Umum Pasal 57
(1) Dalam rangka mewujudkan RDTR dan Peraturan Zonasi disusun rencana indikasi program yang merupakan acuan semua pihak baik pemerintah, masyarakat dan swasta dalam pemrograman investasi yang meliputi :
a. indikasi program utama; b. indikasi sumber pendanaan; c. indikasi pelaksana kegiatan; d. waktu pelaksanaan.
(2) Indikasi program utama sebagaimana dimaksud ayat (1) huruf a meliputi :
a.indikasi program perwujudan struktur tata ruang; b.indikasi program perwujudan pola ruang;
35
c. indikasi pengembangan Sub BWP yang diprioritaskan
pengembangannya;
d.indikasi program pengendalian.
(3) Indikasi sumber pendanaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b, terdiri atas dana pemerintah, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, swasta dan masyarakat.
(4) Indikasi pelaksana kegiatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c, terdiri atas pemerintah, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan/atau masyarakat.
(5) Waktu pelaksanaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d ditetapkan dalam jangka 20 (dua puluh) tahun yang terbagi atas 4 (empat) tahapan meliputi :
a.tahap pertama, pada periode tahun 2013 - 2017, diprioritaskan pada peningkatan fungsi dan pengembangan;
b.tahap kedua, pada periode tahun 2018 - 2022, diprioritaskan pada peningkatan fungsi dan pengembangan;
c. tahap ketiga, pada periode tahun 2023 - 2027, diprioritaskan pada pengembangan dan pemantapan;
d.tahap keempat, pada periode tahun 2028 - 2033, diprioritaskan pada pemantapan.
(6) Prioritas dan tahapan pengembangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), tercantum dalam tabel Lampiran XXIII yang tidak terpisahkan dari Peraturan Daerah ini.
Bagian Kedua
Indikasi Program Utama Perwujudan Struktur Tata Ruang Pasal 58
a. Indikasi program perwujudan struktur ruang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 ayat (2) huruf a terdiri atas:
a.tahap perencanaan; dan b.tahap pembangunan.
(2) Program perwujudan struktur ruang tahap perencanaan sebagaimana dimaksud ayat (1) huruf a, meliputi :
a.penyusunan RTBL Sub BWP A; b.penyusunan RTBL Sub BWP B;
c. penyusunan DED rencana ruas jalan baru antara Jalan Cipanglay – Jalan Cidamar;
d.penyusunan DED rencana jalan baru yang menghubungkan antara Jalan Sirnagalih – Jalan Kertajaya – Jalan Ciangsana;
e. penyusunan DED rencana jalan baru yang menghubungkan antara Jalan Cipakis – Jalan Cipakis Kulon – Jalan Bobojong;
f. penyusunan DED rencana jalan baru yang menghubungkan antara Jalan Limbangan – Jalan Martasari – Jalan Mekarsari;
36
g. penyusunan DED rencana jalan baru yang menghubungkan antara Jalan Kp. Cidaun Peuntas – Jalan Kaum;
h.penyusunan DED rencana jalan baru yang menghubungkan antara Jalan Cipatat – Jalan Mekarsari;
i. penyusunan DED Pembangunan Terminal Tipe C; j. penyusunan DED Zona Pariwisata;
k.penyusunan DED Bandara Udara Perintis;
l. penyusunan DED Pelabuhan Khusus Pariwisata.
(3) Program perwujudan struktur ruang tahap pembangunan sebagaimana dimaksud ayat (1) huruf b meliputi :
a.pembangunan prasarana dasar;
b.pembangunan dan peningkatan sarana sosial ekonomi.
(4) Pembangunan prasarana dasar sebagaimana dimaksud ayat (5) huruf a terdiri :
a.pembangunan jaringan pergerakan :
1)peningkatan fungsi jalan kolektor primer, yaitu Jalan Cidaun – Kertajadi dan Jalan Cidaun – Pameungpeuk;
2)peningkatan fungsi jalan kolektor sekunder, yaitu Jalan Kertajadi – Limbangan;
3)peningkatan fungsi lokal primer dan jalan lokal sekunder, yaitu Jalan Cipandak, Jalan Pasirwalik, Jalan Mekarsari, Jalan Cikurutug, Jalan Jogjogan, Jalan Bayuning, Jalan Kaum, Jalan Cipakis, Jalan Cipakis Kulon, Jalan Cibeet, Jalan Cipanglay;
4)peningkatan fungsi jalan lingkungan, yaitu Jalan Ciwidig, Jalan Arif, Jalan Ciangsana, Jalan Simpangsari, Jalan Leuwikalong, Jalan Padawaras, Jalan Citoe, Jalan Ciangsana, dan Jalan Bobojong; 5)pembangunan jalan baru, yaitu Jalan Sirnagalih – Jalan Kertajaya –
Jalan Ciangsana, Jalan Cipakis – Jalan Cipakis Kulon – Jalan Bobojong, Jalan Limbangan – Jalan Martasari – Jalan Mekarsari, Jalan Kp. Cidaun Peuntas – Jalan Kaum, dan Jalan Cipatat – Jalan Mekarsari;
b.pembangunan sarana dan prasarana jaringan pergerakan 1)pembangunan terminal tipe C;
2)pembangunan bandara udara perintis;
3)pembangunan pelabuhan khusus pariwisata; 4)pengembangan rute angkutan umum;
5)pembangunan jalur pejalan kaki;
6)pengembangan sistem parkir di luar badan jalan (off street parking); 7)pembangunan sarana pelengkap jalan (rambu lalu lintas dan marka
jalan);
c. pembangunan prasarana irigasi : 1)pemeliharaan jaringan irigasi;
2)pembangunan talud pengaman sungai; 3)pengerukan aliran sungai;
37
d.pembangunan prasarana kelistrikan : 1)pembangunan gardu listrik;
2)pengembangan jaringan listrik ke kawasan pengembangan baru; e. pembangunan prasarana telekomunikasi :
1)pembangunan menara BTS bersama;
2)meningkatkan jangkauan jaringan telekomunikasi; 3)pembangunan pusat-pusat pelayanan;
4)pengembangan pusat-pusat perdagangan dan jasa di pusat-pusat sub BWP;
5)peningkatan pusat perdagangan dan jasa di pusat-pusat pengembangan;
6)pengembangan sarana pendukung pertanian;
f. pembangunan dan peningkatan sarana sosial ekonomi : 1) sarana pendidikan :
a)pembangunan dan pengembangan sarana pendidikan
prasekolah di pusat-pusat permukiman;
b)pembangunan dan pengembangan sarana pendidikan dasar di pusat-pusat permukiman;
c) pembangunan dan pengembangan sarana pendidikan
menengah;
d)pembangunan dan pengembangan sarana pendidikan atas dan kejuruan;
e) pengembanga sarana pendidikan tinggi; 2)sarana kesehatan :
a)peningkatan sarana Puskesmas DPT; b)peningkatan pelayanan Puskesmas DPT;
c) pembangunan sarana kesehatan skala lokal berupa balai pengobatan, apotik, praktek bidan dan paraktek dokter;
3)fasilitas perekonomian :
a)peningkatan fasilitas perekonomian di pusat pengembangan; b)pembangunan fasilitas perekonomian perbankan dan lembaga
keuangan lainnya; g. pembangunan utilitas :
1)pembangunan instalasi jaringan air minum yang meliputi jaringan induk, jaringan sekunder, jaringan tersier dan fasilitas Water Treatment Plant (WTP);
2)pembangunan pengolahan air kotor berupa instalasi air kotor domestik komunal;
3)penyediaan sarana Tempat Pembuangan Sampah (TPS); 4)pembangunan gardu indu listrik pembagi tegangan;
38
Bagian Ketiga
Indikasi Program Utama Perwujudan Pola Ruang Pasal 59
(1) Indikasi program perwujudan pola ruang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 ayat (2) huruf b terdiri atas :
a.tahap perencanaan; dan b.tahap pembangunan.
(2) Program perwujudan pola ruang kawasan tahap perencanaan sebagaimana dimaksud ayat (1) huruf a meliputi :
a.perencanaan RTBL kawasan pengembangan baru;
b.penyusunan AMDAL dan/atau UKL/UPL kawasan pengembangan baru.
(3) Program perwujudan pola ruang kawasan tahap pembangunan sebagaimana dimaksud ayat (1) huruf b meliputi :
a.pengembangan zona resapan air;
b.penataan zona sempadan sungai dan sempadan pantai;
c. pengembangan dan penataan hutan kota, taman kota, taman kecamatan, taman desa dan taman lingkungan serta taman perumahan;
d.pengembangan RTH jalur hijau; e. penataan pemakaman sebagai RTH;
f. penataan dan pengembangan lapangan olah raga sebagai RTH;
g. pembenahan bangunan-bangunan di di area yang ditetapkan sebagai RTH;
h.pengembangan kawasan perumahan;
i. pembangunan utilitas, prasarana dan sarana kawasan perumahan; j. pengembangan dan penataan pasar tradisional;
k.pengembangan dan pembangunan pusat perbelanjaan.
Bagian Keempat
Indikasi Program Pengembangan SubBWP Yang Diprioritaskan Penanganannya
Pasal 60
(1) Indikasi program pengembangan Sub BWP yang diprioritaskan penanganannya sebagaimana dimaksud Pasal 57 ayat (2) huruf c meliputi :
a.tahap perencanaan; dan b.tahap pembangunan.
(2) Program pengembangan Sub BWP yang diprioritaskan penanganannya tahap perencanaan sebagaimana dimaksud ayat (1) huruf a meliputi : a.penyusunan RTBL Sub BWP Prioritas;
39
b.penyusunan DED yang mencakup :
1) penyusunan DED penataan/perbaikan/revitalasi permukiman nelayan;
2) penyusunan DED bandar udara perintis dan pelabuhan wisata; 3) penyusunan DED normalisasi Sungai Cipunage;
4) penyusunan DED penataan fasilitas wisata.
(3) Program pengembangan Sub BWP yang diprioritaskan penanganannya tahap pembangunan sebagaimana dimaksud ayat (1) huruf b meliputi :
a.penataan/perbaikan/revitalasi permukiman nelayan;
b. pembangunan bandar udara perintis dan pelabuhan wisata; c. normalisasi Sungai Cipunage;
d. penataan fasilitas wisata.
Bagian Kelima
Indikasi Program Pengendalian Pasal 61
Indikasi program pengendalian sebagaimana dimaksud Pasal 57 ayat (2) huruf d meliputi :
a.penyusunan mekanisme insentif dan disinsentif pemanfaatan ruang; b.penyusunan mekanisme perizinan;
c. penyusunan mekanisme pelaporan;
d.pengaturan manajemen transportasi, yang meliputi : 1)penyediaan rambu-rambu pelengkap jalan;
2)pengaturan arus lalu lintas; 3)pengaturan perparkiran;
4)penyediaan dan pengaturan rute, jenis moda dan jumlah armada angkutan umum;
5)penetapan lokasi pangkalan dan shelter pemberhentian angkutan umum;
e. pengaturan manajemen utilitas kota, yang meliputi : 1)pengaturan sistem pengelolaan air minum;
2)pengaturan sistem pengelolaan air kotor; 3)pengaturan sistem pengelolaan sampah; 4)pengaturan sistem pemadam kebakaran.
40 BAB VII PERATURAN ZONASI