• Tidak ada hasil yang ditemukan

KESIMPULAN DAN SARAN

6.1 Kesimpulan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku ibu-ibu di Desa Sidomulyo, Kabupaten Langkat terhadap pemberian antihelmintik kepada anak-anak mereka masih belum baik. Berdasarkan teknik skoring Notoatadmodjo:

1. Tingkat pengetahuan responden dalam pemberian antihelmintik menunjukkan mayoritas responden mempunyai tingkat pengetahuan sedang yaitu 92.3% (n=96). Sebanyak 7.7% (n=8) responden mempunyai tingkat pengetahuan kurang dan tiada responden yang mempunyai tingkat pengetahuan yang baik.

2. Sikap dan persepsi responden dalam pemberian antihelmintik menunjukkan umumnya pada kategori sikap sedang yaitu sebanyak 53.8% (n=56), 46.2% (n=48) responden dengan kategori sikap yang baik dan tidak ada responden berada dalam kelompok sikap kurang atau buruk.

3. Tindakan responden terhadap pemberian antihelmintik menunjukkan angka paling tinggi pada kategori sedang yaitu sebanyak 55.8% (n=58). Responden yang mempunyai tindakan yang baik adalah 41.3% (n=43). Hanya 46.2% (n=48) responden dengan tindakan yang kategori buruk/kurang.

6.2 Saran

Berbagai upaya atau perubahan yang dapat dilakukan untuk memperbaiki penelitian ini. Misalnya, untuk peneliti lain yang berminat, mereka dapat melakukan penelitian ini dengan menggunakan metode analitik dimana dilakukan perbandingan antara tingkat pengetahuan responden dengan pendidikan yang berbeda. Selain itu, untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan gambaran perilaku yang lebih menyeluruh, dapat dilakukan penambahan jumlah bilangan responden.

Walaupun mayoritas ibu rumah tangga yang menjadi responden dalam penelitian ini mempunyai pengetahuan sedang, namun kejadian penyakit cacingan masih tinggi di desa Sidomulyo, Kabupaten Langkat untuk itu harus dilakukan penyuluhan yang lebih efektif terhadap penyakit cacingan dan pengobatannya agar penyakit cacingan dapat diobati secara tuntas sehingga keberhasilan upaya pencegahan dan pemberantasan cacingan dapat tercapai.

Daftar Pustaka

CDC DPDx, 2009 Parasitology. Diagram of Life Cycle of Ascariasis. Available from: [Accessed 20 Mac 2010].

CDC DPDx, 2009 Parasitology. Diagram of Life Cycle of Trichiuriasis. Available from: [Accessed 20 Mac 2010].

CDC DPDx, 2009 Parasitology. Diagram of Life Cycle of Hookworm. Available from: [Accessed 20 Mac 2010].

Depkes RI, 2004. Pedoman Umum Program Nasional Pemberantasan

Cacingan di Era Desentralisasi. Depkes RI,Jakarta.

Danim, S., 1997. Metode Penelitian Ilmu-Ilmu Perilaku. Bumi Aksara, Jakarta.

Gandahusada S, Ilahude HD, Pribadi W., 1998. Parasitologi Kedokteran. Edisi ketiga. Jakarta: BP FKUI; 8-29.

Garcia S.L., Bruckner D.A., 1996. Diagnostik Parasitologi Kedokteran. Edisi pertama. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Hadidjaja, P., 1994 Masalah Penyakit Kecacingan di Indonesia dan Masalah

Penanggulangannya. Majalah Kedokteran Indonesia. 44 : 215-216.

Howland D.R., Mycek M.J., 2006. Lippincott’s Illustrated Review of

Ideham, B, 2007. Helmintologi Kedokteran, Airlangga University Press, Surabaya.

Kasjono, H.S., Yasril. 2009. Teknik Sampling untuk Penelitian Kesehatan.

Yogyakarta: Graha Ilmu.

MIMS Online, 2010. Product Information. Available from:

[Accessed 21 November 2010]

Natural Vitality Centre, 2010. Symptoms of Parasitic Infections. Available from:

[Accessed 14 April 2010]

Notoatmodjo, S., 2003. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Pt. Rineka Cipta, 95-145.

Prasetya, L., 1998. Pengaruh Program Pembanterasan Keacingan terhadap

Perilaku Orang Tua Murid Sekolah Dasar di Kelurahan Pisangan Baru Jakarta Timur.

Soedarto, 2008. Parasitologi Klinik, Airlangga University Press, Surabaya.

Tan, H.T., Rahardja, K., 2007. Obat-Obat Penting; Khasiat, Penggunaan dan

Efek Sampingnya. edisi keenam. Pt. Elex Media Komputindo, 197-206.

Zaman, V., Loh, A.K., 1982. Handbook of Medical Parasitology. ADIS Health Science Press.

Lampiran

Lampiran 1

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Nama: Meor Muhammad Fahmi Bin Meor Ahmad Tempat/Tanggal Lahir: 13 Desember 1988/Malaysia Agama: Islam

Alamat: Malaysia

Riwayat Pendidikan: 1. Sekolah Kebangsaan Kamil 1 2. Maktab Rendah Sains Mara Beseri 3. ACMS Pulau Pinang

Riwayat Pelatihan: 1. Peserta Penyambutan Mahasiswa Baru 2007 FK USU, Medan

2. Peserta Minggu Suai Kenal Pelajar Malaysia 2007

Riwayat Organisasi: 1. Ahli Persatuan Kebangsaan Pelajar-Pelajar Malaysia se- Indonesia (PKPMI)

Lampiran 2

Kuesioner

FORMULIR PERSETUJUAN MENJADI RESPODEN PENELITIAN

Perilaku Pemberian Antihelmintik (Obat Anti Cacing) Oleh Ibu di Desa Sidomulyo Terhadap Anak-Anak

Oleh : Meor M Fahmi

Saya mahasiswa Program S-1 Pendidikan Dokter Fakultas kedokteran Universitas Sumatera Utara yang melakukan penelitian dengan tujuan mengetahui perilaku ibu-ibu di Desa Sidomulyo, Kabupaten Langkat terhadap pemberian obat anti cacing kepada anak-anak.

Salah satu manfaat dari penelitian ini adalah memberikan informasi kepada golongan ibu mengenai pemakaian dan pemberian obat anti cacing serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pengobatan terhadap penyakit cacingan.Saya mengharapkan jawaban yang sebenar- benarnya dan kerja sama dari ibu. Informasi yang ibu berikan akan digunakan untuk mengembangkan pengetahuan dan tidak akan digunakan untuk maksud-maksud lain selain penelitian ini.

Partisipasi ibu dalam penelitian ini bersifat bebas, ibu bebas untuk ikut atau menolak tanpa adanya sanksi apapun. Atas kerja samanya saya ucapkan terima kasih.

Medan, 2010

Meor Muhd Fahmi

Kuesioner I. Data Responden Nama Responden : ... Umur : ... tahun Pendidikan :

Jenis Kelamin dan Umur Anak

Anak Ke Jenis Kelamin Umur (tahun) 1 2 3 4 5 6 7

II. Pengetahuan

1. Apakah cacingan dapat diobati? a. Ya

b. Tidak

2. Dari manakah ibu mengetahui tentang pengobatan cacingan? (Jawaban boleh lebih dari satu)

a. Petugas kesehatan

b. Pamong (camat, lurah,RW,RT) c. Kader (posyandu)

d. Orang dekat (keluarga,teman,tetangga) e. Media elektronik (TV,Radio,Film)

f. Media cetak (surat kabar, majalah, brosur) 3. Dari manakah obat anti cacing dapat diperolehi?

a. Apotek b. Warung

c. Rumah Sakit/Poliklinik d. Posyandu/Puskesmas

4. Apakah ibu mengetahui jenis-jenis obat anti cacing (antihelmintik) yang digunakan untuk mengobati cacingan?

a. Ya b. Tidak

5. Manakah antara berikut merupakan obat-obat anti cacing yang terdapat di pasaran?

(Jawaban boleh lebih dari satu) a. Askamex

b. Vermox c. Combantrin d. Piraska

6. Berikut adalah akibat (efek samping) pemberian obat anti cacing: (Jawaban boleh lebih dari satu)

a. Diare b. Mual c. Muntah d. Sukar tidur

7. Berikut adalah sebab dan alasan yang benar untuk pemberian obat anti cacing?

(Jawaban boleh lebih dari satu)

a. Setelah melakukan pemeriksaan tinja b. Adanya tanda-tanda cacingan

c. Keadaan lingkungan dan sanitasi yang buruk d. Adanya ahli keluarga yang mengalami cacingan

III Sikap

1. Penyakit cacingan dapat diobati dengan baik setelah melakukan pemeriksaan/diagnosa(pemeriksaan tinja) :

a. Setuju b. Tidak setuju

2. Pemberian obat anti cacing haruslah sesuai pemberiannya : a. Setuju

b. Tidak setuju

3. Anak-anak haruslah dibawa berjumpa dokter jika curiga adanya cacingan : a. Setuju

b. Tidak setuju

4. Pemerintah harus memberi penyuluhan tentang pengobatan dan pencegahan cacingan

a. Setuju b. Tidak setuju

IV Tindakan

1. Pernahkah ibu membawa anak jagaan ibu datang melakukan pemeriksaan atas alasan menderita cacingan?

a. Ya b. Tidak

2. Apakah ibu pernah memberikan obat cacing kepada anak ibu? a. Ya

b. Tidak

3. Apakah pemberian obat cacing tersebut atas anjuran dokter atau selepas adanya gejala-gejala cacingan?

a. Ya b. Tidak

4. Dari mana ibu mendapatkan obat anti cacing tersebut? a. Apotek

b. Warung

c. Posyandu/Rumah Sakit/Poliklinik/Puskesmas

5. Sewaktu memberikan obat anti cacing kepada anak, apakah ibu mengikut aturan pemakaian yang ditetapkan dokter atau pabrik obat?

a. Ya b. Tidak

Lampiran 3 (Data SPSS)

Uji Validitas (Pearson Correlation)

Correlations p1 p2 p3 p4 p5 p6 p7 Total p1 Pearson Correlation 1 .234 .512* .375 .228 .349 .327 .628** Sig. (2-tailed) .320 .021 .103 .333 .131 .159 .003 N 20 20 20 20 20 20 20 20 p2 Pearson Correlation .234 1 .458* .528* .000 .108 .397 .679** Sig. (2-tailed) .320 .042 .017 1.000 .652 .083 .001 N 20 20 20 20 20 20 20 20 p3 Pearson Correlation .512* .458* 1 .352 .117 .459* .307 .767** Sig. (2-tailed) .021 .042 .128 .624 .042 .187 .000 N 20 20 20 20 20 20 20 20 p4 Pearson Correlation .375 .528* .352 1 .228 .349 .327 .676** Sig. (2-tailed) .103 .017 .128 .333 .131 .159 .001 N 20 20 20 20 20 20 20 20 p5 Pearson Correlation .228 .000 .117 .228 1 .319 .398 .458* Sig. (2-tailed) .333 1.000 .624 .333 .170 .082 .042 N 20 20 20 20 20 20 20 20 p6 Pearson Correlation .349 .108 .459* .349 .319 1 .210 .608** Sig. (2-tailed) .131 .652 .042 .131 .170 .375 .004 N 20 20 20 20 20 20 20 20 p7 Pearson Correlation .327 .397 .307 .327 .398 .210 1 .632** Sig. (2-tailed) .159 .083 .187 .159 .082 .375 .003 N 20 20 20 20 20 20 20 20

Total Pearson Correlation .628** .679** .767** .676** .458* .608** .632** 1

Sig. (2-tailed) .003 .001 .000 .001 .042 .004 .003

N 20 20 20 20 20 20 20 20

*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

Skor Kuesioner Bagian Pengetahuan Responden

Pertanyaan 1

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 1 104 100.0 100.0 100.0

Pertanyaan 2

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 1 5 4.8 4.8 4.8 2 55 52.9 52.9 57.7 3 40 38.5 38.5 96.2 4 3 2.9 2.9 99.0 5 1 1.0 1.0 100.0 Total 104 100.0 100.0 Pertanyaan 3

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 1 26 25.0 25.0 25.0 2 62 59.6 59.6 84.6 3 15 14.4 14.4 99.0 4 1 1.0 1.0 100.0 Total 104 100.0 100.0 Pertanyaan 4

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 0 1 1.0 1.0 1.0

1 103 99.0 99.0 100.0

Pertanyaan 5

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 0 1 1.0 1.0 1.0

1 61 58.7 58.7 59.6

2 42 40.4 40.4 100.0

Total 104 100.0 100.0

Pertanyaan 6

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 0 1 1.0 1.0 1.0 1 70 67.3 67.3 68.3 2 31 29.8 29.8 98.1 3 2 1.9 1.9 100.0 Total 104 100.0 100.0 Pertanyaan 7

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 1 63 60.6 60.6 60.6

2 38 36.5 36.5 97.1

3 3 2.9 2.9 100.0

Skor Kuesioner Bagian Sikap Responden

Pertanyaan 1

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 0 61 58.7 58.7 58.7

1 43 41.3 41.3 100.0

Total 104 100.0 100.0

Pertanyaan 2

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 1 104 100.0 100.0 100.0

Pertanyaan 3

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 0 67 64.4 64.4 64.4

1 37 35.6 35.6 100.0

Total 104 100.0 100.0

Pertanyaan 4

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Skor Kuesioner Bagian Tindakan Responden

Pertanyaan 1

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 0 51 49.0 49.0 49.0

1 53 51.0 51.0 100.0

Total 104 100.0 100.0

Pertanyaan 2

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 0 1 1.0 1.0 1.0

1 103 99.0 99.0 100.0

Total 104 100.0 100.0

Pertanyaan 3

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 0 31 29.8 29.8 29.8

1 73 70.2 70.2 100.0

Total 104 100.0 100.0

Pertanyaan 4

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 1 88 84.6 84.6 84.6

2 15 14.4 14.4 99.0

3 1 1.0 1.0 100.0

Total 104 100.0 100.0

Pertanyaan 5

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 0 12 11.5 11.5 11.5

Pertanyaan 5

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 0 12 11.5 11.5 11.5

1 92 88.5 88.5 100.0

Dokumen terkait