Tabef 7 berikut ini akan mengungkapkan pula kesulitan yang ditemui guru di dalam melaksanakan kegiatan mengukur
J. Kesulitan Dalam Melaksanakan Komponen Keterampilan Proses
.
DalamKegiatan Belajar
Mengaiar'Berdasarkan
hasil penelitian
yangtetah
dilaksanakantdapat
diungkapkan beberapa penyebab utama kenapaSuru -
gurumengalami
kesulitan di
dalam melaksanakankegiatan belajar
mengajar
di
sekoLah.Adapun
kesul-itan di
dalam melaksanakan komponenketeran-pilan proses
dimaksudadalah
:a.' I'lurid
beJ-um mampuuntuk
melaksanakan komponen keterampilan proses.Kesutitan ini ternyata ditemui
pada komponen meramalkan(44r44#)r
menghitung (2212296) 1 mengamati'mengklasifikasit
rnembuat kesimpulan sementara, dan mengkomunika sika
n
masing-masingnya (11 ,11%).
Terjadinya kesulitan ini
mungkin disebabkann karenaketerampilan proses dapat dikatakan baru bagi dunia
pendidik-.an
di Indonesia tli
dalam penerapannya' sehinggaguru apalagi
+7
murid
merasaasing, jika ia disuruh
menemui BapakLurah
misalnya, untuk
menanyakan berapajumlah
penduduk pada kelurahantenpat tinggal murid itu sendiri,
dimana sebelumini
umumnyamurid
hanyabelajar di
dalamkelas saja
dengan menerima nrateripelajaran
yang disampaikanguru di
depanke1as.
Ditambahtagi karena guru
belumbisa betut untuk
membimbingmurid
melaksa-nakantiap-tiap
komponenketerampilan proses tersebut.
b.
Kurangtersedianya
waktu yanB cukupuntuk
melaksanakan komponenketerampilan
proses.Penyebab kesulitan ini ternyata
ditemukan dalam melak-sanakan komponenketerampilan
mengukur (11,11%),
men8hitung 22t22% dan mengamati- 11 t11?6.llimbulnya kesulitan ini
berkemungkinanbesar
disebabkankarena Buru-guru
sebahagianbesar
belumdapat
menyesuaikanbentuk-bentuk kegiatan
yang akandilaksanakan,
sehingga adakalanya kegiatan
yang seharusnyadilaksanakan, ternyata tidak dapat dilaksanakan, sekiranya suatu
sekol-ahtidak dimanfaat-kan oleh sekolah Iain,
makadapat dilakukan
penambahan waktusesuai
dengan yangdiinginkan,
namunsekiranya
penarnbahanini
dilaksanakan
dengan mengurangi jam jampelajaran 1ain,
seper-ti
Kesenian yang dianggap kurangperlu misalnya, hal ini
ti-daklah wajar, karena kurikulum telah diatur
sedemikian rupa' yangharus dirniliki murid
selamaperiode tertentu'
c. Murid sulit
diarahkan pada sasarankegiatan
komponenkete-rampilan
pro ses.Kesulitan ini
dijumpaj-di
dalam beberapa komponen,yaitu
menganati (11
,11i6),
menghitung (11,11%), mengklasifikasi
11 ,11%t menJrusun kesimpulan sementara 11 111?6 dan meramalkan
4B
11 111fr.
Terjadinya kesulitan ini
berkemungkinanbesar
disebabkan karena masihada diantara guru-guru
yang belum memahamibetul terhadap
maksudtiap-tiap
komponendari keterampilan
prosesr tbegitu pula guru
belumdapat
memberikan bimbingan kepadamu--rid-muridnya
dalam melaksanakan komponenkcterampilan
p?osestersebut.
tl. Materi pelajaran
yangsukar
dipahami murid.Kesulitan j-ni
ditemukandi
dalam melaksanakan komponenmengkomunika sika
n
22,2296.i(esulitan ini
mungkin disebabkankarena sulitnya
memasukkanmateri pelajaran tersebut ke
dalamkegiatan
komponenketerampilan prosesr
ditambahlagi
adanyeguru
yang belumdapat
memahami maksuddari kegiatan
mengkomu-nikasikan tersebut.
BAB V
KESIMPULAN DAN SAR.'N
A.
Kesimpqlgn1. Dalam melaksanakan perumusan komponen
keterampilan
proseske
dalam gatuanpelajanan,
pada umumnyaguru tidak
merumus-kan komponen
keterampilan
proses pada satuan pelaJarannya, dan hanya sebahagiankecil saja
yang ada merumuskannya.Dalam melaksanakan
setiap
komponenketerampllan
proses padakegiatan belajan
mengajardi keIas,
sebahaglanbesar
gurutldak
rnelaks anakannya, namundi
dalam melaksanakan komponenketerampilan proses lebih
banyak,jlka
dibandingkan dengan guru yang ada merumuska konponen keterampl-Ianproses terse-but di
dalam satuanielajarannya.
Tendapat beberapa penyebab utama d1 dalam melaksanakan
kom-ponen
keterampllan proses,
sehingga menimbulkankesulitan bagl guru
dalamprosesbelaJar
mengaJar.Penyebab utama
kesulitan ltu
adalah karena murid belummam-pu untuk
melaksanakan komponenketerampllan
prosesyang dl
temui di
dalam melaksanakan komponen meramalkan 44r44'ir menghitung 22,2296, mengamati, rnengklas 1f ika si.,
membuatke-simpulan sementara dan komponen mengkomunikasikan masing-maslng 11 ,11%. Penyebab
kesulitan berlkutnya adalah
karenakurang
tersedianya
waktu yang cukupuntuk
melaksanakan kom-ponen ketenampilan pnoses, yangditenui guru di
dalamne-laksanakan komponen mengukur 77 11591, menghitung 22
r22il
danmengamati 11r11i/o.
Tingkat kesulitan berikutnya
adalahkare-na murid sulit
dianahkan pada sasanankegiatan dari
masing-49
2.
3.
,o
masing komponen l<eterampilanproses,
yangdltemul
gunudl
dalammelaksanakan komponen mengamatl 11r11";4,
menghltlng
1,1 ,11*',mengklasifikasi
1 1 r1'1"J, menyusun kesimpulan sementana 11r11lr
dan meramalkan -l 1r11?{. Penyebab
kesulltan dl
dalam melaksanakan komponenketerampilan proses
Juga disebabkan karenamaterl
pel-ajaran
yangsukar
dipahamimurid, Kesulitan lnl
dltemukan gunupada
saat
meLakukankegiatan
mengkomunikasikan
ZZ,22)6.B.
Saran-saran1 Guru-guru sekolah
dasar
supaya dapat memperdalam pengetahuan dan meLatihdiri tentang
penguasaanketerampllan proses,
de-ngan demikianguru-guru
akan dapat menumuskan komponenkete-rampilan
proseske
dalam satuan pelaJarannyaterutama
yangberkenaan dengan
tujuan
pengajaransesuai
dengan yang dlha-rapkanoleh
pokok,/sub pokok bahasan yang akan dlaJarkan.Harapan semacam
1ni dapat
dileksanakan dengan meLaksanakan diskusi-cli skusi baik
sesamaguru,
dengan Kepala Sekolatr atau denganPenillk
Sekolahserta
membacalltenatur-llteratun
yang berhubungan dengan
keterampllan
proses.Guru-guru hendaknya dapat
pula
memperdalamtentang
bagaJ-mana melaksanakansetiap
komponendarl keterampllan
prosesdl
da-Iamsituasi belajBr
mengaJar yang sesungguhnyadI keIas,
so-hingga TIK yangtelah
dirumuskanke
dalam satuan pelaJarantersebut tldak tinggal dl kertas saJa.
Ilarapanlnl
dapat pu-1a dilaksanakan denganselalu melatlh dlrl untuk
mengaplika-s j.kan
setiap
yang dj-rencanakan, dapatpula
denganmemamfaat-kan Kelompok
Kerja
Guru (KKG) yang ada padasetlap rayon
pe-nilik,
yangsalah satu
kegS-atannya adalah mensLmulaslkan pe-laksanaan komponenketerampilan proses ltu sendlrl-.
1 Agus, ilamdy
dkk.
( 1987).
fPSKelas
vUsaha
Ikhlas.
SD.Bukittinggi
2. A7!,
Muhammad.(1984).
Guru Dglam Proses Bandung:
SinanAaEI'-4.
Be11en,S.
(1990)Departemen Pe
ra1
Pendi.dikadidikan.
DAFTAR PUSTAKA
Belal q
r
Menga.iar.
Pendidikan IPS
I
M0du1I.
Jakartandldlkan
Dan-86 ofr-avaanSirektorat
Jend-n Tinggi
Proyek Pembinaan TenagaKepen-J. Arikunto Suharsimi. (1989). Pro e{qr Penelitian
SuatuPen-dekatan
Praktis. JakarE-f-m
ATE'A?a;-5
Chairudin. (1990).
Pendidlkan IPSI
ModulDepartemen
PenffiIlEi-Tin-86uffi-ffE'Ei l. Jakarta
:Direktorat
Jend-n
TenagaKepen-6
ra1
PendidikanTinggi
Proyek Pembinaadidikan.
Depdikbud.
- Penelitian (1986). danEn[em-5E@PefrdTdrEn
Bahan -Penqtelen Guru SD.Pusat Pengembangan Kurikulum dan Sarana
7..
Nasution, S. (19e7).
MetodeRlsearch.
Bandung:
Jemmars.8.
Semlawan, Conny. (199o).
Pendekatan I(eteramilan
Proses.Jakanta :
PT Gramedla.karta
: Badann
Kebudayaanendidikan.
Penilalan
Pendidikan,:
DeparPendi
-Ja da
P
!.
Sudjana, Nana.(1989). Penelitian
danBandung
: Sinar
Baru.10. TJahyadi, Jeane.
(1985).
Pedoman Pela an an pnestasj- Rendahdi
SD-.Jakarta
: ep11.
Bagi Siswa
Ber-lkbud .
. (1986).
Kurikulum _SDKlas
V GBPP. Jakartae
n
P e n di d iEii-DZEa-'i dEnT6i
ei gEE-Di r e kt o r at
an Dasar.
dik
tem51
,2
LAMPIRAN]LAMPIRl{N
Halaman
1.
>atuan Pelajaran ,9
2.
Panduanobservasi tentang
pelallsanaan Keterampilan prosesl.
Angketdalam proses
belajar
menga jar
594. surat
permohonanizin
mengumpulkandata penelitian dari IKIP Yadang " " ':
9. ourat izin penelitian dari Kanwil
Depdikbud sumatraBarat.
79':
::l
.)i!li, jSIlk i'\hit.r r,iSliirl
0untuk guru
71oa
Bidang
Studi
Pokok Baha san Sub vokok Baha sanKeIa s
Catur
wulan Waktuqe SAIIUAN PELAJARAN
Ilmu
Pengetahuan SosiaI
2.'l
.telayanan di kota /
desa danperma-sa laha nnya .
2.1.1 .
telayanan bidan6
pemerintahan.2.1.2.
relayananbidang
Ekonomi.2.
1.).
velayanan biclang yendidikan2.1.4.celayanan
bialangkesenian,
kebudayaan dan
olah
raga.5(Iima) II(dua)
6 jan pelajaran ( 4 x
pertemuan .,)I. Tujuan Instruksional
Umum.siswa
mengenalberbagai jenis
pelayanankota
clan desa,serta
permasalahannyamelalui
pengamatan danklasifikasi.
II. tujuan Instruksional
Khusus.Sesudah