A. Kesimpulan
Hasil penelitian menetapkan kesimpulan sebagai berikut:
a. Terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai post test kelas kontrol yaitu peserta diklat yang hanya belajar secara konvensional, dengan kelas eksperimen, yaitu peserta diklat yang belajar dengan dukungan pembelajaran
E-Learning Learning Management System pada diklat teknik jaringan komputer tingkat dasar di PPPPTK BMTI Bandung. Dari hasil statistik, pembelajaran pada kelas eksperimen mendapatkan peningkatan yang lebih baik dari pada kelas kontrol dan disimpulkan bahwa pembelajaran di kelas eksperimen yaitu pembelajaran yang di dukung oleh e-learning dapat meningkatkan kemampuan kognitif peserta diklat
b. Penguatan atau gain yang didapat dari kedua kelas (kontrol dan eksperimen) setelah dilakukan pembelajaran dan diberikan perlakuan khusus pada kelas eksperimen menunjukan perbedaan yang signifikan, kelas eksperimen memiliki
gain atau penguatan yang tinggi dibandingkan kelas kontrol yang hanya mendapat pembelajaran konvensianal tanpa e-learning. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran yang didukung oleh e-learning dapat memberikan penguatan pada pembelajaran
c. Dari hasil angket pelaksanaan pembelajaran konvensional, pembelajaran melaui e-learning learning management system dan materi diklat telah
mengikuti tahapan-tahapan atau strategi pembelajaran yang sesuai, hal ini di nilai oleh peserta diklat dengan katagori baik.
B. Saran
Berdasarkan temuan penelitian yang diperoleh, maka diajukan beberapa saran, dalam penerapan pembelajaran melalui e-learning berbasis LMS yaitu: a. Meskipun hasil penelitian menunjukan bahwa e-learning berbasis LMS
(learning management system) dapat meningkatkan kemampuan kognitif peserta diklat hendaknya pada penerapannya tidak meninggalkan pembelajaran konvensional, artinya dalam penerapan e-learning berbasis LMS akan lebih baik jika menggunakan model web centered course, yang memadukan antara belajar jarak jauh dan tatap muka(konvensional), dengan model ini pembelajaran dapat saling melengkapi.
b. Pada penelitian ini penggunaan e-learning sebagai dukungan pada diklat adalah sebagai suplemen, sehingga peserta diklat mempunyai kebebasan memilih, apakah akan memanfaatkan materi pembelajaran elektronik atau tidak, dalam hal ini, tidak ada kewajiban/keharusan bagi peserta diklat untuk mengakses materi pembelajaran elektronik. Sekalipun sifatnya pilihan (opsional), peserta diklat yang memanfaatkannya memiliki kemajuan yang lebih baik pada kemampuan kognitif. Setelah dilakukan penelitian ini dan didapatkan hasil penelitian bahwa penggunaan pembelajaran e-learning dapat meningkatkan kemampuan peserta diklat, hendaknya penggunaan e-learning dijadikan sebuah komplemen sehingga materi pembelajaran e-learning dapat diprogramkan untuk melengkapi materi pembelajaran yang diterima peserta diklat pada diklat
konvensional di PPPPTK BMTI Bandung. Sebagai komplemen berarti materi pembelajaran e-learning diprogramkan untuk menjadi materi reinforcement (pengayaan)
c. Walaupun langkah-langkah pembelajaran menggunakan E-Learning (Learning Management System) yang dinilai oleh peserta diklat memiliki nilai rata-rata yang termasuk katagori baik hendaknya peningkatan pembelajaran selalu dilakukan sesuai dengan tuntutan yang ada yaitu pada tahap instruksional (kegiatan inti) perlu adanya peningkatan pada bagian materi dasar yang melandasi materi pokok (teori dasar). Berdasarkan harga persentasi tafsiran yang meyatakan hampir separuhnya mengatakan setuju dan sangat setuju bahwa teori dasar yang melandasi materi pokok sangat sesuai, ideal dari persentasi tafsiran adalah sebagian besar atau seluruhnya meyatakan teori dasar yang melandasi materi pokok sangat sesuai.
114 DAFTAR PUSTAKA
Ali,M.,Istianto,W.D.,Sigit,Y.,Munir,M.(2006).Studi Pemanfaatan E-learning
sebagai Media Pembelajaran Guru dan Siswa SMK di
Yogyakarta.Yogyakarta: Fakultas Teknik Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNY
Arikunto, Suharsimi. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta
Beam, P.(1997).Breaking the Sprinter’s Wrist: Achieving Cost-Effectiveness in Online Learning. Paper presented at the International Symposium on Distance Education and Open Learning, organized by MONE Indonesia,
IDLN, SEAMOLEC, ICDE, UNDP and UNESCO Tuban, Bali, Indonesia
Bullen, M. (2001).E-Learning and the Internationalization Education, Malaysian Journal of Educational Technology 1(1), 37-46
Darmayanti,T.,Setiyani,M.Y.,Oetojo,B.(2007).E-Learning pada Pendidikan Jarak Jauh: Konsep Yang Mengubah Metode Pembelajaran di Perguruan Tinggi di Indonesia.Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh.8,(2), 99-113
Departemen Pendidikan Nasional. (2008).Strategi Pembelajaran dan Pemilihannya. Jakarta: Direktorat Jendral PMPTK
Hartanto, A.A. dan Purbo, O.W. (2002). Teknologi e-Learning Berbasis PHP dan MySQL, Elex Media Komputindo. Jakarta.
Hasan, A.M.(2003). Pengembangan Profesionalisme Guru di Abad Pengetahuan
[online] http://re-searcengines.com/amhasan.html. Diakses 13 Desember 2009
Hasbullah(2007).Perancangan dan Implementasi Model Pembelajaran E-learning untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di JPTE FPTK UPI.Bandung: Jurusan Pendidikan Teknik Elektro FPTK UPI
Irawan, J.(2007).Kompetensi Profesional Guru dalam Pembelajaran Seni Rupa SMAN Kabupaten Demak, Tugas Akhir pada Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang
Koran, Jaya Kumar C.(2002).Aplikasi E-Learning dalam Pengajaran dan pembelajaran di Sekolah Malasyia.
Nafiar,H.,Setiani,Y.,Puspitasari,L.(2005).Laporan Penelitian Pengaruh Pengaruh Pelatihan E-Learning terhadap Motivasi Peserta dalam Penggunaan Metode E-learning di Universitas Pajajaran Bandung. Bandung:Universitas Pajajaran
Ngadiyo.(2008).Pembelajaran E-learning dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan.
[Online] http://nurma.staff.uns.ac.id/wpcontent/blogs.dir/25/files//2008/11/ 187_30203614_e-learning_ngadiyo.pdf. Diakses 22 Januari 2010
Peraturan Pemerintah No. 25 tahun 2000, tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Propinsi sebagai Daerah Otonomi, Jakarta: Sinar Grafika. Purba, Janulis P., et al. (2004). Pengembangan “Model Belajar Konstruktivis”
dalam Pembelajaran Teknik Dasar Listrik & Elektronika di SMK untuk Menunjang Pelaksanaan KBK”. Laporan Penelitian Tindakan Kelas pada Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan UPI Bandung: tidak diterbitkan.
Purbo, Onno W. dan Antonius AH. (2002). Teknologi e-Learning Berbasis PHP dan MySQL: Merencanakan dan Mengimplementasikan Sistem e-Learning. Jakarta: Gramedia
Riduwan.(2008).Metode dan Teknik MenyusunTesis Bandung:Alfabeta Roestiyah, N.K. 1998. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : Rineka Cipta.
Ruseffendi, E. T. (1991). Penilaian Pendidikan dan Hasil Belajar Khususnya dalam Pengajaran Matematika untuk Guru dan Calon Guru.Bandung: Tarsito.
Sanapiah Faisal. 1982. Metodologi Penelitian Pendidikan. Surabaya : Usaha Nasional.
Sanjaya, W. (2008) . Strategi Pembelajaran. Jakarta: Media Prenada
Subiyanto, Paul. 2005. Proses Berfikir Aktif Siswa yang Terabaikan.
(Online).(http://www.balipost.com/balipostcetak/2005/5/8/kel1.html). Diakses 13 Desember 2009
Sugiyono.(2008).Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:Alfabeta
Sukardi,.Widatmono,R. Surjono,H.D.(2007).Pengembangan E-learning UNY.
Sunardio.S dan Karto.(2008).” Implementasi Model Pembelajaran E-Learning untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Mata Kuliah Teknik Digital”, dalam Sari Penelitian Pembelajaran Hibah PTK dan PPKP Tahun 2006.
Jakarta:Depdiknas Dirjen PMPTK
Surjono, D.H dan Nurkhamid.(2008). Pengembangan Model E-learning Adaptif terhadap Keragaman Gaya Belajar Mahasiswa untuk Meningkatkan Efektifitas Pembelajaran. Jurnal dari penelitian di Universitas Negri Yogyakarta.(18),1-50
Suyanto, A.H.(2005) Mengenal e-learning.
[Online]. http://www.asep-hs.web.ugm.ac.id/elearn.pdf.Diakses 22 Januari 2010
Wahono,S.R.(2007). Sistem eLearning Berbasis Model Motivasi Komunitas.
Jurnal Teknodik. Dokumentasi Informasi Ilmiah (PDII) .(12),1-16
Zakaria,M.(2006).Laporan Penelitian E-Learning Sebagai Model Pembelajaran Mandiri dengan Pendekatan Kooperatif dalam Rangka Meningkatkan Daya Saing Lulusan Perguruan Tinggi.Yogyakarta:Fakultas Teknik jurusan Teknik pendidikan elektronika dan Teknik Informasi Universitas Yogyakarta