Berdasarkan pembahasan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa kadar garam (salinitas) dengan NaCl berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman jagung, baik tinggi tanamannya dan daunnya. Pada 2 minggu pertama, tanaman tumbuh sehat karena disiram air. Dalam 2 minggu berikutnya tanaman F sampai tanaman J yang diberi perlakuan kedua dan tanaman K sampai tanaman O yang diberi perlakuan ketiga terhambat pertumbuhan tingginya, daunnya layu, dan akhirnya mati. Tanaman F sampai tanaman J yang diberi larutan garam 0,70625 M mulai layu dan mati pada hari ke-22. Tanaman K sampai tanaman O yang diberi larutan garam 1,4245 M mulai layu dan mati pada hari ke-18.
Kematian ini disebabkan karena adanya perbedaan potensial osmotik sel yang cukup besar antara di dalam dan di luar sel tanaman tersebut. Oleh karena itu, plasmolisis pun terjadi. Sel – sel tumbuhan kehilangan air dan mengerut. Itulah sebabnya, tanaman tampak layu dan menguning.
Gugurnya tanaman K sampai O yang lebih cepat daripada tanaman F sampai J disebabkan karena konsentrasi garam yang diterima oleh tanaman K sampai O lebih tinggi daripada tanaman F sampai J sehingga plasmolisis juga berlangsung lebih cepat.
Melalui pembahasan sebelumnya juga dapat disimpulkan bahwa tumbuhan sangat memerlukan air, jadi air memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman jagung. Pada 2 minggu pertama, tanaman tumbuh sehat karena disiram air.
Dalam 2 minggu berikutnya tanaman F sampai tanaman J yang diberi perlakuan kedua dan tanaman K sampai tanaman O yang diberi perlakuan ketiga terhambat pertumbuhan tingginya, layu, dan akhirnya mati. Tanaman F sampai tanaman J yang diberi larutan garam 0,70625 M mulai layu dan mati
pada hari ke-22. Tanaman K sampai tanaman O yang diberi larutan garam 1,4245 M mulai layu dan mati pada hari ke-18.
Air sangat penting perannya dalam menjaga kelangsungan metabolisme sel karena hampir 90% isi sel adalah air. Air juga sangat digunakan untuk menjaga keseimbangan osmotik sel. Jadi, kurangnya kadar air juga menjadi faktor penyebab kematian tanaman jagung tersebut.
Tidak hanya air yang dibutuhkan tanaman jagung, garam juga dibutuhkan, baik kandungan natriumnya maupun klornya. Akan tetapi, akan lebih baik bila berada di ambang atas gizi, jangan berlebih ataupun kurang karena tentu memberikan dampak bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman jagung tersebut.
Mineral – mineral lain, seperti Magnesium (Mg), Kobalt (Co), Besi (Fe) dan lain sebagainya juga dibutuhkan tumbuhan untuk kelangsungan hidupnya namun, semua tetap ada takarannya, jangan berlebih atau kurang. Semua mineral lain yang dibutuhkan oleh tumbuhan diperoleh tanah atau media yang digunakan untuk menanam. Pemberian pupuk juga meruakan salah satu cara untuk memperoleh nutrisi-nutrisi di atas.
5.2 Saran
Setelah peneliti mengulas permasalahan di atas, peneliti ingin menyarankan kepada pembaca khususnya pelajar yang ingin melakukan penelitian ilmiah dalam bidang apapun untuk dilakukan dengan teliti agar hasil yang diperoleh jauh lebih sempurna dan lebih mendekati hasil perhitungan teoritis.
Kedisiplinan dan ketepatan dalam pengukuran menjadi hal yang sangat esensial demi mendapatkan hasil yang optimal. Kebersihan alat dan bahan sebaiknya juga diperhatikan agar kesalahan dalam percobaan dapat diminimalisir. Keobjektifan penilaian peneliti juga penting agar hasilnya bisa memberikan manfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan di masyarakat dan dunia.
Demikianlah saran-saran yang dapat penulis sampaikan. Semoga apa yang telah penulis sampaikan dapat menambah pengetahuan bagi pembaca khususnya pelajar agar penelitian selanjutnya dapat diperoleh hasil yang jauh lebih sempurna.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim A. 2012. ”Membran Sel” http://id.wikipedia.org/wiki/Membran_sel (diakses tanggal 15 November 2014)
Anonim B. 2012. ”Tanah” http://id.wikipedia.org/wiki/Tanah (diakses tanggal 15 November 2014)
Anonim C. 2012. ”Palawija” http://id.wikipedia.org/wiki/ Palawija (diakses tanggal 15 November 2014)
Anonim D. 2012. ”Jagung” http://id.wikipedia.org/wiki/ Jagung (diakses tanggal 15 November 2014)
Anonim E. 2012. ”Tanah” http://id.wikipedia.org/wiki/ Natrium_klorida (diakses tanggal 15 November 2014)
Anonim F. 2012. ”Pengaruh Cahaya terhadap Tanaman” http://www.silvikultur.com/pengaruh_cahaya_terhadap_tanaman.ht ml (diakses tanggal 15 November 2014)
Dhevhy, Vivi. 2012. “Pengaruh Kadar Garam”
http://dhevhy4ever.blogspot.com/2012/04/pengaruh-kadar-garam-terhadap.html (diakses tanggal 15 November 2014)
Gunawan, Ary. 2012. ”Pertumbuhan dan Perkembangan” http://unitedscience.wordpress.com/ipa-2/bab-1-pertumbuhan-dan-perkembangan/ (diakses tanggal 15 November 2014)
Narendra, Arghya. 2012. ”Pengaruh Cahaya terhadap Pertumbuhan Tanaman” https://sustainablemovement.wordpress.com/2012/03/08/pengaruh-cahaya-terhadap-pertumbuhan-tanaman/ (diakses tanggal 15 November 2014)
Sabban, Indra Fauzi. 2014. “Pengaruh konsentrasi NaCl”
http://infosains48.blogspot.com/2014/02/pengaruh-konsentrasi-nacl-terhadap.html (diakses tanggal 15 November 2014)
Wasis, Sugeng Yuli Irianto. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam 2: SMP/MTs Kelas VIII. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
LAMPIRAN
Gambar 3.1a Botol 25 gr NaCl Gambar 3.1b Botol 50 gr NaCl
Gambar 3.2 Polybag Gambar 3.3 Biji Jagung
Gambar 3.4 Garam DapurGambar 3.5
Gambar 3.5b Lokasi Penelitian Gambar 4.1a Tanaman Perlakuan Pertama 2 minggu
pertama #1
Gambar 4.1b Tanaman Perlakuan Pertama 2 minggu
pertama #2
Gambar 4.1c Tanaman Perlakuan Pertama 2 minggu
pertama #3
Gambar 4.1d Tanaman Perlakuan Pertama 2 minggu
pertama #4
Gambar 4.1e Tanaman Perlakuan Kedua 2 minggu
Gambar 4.1g Tanaman Perlakuan Kedua 2 minggu
pertama #5
Gambar 4.1h Tanaman Perlakuan Ketiga 2 minggu
pertama #1
Gambar 4.2a Tanaman Perlakuan Pertama minggu
kedua hari ke 2 #1 Gambar 4.1f Tanaman
Perlakuan Kedua 2 minggu pertama #3
Gambar 4.2b Tanaman Perlakuan Pertama minggu
kedua hari ke 2 #2
Gambar 4.2c Tanaman Perlakuan Pertama minggu
Gambar 4.2h Tanaman Perlakuan Ketiga minggu
kedua hari ke 2 #1
Gambar 4.3a Tanaman Perlakuan Pertama minggu
kedua hari ke 4 #1 Gambar 4.2d Tanaman
Perlakuan Pertama minggu kedua hari ke 2 #4
Gambar 4.2e Tanaman Perlakuan Kedua minggu
kedua hari ke 2 #1
Gambar 4.2f Tanaman Perlakuan Kedua minggu
kedua hari ke 2 #3
Gambar 4.2g Tanaman Perlakuan Kedua minggu
Gambar 4.3f Tanaman Perlakuan Kedua minggu
kedua hari ke 4 #3
Gambar 4.3g Tanaman Perlakuan Ketiga minggu
kedua hari ke 4 #5 Gambar 4.3b Tanaman
Perlakuan Pertama minggu kedua hari ke 4 #2
Gambar 4.3c Tanaman Perlakuan Pertama minggu
kedua hari ke 4 #3
Gambar 4.3d Tanaman Perlakuan Pertama minggu
kedua hari ke 4 #4
Gambar 4.3e Tanaman Perlakuan Kedua minggu
Gambar 4.3h Tanaman Perlakuan Ketiga minggu