4.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diambil beberapa kesimpulan yaitu : 1. Sebagian besar kualitas pupuk kompos produksi Simantri mempunyai
kualitas yang baik yaitu mengandung kadar N, P, K, C-organik yang sangat tinggi, dan C/N rasio yang rendah.
2. Sebagian besar (57,14 %) pupuk kompos produksi Simantri telah memenuhi sebagian persyaratan kualitas pupuk kompos SNI-2004, dan hanya 42,86 % belum memenuhi syarat kualitas SNI-2004 yakni pH dan kadar air kompos.
3. Pupuk kompos Simantri yang belum sesuai dengan standar mutu SNI-2004 adalah kompos Simantri Tegalinggah (pH dan kadar air), kompos Simantri Guang Gianyar dan Kukuh Marga Tabanan (pH lebih rendah), kompos Simantri Budakeling, Sidemen, Duda Selat Karangasem, Pejeng Klod Gianyar, Selanbawak Tabanan, dan Yehembang Jembrana (pH lebih tinggi SNI-2004).
4.2 Saran
1. Untuk kompos Simantri Tegallinggal perlu dilakukan penurunan kadar air kompos sebelum dikemas atau dijual dengan jalan mengangin-anginkan lebih lama sebelum dikemas.
2. Untuk kompos Simantri Guang Gianyar serta Kukuh Marga Tabaman perlu menambahkan Dolomit secukupnya dalam proses pengomposan, sedangkan yang lainnya perlu mengurangi dosis penggunaan Dolomit atau kapur dalam proses pengomposan.
DAFTAR PUSTAKA
Badan Standarisasi Nasional (BSN). 2004. Spesifikasi Kompos dari Sampah Organik Domestik.
Hartatik, W. dan L.R. Widowati, 2010. Pupuk Kandang.
http://www.balittanah.litbang.deptan.go.id/Diakses tanggal 31 Januari 2015.
Harada Y. 1990. Composting and Application of Animal Waste. ASPAC. Food and Fertilizer Technology Center. Extension Bulletin No 311 : 20 – 31.
Hasibuan, B.E., 2006. Ilmu Tanah. Universitas Sumatera Utara, Medan.
Indriani, Y.H., 2011, Membuat Kompos Secara Kilat, Penerbit Peneba Swadaya Isroi, M., 2008, Makalah “Kompos”, Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan
Indonesia, Bogor./Diakses tanggal 20 Januari 2015.
Isroi dan N. Yuliarti. 2009. Kompos. Penerbit ANDI, Yogyakarta.
Murbandono, L. 2009. Membuat Kompos. Penebar Swadaya, Jakarta.
Novizan, 2005. Petunjuk Pemupukan Yang Efektif. Agromedia Pustaka, Jakarta.
Outerbridge,T.B. 1991. Limbah Padat di Indonesia. Yayasan Obor Indonesia.
Jakarta.
Simanungkalit, R.D.M., Suriadikarta, D.A., Saraswati, R., Setyorini, D dan W.
Hartatik., 2006. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian. Bogor.
http://balittanah.litbang.deptan.go.id/ Diakses tanggal 4 Februari 2015.
Suriadikarta, A.D., D.Setyorini & W. Hartatik.2006. Petunjuk Teknis Uji Mutu dan Efektivitas Alternatif Anorganik & Baku Mutu Pupuk Organik. Balai Penelitian Tanah, Puslitbangtanah Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Bogor.
Sugihharto,2011, Prinsip Proses Pengomposan,
http://id.shvoong.com/exactsciences/-agriculture/2129585-prinsip proses pengomposan/#ixzz1ozAaJLWA/Diakses tanggal 13 Februari 2015.
Sugito, Y. 2005. Sistem Pertanian Berkelanjutan di Indonesia, Potensi dan Kendalanya. Bagpro PKSDM Ditjen Dikti Depdiknas kerjasama dengan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Malang.
Sutedjo, M.M.,A.G. Kartasapoetra, dan Rd. S. Sastroatmodjo. 1996. Mikrobiologi Tanah. PT. Rhineka Cipta Pemupukan Cetakan ke 6 Penerbit PT Rineka Cipta. Jakarta. Hal 56-57
Stofella, P.J & Brian A. Khan, 2001. Compost Utilization in Holticultural Croping Systems. Lewis Publishers. USA
Syekhfani. 2005. Peranan Bahan Organik Dalam Mempertahankan Kesuburan Tanah. Bagpro PKSDM Ditjen Dikti Depdiknas kerjasama dengan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Malang.
Tan, Kim H. Dasar-Dasar Kimia Tanah. Gajah Mada University Press. Yogyakarta.
295 h.
Tantri, T.P.T.N, Supadma, A.A.N., D.W.M. Arthagama. 2016. Uji Kualitas Beberapa Pupuk Kompos yang Beredar di Kota Denpasar. E-J.
Agroekoteknologi Tropika. Vol.5, No. 1. Hal. 52-62.
Utomo, B. 2010. Pemanfatan Beberapa Bioaktivator Terhadap Peningkatan Laju Dekomposisi Tanah Gambut dan Pertumbuhan Gmelina arborea Roxb.
Jurnal Penelitian Kehutanan Vol. 7 No.1 ; 33-38.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1a. Data Hasil Analisis Kompos Simantri di Laboratorium Tanah
o Jenis Kompos 1 Simatri Tegalinggah,
Tabanan
1,66 0,103 0,902 23,97 14,44 2 Simatri Budakeling,
Karangasem
1,36 0,106 2,133 17,68 13,0 3 Simantri Selanbawak
Tabanan
1,59 0,109 2,089 23,72 14,91 4 Simantri Pejeng Klod
Gianyar
1,75 0,123 2,132 25,48 14,56 5 Simantri Sidemen
Karangasem
1,0 0.110 0,987 14,08 14,08 6 Simantri Dangin Tukadaya
Jembrana
1,09 0,115 0,484 20.19 18,56 7 Simantri Yehembang
Jembrana
1,53 0,107 0,920 20,80 13,59 8 Simantri Duda Selat
Karangasem
2,11 0,110 2,342 22,20 10,57 9 Simantri Guang Gianyar 1,38 0,117 0,848 23,64 17,13 10 Simantri Tegalalang Gianyar 1,39 0,110 1,149 20,23 15,09 11 Simantri Kukuh Marga
Tabanan
1,39 0,111 1,615 20,67 14,87 12 Simantri Kelating,Tabanan 1.13 0.361 0.580 19.87 17.58 13 Simantri Desa Abuan
Kintamani Bangli 16 Simantri Desa Pikat Dawan
Klungkung
1,36 0,156 2,143 17,23 12,67 17 Simantri Sangeh Badung 1,35 0,242 1,231 17,65 13,07 18 Simantri 096 Putri Liman
Blahbatuh - Gianyar
1.28 0.410 0.769 18.07 14.12 19 Simantri Desa Takmung
Klungkung
1,36 0,226 1,347 17,25 12,68 20 Simantri Desa Lokapaksa
Buleleng
1,33 0,281 1,733 18,11 13,62 21 Petrokimia Gresik 1.27 0.882 2.473 16.92 13,32 22 Standar SNI-2004 > 0.40 > 0.10 > 0.20 > 9,8-32 10-20
Lampiran 1b. hasil Analisis Sifat Fisik dan Kimia Kompos Simantri 1 Simatri Tegalinggah,
Tabanan*) 2 Simatri Budakeling,
Karangasem*)
30,48 7,88 ts
3,61 33,47 Kehitaman/
tanah 3 Simantri Selanbawak
Tabanan*)
40,89 7,85 ts
3,42 44,17 Kehitaman/
tanah 4 Simantri Pejeng Klod
Gianyar*) 6 Simantri Dangin
Tukadaya Jembrana
34,81 7,10 2,83 40,67 Kehitaman/
tanah 7 Simantri Yehembang
Jembrana*)
25,86 8,36 ts
6,65 38,62 Kotoran kambing 8 Simantri Duda Selat
Karangasem*) 10 Simantri Tegalalang
Gianyar
35,05 7,28 5,38 45,80 Kehitaman/
tanah 11 Simantri Kukuh
Marga Tabanan*) 13 Simantri Desa Abuan
Kintamani Bangli 16 Simantri Desa Pikat
Dawan Klungkung
29,71 6,98 2,76 22,47 Kehitaman/
tanah 17 Simantri Sangeh
Badung
30,43 7,31 3,84 23,86 Kehitaman/
tanah 18 Simantri 096 Putri
Liman Blahbatuh - Keterangan : ts = tidak sesuai dengan SNI-2004.
*) = Jenis pupuk kompos yang tidak sesuai dengan SNI-2004.
Lampiran 2. Penggunaan Anggaran Penelitian Alat Tulis (spidol, kertas
label, pulpen, kertas,dll) 3. Bahan Habis Pakai
Material Justifikasi Biaya analisis lab. Sifat
fisik dan kimia kompos
Sifat Fisik dan Kimia
kompos
30 sampel 300.000 9.000.000
Sub Total 9.750.000 Sewa kendaraan untuk ke
lapangan di 9 kabupaten, kota
Biaya Konsumsi Snek dan makan
5 kali 100.000 500.000 Biaya seminar Senatek seminar 1kali 1.300.000 1.300.000 Biaya pembuatan laporan penyususnan 1 laporan 1.000.000 1.000.000 Penggandaan dan
penjilidan laporan akhir
Penggandaan, penjilidan
5 bh 20.000 100.000 Publikasi Ilmiah Jurnal
terakreditasi
1 bh 2.000.000 2.000.000
Pajak PPH 15 % 1 keg 3.750.000 3.750.000
Sub Total 8.650.000
Total Biaya 25.000.000
Lampiran 3. Loogbook Kegiatan Penelitian
CATATAN HARIAN (LOOGBOOK) KEGIATAN PENELITIAN
NO TANGGAL JENIS KEGIATAN KETERANGAN
1 9 Juli 2016 Perencanaan lokasi pengambilan sampel Kompos Simantri di 9 kabupaten/kota di Bali
2 10 Agst 2016 Pengambilan Sampel Kompos Simantri di Kabupaten Tabanan.
Kelompok tani Kerambitan, Penebel.
Selemadeg, Baturiti.
3 14 Agst 2016 Pengambilan Sampel Kompos di Kabupaten Jemberana.
Di 4 lokasi Kelompok Simantri.
4 24 Agst 2016 Pengambilan Sampel Kompos di Kabupaten Buleleng
Di 4 lokasi Kelompok Tani
5 30 Agst 2016 Pengambilan Sampel Kompos di Kabupaten Badung, Denpasar, Gianyar
Di 8 lokasi Kelompok Tani
6 31 Agst 2016 Pengambilan Sampel Kompos di Kabupaten Bungli, Klungkung.
Di 6 lokasi Kelompok Tani
7 2 Sept 2016 Pengambilan Sampel Kompos di Kabupaten Karangasem.
Di 3 lokasi Kelompok Tani
8 3 Sept 2016 Preparasi kompos di Lab. Tanah Mengering anginkan dan pengayaan.
9 15 Sept -12 Oktober 2016
Analisis sifat kimia dan fisik kompos.
Kadar hara.N,P,K, KTK,KB, pH, DHL, dan kadar air, warna, bau. Telah selesai dikerjakan sekitar 20 % 10 13 Okt 2016 Pembuatan laporan Kemajuan,
laporan Akhir, Artikel
Denpasar
Lampiran 5. Personalia Penelitian
No. Nama NIDN Status Peneliti
1 Ir. A.A. Nyoman Supadma,MP. 0028085704 Ketua Peneliti 2 Ir. I Made Mega,MS. 0031126149 Anggota Peneliti1.
3 Dr. Ir. Made Dana 0001065804 Anggota Peneliti 2
Lampiran 4. Dukungan Sarana dan Prasarana Penelitian Laboratorium :
Laboratorium Tanah dan Laboratorium Mikrobioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Udayana di Denpasar.
1. Peralatan Utama :
Peralatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah :
Alat-alat Laboratorium : Spectrofotometer, Flamefotometer, Kjeldahl set, Conductometer, pH meter, timbangan electrik, oven, gelas ukur, gelas ukur tekstur, erlenmeyer, alat titrasi, dll. Alat-alat tersebut digunakan dalam analisis sifat kimia dan fisik kompos di Laboratorium Tanah Fakultas Pertanian Universitas Udayana.