Penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan dari tindakan pertama, tindakan kedua, dan tindakan pada mata pelajaran geografi dengan materi pokok pelestarian lingkungan hidup dalam kaitanya dengan pembangunan berkelanjutan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Team Quiz untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada matapelajaran geografi dikelas XI IPS I SMA PGII 2 Bandung dengan indikator aspek adanya hasrat dan keinginan untuk berhasil, menghargai proses belajar, dan aspek adanya keinginan untuk memahami materi lebih baik dapat disimpulkan bahwa:
1. Penerapan model pembelajaran kooperatif Team Quiz dalam proses pembelajaran geografi peserta didik kelas XI IPS 1 berjalan dengan cukup efektif. Hal tersebut dapat terlihat dari peningkatan proses pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan langkah langkah kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Team Quiz yaitu pada tahap pertama pembagian kelompok dimana setiap kelompok dibagi menjadi tiga kelompok, selanjutnya yaitu pembagian materi pelajaran setiap kelompok mempunyai tema masing-masing dengan materi pelajaran mangenai pelestarian lingkungan hidup dalam kaitanya dengan pembangunan. Pada tahap kedua setiap kelompok membuat 3 pertanyaan dan jawaban, selanjutnya yaitu pada tahap ketiga setiap kelompok mempersentasikan hasil dari menjawab pertanyaan Quiz. Sedangkan pada tahap terakhir kegiatan penutup guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan materi yang telah dibahas kemudian selanjutnya yaitu menutup materi dan memberitahukan materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya. 2. Penerapan model pembelajaran kooperatif Team Quiz dapat meningkatkan
motivasi belajar peserta didik di kelas XI IPS 1 SMA PGII 2 Bandung. Dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar pada indikator aspek adanyah hasrat dan keinginan untuk berhasil, menghargai proses belajar dan adanya keinginan
98
Raharjo Ade Putra, 2015
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TEAM QUIZ UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
untuk memahami materi lebih baik pada setiap tindakan mengalami peningkatan. Peningkatan tertinggi pada aspek menghargai proses belajar, sedangkan peningkatan terendah pada aspek adanya keinginan untuk memahami materi lebih baik pada tindakan pertama dikarenakan adanya beberapa kendala dalam penerapan model Team Quiz, namun pada tindakan kedua dan ketiga mengalami peningkatan mencapai indikator yang di tetapkan.
3. Penerapan model Team Quiz di kelas XI IPS 1 dalam pembelajaran geografi mendapat respon positif dari peserta didik, walaupun pada tindakan pertama masih rendah, sedangkan pada tindakan kedua dan tindakan ketika mengalami peningkatan. Pada setiap tindakan peserta didik menyatakan senag dan sangat senang saat melaksanakan kegiatan belajar dengan menggunkan model Team Quiz.
B. Saran/Rekomendasi
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka penulis akan mengemukakan beberapa saran yang diharapkan dapat menjadi masukan bagi pihak-pihak terkait, yaitu:
1. Model Team Quiz dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran yang digunakan oleh guru sebagai cara untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Adapun untuk motivasi belajar pada aspek adanya keinginan untuk memahami materi lebih baik pada penelitian ini masih terdapat kelemahan sehingga untuk peneliti selanjutnya pada aspek tersebut diharapkan untuk dikaji kembali.
2. Penerapan model Team Quiz dalam mata pelajaran lain perlu perencanaan yang matang di tunjang dengan pengaturan alokasi waktu serta penguasaan guru dalam melaksanakan peran sebagai pengelolah kelas. Adapun penerapan model Team Quiz dalam pelaksanaannya agar lebih efektif dan efisien harus disesuaikan dengan materi.
3. Penelitian ini mengkaji tentang penerapan model Team Quiz untuk menigkatkan motivasi belajar peserta didik bisa digunkan pada kelas yang
99
Raharjo Ade Putra, 2015
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TEAM QUIZ UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
berbeda pada jenjang yang sama, sehingga dapat menjadi bahan kajian untuk penelitian selanjutnya.
Raharjo Ade Putra, 2015
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TEAM QUIZ UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu Daftar Pustaka
Arikunto, S. (2006). Presedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Arikunto, S., Suharjono, & Supardi. (2008). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Damyati, & Mudiono. (2012). Belajar Dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta
Hamalik, O.(2009). Proses Belajar Mengajar. Jakarta : PT.Bumi Aksara
Hanafiah, N. dkk (2009). Konsep Strategi Pembelajaran. Bandung: Reflika Aditama.)
Huda, M. (2012).Cooperative Learning.Yogyakarta : Pustaka Pelajar
Isjoni. (2009). Pembelajaran Kooperatif. Jogjakarta: Pustaka Pelajar.
Kunandar.(2012). Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Lie, A. (2008). Cooperative Learning. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.
Nigrum, E. (2009). Konsep Professional Guru dalam Konteks Srategi
Pembelajaran. Buana Nusantara : Bandung
Rifa’I, R.M. (2013) Penerapan Model Pembelajaran ARIAS Untuk Meningkatkan
Motivasi Berprestasi Peserta Didik Kelas X-4 SMAN 1 Sukaresmi.
Skripsi SI Jurusan Pendidikan Geografi FPIPS UPI: tidak diterbitkan
Sardiman. (2010). Interaksi Dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada
Silberman, M. (2007). Active Learning: 101 Strategi Pembelajaran Aktif. Yogyakarta: PT. Pustaka Insan Madani
100
Raharjo Ade Putra, 2015
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TEAM QUIZ UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Solihatin, E .,& Raharjo (2008). Cooperative Learning. Analisis model
pembelajaran IPS. Jakarta : Bumi Aksara
Sudjana, N. (2005). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar: Sinar Baru; Bandung
Sumaatmajadja, N. (1996). Metodologi Pengajaran Geografi. Bumi Aksara: Bandung
Sukmadinata, N. S. (2009). Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung : Remaja Posdakarya
Suprijono, A. (2013). Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Syamsuddin, A. (2007). Psikologi Pendidikan. Bandung : Rosdakarya.
Taufik, I. (2014).Penerapan Metode Cooperative Learning Tipe Two Stay Two
Stray Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Peserta Didik Dalam Pembelajaran Geografi. Skripsi SI Jurusan Pendidikan
Geografi FPIPS UPI: tidak diterbitkan
Tim Pengembang MKDP Kurikulum dan Pembelajaran.(2006). Kurikulum dan
Pembelajaran.Bandung : UPI PRESS.
Uno, H.B. (2014). Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analisis Di Bidang
Pendidikan. Jakarta : Bumi Aksara
Usman, M.U. (2009). Menjadi Guru Propesional. Cetakan kedua puluh tiga. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.
Wiriatmadja, R. (2012). Metode Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Yunisa, E. N. (2011). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Quiz
Terhadap Hasil Belajar Siswa.Skripsi SI Jurusan Pendidikan Geografi
FPIPS UPI: tidak diterbitkan
Yuhana, H. (2003). Model Pembelajaran Kooperatif. Modul pada pelatihan Metodologi guru mata pelajaran IPA-Fisika SLTP Swasta, Bandung.
101
Raharjo Ade Putra, 2015
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TEAM QUIZ UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI