5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
1. Variabel jam kerja, pengalaman kerja, dan pendidikan mempengaruhi pendapatan karyawan sebesar 61,2 persen. Sedangkan 38,8 persen dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
2. Pengaruh jam kerja, pengalaman kerja, dan pendidikan terhadap pendapatan karyawan PT. Socfindo Seumanyam dapat diketahui dari besaran variable Regresi Linear Berganda untuk variabel jam kerja X1 (0,264),variabel pengalaman kerja X2 (0,193), danvariable pendidikan X3 (0,067)berpengaruh secara nyata terhadap pendapatan karyawan.
3.2 Saran
Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disampaikan saran-saran yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi perusahaan antara lain:
1. Guna meningkatkan pendapatan karyawan di masa yang akan datang. Hendaknya perusahaan perkebunan PT. Socfindo Seumanyam memperhatikan
faktor jam kerja dan pengalaman kerja karyawan. Yaitu dengan meningkatkan kedisiplinan dan motivasi bagi karyawan, sertamempertahankan karyawan yangsudah cukup berpengalaman. Selainitu hendaknya perusahaan dalammerekrut karyawan baru lebih mengutamakanorang yang sudahberpengalaman di bidang pekerjaannya.
2. Dalam hal pendapatan ada baiknyabila perusahaan meninjau kebijaksanaan pemberiangaji,insentif dan tunjangan yang layak.guna merangsang produktivitas kerjakaryawan. Diharapkan denganpendapatan yang lebih baik kebutuhan para karyawan dapatterpenuhi. termasuk kebutuhankesehatan yang akan berpengaruhterhadap produktivitas kerjanya.
3. Untuk penelitian selanjutnya, sebaiknya peneliti menambah variabel yang mempengaruhi 38,8 persen lainnya terhadap pendapatan karyawan.
DAFTAR PUSTAKA
Aliminsyah SE. (2005). Kamus Istilah Akuntansi, Bandung: Yrama Widya.
Badrun, M. (2006). Keberlanjutan Pengembangan Perkebunan Kelapa Sawit:
Pendekatan Pelaksanaan dan Pendanaannya, Direktoral Jenderal
Perkebunan, Jakarta.
Baridwan, Zaki. (2001). intermedite accounting, edisi kedelapan, Yogyakarta : BPFE Yogyakarta.
Bohle P & Tilley J. (2002). Womans Shift Workers have more Problems. (Online),(http://proquest.umi.com/pqdweb?did=117325195&sid=6&F mt=3&clientld63928&RQT=309&Vname=PQD).
Djauzak, Ahmad. (2004). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Manajemen Perusahaan, Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia.
Djumransjah, H.M. (2004). Pengantar Filsafat Pendidikan, Malang : Bayumedia Publishing.
Ehrenberg dan Smith, (2000).Benefit Monitoring and Evaluation,Manila : Asian Development Bank.
Ghani,A. (2003). Sumber Daya Manusia Perkebunan Dalam Perspektif, Ghalia Indonesia. Jakarta.
Gay dan Diehl, (1996) Rancangan Percobaan.
(http://pengambilansampelpopulasi.html)
Hasan , Iqbal. (2002). Pokok-pokok Materi Metodologi Penelitian & Aplikasinya, Ghalia Indonesia. Jakarta.
Hasibuan. (2008). Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi Revisi. Jakarta : Bumi Aksara.
Istijanto. (2005). Riset Sumber Daya Manusia, Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Umum.
______.Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 “tentang Ketenagakerjaan “ Indonesia.
.Undang-Undang No. 18 Tahun 2004 “Perkebunan” Indonesia.
Kepmenakertrans no.102/MEN/VI/2004 “mengenai Waktu dan Upah Kerja Lembur”.
Mulyawati, A. (2008). Pengaruh Pendidikan dan Pengalaman Kerja Terhadap Motivasi Berprestasi Karyawan, PT Hanil Indonesia BoyolaliSurakarta : Universitas Muhamaddiyah Surakarta.
Mulyadi, (2001). Sistem Akuntansi, Edisi Ke-5, Penerbit Bagian Penerbitan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN, Yogyakarta.
Nasution, M. (2005).“Total Quality Management”, PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.
PTPN IV (PERSERO). (2007). Standar Prosedur Operasi (SPO). Rahmawati, (2004). Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: Alfabeta.
Sedarmayanti. (2001). Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja. Mandar Maju. Bandung.
Sherman and Bahlander, (1992). People in Organizatian Understandingt Thei Behaviour. Prentice Hall of India Private Limited, New Delhi.
Siagian, (1992). Prosedur Penelitian. Suatu Pendekatan Praktek. Rineka Cipta: Jakarta.
Simanjuntak, (1998). Filsafat Administrasi. Bumi Aksara: Jakarta
Sukirno, Sadorno. (2000). Pengantar Teori Mikro Ekonomi. Raja Grafindo Persada: Jakarta.
Sukriah, (2009). “Pengaruh Pengalaman Kerja,Indepensi, Obyekfitas, Integritas, dan Kompetensi terhadap Kualitas Hasil Pemeriksaan”.
Simposium Nasional Akutansi XII. Palembang.
Susetyo, J. (2008). Pengukuran Kerja, (Online), (http://elista. akprind.ac.id/upload/ files/2523_WEB-Joko.ppt, diakses 27 Maret 2009.
Soemarso, SR. (2005). Akuntansi Suatu Pengantar, Jakarta: PT Rineka Citra. Sulaiman, A. (2008). Upah Buruh di Indonesia. Universitas Trisakti. Jakarta. Swastha dan Sukotjo, (2000). Manajemen Personalia, Edisi KE-5, BPFE
Yogyakarta.
Syahputra, D. (2007). Rawa Tripa dan Pemahaman Keliru. http://goo.gl/HvMxJ6
Syukur, (2001). “Metode Penelitan dan Penyajian Data Pendidikan, Semarang : Medya Wiyata.
Winardi, (2004).Pengalaman Kerja Terhadap Motivasi Karyawan, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Hadari, Nawawi. (2006). Evaluasi dan Manajemen Kinerja di Lingkungan Perusahaan dan Industri. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Dina, Nurhayati. (2008). Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Iklim Kerja
Terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan Kerajinan AKP CRAFT Bantul. Skripsi. Universitas Negeri Yogyakarta.
Suyadi, Prawirosentono. (2008). Manajemen Sumber Daya Manusia
“Kebijakan Kinerja Karyawan”. Yogyakarta: BPFE.
Alex Soemadji Nitisemito. (2001). Manajemen Personalia. Jakarta: Ghalia Indonesia.
A. Dale Timpe, (1999). Seri Ilmu dan Seni Manajemen Bisnis “Kinerja”.
Jakarta: Gramedia Asri Media.
Wirawan. (2009). Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia “Teori,
Aplikasi dan Penelitian”. Jakarta: Salemba Empat.
Randall S. Schuler & Susan E. Jackson, (1999). Manajemen Sumber Daya Manusia “Menghadapi Abad ke-21”. Jakarta: Erlangga.
Soekidjo Notoatmodjo, (2003). Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Jakarta: Rineka Cipta.
Susilo Martoyo, (2000). Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: BPFE.
T. Hani Handoko. (2000). Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia.
Yogyakarta: BPFE.
Wexly dan Yulk yang dikutip oleh Moh As’ad, (1995). Psikologi Industri.
Yogyakarta: Liberty.
Veithzal Rivai & Deddy Mulyadi, (2011). Kepemimpinan dan Perilaku Organisasi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Strauss dan Sayles yang dikutip oleh Nitra Wanatika, (2009). Kepuasan Kerja Karyawan di Mirota Batik Malioboro. Skripsi. Universitas Negeri Yogyakarta.
Amstrong, M., dan Murlis, H, (1994). Pedoman Praktis Sistem Penggajian, PT. Pustaka Binaman Pressindo, Jakarta.
Mitchell, Terence. (1994), People in Organization Understanding Their Behaviour, Prentice Hall of India Private Limited , New Delhi.
Lampiran I.
KUESIONER PENELITIAN
PENGARUH JAM KERJA, PENGALAMAN KERJA DAN PENDIDIKAN TERHADAP PENDAPATAN KARYAWAN PT. SOCFINDO
SEUMANYAM KABUPATEN NAGAN RAYA Nama : Nova Kasmita
Nim : 09C10404001
Petunjuk pengisian Kuesioner
1. Mohon diberi tanda checklist ( ) pada kolom jawaban Bapak/Ibu anggap paling sesuai. Pendapat Anda dinyatakan dalam skala 1 s/d 5 yang memiliki makna :
Sangat Setuju = 5
Setuju = 4
Netral (antara Setuju dan Tidak) = 3
Tidak Setuju = 2
Sangat Tidak Setuju = 1
2. Setiap pertanyaan hanya membutuhkan satu jawaban saja.
3. Mohon memberikan jawaban –jawaban yang sebenarnya karena tidak akan mempengaruhi pekerjaaan Anda.
4. Setelah mengisi kuesioner mohon Bapak/ibu berikan kepada yang menyerahkan kuesioner.
Identitas Responden Nama Responden (bebas isi atau tidak) :
Alamat :
I. Karakteristik Karyawan 1. Usia karyawan saat ini : 2. Jenis kelamin :
( ) Laki-laki ( )Perempuan 3. Pendidikan Terakhir
( ) SD ( ) SMP ( ) SMU
( ) Akademi/Diploma/D3 ( ) Sarjana/SI ( ) Pasca sarjana 4. Pengalaman kerja : a. 1 Tahun c. 2 – 3 Tahun
b. 1 – 2 Tahun d. Diatas 3 Tahun 5. Divisi :
6. Tanggungan : a. 1 – 2 orang c. 4 – 5 orang b. 3 – 4 orang d. Diatas 5 orang 7. Pendapatan Perbulan :
1. Variabel Jam Kerja (X1)
No Indikator Variabel 1 2 3 4 5
1 Jam kerja mempengaruhi pendapatan
2 Dalam 1 hari bekerja selama 7 jam akan efektif 3 Dengan bekerja lembur akan dapat menjamin
kebutuhan hidup
4 Pergi kerja setiap hari harus sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan perusahaan
5 Bekerja harus sesuai dengan jam kerja yang telah ditetapkan perusahaan
6 Mangkir akan merugikan karyawan karena akan mengurangi pendapatan
7 Karyawan yang disiplin dalam bekerja akan mendapat kenaikan jabatan dan pendapatan
2. Variabel pengalaman kerja (X2)
No Indikator Variabel 1 2 3 4 5
1 Pengalaman kerja penting bagi karyawan
2 Dengan adanya pengalaman kerja akan membantu karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan
3 Dengan adanya pengalaman kerja akan menambah pendapatan karyawan diluar perusahaan
4 Karyawan yang berpengalaman sangat dibutuhkan oleh perusahaan
5 Dalam berkerja harus sesuai dengan pengalaman kerja yang dimiliki
6 Karyawan juga dapat bekerja dengan baik tanpa ada pengalaman kerja sebelumnya
7 Tanpa ada pengalaman kerja karyawan juga dapat bekerja di perusahaan
3. Variabel pendidikan (X3)
No Indikator Variabel 1 2 3 4 5
1 Karyawan dengan tingkat pendidikan tinggi akan menjamin tingkat pendapatan
2 Bekerja sesuai dengan tingkat pendidikan akan lebih efektif
3 Tingkat pendidikan akan mempengaruhi karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan 4 Karyawan dengan tingkat pendidikan tinggi
sangat dibutuhkan oleh perusahaan
5 Dengan tingkat pendidikan tinggi karyawan memperoleh jabatan dan pendapatan yang baik 6 Dengan tingkat pendidikan yang rendah
karyawan juga dapat memenuhi kebutuhan hidup
7 Dengan tingkat pendidikan yang rendah karyawan juga dapat bekerja di perusahaan 8 Karyawan dalam bekerja tidak dibatasi dengan
tingkat pendidikan