I,APORAN PENELITIAN
PELAKSANAAN KETERAMPILAN PROSES BIDANG STUDI IPS
OLEH
GURU-GURU SEKOLAH DASARIKIP
PADANGKECAMATAN PADANG UTARA
Mr.,
i ;iR
PUilA(AAN II(IP PADANG)t- |-
zT4r),Ttriri ;L
silM i!_l ir'i'Q0A
x it E6': '
.[. r,\L rr..'; (
qrt Kl< .1.+lr v'p
I
Z
(t
2
)? f aJr
Oleh :
Dra. Afrido
(Ketua Tim Peneliti)
Penelitian lni dibiayai dengan dana:
Proyek OPerasi dan Perawatan Fasilitas lKlP Padang Tahun Anggaran 19921993
Surat Perianlian Keria No.
:
156/PT37'H9/N '2'211992Tanggal 1 Juli 1992
INSTITUT KEGURUAN DAN
ILMU
PENDIDIKAN PADANGE5
IKI P
1993
1 I I
I I I
i I
I
i
I
I I
i
I
I I
)"t
i;li- li - '
--.:-. t .1 ri
c
i
f
c,t
+
LAPORAN PENELITIAN
PELAKSANAAN KETERAMPILAN PROSES BIDANG STUDI IPS OLEH GURU-GURU SEKOLAH DASAR
IKIP
PADANGKECAMATAN PADANG I-JTARA
personal
ia
ps6si it_iPemb imbi ng Ketua
Anggota
Drs.
Dra.
Dra,
Ridwan Ahmad
Afrida
ZuryantiABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk
memperolehinformasi bagai-
mana pelaksanaan
keterampilan proses
dalambidang studi IPS di
Kecamatan Paclang
Utara
Kotamadya Padang.Beberapa aspek
yangakan
ditinjau
dalampenelitian ini adalah
perumusan komponenketerampilan proses
yangdilskukan guru
padasatuan pelajarant
pelaksanaan konponen
keteraurpilan proses di dalam proses bela-
jar
mengajarserta kesulitan
yangditemui guru di
dalam melak- sBnakan komponenketerampilan proses.
Konponen keterampilanproses
yang tlinaksudadalab
mengamati/observasi,
menghitungt mengukur, mengktasifika si,
. menJrusun kesimpulan sementara' mera-nalkan
dan urengkomunika sika n.Penelitian ini bersifat tteskriptif r
pengumpulan clata meng- gunakanalat format pencatatan,
panduan observasj- dandaftar pertanyaan.Datayangtelahdiperolehtlarilapanganrdiolahde-
ngan menggunakan
teknik statistik
sederhanar
dengan rumusfreku- ensi
persenta se.leri 9
orang responden dalampenelitian ini diperoleh
ha-siI
sebagaiberikut :
-'l
.
Pada umumnyaguru tidak
merumuskan komponen keterampilanproses
pada satuanpelajarannya,
dan hanyasebaha6ian kecil
yang ada merumuskannYa
'
2.
sebahagianbesar guru titlak
melaksanakan komponenketerampil- an proses di
dalamkegiatan belajar
mengajarnya' sebahagiankecil lagi telah
melaksanakannya? guru
yang nelaksanakankomponenketerampilanprosesdidalamkegiatanbelajarmeng-
aJarnyalebih
banyakjika
dibandingkan denganguru
yang adaLL
merumuskan komponen keterampii_an
proses tersebut di
dalansatuan pela jarannya.
l.
Penyebab utamakesulitan guru di
dalam melaksanakan komponenketerampilan
prosesadalah
karenamurid
belum mampu untuk melaksanakannya.Murid sulit diarahkan
pada sasaransetiap
komponen
keterampilan proses serta
sukarnyanaieri pelajar-
an
dipahami murid.Berclasarkan
hasil penelitian
yangtelah dilaksanakan ter- sebut, disarankan agar guru-guru lebih
menalalami pelaksanaan prosesbelajar
mengajar denganketerampilan prosesr baik di
dalam membuat satuan
pelajaran, apalagi di
dalam melaksanakan-nya,
sehingga mutupendidikan dapat ditingkatkan sesuai
tlenganyang diha rapkan.
a
1:.1 i .
- :rill.
.l_ar-
PENGANTAR
Penelitian merupakan salah satu karya ilmiah di perguruan tinggi. Karya
ilmiah ini harus dilaksanakan oleh dosen IKIP Padang dalam rangka meningkatkan mutu, baik sebagai dosen maupun sebagai peneliti.
Oleh karena itu, Pusat Penelitian IKIP Padang berusaha mendorong
dosen/peneliti untuk melakukan penelitian sebagai bagian
dari
kegiatan akademiknya. Dengan demikian mutu dosen/peneliti dan hasil penelitiannya dapat ditingkatkan.Akhirnya saya merasa gembira bahrva penelitian ini telah dapat diselesaikan oleh peneliti dengan melalui proses pemeriksaan dari Tim Penilai Usul dan Laporan Penelitian Puslit IKIP Padang.
Padang, Januari 1993
/rcepla
Pusat Penelit ian(-z'IKP Padang,
4't-
.'!
Dr. Zainil, lvl.A.
NtP 1301870SS
T .tl
T N
l_v
UCAPAN TERII,IA I;.\SI}I
Atas
rahmat dankarunia Atlah
swb.penelltian
rrpelaksana_an Keterampilan Proses Bldang
studl rps oleh
Guru-Guru sekolah Dasardi
Kecamatan PadangUtara
Kotamadya padangrtelah
dapatdlselesalkan.
Dalam
penelitian lnl, penelltl telah
mendapat bantuan yangtidak sedlkit dari
berbagalpihak.
Oleh karenaitu,
Ot"U"kesempatan
lnl penelltl lngln
menyampalkan tenlmakaslh tenu-
tama kepada :1.
Kepala Proyek Penlngkatan PerguruanTlnggl (PlT)
yangtelah
membeni dana
untuk
pelaksanaanpenelltlan
in1 .2.
Kepala PusatPenelltlan IKIP
Padangbeserta
panastaf
ah1l dan panastaf lainnya
yangtelah
memberl kemudahan dan neng-koordinasikan serta
mernerlksaulang laporan penelltlan
1n1..l.
Kepala Kantor: Wllayah Departemen Pendldlkan dan KebudayaanDaerah
Tingkat I
Sumat!:aBarat
yangtelah
membenlkan kesem-patan kepada
peneliti untuk
melakukanpenelltlan lnl.
4.
Pana Kepala Sekolah Dasan danpara guru
tempatpenelltl
menjaning
data penelJ.tian ini
yangtelah
membenlkan bantuan sehingga terkumpulnyadata.
Semoga bantuan dan kerjasama yang
telah dlbenlkan ltu
mendapat lmbalan yang selayaknya
darl
A11ah swt.Harapan
pene1lti,
semogapenelitlan lnl
dapat bermanfaatuntuk dljadikan
bahan pertimbanganbagl para
pengambll keputus-an di
bidang pendidikan.1'
- - -- ;' .. ...',i
Padang,
7 Janrtari
1991Ketua
Penelitit
Dra. Afrida
NrP.111+11816
va
DAEIAR
ISI
ila l aman
PEIIGANTAR ABSTRAI(
UCAPAN
DhFIAR
DAFTAR
BAB
I
1t
1v v v11 1x
1
TERII'IA KASIH
rsr .. :...
T,hBEL
PEITDAHULUAN
A. Latar Belaleng, Identifikasl
dan PentlngnyaI.ias alah
B.
Pembatasan dan Perumusan }lasalahC.
Asumsi1
5
I I
9 9 10
D.
PertanYaanPenelltian ...
F.
KegunaanPenelitlan
H. Definisl Istllah
BAB
II
TINJAUAI.I KEPUSTAKAA}IA. Kajian Teori
.B.
l(erangl(a KonsePtualBAB
III
METODOLOGI PENSLITIANA.
RancanganPenelltian .."
B. Populasi
dan SamPeIPenelitian E.
TujuanPenelitian
C. Jenis
dan SumberData
.11 11
D.
Telnrik danAIat
PengumPul DataE.
Te]<nikAnallsis Data
.F.
ProsedurPenelitian G.
KeterbatasanPenelitlan
1B 19 19 20 22
2'
24 24 25
vt_l_
BAB
IV
HASIL PENEL]TIAN DAI.I PEMBAHASANA. Hesil Penelitian
DAFTAR PUSTAKA
LNMPIRAN=LAMPIRAN .
B.
Pembahasan...
25 25 44 49 49
,o
,1c.) BAB V KESIMPULAN DAI{ SARAN .
A.
KesimPulanB.
Saran-saranviii
DAT.TAR TAB]L
1.
KeadaanPopulasl Penelitian
l,lenurutStrata
SDdl
Kecamatan Padang
Utara
Tahun 1992 .2.
Guru-guru SDdi
Kecumatan Padang Utara yang menJadlPopulasl
dan Sampel Tahun 1992J.
Perumusan KomponenKeteranpllan
Proseske
dalam Satuan Pelaj anan4. Pelaksanaan Komponen Ketenampilan Proses Dalam
Kegiatan BeLajar MengaJar
dl
KelasKesulltan
DalamKegiatan
rtMengamatl/Observaslrt...Hal aman
21
21
27
29 1o 12
,+
,6
5.
6.
8.
9.
Kesulitan
DalamKegiatan
rrMenghitungrlKesulitan
DalamKegiatan
rrllengukul:rr...
Kesulitan
DalamKegiatan
rrMengklaslflkaslrlKesulitan
Dalam Kegiatan'rMenyusun Keslmpulan'10.
11.
Sementararl
Kesulitan Kesulitan
Da 1am
Dalam
Kegi at an
Keglatan
nl,leramalkenrl
rrMengl<omunllra slkan rr
)B 40 42
Lx
BAB I
PEIIDAHULUAN
A. Latar E}g@,E, Identlflkasl
dan Pent ln gnYA Mas al ah .Pada
Pellta V titik berat
pembanSunanpendldlkan cllletak-
kan pada penJ.ngkatan mutusetiap
JenJang danJenls
pendldlkan'serta
perluasan kesempatanbelaJar
pada JenJang pendldlkan da-sar.
Dengan demiklan dlharapkan dapat ruewuJudkanmanusia
yangcerdas,
beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang MahaEsa
danberbudi pekertl Iuhur, memillki
pengetahuandan keterampllan' sehat
Jasmani dannohani, kepribadlan
yang nantap dan mandlrlserta rasa
tangSung Jawab kemasyarakatan dan kebanSoaan (Dep-dlkbud,
1985: 6).
JenJanB
pendldikan
dlmakguddl atas adalah :
pendiddasar,
pendidikan menengah danpendldlkan tinggl'
Jenjandldlkan
dasar merupakan pendldlkan yang lamanya9
tahun'Ienggarakan
6
tahundL
sekolahdasar
(SD) dan'
tahundl
seko-lah lanJutan tlngkat
pertama (SLTP)atau
gatuanpendldikan
se-denaJat.
JenJang pendldlkan menengahmellputl
sekoloh menengah61sg (SMA) dan benagam sekolah keguruan
at'as'
Dan JenJang pen-dldlkan tinggl meliputi Universitas' Instltut' Sekolah tlnggi Politekrrlk
dan Akademi dengan benbagalFakultas, Jurusan
atauPrognam St'ud'i
(Be1len,
1990z
2o7)'
Pendldikan dasar pada hakeketnya ''- me-rupakan pendidikan yang memberlkan kesanggupan dasar pada
peserta dldik begl per-
kembangan kehidupannya,
balk
untukpribadl
maupununtuk
masya-rakat.
pendldikan dasan diselenggarakanuntulc
mengenbangkanLkan
I
pen-dlse-
1
2
slkap
dan kemampuanserta
memberiken pengetahuan dan kotelram-pilan
dasar yangdlperlukan untuk hidup
dalam masyarakatser-
ta
memperslapkanpeserta t[dik
yang menenuhlpensyaratan
un-tuk menglkutl
JenJang pendldlkan yangloblh
t1n881 (Depdlkbutl'1985
:
11).Untuk mencaPal
tuiuan di' atas' keglatan dl
sekolah dasarharuslah dlperhatikan
dengansebaik-balknya'
FungslSD
seba-gal
lembagauntuk
menanamkan d'esar sebagal modgl uDtuk melan-jutkan
kependidikan yangIeblh tin881
danuntuk hidup dlIlng-
kungan masyarakat
haruslab ditaksanakan'
Den8anusaba terae- but
diharapk8n supayalulusan
SDdspat menglkutl
perkembanganyang
terjadi dl lingkungsn sekitarnya'
Perkembanganllnu
danteknologl tldak
selmbang denganpendldlkan'
selamalnl per-
kembangen pendtdlkan
se1alu tertinSSal oleh lalunya
perkem-bangan
llmu
dan teknotogl' EaI lnl
senadadengan
pendapatConny Semlawan ('199O
: 1)
masyarakat berkembang dengan peoat' sedangkandunia
pendldikan maJu dengan lamban'Karena
tertlnggalnya
perkenbanganpendldlkan oleh
Per-kembangan masyarakat'
timbullah
ke s en J angan-kesen J angan ante-ra kurlkulum
dengan kebutuhan rnasyarakat' Untukltu
pemeritehtelah
mengambll kebljakganaan dengan melakukan pembenahanter-
hadap
kurikulum
SD 19?5 danmelahirkan
l<urikulum SD19?'
yangdisemPurnakan
'
AdaPun
Ium
tahun
Itan
YangdI
yang manjadi pokok utama dalam perubahan
kurlku -
9?5 yans sangat
prlnslpll
adalah mengenal pendeka-pakal.
Kurikulum SD 19?5nenggunakan
pendekatan, yang
berorlentasl
kepadatujuan pengajaran'
sedangkan kurLku- lum SD 1975 yang dleempurrrakan mempunyai pendekatan yangber-
orlentasl
kepadaproses.
Proseainl dapat dillhet
padakegla-
tan belaJar
mengaJar yanB men8Sunakansltem
CBSA'Menurut Jeane
TJahyadi
(198?: 2) sisten
CBSA mengguna-kan
pendekatanketerampilan proses
adalahsuatu lnteraksl
an-tara 8uru, murid
dan llngkungan yangtldak
semata-nata berupapemberianlnformasisearahrdlsertaldengankegiatan-keglatan untuk
mengernbangkanide
maupunsikap
danketerampilan
secs'ltamandlrl.Pendekatanlnlmemungklnkananakuntukmemperolehke-
tenampllan
berfikir,
memahamlkeJadlan'
membentuk konsep'ber- tlndak/mengkomunil(asikansesual
dengan penga j aran/p engalarnan yang dlPero].ehnya'
Dari
keterangandi atas terllhat
beh!'a ada beberapake- terampllan
yangdllatlhkan
kepada murld/anakdl
dalam melak-sanakan
keglatan belaiar
mengaJar yang sekaranglnl klta ke- nal
denganlstilah
rtKeterampllan Prosestr' Yang dimaksud deng-an
keterampilan
pnoses adalab seiumlahketeranpltan fislk-
mental - Lntelektual
yang mendasar (ketenarnpllandasar)
yangperlu
dlkembangkan dalamdiri anak'
KeteremplLanProsea lnl
akan
dlmlllkt
anak me].aluikeglatan belaJar mengaJar aktif
dan
kreatif,
dlmana anak mampumencarl'
memproses dan menemu- kan pengetahuansendiri'
dlbawah blmbinganguru
(Be11en' '1990z
744).Keterampilan proses
terdlri dari
beberapa bentukkeglet-
an antara lain :
men8observasi /mengamati' menghitung'
menS-4
ukur, mengklaslfikasi,
memcarl hubungan nuang/waktur rlle I'€Dca- nakan peneliti an/eksperinen,
menSendallkanvarlabel'
men8ln-terpretasl/menafsirkan data.
meramalkan' menerapkan dan meng- komunlkasik.r, (Conny Semlawan, 1990z
76).Darl
keterangandi atas
dapatklta
slmpulkanbahwa dl
dalam
keterampilan proses terdapat
beberspabentuk
keglatanyang
harus dilakukan murid
dalam melaksanakanproses
belaJarmengaJar. Kegiatan yang tlilakeanakan
tldak
semata-matame]l- batkan fisik saja
melalnkan Juga mellbatkankeaktlfan
' mentaldan
lntelektual ,danl
murld-murld,(Be1Ien,
l99Oz
544)'
Pada hakekatnya Pelaksanaan keterampLlan proses merupa- kan
reallsasl dari
pelaksanaan CBSA' Sistem CBSAleblh balk
pelaksanaannya
apabila dltunJang
dengan pelaksenaan keteram-pllan proses.
walaupun murld-muridiltlatlh untuk belaJar
ak-tlf
dan penuhlnlsiatlf, tetapi tidak
menguranglfungsl
Sulrudalam mengelola proses
belajar
mengaJan'HaI lnl senada
de-ngan pendapat l'Ioh.
11i (1!84 : 48)
oBSA pada hakekatnya meru- pakansuatu
konsep. dalam mengembangkankeaktlfan
pnosesbele-
jar
mengaJarbalk dllakukan
Eurru maupunslswa'
JadI''
dalemCBSA tampak
Jelas guru aktlf
mengaJardlsatu plhak dan
slswaaktlf belajar dlPihak lain '
DarlketerangandialasterllhatbahwatuSesguruseme- kin
bertambah banyak dan kegJ'atanmurld
semakln bertambah kom-Leks dalam melaksenskan
keglatan belaJar
mengaJaryang
meng-anut sistem
CBSA denganketerampilsn
proses yangterdapat
da-1an
kurikufum
SD 1975 yang disempumakan'5
Kurlkutum SD 1975 yang dlsempurmakan
telah
dilakganakan semenjak tahunaJaran
'1986/ 1987'
Untuk menunJang pelaksaneantersebut
Departemen Pendldikan Dan Kebudayaantelah
melaksana-kan berbagai
usaba, seperti
mengadakan penataran CBSA denganketeraupilan
proses tenhadapPenl1lk
TK'ISD' -Eepala' .-Soko]'gh'
Guru-guru dan membaglkan buku pedoman
guru'
bukupaket murld'
sertanembaglkanaJ.atbantupengaJaranyangdlbutuhksndalam kegiatan
keteranrPilanproaes (Chaerudln'
1990z
744)'
I'lalaupun Euru-8uru
telsh dlberlkan
penataran keteramPllenprosear
penstanan yangdlberlkan ltu
pada umumnyabersLfat te-
onl
danuntuk praktek di
lapangan be1urltentu bisa
sesualdengao
teorl. iIaI inl
senada dengan pendapat Conny semlawan( 1990
:
8)'para guru
dan dosentelah
menguasai konsep CBSA danketenaEpl].an
proses,
namuntldak
Eenuanya manpu mengallhkannya kepada Praktek.l'lenglngat kemungklnan masaLah yang
terJadi dl
lapangantimbul keinginan penulls untuk
mendapatkanlnformaei 1nl
mela-1ul penelltLan llmiah
yang dltuangkanke
dalamauetu
Judul trPelaksanaan Keterampllan Prosee BldangStudl
IPSOIeh
Guru-Guru Sekolah Dasar
dl
Kecamatan PadangUtara
Kotamadya Padangrr'A.
Pe$batasan dan Perumusan MaEelah'Tujuan
pendidikan
sekolabdasar
adalah mendldtkmurid
.'agar menjadi
manusiaIndonesia
seutuhnya berdasarkan Pancasilayang nampu membangun
dirinya sendlri
danikut bertanBgun8
Ja-wab terhadap penbsn8unan bangsa memberl-
bekal
kemampuan yang6
dlperlukan bagi murid untuk
melanjutkanpendldlkan ke tingkat
yangleblh tinggl,
membenlbekal
kemampuan daaaruntuk '
hldupdi
masyarakat dan mengembangkandlrl sesual
dengan bakatrmlnatkemampuan dengan lingkungannya (Depdlkbud, 1985
: 9).
Untuk mencapal
tuiuan peodldikan
dlmaksud pemen!'ntahte-
1ah melaksanakan berbagal uaaha. Dlanta':anya penyemPu,naan
ku-
rlkulumdanmenlngkatkankwallflkastguru-guru.Dalarnhallnl
kurikulum
SD 19?5 yang disempurnakan dllaksanakan semenJakta-
hun
aJaran
'1986/1987. Kurlkulum sD 19?5 yang dlsempurnakanlnl
memakal
sistem
CBSA denganketerampllan
Proaes(Bellen'
1990:
19).Penggunaan keteranrpllan Proses dalam
kegiatan belaJar
ne-ngaJan
antara laln :
perumusan keteranrpllanpros6s
ke L:r"delan rencana pengaJaran dan pelaksanaanketerampllan pnoses
dalemkeglatan belsiar
mengaJan sebagalmana yangdlrencanakan
dalan persiapan.Sehubungan dengan
haI dl atas di
KecanatanPadang
UtaraleIah
dllaksanakan penataran oBSA den8anketeranrpilan
prososterhadap Suru-guru seJumlah 282 orang yang
terdirl darl 9 te-
hap,
maslng-masing tahapdilkuti
selama 10harl'
Penataranyang
dlberlkan meliputt Ilma bldang studl, yaltu : Bahasa In-
donesla; IPS'
IPA r.:Pl'tP danMatenatika'
Penataranteraebut dl-
laksanskan
darl
tan88a11
SePtember- ?
Desemben'l{aerl'r:iao8 illb6rlkan
selana penataranberkaltan
dengan CBSA' khususnyspF
runuaao
keterampllan
proseske
dalam rencanapengaJaran
danpelaksanaan
keterampllan
plroaea dalamkeglatan
belaJar" menga-
7
jar. Dl
sempingItu, juga
diadakan kelompokkerja guru
(KKG),pusat kegiatan guru
(PKG) alan prognam penyetaraen terhedap 8u-ru-Buru
SDsetaraf
D2 (Kakandepdlkbudcam' '1992)'
Walaupun
telah
dilaksanakan berbagal usahauntuk
rnenl-ng-katkan
mutupendidikan melalui
pen ataran-penataran, KKG,
PKG,dan program penyetanaan guru-Buru SD
sepertl
yang dlsebutkandi atas,
khususnya Suru-8uru SDdl
Kecamatan PadangUtara'
na-mun
naelh
banyak sDdl
Kecamatan Padangutara
yang berada padastrata
menengahke
bawah dalam pencapalanhasil belaJar' Inl terlihat tlanl J5
SDdl
Kecamatan Padan8Vtara
24 SD berada pa-da strata
menengahke
bewah (Kakandepdikbudcam'199")'
Banyalmya SD yang bereda pada
strata
menengahke
bawah d8-1am pencapaian
hasil belajan dl
duga karena kursngnya keteram-pilan Suru-guru, baik
mengenai perumusanketerampllan
Proseslke
dalam rencana pengaJaran maupun pelaksanaan keterampilan proses dal8mkeglatan belaJar
mengaiar'Untuk
leblh
tegasnya rumusan masalah dalampenelitlan
in1dan batasannya
adalah
:1.
Perumusan keteramPllan Proses Pada- bldangstudi
IPS'
ke
dalam rencana Penga J aran2.
Pelaksanaanketerampilan
prosesaJar
Padabldang studl
IPS'dalam
keglatan belaJar
menS-3.
Kesulitan
yangdltenui oleh
Surru-guru bidangstudl lammelaksanakanketeranpilanpnosespadakeglatan
IPS
da-beIaJ ar
-. :\rl ,\
-.r t - / '\'')'..
mengaj
ar.
s
c.
Asumsl1, Guru-guru yang akan
ditelltt
dalampenelltian 1nl
adalahguru-guru
yang mengaJarbidang studl
IPSdl
Kecamatan Pe- dang Utara.Keberhasllan pelaksanaan
keterampilan proses
dalamkegla- tan belaJar
mengaJar sangatdltentukan oleh
gunu 1ran$ men(-a J arnya .
Pengalaman
guru-guru
IPS yangdltelltl antara
guru yangsa-
tu
dengan gur:u-guru laLnnyatidak
sama'Semua,.
guru-8uru lPS
telah'nempero16h.penataran keterampl- 1an proses yang sama,balk dari segl waktu' materl
dentu- tor
Yang sama.2.
1.
4.
D.
Pertanyaan Penelltlan.
Dalam
penelitlan lnl penulis
berusaheuntuk
menJewab be-berapa pertanyaan
penelLtlen' yaitu
sebagalbenlkut
:1.
Apakahguru-guru
bldangstudi
IPStelah
merumuskan kompo- nen keterampllen proseske
dalam satuan pelaJarannya seba-gaimana yang diharapkan
oleh kurlkulum
SD 19?5 yangdlsen-
puroakan ?2.
Apakahguru-guru bidang studl
IPStelah
rnelaksanakankete- rampllan
proses dalamkeglatan belalar
mengaJan ?,.
Kesullt an-kesulltan
apakah yangdlalaml oleh
Suru-Burubl-
dang
studl
IPS dalam mel-aksenakanketeranrpllan
proses ?9
E.
TuluanPenelitlan.
Berkaitan
denganjudul
dan masalahpenelitian
yangtelah
dlrumuskan, makapenelitlan ini
bentuJuanuntuk
:1.
I,tengungkapkan seberapajauh
Suru-8uru bidangstudi
IPSte- Iah
merumuskan kotopoae4:.ketersmpilan
proseske dalap
batu-sn: pelaj aran.
2.
Mengungkapkan seberapaiauh guru-guru bidang studi lPS
me- laksanakan komPonenketerampllan proses
dalamkeglatan
be-lajar
mengalar.
J.
Mengungkapkan kesulltan-ke sulltan guru bldaog studl
IPSdalam nelaksanakan ketenampJ-Ian dalam
keSlatan belaJar
oe-nga J
ar.
F.
Kecunaan PenelLtlan.Sesuai dengan masalah dan
tujuan penelitian
yangtelah
dlrumuskan, maka
has1l peneLltlan inl
dlbarapkandapat
bergu-na
sebagaiberikut
:1.
Sebagai masukanbagl
KepalaSekolah, Penl1lk
maupun Kakan-depbucam Padang
Utara
dalam pelekaanaanketerampllan prr
ses
oleh guru-8uru bldang studi IPS -'
dalam prosesbela-
.J
ar
mengajardi
sekolah.2.
Sebagai masukanbagl tutor
yangtelah
memberikan penatarantentang
pelaksanaan ketenampllan prosesdl kota madya
Pa- dang, khususnyadi
Kecamatan Padang Utena'5.
Sebagal masukanbagl
dosen-dosen PGSD, khususnya dosen-do- sen yang meme8ang matakullah
IPS'10
H
Definlsi Istilah.
Untuk menhlndarkan lcesalah pahaman dalarn menafslrkan ma-
salah
yangterdapat
dalamJudul penelltlan InL, penlu dlJelas
kan beberapa
istilah
yang terkandungdalam lcalimat Judul'
istilah
yang dimaksud adalah sebagalberllcut
:1.
Keterampllan proses merupakansalah satu strategl
belaJarmengajar, dimana anak
murld selaku
subJekdlcllk
mengalamlketerlibatan
fisik-menta1-Int
elektua I'
dengan melaksanakan beberapa bentukkeSlatan'
Kegiatan yangdlmaksud
adalahmengamatl, menghitung, mengukur'
mengklasiflkasl'
mencarl-hubungan ruang
/ waktu,
membuathlpotesls'
merencanakanpenelltian,
mengendalikanvariabel'
menafslrkandata'
me-nyusun kesimpulan semenuara, meramalkan'
menerapkan
danmengkomunlkaslkan, sehingga dengan demlklan
tenladl
proseabelajar
mengajar Yang oPtlmal'
2. IPS, yaitu suatu
bldangstudi
yang merupakansuatu
lceselu-ruhan,
yang pa'la pokoknya mempersoalkan manusla dalam 1lng kungan alamflsik
maupun dalam lingkungansosialnya
danyang bahannya
dlambll dari berbagal llmu soelal sepentl
3Geografi, Sejarah,
Ekonoml'Antropologl' Soslo1ogl'
IImuPolitikdanPsikologi.BidangstudllnldlaJarkandarl
kelas III - VI
sel<olah dasar'BAB
1I
TINJAUAN KEPUSTAKAAN
A.
+#-Kallan
TeorL.Kerakteristik
.CBSAadalah o.ptimalisasi belajar
murid.Un-tuk
merealisasl"kanoptimalisasl
belaJantersebut, dlperlukan
suagana belaJan yang menghidupsuburkan
lnteraksi, balk lnter- aksl antara guru
denganmurid,
munld dengan munld1ain,
maqpunlnteraksi antara
murid dengenmaterl, atau antara
mu-r'j-d denganbahan belal
ar.
Untuk
1tu,
munldpenlu memillki berbagal
macem kemampuanyang
biasa disebut
dengan rtketerampllanprosestr, yaltu
keterem-pllan
yangdlperoleh dani latihan
kemampuan-kemanpuan mental,flslk
dansosial
yang mendasar sebagal penSSerak kemanpuan-ke- mampuen yangleblh ttnggl.
. Deplanr;belaliBetoraopilan
prosestensebut, murld
manpumenglkuti interaksl tersebut secara
pe-nuh (Ansyar,
1991:
5'l) .Pendapat yang senada Juga dikemukakan
olen Bellen (t990:
29),
menyatakan bahwaketenanpllan
prosres adalah seJumlahke- terampllan flslk-mental-intelektual
yang mendagar(keterampll-
dn dasar)
yangperlu
dikembangkan dalamdini anak' Keterarpll- anprogeslnlakandl.miliklanakmelaluikeglatanbelajarmeng-
ajar
yangaktlf
dankreatif,
dimana anak mampumencarl,
mem-proses
dan menemukan pengetahuansendlrl , dl
bawah blmbingangur3u.
Hal lni lebih dltegaskan lagi oleh
Depdlkbud (1986:
14)' bahwaketeranpilan proses
adalah pendekatanbelajar
mengaJelr11
'12
pade
kurlkulum
SD dlarahkan guna membentuk ketenampllan munlduntuk
memproses perolehannya. Dengan demikLan proses belaJar mengsjarleblh
banyak mengacu kepada bagalmana seseonangbela-
jar, selaln
apa yang 1apelajarl
tanpa mengabalkan ketuntasanbelajar
dengan memperhatlkan kecepatan belaJanmurld.
Pelaksa- nean prosesbelaJar
mengaJar dimaksud dlsesual,kan dengan kebu-tuhan
maslng-maslngmurld
didasarkan padamlnat
dan kemampuandengan memperhatlkan
kondlsl
sekolah yang bersangkutan.Darl-
pengertlan dl atas
dapatpenulls
slmpulkan bahwake-
tenampilan pnoses bermaksuduntuk melatlh
kemampuan dasan mu-ri.d
agardapat
berkembang dengan selmbang antana ranahkognl-
tif, afektlf
dan p s lkomotor.Dalam
keglatan
belaJan nengaJar munld melakukankeglatan- keglatan
yangdlatur
sedemlklanrupa oleh guru. Kagiatan-kegl- atan
yang diharapkantensebut
sudahtercermin
dalam peroiapan mengajarguru.
Satuan pelaJanan merupakan persJ.apan yang harus dl-buatoleh guru
sebelum prosesbelaJar
mengaJan berlangaungr dan diharapkan dapat melaksanakannya dalamsltuasl
belaJan me-ngaJar yang sebenarnya
di
alalamkelas.
Salah
satu
aspek yanSpentlng di
dalam membuat satuan p9-lajaran
adalah guruharus
mampu menJabankan TIU yangada dt
dalam
kurikulum ke
dalamTIK . TIK ini harus
mengandung bentuk bentuk kernampuanatau keterampllan
yang memProseskan perolehan murLditu
senallrl.
Keteranrpllan dlmaksuddapat
berupe:
menga-mati/mengobs ervas
i,
menghitung, mengukun, mengklaslflkas J- rmen-carl
hubunganruang/waktu,
membuathipotesls,
merencanakan pe-tl( r.rirT 1,lfli'lrS Ii,,ii\ii:!
r. '- -.ilj,l\!tl_C ,'i
1'
netltian,/ekspe?imen,
mengendalikanvauiabel,
mengin t e!:p retaoi
atau
menafsinkandata,
menyusun keslmpulan sementara, meramal-kan,
menerepkan dan mengkomunlkaslkan (Conny semiawan, 1990:16).Keterampilan proses yang dlkenukakan
dl atas, te::dlrl
da-ni
11 bentukkegiatan,
ha11nl
cukup banyak, namuntldak
mut-lak
semuanyaharus
dilaksanakan dalamsetlap
proaes belaJar mengajarberlangsung, tetapi harus dipllih
yangsesual
denganpokgk bahasan
,/
sub pokok bahasan yang dl-ajankan.Berlkut ini
akan dlkemukakanke
1J bentukkeglatan
yangdiharapkan dalam
keterampllan
prosestersebut' yaknl
sebagaiberlkut:
1.
MengobservasL/
mengamati.Keterampilan mengobservasl
/
mengallati gesual denganta- raf
kemampuan anak SD sangatpentlng
dalambldang studl
IPS.Melalu1
cara inl, klta
membiasakan ansk mendekatlobjek
ataumasalah yang akan
diteliti atau dlselidlkl . Melalul
pemblasaanini klta dapat kita dapat
mengikis keblagaan memecahkan naaa-lah dari
belakang meJamelalul lnstrukei-ln struksl sepertl
um-um
terlihat
dalam masyarakatkita.
obJek yang akandlamatl
de-pet tllpillh
yangterjangkau oleh
murJ-d, mlsalnya yang bendeka-tan
dengan rumahanak,
dengan sekolahatau
penJalanendarl ru-
mah
ke
sekolah.2.
Menghitung.Keglatan menghltung sangat
pentlng
dikembangkandalan bl-
dang
studi IPS. Melalul keglatan lnt, murld
dapat mengetahui berapa jumlah anggotakeluarganya,
jumlah penduduk yang benada14
dl
RT tempattlnggalnya
danlain
sebagainya.Justnu ltu
kemam-puan menghltung per"1u dlkernbangkan
untuk murld-murld
sekolah dasar.J.
Mengukur.Keglatan mengukur d.apat dlkembangkan pada bldang
studl IPS.
Dasardarl keglatan
mengukurinl
adalah membandlngkan' mu-
nlddapatdllatihuntukdapatmembandingkansatubendaden8qn
benda
lainnya.
Dengan mengembangkankeglatan
men8ukur mlgalnlranurld
dapat mengukur berapajanak
sekolah dengan tempattlng-
galnya,
mengukur panJang danlebar darl
sebuah lapangan -' 'BuIuTangkls dan
laln
sebagalnya yangserlng
dltemukandl llngkung-
anmurld 1tu sendirl.
r[. Mengklaslflkasl
.Keglatan
mengklaslfikasl perlu
dlkenbangkandalam
bldangstuall IPS.
Padakeglatan lnl murld
dlharapkan mampu nengggl9ng golongkan suatu benda,balk
mengenal penbedaan maupun persama-an
suatu benda dengan bendatainnya.
MeLalulkeglatan inl
mu-rid
clapat roembedakan antana seekor ayam dengan seekorltlkr-
80ekor kuclng
alengan seekoranjlng,
dan.:;lain' sgbagainya' Mengkla-slfikasl
adalahsuatu
kemampuan yanBpentlng
dalam kenJa 11rn1-ah.
Dslam kehidupan sehanL-harlkita perlu
mengenal perbedaan dan persamaanantar
benda-benda' Dalam nembuatklaslfikasl pon- Iu diperhatlkan dasar klaslflkasi,
mJ'salnya menurutsuatu cirl
khusus, tujuan atau
kepentLngantertentu'
(Conny Semlawan' 1990z
22).15
5.
Mencanl- hubungan ruang/waktu.Kegtatan mencari hubungan nuang/waktu
perlu
dikembangkan dalambidang studl IPS.
Mencari hubungan ruang/waktumeliputl
kemampuan mengenal
bentuk, seperti : lingkaran, pensegl
empat,persegi
banyak, kubus dan sLl5.nder, mengenalarah,
menempatkanatau
neneocokkan benda-benda, menentukan arah danJarak, urut- an kejadian, unit waktu,
dan menghltung wakbu suatukejadlan' Melalul keglatan ini murid tlapat
mengetahui berapa waktu yang dibutuhkanuntuk mengellllngt
lapangan denganberJalan kaklr
benlari,
dannalk
sepeda.6.
Membuat'hipotesls.Kegiatan membuat
hLpotesls
merupakansalah satu
keglatankenJellmiah.Kegiatanlnidapatpuladlkembangkanuntukmunld murid
sekolahdasar. Ilipotesls
adalah suatu penkS-raan yang ber-
alasan
untuk
menerangkan suatu keJadianatau
pengamatanterten
tu.
Dalamkenja ilmlah
seorang llmuan blasanya membuathlpote-
sls,
kemudiandluJl meIaIuI
eksperlmen (ConnySemlawan,
199O :2r).
Dari pengertlan dl atas jelaslah
bahwahlpotesls
merupF'kan
suatuperkiraan
yang cukupberalasan.
Salahsatu
contohyang
dapat
dikembangkan pada rnur'ld sekolahdasar
adalah pada jam?.00 Jalan
nayadi kota
besar:serlng
macet,murid
dapatmembuat guatu
hipotesls
nengapaterJaili
kemacetantersebut'
Kanena pada jam ?.OO
terEebut
orang sedangslbuk pergi
bekerja Justnultu
kendaraan namal, sehinggaJalan raya serlng
menga-lami
kemacetan.16
?.
PerencanaanPeneliblan ,/
Ekspenlmen.Perencanaan
penelltJ.an /
eksperimenperlu
dlkembangkan padamurld-murid
sekolahdasar,
walaupun penelJ.tian yan6dlIa-
lrukan
jauh leblh
sedenhanaJlka
dlbandlngkandongan
seorangilmuan.
Eksperimen menupakansuatu
usahauntuk menguJl
ataumengetes meLelui suatu
penyelldikan
yangpnaktls.
Dalam bidangstudl IPS, kegiatan
semacamlni
dapatpula
dlkembangkan' ml-
salnya
melaluLpenyelldlken
sederhana muldd daPat mengetahul-Jenls hasl1
buml yangdlhasllkan
dL desanya danJenls
:BEarLlburui yang dldatangkan
darl luar.
8.
MengendallkanVarlabel.
Mengendalikan
variabel perlu
dikembangkan bagLmurld
SD.Varlabel
menupakanfaktor
yang berpengaruh.Kagiatan lnl
9e-rlng dllakukan dl
dalam melakukanpenelitlan.
MengendalJ'kanvarlabel
dalam suatupenelitian aoat pentlng, dlslni
munldkI- ta latih untuk
memahami pengaruhvarlabel
tenhadapvarlabel lainnya.
9.
Uenginterpretasi atau
Eenafsinkan Data.Kegiatan menafslrkan
data
dapat puJ.a dLkembangkandl
seko-1ah
desar. Keglatan sepertl
J-n1dapat dllakukan setelah dlada-
kankeglatan sepertl : observasl, perhitungan,
pengukuran r ekg- peri.menatau penelitian
sedenhana.Kaglatan inl dapat
dlnaga-kan dalam benbagai bentirlo,
antara laln : tabeI, grafik, hlsto.-
gram dan
diagram. Setelah itu
Surudapat
memblmblngmunld
un-tuk
rnenafsirkandata
yangtelah dlslapkan sesuai
dengan tuJuan yang diharapkan.u
1O. Menyusun Kesimpulan $ementana.
Keglatan menyusun kesLnrpulan sementana
dllakukan
setelah diadakanlnterTretasi data, nurid dapat
c1tlat1huntuk
menarlkkesimpulan, tetapi
kesinrpulan yang dlmaksud belumlagl
keslm-pulan akhir.
Kesimpulanlni
dapat diarahkan guru pada waktu mu-nld berdlskusl, selaniutnya
menganah kepada keslmpulanakhir.
11.
Meramalkan.Kegiatan meramalkan
dilakukan
berdasarkanhasil observasi'
pengukuran,atau penelitian
yang memperllhatkan kecendrungangejala tertentu.
Guru dapatmelatih murid
dalam membuatpera-
malan ke j adlan-ke j adian yang akan
datang,
berdasankan penBeta-huan,
pengalamanatau data
yang dikumpulkan'
Ulsalnya : para
glswa mencatat curah huJan selama dua tahun dan berdasankandata-data ltu
meramalkan jumlah gunah hujan padatahun
dePan.12.
Menenapkan.Konsep
atau
kemampuan yang sudahdlkuasai
murLd selama prosesbetajar
mengaiar, hendalmyadapat dlaplikaslkannya dl
dalam kehldupan
seharl-harl . l'llsaInya, setelah
anak menguasal-koneep bahwa udara mempunyal
tekanan,
anakdlsuruh
memompa bansepeda yang mampu memuat beban yang
berat'
Kemampuan menerap-kan ini tentu
disesualkanpula
dengantlngkat
kemanpuan anak'1
r.
Mengkgmunikasikan.Kegiatan mengkomunikaslkan
perlu dilatihkan
kepada munid- munld sekolahdasar. Melalul keglatan ini
diharapkanmurid
da-pat/mampu nenyampaikan
has1l
penolehannya kepada oranglain'
Mengkomunlkesikan
dapat
disarrpaikan me1a1ui, pembuatan kanang-an, pengislan
lembarankerja,
paper dan 1aI-nsebaga"f":n,,
, - rr;rrQ!1 ,(l\i\i' '''v'"- l( -l'' ''-;4"'-'' -
Dr.nAi{(r
18
B.. Kera nHka Konseptua 1.
Kurikulum
SDtahun
1975 yaog disempurnakan memakaisis-
tem CBSA dengan
keterampilan proses
sebagaimotor
penggerak-nya.
Keterampilanproses perlu
dikembangkan dalamtliri
anakt karenamelalui
pengembanganketerampilan proses kita
membe- ,rikan kail
kepada anakuntuk
memancingikan
sepanJanghidup- nya,
sehingga anak mampumencari,
memproses dan menemukanpengetahuan
sendiri.
Iklim befaiar
mengajar yangdapat
menimbulkan percayadiri, inovatif
dankreatif diharapkan dapat dicapai melalui
CBSA yang menerapkan
keterampilan proses'
Namun keberhasilen pelaksanaanakhirnya juga
akanditentukan oleh guru'
Seorang
guru harus
mampu menyusun satuanpelajaran
se-suai
dengan GBPP, semakinbaik
perencanaan pengajaran yangdibuat
semakin mudah pelaksanaankegiatan belaiar
mengaJar,sehingga semakin
tinggi hasil belajar
yangdapat dicapai' Di
samping seorangguru harus
mampu menyusun satuan pe-lajaran
denganbaik, juga harus
mampumemilih
dan mengguna-kan
keterampilan proses
denganbenar sesuai
tlengantujuan
pengajaran yang hendakdicapai'
Untukibu
seorangguru
harusmemiliki
pengetahuan dan pemahaman yang mendalamtentang ke- terampilan
Proses.yLiPUSIAKN\I,
?J\D ANt' IKIP
BAB
III
METODOLOGI PENEI,ITIAN
Da1am bab
metodologi penelitian ini
akandibicarakan
be- berapahal
yangmeliputi
rancanganpenelitian, populasi
dansampel
penelitian, jenis
dan sunberdata, teknik
danalat
pe-ngumpul
tlata, teknik analisis data, prosedur penelitian serta keterbatasan Penelitian.
A.
Rancangan Penelitian
Penelitian ini
merupakanpenelitian deskriptif
yangber- sifat
developmental karenapenelitian
yangpenulis
lakukanini adalah penelitian
yang membanclingkanantara
yangterjadi di
lapangan tlengankreteria
yang atla padasuatu ketentuan ter tentu.
Dalam ha1ini
pelaksanaanketerampilan proses di
seko- lah-sekolah -.dibandingkan denganketentuan
yangdiqnut
olehkurikulum
SDtahun
19?5yanl
disempurnakan'
Ha1ini
sesuaitlengan penclapat Suharsimi
Arikunto (1985 z 119)
dalam pene-litian deskriptif
yangbersifat developmentalt pengujian
data dibandingkan tlengansuatu kreteria atau standar
yangditetap-
kan terlebih tlahulu
patla waktu menyusuntlisain penelitian'
Sebagai
kreteria untuk
melaksanakanpenelitian ini
ada-lah
konsep-konsepketerampilan proses
yangdirunuskan
padasatuan
pelaiaran
yangtelah penulis buat
sebelumnya'dan sa- tuan pelajaran itu
dibandingkan dengan yangdibuat oleh guru-
_:.. i !- a- l-: :, ,t -i I r h i\ ;,Ii
-! :r:\ i i\ i\li;
guru.
19
20
B.
Poprllasi
dan Sampel Pene Iit
ia n'1
.
Populasi.
Populasi
merupakanobjek
yangditeliti.
Menurut S Nasu-tion (1987 :
J1)
menyatakanpopulasi dalan penelitian
adalah keseluruhanobjek
yangditeliti (diamati, diwawancarai
dansebagainya) dimana
sipeneliti
akan menariksuatu
kesimpulantentang objek itu.
Objekini
mungkinorang, benda
ataupunperistiwa atau kejadian.
Sesuai dengan
judul penelitian ini,
maka yang menJadi po-pulasi di
dalampenelitian ini adalah
Eemuaguru bidang studi lPS
padacatur
wulanII tahun aJaran 1992/199, se
Kecamatan Padang Utara.Dijadikannya guru kelas V
sebagaipopulasi
dalampeneli- tian ini
aalalah dengan pertimbangan bahwaketerampilan
proses akanlebih
matangdilaksanakan oleh murid-murid yang
berada padatingkat kelas
yanglebih tinggi. Kelas VI sengaja tidak dijadikan populasi penelitian, karena dikhawatirkan
pada saatpenelitian ini
berlangsungmurid-murid
sedang mempersiapkandiri untuk mengikuti
EBTA/
EBTANAS.Jumlah
guru kelas
V yangmenjadi populasi
patlapeneliti-
an ini adalah 4!
orang yangtersebar
padaJ6
buah SD. SD yang dimaksudterdiri dari-
11 buah SDNegeri, 17 buah gD
Inprea dan6
buah SD Swasta.Berdasarkan
informasi
yangpenutis terima dari
Kakantlep-dikbud.
Kecamatan PadangUtara
padatanggal
15Maret
1992,bahr+a SD yang dikemukakan