Wahana Visi Indonesia khususnya ibu Asih selaku manager ADP Cawang.

4. Semua teman-teman yang telah mengisi hari-hari penulis di kampus menjadi sangat berwarna untuk dikenang.

5. Dan untuk yang terakhir penulis ingin mengucapkan terima kasih sekaligus kata maaf yang terdalam “to my lovely husband” yang sangat banyak membantu dan

Dokumen terkait