KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 KESIMPULAN
Dari hasil pengujian karakteristik batako disimpulkan bahwa :
1. Campuran antara limbah Fly Ash dengan Kulit Kerang dapat digunakan sebagai Substitusi Semen maksimum 50% dan batu apung (Pumice) sebagai Substitusi Pasir maksimum 50% dengan perbandingan antara Matriks : Agregat = 1 : 4 dan faktor air semen 0,57. Karakteristik batako tersebut (untuk pemakaian Substitusi Semen dan Substitusi Pasir tidak kurang dari 10%): Kuat tekan maksimum 79,34 kgf/cm2 (7,775 MPa) dan minimum 37,45 kgf/cm2 (3,670 MPa), penyerapan air maksimum 18,73% dan minimum 10,03 %, densitas maksimum 1792 kg/m3 dan minimum 1549 kg/m3 (tergolong batako ringan), kuat patah maksimum 1,960 MPa dan minimum 0,926 MPa, kuat impak maksimum 2,300 J/cm2 (23000 J/m2) dan minimum 0,744 J/cm2 (7440 J/m2). Berdasarkan SNI 03 – 0349 – 1989 batako yang dihasilkan tergolong jenis batako type II, type III dan type IV.
2. a. Pemakaian Substitusi Semen-1 (Fly Ash : Kulit Kerang = 1 : 1) pada Substitusi Pasir 20% menghasilkan Kuat Tekan lebih baik daripada pemakaian Substitusi Semen-2 (Fly Ash : Kulit Kerang = 2 : 1) dengan Kuat Tekan maksimum terjadi pada Substitusi Semen 20% dengan karakteristik masing – masing yaitu 74,66 kgf/cm2 (7,317 M Pa) dan 72,69 kgf/cm2 (7,123 MPa) (batako type II), penyerapan air 11,71% dan 13,31%, densitas 1786 kg/m3 dan 1753 kg/m3, kuat patah 1,198 MPa dan 1,416 MPa, kuat impak 1,278 J/cm2 (12780 J/m2) dan 1,756 J/cm2 (17560 J/m2).
b. Untuk Substitusi Semen-2 10%, Kuat Tekan maksimum pada substitusi pasir 40% yaitu 79,34 kgf/cm2 (7,775 MPa) (batako type II), penyerapan air 13,94%, densitas 1644 kg/m3, kuat patah 1,198 MPa, kuat impak 1,267 J/cm2 (12670 J/m3); Untuk Substitusi Semen-2 20%, Kuat Tekan maksimum pada
Substitusi Pasir 20% ; Untuk Substitusi Semen-2 30% Kuat Tekan maksimum pada Substitusi Pasir 10% yaitu 52,73 kgf/cm2 (5,167 MPa)(type III), penyerapan air 13,03 %, densitas 1747 kg/m3, kuat patah 1,307 MPa, kuat impak 1,444 J/cm2 (14440 J/m3) ; Untuk Substitusi Semen-2 40% Kuat Tekan maksimum pada Substitusi Pasir 40% yaitu 51,74 kgf/cm2 (5,071 MPa) (type III), penyerapan air 18,13 %, densitas 1591 kg/m3, kuat patah 1,579 MPa, kuat impak 2,300 J/cm2 (23000 J/m2); Untuk Substitusi Semen-2 50% Kuat Tekan maksimum pada substitusi pasir 40% yaitu 51,50 kgf/cm2 (5,047 MPa)(type III), penyerapan air 18,24%, densitas 1592 kg/m3, kuat patah 1,361 MPa, kuat Impak 1,844 J/cm2 (18440 J/m2).
5.2 SARAN
1. Berdasarkan penelitian ini diketahui bahwa Kuat Tekan yang dihasilkan substitusi semen yang terbuat dari campuran Fly Ash : Kulit Kerang = 1 : 1 lebih baik dari pada substitusi semen yang terbuat dari campuran Fly Ash : Kulit Kerang = 2 : 1. Untuk menaikkan mutu batako maka perlu dibuat batako dengan perbandingan fly ash : kulit kerang = 1 : 2 , karena berpeluang mengalami kenaikan Kuat Tekan sebesar 15,392% dari Kuat Tekan batako yang menggunakan Substitusi Semen-2. Dalam hal ini perlu dilakukan penelitian lanjut untuk perbandingan yang lain agar diketahui berapa jumlah Kulit Kerang maksimum yang dapat dicampurkan untuk memperbesar mutu / Kuat Tekan batako.
2. Batako hasil penelitian ini adalah jenis batako ringan (densitas < 1800 kg/m3), maka perlu dilakukan penelitian lanjut untuk mengukur kemampuan daya redam suara dan daya redam panas.
DAFTAR PUSTAKA
Badan Standardisasi Nasional. 1989. SNI 03 – 0349 – 1989. Sistem Informasi Standar Nasional Indonesia (SISNI).
http://websisni.bsn.go.id/index.php?/sni_main/sni/detail_sni/654 Diakses tanggal 20 Mei 2010.
Bishop, K.J. dan Smallman, R.E. 1991. Metalurgi Fisik Modern dan Rekayasa Material. Gramedia, Jakarta.
Cain, C.J. 1994. Mineral admixture. Significance of Test and Properties of concrete and Concrete-Making Material – STP 169 C, Philadelphia, ASTM.pp.500-508.
Cavaleri,L., Miraglia, N., dan Papia, M. 2003. Pumice Concrete for Structural Wall Panels. Engineering Structures. Vol 25. No. 1. pp. 115 – 125.
Departemen Pekerjaan Umum. 1982. Peraturan Umum Bahan Bangunan
Indonesia (PUBI). Bandung.
Eliatun. 2008. Analisa Produktivitas Pekerjaan Pasangan Dinding batako Pada Proyek Pasar Sentra Antasari Banjarmasin. Laporan Penelitian. ITS. Surabaya
http://digilib.itb.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=oai:digilib.it s.ac.id:ITS-Master-3100003018539&q=BATAKO. Diakses tanggal 15 Desember 2009.
Gaggino, R. 2006. Light and Insulant Plate for Housing External Closure. Construction and Building Materials. Vol 20. December 2006. pp. 917 – 928.
Hidayat, S. 2009. Semen, Jenis dan Aplikasinya. PT. Pustaka Kawan. Jakarta.
Humaidi, S. dan Efendi, S. 1997. Difraksi Sinar-X Tentang Perubahan Fasa Kandungan Mineral Kulit Kerang Akibat Pemanasan. Laporan Penelitian. Lembaga Penelitian USU.
Jumiati, E. 2009. Pembuatan Beton Semen Polimer Berbasis Sampah Rumah Tangga dan Karakterisasinya. Tesis. USU Medan.
Maryam, S. 2006. Pengaruh Serbuk Cangkang Kerang sebagai Filter terhadap Sifat-Sifat dari Mortar. MIPA. USU.
Muljadi, Perdamean S., Deni S.K., dan Anggito, T.P. 2008. Pengaruh Komposisi Batu Apung (Pumice) pada Pembuatan Panel Beton Ringan terhadap Sifat Fisis dan Mekanik. Prosiding Seminar Nasional Perkembangan Riset dan Teknologi di Bidang Industri ke – 14. Yogyakarta.
Mulyono, T. 2005. Teknologi Beton, Penerbit Andi. Yogyakarta.
Müller, C., Fitriani, E., Halimah, dan Febriana, I. 2006. Modul Pelatihan Pembuatan Ubin Atau Paving Blok Dan Batako. Kantor Perburuhan International (ILO). Jakarta.
Petra Christian University Library. 2006.
http://digilib.petra.ac.id/viewer.php?page=1&submit.x=0&submit.y=0 &qual=high&fname=/jiunkpe/s1/sip4/2006/jiunkpe-ns-s1-2006-
21495167-10638-bali_lightweight-chapter2.pdf diakses tanggal 21 Desember 2009.
Porsepwandi, W. 1998. Pengaruh PH Larutan Perendaman Terhadap Penurunan Kandungan Hg dan Mutu Kerang Hijau (Mytilus viridis L). Laporan Penelitian. IPB. Bogor.
Pratama, Y. dan Putranto, H.T. 2007. Coal Fly Ash Conversion to Zeolite for Removal of Chromium and Nockel from Wastewaters.
Putri, M. 2008. Abu Terbang Batubara sebagai Adsorben.
http://majarimagazine.com/2008/06/abu-terbang-batubara-sebagai- adsorben/. Diakses tanggal 15 Desember 2009.
Rahman, F. 2009. Sifat Fisik dan Mekanik Beton Ringan (Lightweight Concrete) yang Memakai Styrofoam dan Pasir Silika. Tesis. ITS Surabaya. http://digilib.its.ac.id/detil.php?id=5853&q=Beton%20ringan . Diakses tanggal 12 Mei 2010.
Rochanita, B.N. 2007. Preparasi dan Karakterisasi Balok Beton Berpori untuk Aplikasi Dinding Penyekat. Skripsi. ITB Bandung. http://digital.lib.itb.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=jbptitbpp -gdl-bestynursu-32116&q=bending%20strength%20beton. 22 Mei 2010.
Rofikatul. 2010. Batako Lumpur Lapindo sebagai Alternatif. Laporan Penelitian. http://rofikatul.staff.umm.ac.id/. Diakses tanggal 24 Mei 2010.
Rommel, E. 2001. Pengaruh Penambahan Resin Polimer terhadap Perbaikan Karakteristik Beton dengan Agregat Batu Apung. Laporan Penelitian JIPTUMM. ITB Bandung.
http://digital.lib.itb.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=jiptumm -gdl-res-1999-erwin-1144-
concrete&q=beton%20ringan%20batu%20apung
Roswati, T. 2009. Pembuatan Paving Block Berbasis Semen Polimer dengan Limbah Padat Grit sebagai Substitusi Pasir dan Perekat Polivinyl Alkohol (PVA). Tesis. USU Medan.
Sarjono P., W. dan Wahjono, A. 2008. Pengaruh Penambahan Serat Ijuk pada Kuat Tarik Campuran Semen-Pasir dan Kemungkinan Aplikasinya. Jurnal Teknik Sipil. Vol 8 No. 2. Universitas Atmajaya Yogyakarta. http://jurnal.uajy.ac.id . Diakses tanggal 16 Mei 2010.
Satyarno, I. 2006. Penggunaan Serutan Karet Ban Bekas untuk Campuran Beton. Jurnal Media Teknik ISSN 0216-3012. Vol XXVIII (4). UGM Jogjakarta.
http://i-lib.ugm.ac.id/jurnal/detail.php?dataId=8501. Diakses tanggal 25 Mei 2010.
Schierhorn, C. 2008. Producing Structural Lightweight Concrete Block. Aberdeen’s Magazine of Masonry Construction Reprinted from Concrete Journal.
http://www.escsi.org/uploadedFiles/Technical_Docs/SmartWall_Maso nry/3640.1%20Producing%20SLWC%20Block.pdf
Diakses tgl. 20 Mei 2010.
Seta, R.M. 2010. Bahan Alternatif dapat Menekan Ongkos. Artikel. http://www.google.co.id/search?hl=jw&q=buku+Batako&btnG=Temo kne&meta=. Diakses tanggal 14 Januari 2010.
Singer, F.L. dan Pytel, A. 1985. Kekuatan Bahan, Edisi ketiga, Erlangga, Jakarta.
Siregar, S.M. 2009. Pemanfaatan Kulit Kerang dan Resin EpoksiTerhadap Karakteristik Beton Polimer. Tesis. MIPA. USU.
Suciarsa, Y. 2006. Sifat Fisik dan Mekanik Beton Ringan (Light Weight Concrete) Memakai Styrofoam dan Pulverised Fly Ash. Tesis. ITS Surabaya.
http://digilib.its.ac.id/detil.php?id=7948&q=BETON%20RINGAN . Diakses tgl. 11 mei 2010
Suhanda dan Hartono. 2009. Penelitian Pemanfaatan Abu Batu Bara Bukit Asam dan Umbilin untuk Bahan Bangunan. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Industri Keramik, Dep. Perindustrian dan Perdagangan.Artikel.
http://www.depperin.go.id/data/industry/abstech/abs_1014.htm. Bandung. Diakses tanggal 12 Nopember 2009.
Sumaryanto, D., Satyarno,I., dan Tjokrodimulyo, K. 2009. Batako Sekam Padi Komposit Mortar Semen. Jurnal Forum Teknik Sipil. Vol XIX/1. UGM Yogyakarta.
Surdia, T. dan Saito, S. 1985. Pengetahuan Bahan Teknik. Edisi Pertama. Pradnya Paramita. Jakarta.
Tanudjaja, H. 1997. Optimalisasi Radar Abu Terbang pada Beton dengan Agregat Kasar Ringan dari Lempung Bekah.Tesis. ITB Bandung. http://digital.lib.itb.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=jbptitbsi- gdl-s2-2005-hanocktanu-1179&q=beton%20ringan%20fly%20ash Diakses tanggal 10 mei 2010
Thornton, P.A., Colangelo, dan Vito J. 1985. Fundamentals of Engineering Materials. Prentice-Hall International Inc. Englewood Cliffs. New Jersey.
Topcu, I.B. 2006. Properties of Autoclaved Lightweight Aggregate Concrete. Afyon Kocatepe University. Turkey.
Van Vlack, L.H.1985. Ilmu dan Teknologi Bahan. Edisi V. Erlangga. Jakarta.
Wang, S. dan Wu, H. 2006. Journal of Hazardous Material.
Wijanarko,W. 2008. Metode Penelitian Jerami Padi Sebagai Pengisi Batako.
Journal. http://konstruksi-
wisnuwijanarko.blogspot.com/2008/07/landasan-teori-beton-ringan- dengan.html . Diakses tanggal 29 Mei 2010.
... 2009. Pemanfaatan Fly Ash (Abu Terbang) dari Pembakaran Batubara pada PLTU Suralaya sebagai Bahan Baku Pembuatan Refraktori Cor. http://dafi017.blogspot.com/2009/03/pemanfaatan-fly- ash-abu-terbang-dari.html. Diakses tanggal 18 Januari 2010.
... 2010. Inovasi Beton Ringan. Artikel. Deskonstruksi Personal Company. http://deskonstruksi.wordpress.com/2010/03/04/inovasi- beton-ringan/ . Diakses tanggal 1 Juni 2010.