• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

II- 28 3.Gaya Geser (Shearing Force Diagram)

3.7. Kesimpulan dan Saran

Pada tahap ini akan membahas kesimpulan dari hasi pengolahan data dengan memperhatikan tujuan yang ingin dicapai dari penelitian dan memberikan saran perbaikan yang mungkin dilakukan untuk penelitian selanjutnya.

commit to user

IV-1

BAB IV

PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

Bab ini berisi tentang keseluruhan tahapan pengumpulan dan pengolahan data yang dilakukan dalam penelitian. Penelitian ini terdiri dari serangkaian aktivitas merumuskan, mengumpulkan, mengolah, menganalisis, dan menarik suatu kesimpulan.

4.1 Identifikasi Awal

Identifikasi awal dilakukan selama bulan Desember 2010 - Januari 2011 dengan tujuan untuk mengetahui informasi awal di tempat penelitian. Metode untuk mendapatkan data awal dilakukan dengan pengamatan langsung proses bongkar pupuk, wawancara, dan pendokumentasian gambar postur kerja.

4.1.1 Data Kualitatif

Data kualitatif mengenai rincian kegiatan bongkar pupuk dan keluhan yang dialami pekerja saat melakukan aktivitas bongkar pupuk dilakukan melalui teknik wawancara secara langsung terhadap tiga orang pekerja. Berdasarkan hasil wawancara dengan pekerja, diketahui kegiatan bongkar per hari rata-rata sebanyak 12 ton pupuk. Rata-rata frekuensi aktivitas pemindahan pupuk dari truk menuju gudang adalah 80 kali/hari/pekerja dengan rentang jarak kurang lebih tujuh meter. Adapun rincian kegiatan bongkar pupuk di UD. Karya Tani dapat dilihat pada Tabel 4.1

Tabel 4.1. Atribut Kegiatan Manual Material Handling

No Atribut Manual Material Handling Kondisi Awal Satuan 1 Cara bongkar pupuk Manual tanpa fasilitas kerja - 2 Jumlah pekerja pada bidang bongkar pupuk 3 orang

3 Beban angkut pupuk 50 kg

4 Waktu yang dibutuhkan untuk satu kali

aktivitas pemindahan pupuk 30 detik

5

Rata-rata frekuensi pengangkutan beban dalam sehari yang dilakukan oleh satu pekerja (khusus kegiatan bongkar)

80 kali

6 Total beban pengangkutan pupuk dalam

satu hari yang dilakukan satu pekerja 4 ton 7 Jarak antara gudang pupuk dengan armada 7 meter

commit to user

IV-2

Berdasarkan wawancara yang dilakukan terhadap pekerja bagian bongkar muat pupuk diperoleh informasi mengenai keluhan ketidaknyamanan dan kesulitan yang dialami pekerja saat melakukan aktivitas bongkar pupuk. Daftar pertanyaan wawancara pekerja selengkapnya terdapat pada lampiran. Rekapitulasi hasil wawancara mengenai keluhan ketidaknyamanan dan kesulitan pada aktivitas bongkar pupuk tersebut dapat dilihat pada Tabel 4.2 berikut ini.

Tabel 4.2 Rekapitulasi Keluhan Pekerja pada Aktivitas Bongkar Pupuk

No Keluhan Pekerja Jumlah (orang)

1

Keluhan rasa pegal pada bagian bahu dan lengan serta nyeri pada bagian punggung, pergelangan tangan, dan leher setelah mengangkut pupuk.

3

2 Kesulitan saat menarik pupuk untuk ditempatkan ke

punggung 2

3 Kelelahan dan keluhan nafas terengah-engah saat

mengangkut pupuk dari truk menuju gudang. 3 4 Kesulitan saat akan meletakkan pupuk di gudang. 2

Wawancara juga dilakukan untuk mengetahui keinginan pekerja yang selanjutnya dijadikan pertimbangan dalam perancangan. Tabel 4.3 menunjukkan beberapa pernyataan keinginan pekerja mengenai alat bantu kerja sebagai fasilitas pendukung pada aktivitas bongkar pupuk.

Tabel 4.3 Rekapitulasi Keinginan Pekerja

No Keinginan Pekerja Jumlah (orang)

1

Pekerja menginginkan alat bantu yang memungkinkan proses pengangkutan pupuk dengan posisi yang nyaman dan meminimalkan kelelahan akibat penggunaan tenaga yang berlebihan saat mengangkut pupuk.

3

2 Pekerja menginginkan alat bantu yang memudahkan

menempatkan pupuk untuk diangkut. 2

3 Kemudahan dalam mengoperasikan alat bantu. 3 4 Pekerja menginginkan alat bantu yang memudahkan

proses peletakkan pupuk di gudang. 2

Tabel 4.3 menunjukkan hasil rekapitulasi data keinginan pekerja untuk perancangan alat bantu bongkar pupuk, dimana diperoleh hasil tingkat keinginan terbesar adalah keinginan pekerja untuk memperbaiki posisi kerja saat melakukan pengangkutan pupuk dan kemudahan pengoperasian alat bantu bongkar pupuk.

commit to user

IV-3

4.1.2 Dokumentasi Postur Kerja Awal

Pengamatan postur kerja pekerja bidang bongkar pupuk dilakukan melalui pendokumentasian gambar dengan kamera digital. Pendokumentasian aktivitas pekerja dilakukan saat pekerja melakukan aktivitas pengangkatan dan pengangkutan pupuk dari truk menuju gudang. Data selanjutnya dibagi ke dalam fase-fase gerakan untuk memudahkan penilaian dengan metode RULA. Fase-fase gerakan bongkar pupuk ditunjukkan pada Tabel 4.4 dan Tabel 4.5 berikut ini.

Tabel 4.4 Fase-Fase Gerakan Pekerja pada Aktivitas Bongkar Pupuk

No Gambar Aktivitas

1

Pekerja menempatkan beban (pupuk) ke punggung sebagai inisialisasi

pengangkatan. Posisi lengan atas fleksi terhadap sumbu tubuh sebesar 1470 dengan bahu naik, posisi lengan bawah fleksi terhadap lengan atas sebesar 780 , posisi pergelangan tangan sebesar 340, putaran pergelangan tangan pada posisi tengah dari putaran, posisi leher fleksi terhadap sumbu tubuh sebesar 180, posisi punggung ekstensi terhadap sumbu tubuh sebesar 110, posisi kaki normal atau seimbang.

2

Pekerja mulai memindahkan tumpuan beban dari bak ke punggung. Posisi lengan atas fleksi terhadap sumbu tubuh sebesar 870, posisi lengan bawah fleksi terhadap lengan atas sebesar 1060, posisi pergelangan tangan sebesar 450 dengan pergelangan tangan menjahui sisi tengah, putaran pergelangan tangan berada dekat dari putaran, posisi leher fleksi terhadap sumbu tubuh sebesar 670, posisi

punggung fleksi terhadap sumbu tubuh sebesar 130, posisi kaki normal atau seimbang.

commit to user

IV-4

Tabel 4.5 Fase-Fase Gerakan Pekerja pada Aktivitas Bongkar Pupuk (Lanjutan)

No Gambar Aktivitas

3

Pekerja mengangkut beban berjalan dari truk menuju gudang dengan beban di atas punggung. Posisi lengan atas fleksi terhadap sumbu tubuh sebesar 1040 dengan bahu naik, posisi lengan bawah fleksi terhadap lengan atas sebesar 1420, posisi pergelangan pada posisi netral, putaran pergelangan tangan pada posisi yang netral dan berada pada posisi tengah dari putaran, posisi leher fleksi terhadap sumbu tubuh 380, posisi punggung fleksi terhadap sumbu tubuh sebesar 270, posisi kaki normal atau seimbang.

4

Pekerja melepaskan beban dari punggung dan menjatuhkan beban ke lantai. Posisi lengan atas fleksi terhadap sumbu tubuh sebesar 1350 dengan bahu naik, posisi lengan bawah fleksi terhadap lengan atas sebesar 1220 dengan lengan bawah bekerja melewati garis tengah tubuh, posisi pergelangan tangan sebesar 580, putaran pergelangan tangan pada posisi tengah dari putaran, posisi leher fleksi terhadap sumbu tubuh sebesar 830, posisi punggung fleksi terhadap sumbu tubuh sebesar 480, posisi kaki normal atau seimbang.

Dokumen terkait