Berdasarkan analisis dan pembahasan yang telah dilakukan terhadap data penelitian, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1. Profil model mental siswa pada konsep hubungan gaya intermolekul dengan titik didih senyawa menunjukkan bahwa sebanyak dua orang siswa memiliki model mental yang sesuai hanya dengan sebagian model mental target setelah diberi pertanyaan probing, sedangkan empat orang siswa yang lain memiliki model mental yang sesuai dengan seluruh model mental target setelah diberi pertanyaan probing.
2. Profil model mental siswa pada konsep gaya dipol-dipol menunjukkan bahwa terdapat tiga orang siswa memiliki model mental yang tidak sesuai dengan model mental target setelah diberi pertanyaan probing. Tiga orang siswa yang lain masing-masing satu orang siswa memiliki model mental yang berbeda yaitu, model mental yang sesuai dengan sebagian model mental target setelah diberi pertanyaan probing, model mental yang sesuai dengan seluruh model mental target setelah diberi pertanyaan probing serta model mental yang sesuai seluruhnya dengan model mental target tanpa diberi pertanyaan probing.
3. Profil model mental siswa pada konsep gaya dipol-dipol terimbas menunjukkan bahwa sebanyak dua orang siswa memiliki model mental yang tidak sesuai dengan model mental target setelah diberi pertanyaan probing, satu orang siswa memiliki model mental yang sesuai dengan sebagian model mental target setelah diberi pertanyaan probing dan tiga orang siswa memiliki model mental yang sesuai dengan seluruh model mental target setelah diberi pertanyaan probing.
4. Profil model mental siswa pada konsep gaya dispersi London menunjukkan bahwa sebanyak empat orang siswa memiliki model mental yang tidak sesuai dengan model mental target setalah diberi pertanyaan probing, sedangkan dua
83
Nadea Kharisma Fauziah, 2014
Profil Model Mental Siswa pada Sub Materi Gaya Intermolekul Berdasarkan Wawancara Probing
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
orang siswa yang lain memiliki model mental yang sesuai dengan seluruh model mental target setelah diberi pertanyaan probing.
5. Profil model mental siswa pada konsep ikatan hidrogen menunjukkan bahwa satu orang siswa memiliki model mental yang tidak sesuai dengan model mental target setelah diberi pertanyaan probing. Dua orang siswa memiliki model mental yang sesuai dengan sebagian model mental target setelah diberi pertanyaan probing, sedangkan tiga orang siswa lainnya memiliki model mental yang sesuai dengan seluruh model mental target setelah diberikan pertanyaan probing.
6. Profil model mental siswa pada konsep definisi gaya intermolekul menunjukkan bahwa satu orang siswa model mental yang tidak sesuai dengan model mental target setelah diberi pertanyaan probing. Tiga orang siswa memiliki model mental yang sesuai dengan sebagian model mental target setelah diberi pertanyaan probing, sedangkan dua orang siswa memiliki model yang sesuai dengan seluruh model mental target setelah diberi pertanyaan probing.
7. Profil model mental siswa pada konsep perbedaan kekuatan gaya intramolekul dengan gaya intermolekul menunjukkan bahwa sebanyak lima orang siswa memiliki model mental yang sesuai dengan sebagian model mental target setelah diberi pertanyaan probing serta satu orang siswa memiliki model mental yang sesuai dengan seluruh model mental target setelah diberi pertanyaan probing.
B. Saran
Beberapa saran yang diajukan peneliti berdasarkan kesimpulan di atas adalah :
1. Profil model mental yang terungkap dapat dijadikan acuan dalam pengembangan model dan metode pembelajaran yang lebih baik.
2. Penelitian selanjutnya akan lebih baik jika dapat menggali faktor penyebab kesulitan siswa pada suatu materi tertentu.
84
Nadea Kharisma Fauziah, 2014
Profil Model Mental Siswa pada Sub Materi Gaya Intermolekul Berdasarkan Wawancara Probing
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
3. Wawancara probing dapat digunakan sebagai salah satu alternatif alat evaluasi. Karena dengan alat evaluasi ini siswa dapat dengan bebas menggali pemahaman yang mereka miliki pada
Nadea Kharisma Fauziah, 2014
Profil Model Mental Siswa pada Sub Materi Gaya Intermolekul Berdasarkan Wawancara Probing
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, S. (2002). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara Boo, H. (1998). Students Understanding of Chemical Bonds and The Energetics
of Chemical Reactions. Journal of Research in Science Teaching. 35(5): 569-581
Brady, E. J. (1999). Kimia Universitas Asas & Strukutur Jilid I. (edisi kelima). Jakarta: Binarupa Aksara.
Chang, R. (2005). Kimia Dasar Konsep-Konsep Inti Jilid I, Edisi Ketiga. Jakarta:Erlangga
Chittleborough, G. D. (2002). “Constraints To The Development Of First Year University Chemistry Student’s Mental Model of Chemical Fenomena”. Teaching and Learning Forum.
Chittleborough, G. (2004). Models and Modeling in Science Education Multiple Representations in Chemical Education. Thesis Doctor Curtin University Australia: tidak diterbitkan.
Coll, R., dan Taylor, N. (2002). “Mental Models in Chemistry: Senior Chemistry Students’ Mental Models of Chemical Bonding.” Chemistry Education. 3, (2), 175-184.
Departemen Pendidikan Nasional. (2007). Tes Diagnostik. Jakarta: Depdikbud. Depdiknas. (2003). KTSP Mata Pelajaran Kimia untuk SMA. Jakarta: Depdiknas Devetak, I., Vogrinc, J, dan Glazar, S.A. (2007). “Assessing 16- Year- Old
Students` Understanding of Aqueous Solution at Submicroscopic Level”. Research in Science Education. 39, (2), 157-179.
Dhindsa, H. S. Dan Treagust, D. F. (2009). “Conceptual Understanding of Brunenian Tertiary Students : Chemical Bonding and Structure”. Brunei Int Journal of Science and Math Education. 1, (1), 33-51
Gilbert, J dan Treagust, D. (2009). Multiple Representations in Chemical Education. Springer.
Harrison, A. G, & Treagust, D. F. (1996). Secondary Students’ Mental Models of Atom and Molecules: Implication for Teaching Chemistry. Science Education , 80, 509-534.
Nadea Kharisma Fauziah, 2014
Profil Model Mental Siswa pada Sub Materi Gaya Intermolekul Berdasarkan Wawancara Probing
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Jansoon, N.,Coll, R.K., Somsook, E., (2009). “Understanding Mental Models of Dilution in Thai Students ”. International Journal of Environmental & Science Education. 4. (2). 147-168.
Khanthavy, H dan Yuenyong, C. (2009). “The Grade 1 Student’s Mental Model of Force anda Motion Through Predict-Observe-Explain (POE) Strategy”. Science Education International.
Mulyono, HAM. (2007). Kamus Kimia. Jakarta: Bumi Aksara
Nguyen, T., Henderson., dan Baskin, C. (2006 ). First Year Bachelor of Education’s Students Mental Models of Themshelves as Learners. Australia: James Cook University.
Mc Murry, J & Fay, R. (2005). Chemistry 4th Edition. USA:Wiley.
Şendur, G., Toprak, M., Pekmez, E. (2010). “Analyzing of Students’ Misconceptions about Chemical Equilibrium.” Paper on International Conference on New Trends in Education and Their Implications. Antalya-Turkey.
Sihran, G. (2007). “Learning Difficulties in Chemistry: An Overview”. TUFED-TUSED. 4(2), 2-20
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta
Sunyono. (2002). “Identifikasi Masalah Kesulitan dan Pembelajaran Kimia SMA
Kelas X di Provinsi Lampung.” Jurnal Pendidikian MIPA-FKIP Universitas
Lampung.
Sukmadinata, N. S. (2010). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Tim Penyusun KBBI. (2007). Kamus Besar Bahasa Indoneia. Jakarta: Balai Pustaka.
Tim Penyusun. (2010). Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia
Treagust, D., Chittleborough, G., dan Mamiala, T. (2002). “Students’ Understanding of The Role of Scientific Models in Learning Science.” International Journal Science Education. 24, (4), 367-368.
Wang, C. (2007). The Role of Mental Modeling Ability, Content Knowledge, and Mental Models in General Chemistry Students’s Understanding About Molecular Polarity. Columbia: The Faculty of The Graduate School University of Missouri.
Nadea Kharisma Fauziah, 2014
Profil Model Mental Siswa pada Sub Materi Gaya Intermolekul Berdasarkan Wawancara Probing
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu Whiten. (2008). Chemistry 7th Edition. USA: Wiley.
Wu, H.K. Krajcik J.S, and Soloway, E. (2000). “Promoting Conceptual Understanding of Chemical Representations: Students’ Use of a Visualization Tool in the Classroom”. Makalah pada Pertemuan Tahunan The National Association of Research in Science Teaching, New Orleans, LA
Zakiyah, E. (2006). Pengembangan Strategi Pembelajaran Intertekstual Pada Submateri Pokok Interaksi Antar Partikel. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Zumdahl, S dan Zumdahl, A (2007). Chemistry Seventh Edition. New York. Houghton Mifflin Company.