HASIL DAN PEMBAHASAN
4.3 Keterbatasan Penelitian
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, terdapat beberapa keterbatasan dalam penelitian ini. Keterbatasan yang pertama adalah jumlah kelas
yang digunakan untuk penelitian. Pada penelitian ini, jumlah kelas yang digunakan untuk penelitian hanya satu kelas, sehingga tidak ada pembanding terhadap hasil penelitian. Keterbatasan yang kedua adalah jumlah observer. Banyaknya jumlah siswa dan aspek yang harus diamati pada saat penelitian sehingga membutuhkan jumlah observer yang lebih banyak. Pada penelitian ini, banyaknya siswa berjumlah 34 orang dan terdapat 10 aspek yang harus diamati sedangkan jumlah observer hanya 4 orang.
58
BAB 5
PENUTUP
5.1 Simpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat diambil kesimpulan bahwa:
1) Penerapan model BTL berketerampilan proses dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Rata-rata aktivitas melihat, mendengar, menulis dan mengucap secara keseluruhan mengalami peningkatan pada kategori tinggi yaitu sebesar 0,82;
2) Penerapan model BTL berketerampilan proses dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar psikomotorik dan afektif berada pada kategori tinggi yaitu 0,81 dan 0,95. Hasil belajar kognitif mengalami peningkatan pada kategori sedang yaitu sebesar 0,47.
5.2 Saran
Saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut:
1) Untuk meningkatkan aktivitas mengucap, hendaknya diskusi dan presentasi kelompok dilakukan oleh seluruh siswa dalam kelompok;
2) Sebaiknya jumlah observer diperlukan disesuaikan dengan jumlah siswa dan aspek yang akan diamati;
Aktamis, H. & O. Ergin. 2008. The Effect of Scientific Process Skill Education on
Student‟s Scientific Creativity, Science Attitudes and Academic
Achievements. Journal, 9(1): 1-21. Tersedia di http://ied.edu.hk/apfslt/download/v9issue1files/ aktamis.pdf [diakses 5-1-2013].
Alwi, H. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Amnah, R., M. Sattar, & A. Norhaini. 2013. Inculcation on Science Process Skills in a Science Classroom. Asian Social Science, 9(8): 47-57. Tersedia di http://ccsenet .org/journal/index.php/ass/article/download/26883/16391 [diakses 5-6-2013].
Arikunto, S. 2002. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Aziz, A., D. Yulianti, & L. Handayani. 2006. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif dengan Memanfaatkan Alat Peraga Sains Fisika (Materi Tata Surya) untuk Meningkatkan Hasil belajar dan Kerjasama Siswa. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 4(2): 94-99. Tersedia di http://journal.unnes.ac.id [diakses 20-4-2013].
Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). 2006. Standar Isi 2006 Mata Pelajaran IPA. Online. Tersedia di http://bsnp-indonesia.org/id/wp-content/uploads/isi/ StandarIsi.pdf [diakses 15-1-2013].
Dahniar, N. 2006. Science Project Sebagai Salah Satu Alternatif Dalam Meningkatkan Keterampilan Proses Sains di SMP. Jurnal Pendidikan Inovatif, 2(1): 35-39. Tersedia di jurnaljpi.files.wordpress.com/2009/09/vol-2-no-1-nani-dahniar.pdf [diakses 26-6-2013].
Damriani. 2008. Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Fisika Siswa dengan Metode Eksperimen Melalui Pendekatan Keterampilan Proses Materi Listrik-Magnet. Jurnal Nuansa Pendidikan, 6(1): 6-11.
DBE3. 2009. Pengajaran Profesional dan Pembelajaran Bermakna. Online. Tersedia di http://inovasipendidikan.net [diakses 20-11-2012].
Devi, P. K. 2010. Keterampilan Proses dalam Pembelajaran IPA. Online. Tersedia di http://www.p4tkipa.net/modul/Tahun2010/BERMUTU/MGMP/Keterampilan % 20Proses%20dalam%20Pembelajaran%20IPA.pdf [diakses 18-1-2013]. Dimyati & Mudjiono. 2009. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Hake, R. 1998. Interactive-Engagement Versus Traditional Methods: A Six-Thousand-Student Survey of Mechanics Test Data for Introductory Physics
Courses. Journal, 66(1): 1–11. Tersedia di
http://web.mit.edu/rsi/www/2005/misc /minipaper/papers/Hake.pdf [diakses 20-1-2013].
Hardini, I. & D. Puspitasari. 2012. Strategi Pembelajaran Terpadu. Yogyakarta: Familia.
Harlen, W. 1999. Purpose and Procedures for Assesing Science Process Skills.
Journal Assessment in Education. 6(1): 129–144. Tersedia di http://ehlt.flinders.edu.au/ education/iej/articles/v7n7/Temiz/paper.pdf [diakses 17-1-2013].
Karim, S., I. Kaniawati & Y. N. Fauziah. 2008. Belajar IPA Membuka Cakrawala Alam Sekitar untuk Kelas VIII SMP. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas. Masykur, S. Khanafiyah & L. Handayani. 2006. Penerapan Metode SQ3R dalam
Pembelajaran Kooperatif untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Pokok Bahasan Tata Surya Pada Siswa Kelas VII SMP. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 4(2): 73-78. Tersedia di http://journal.unnes.ac.id [diakses 1-5-2013].
Memes, W. 2000. Model Pembelajaran Fisika di SMP. Jakarta: Proyek Pengembangan Guru Sekolah Menengah (PGSM) IBRD.
Munda, F., Sukardi, & T. Tarmudji. 2012. Efektivitas Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) Pokok Bahasan Permintaan, Penawaran, dan Terbentuknya Harga Pasar Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 5 Cilacap Tahun pelajaran 2011/2012. Economic Education Analysis Journal, 1(2): 1-6. Tersedia di http//:journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eeaj [diakses 7-5-2013].
Nugroho, U., Hartono & S. S. Edi. 2009. Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD berorientasi Keterampilan Proses. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 5(3): 108-112. Tersedia di http://journal.unnes.ac.id [diakses 15-5-2013]. Nurnawati, E., D. Yulianti & H. Susanto. 2012. Peningkatan Kerjasama Siswa SMP
Melalui Penerapan Pembelajaran Kooperatif Pendekatan Think Pair Share.
Unnes Physics Education Journal, 1(1): 1-7. Tersedia di http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/upej [diakses 4-4-2013].
110-122. Tersedia di http://file.upi.edu/Direktori/FIP/Jur._Administrasi_ Pendidikan/ 197907122005011-Nurdin/Karya_Ilmiah_7.pdf [diakses 7-6-2013].
Nurfaidah, Rahmawati, & Nurhayati. 2010. Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Melalui Penerapan Model Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (STAD). Jurnal PTK DBE3, 1(5): 33-39.
Patrick, O. & O. Urhievwejire. 2010. Effects of Cooperative Learning Strategy on Junior Secondary School Students Achievement in Integrated Science.
Electronic Journal of Science Education, 4(1): 1-18. Tersedia di http://ejse.soutwestern.edu [diakses 20-12-2012].
Poerwadarminta. 1999. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. Purba, D., A. Sopyan, & Hartono. 2006. Aktivitas Belajar dan Penguasaan Materi
Siswa dengan Pembelajaran Berbasis Portofolio Pada Mata Pelajaran Saians Fisika SMP. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 4(2): 88-93. Tersedia di http://journal.unnes.ac.id [diakses 12-5-2013].
Rahayu,E., H. Susanto, & D. Yulianti. 2011. Pembelajaran Sains dengan Pendekatan Keterampilan Proses untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 7(2): 106-110. Tersedia di http://journal.unnes.ac.id [diakses 17-6-2013].
Rifa‟I, A. & C. Anni. 2009. Psikologi Pendidikan. Semarang: UPT MKK Unnes. Rusman. 2011. Model-Model Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Rusmiyati, A. & A. Yulianto. 2009. Peningkatan Keterampilan Proses Sains dengan Menerapkan Model Problem Based Instruction. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 5(2): 75-78. Tersedia di http://journal.unnes.ac.id [diakses 20-6-2013].
Sanjaya, W. 2006. Pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta: Kencana.
Sardiman, A.M. 2011. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
dan Pemuaian. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 5(2): 42-46. Tersedia di http://journal.unnes.ac.id [diakses 9-3-2013].
Sudjana. 2008. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. 2007. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta. Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Sutardji & M. Sholeh. 2010. Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Mata Pelajaran IPS SMP Melalui Pengajaran Professional dan Pembelajaran Bermakna (Better Teaching and Learning). Jurnal Geografi, 7(2): 39-46. Tersedia di http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/JG/article/download/89/90 [diakses 4-5-2013]
Syamsi, K. 2012. Model Perangkat Pembelajaran Menulis Berdasarkan Pendekatan Proses Genre Bagi Siswa SMP. Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra dan Pembelajarannya, 11(2): 1-20. Tersedia di http://eprints.uny.ac.id [diakses 5-7-2013].
Tukiyem. 2012. Peningkatan Kemampuan dalam Berbicara Siswa Kelas III SD N 3 Seneporejo Banyuwangi Melalui Teknik Permodelan. Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar, 1(2): 183-189. Tersedia di http://fkip.unej.ac.id/files/Jurnal_ JIPSD_Vol_1_No_2_2012.pdf [diakses 8-6-2013].