• Tidak ada hasil yang ditemukan

Keterbatasan Penelitian

BAB IV : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Keterbatasan Penelitian

3. Faktor Kompetensi Guru Peneliti

Pengamatan penelitian hanya dilakukan oleh satu orang guru pengamat untuk mengamati 31 siswa selama pembelajaran berlangsung di tiap-tiap siklus. Kenyataan ini memungkinkan guru/peneliti mengalami kesulitan dalam mengamati semua aktivitas peserta didik dengan baik. Terlebih lagi, penelitian dilakukan secara online yang menuntut guru untuk dapat memanfaatkan media dan teknologi pendidikan dengan baik. Kurangnya pengetahuan guru mengenai teknologi komunikasi di bidang pendidikan membuat guru sempat mengalami kesulitan dan membutuhkan pihak luar untuk membantu selama proses penelitian berlangsung.

4. Faktor Dukungan Orang Tua

Karena pelaksanaan penelitian dilakukan secara online, hal ini mengakibatkan perlunya keikutsertaan orang tua dirumah untuk membantu ketika belajar dari rumah. Orang tua harus bisa memantau anaknya dirumah agar dapat hadir dikelas tepat waktu dan dapat memperhatikan guru dengan baik. Tak hanya itu, orang tua juga memiliki peran untuk dapat membantu anaknya ketika anaknya mengalami kesulitan saat belajar dirumah. Maka dari itu, kurangnya dukungan dan motivasi dari orang tua juga menjadi salah satu faktor keterbatasan penelitian yang dapat berakibat pada hasil penelitian yang akan didapatkan.

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan temuan yang peneliti dapatkan dari uji coba menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tiga siklus diperoleh hasil kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an peserta didik meningkat. Hasil yang diperoleh didapati pada angka rata-rata 86 untuk kemampuan membaca dan 85 untuk kemampuan menulis. Angka ini sudah melebihi Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) Pendidikan Agama Islam SDN Ulujami 01 Pagi yaitu 75, maka penelitian dianggap berhasil.

Dari keberhasilan penelitian tindakan ini, maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran Baca Tulis Qur’an (BTQ) pada peserta didik kelas 3B SDN Ulujami 01 pagi dengan materi surat al-kautsar menggunakan model pembelajaran kooperatif berbasis ICT dan didukung metode qiro’ati untuk membaca serta metode manzhur untuk menulis dianggap cukup efektif. Hal ini dibuktikan dengan data yang diperoleh penulis yaitu: kemampuan membaca surat al-kautsar peserta didik dalam 3 siklus secara berturut-turut adalah 61, 73, 86, sedangkan untuk kemampuan menulis surat al-kautsar peserta didik secara berturut-turut adalah 57, 71, 85.

Pada dasarnya, sudah banyak penelitian yang mengungkapkan keberhasilan kooperatif learning digunakan sebagai model pembelajaran. Akan tetapi, pada masa pandemi ini, penulis mendapatkan bahwa penggunaan kooperatif

135

learning sangat efektif ketika dibantu dengan penggunaan media pembelajaran berbasis ICT Plus. Dengan menggunakan model pembelajaran ini speserta didik menjadi turut aktif ikut serta dan mampu bekerjasama dengan baik sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancar. Kelancaran proses pembelajaran ini berakibat pada hasil belajar peserta didik yang semakin meningkat, sehingga pada akhirnya penulis mendapatkan kesimpulan bahwa model pembelajaran yang digunakan sudah efektif.

B. Rekomendasi

1. Sekolah dan Guru

Hendaknya sekolah dan guru lebih menanamkan pembiasaan membaca Al- Qur’an dengan baik sebelum dimulainya pembelajaran, agar peserta didik tidak hanya melakukan pembiasaan membaca surat-surat pendek ketika pelajaran Pendidikan Agama Islam. Arahan dan binaan kepala sekolah terhadap guru-guru dalam menunjang pembiasaan mengulang bacaan surat- surat pendek sebelum pembelajaran sangat diperlukan.

2. Peserta didik

Hendaknya peserta didik lebih termotivasi lagi dalam belajar membaca dan menulis ayat-ayat yang terdapat dalam Al-Qur’an, agar kelak lebih baik dalam membaca Al-Qur’an, dan dapat menjadikan pembiasaan yang baik.

3. Peran orang tua dalam membimbing peserta didik belajar dirumah sangat diharapkan, terutama dalam pembiasaan membaca Al-Qur’an, kedisiplinan dan perhatian orang tua menjadi peran kunci kesuksesan peserta didik dalam

setiap proses pembelajaran. Baik pelajaran Pendidikan Agama Islam maupun pelajaran lainnya.

C. Saran 1. Guru

a. Bahwa semua guru harus selalu membuka wawasan sebanyak- banyaknya dalam kondisi apapun, walaupun ditengah pandemi covid- 19 ini yang sedang melanda dunia termasuk Indonesia sehingga proses pembelajaran tetap dapat terlaksana dengan baik. Guru harus terus belajar mencari inspirasi dari berbagai sumber.

b. Tidak ada alasan bagi guru untuk tidak menguasai teknologi dan informasi,, karena di zaman yang canggih ini apapun dapat kita pelajari, asalkan kita mau berusaha dan belajar.

c. Masa pandemi adalah masa yang sangat sulit, akan tetapi itu tidak boleh menjadikan alasan bagi guru untuk tidak kreatif dn inovatif.

2. Lembaga Pendidikan

a. Memberikan fasilitas yang memadai bagi keberlangsungan pendidikan terutama dimasa pandemi Covid-19 yang menuntut pendidikan tidak seperti biasanya.

b. Dukungan dan arahan dari pimpinan sekolah sangat dibutuhkan sekali pada masa-masa sekarang ini.

c. Tetap memberikan pelayanan terbaik bagi guru dan peserta didik juga orang tua yang telah berkontribusi dalam mensukseskan pendidikan.

DAFTAR PUSTAKA

Abdulhak, I. 2012.“Penerapan ICT dalam Pembelajaran di Madrasah”, dalam Bahan Ajar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis ICT Bagi Guru Madrasah Se-Indonesia. Bandung: Yayasan Idea Cendekia.

AECT, Definisi Teknologi Pendidikan, Terj: Yusufhadi Miarso dkk., Jakarta: Pusat Antar Universitas di UT dan CV. Rajawali, 1986.

Agama, Departemen. 2017. Al-Qur’an dan terjemahannya. Jakarta: CV. Darus Sunnah.

Arikunto, Suharsimi. 2013. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan edisi 2. Jakarta:

Bumi Aksara.

Arsyad, Azhar. 2006. Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Aqib, Zainal, dkk. 2010. Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: CV Yrama Widya.

Bambang, Riyanto. 2010. Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan. ed. 4.

Yogyakarta: BPFE.

Darmadi. 2017. Pengembangan Model Dan Metode Pembelajaran Dalam Dinamika Belajar Peserta didik. Yogyakarta: Deepublish.

Hamdayama, Jumanta. 2016. Metodologi Pengajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Hermawan, Acep. 2011. Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab. Bandung : Remaja Rosdakarya.

Humam, As’ad. 2000. Buku Iqra’, Cara Cepat Belajar Membaca Al-Qur’an. Jilid I-6. Yogyakarta: Team Tadarus AMM.

Isrok’atun dan Tiurlina. 2016. Model Pembelajaran Matematika : Situation-Based Learning Di Sekolah Dasar. Sumedang: UPI Sumedang Press.

Kusumah, Wijaya, dan Dedi Dwitagama. 2012. Mengenal Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Indeks

Lefudin. 2017. Belajar Dan Pembelajaran Dilengkapi Dengan Model

Pembelajaran, Strategi Pembelajaran, Pendekatan Pembelajaran Dan Metode Pembelajaran. Yogyakarta: Deepublish

Malawi, Ibadullah, dan Ani Kadarwati. 2017. Pembelajaran Tematik (Konsep Dan Aplikasi). Magetan: CV. AE Grafika

Miarso, Yusufhadi. 2014. Menyemai Benih Teknologi Pendidikan. Jakarta:

Prenada Media.

Muhaimin. 2013. Arah Baru Pengembangan Pendidikan Islam: Pemberdayaan, Pengembangan Kurikulum, hingga Revisi Islamisasi Pengetahuan.

Bandung: Nuansa.

Muhson, Ali. 2010. "Pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi informasi." Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia

Munir, Ahmad, dan Sudarsono. 2004. Ilmu Tajwid dan Seni Baca Al Qur’an,.

Jakarta: Rineka CIpta.

Noer Khosim. 2017. Model-Model Pembelajaran. Surabaya: Suryamedia Ramadhani, Rahmi, dkk. 2020. Belajar & Pembelajaran: Konsep dan

Pengembangan. Jakarta: Yayasan Kita Menulis.

Rusman. 2013. Model-Model Pembelajaran (Pengembangan Profesionalisme Guru). Jakarta: PT. Raja Grapindo Persada.

S, Arikunto. 2006. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara S, Azwar. 2000. Reliabilitas dan Validitas. Yokyakarta:Pustaka Pelajar.

Sagala, Syaiful. 2011. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Sanjaya, Wina. 2006. Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana Predana Media Group.

Santana, K Septiawan.2005. Jurnalime Kontemporer. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Setyosari, Punaji. 2006. Metode Penelitian Penelitian dan Pengembangan, Jakarta:

Kencana.

Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Solihatin, Etin dan Raharjo. 2007. Cooperative Learning Analisis Model Pembelajaran IPS. Jakarta : Bumi Aksara.

Solihin, Moh. 2015. “Pengembangan Desain Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Web (Studi Kasus Materi Wakaf Untuk Siswa Kelas X di SMA Al-Falah Ketintang Surabaya),” Tesis, Surabaya: UIN Sunan Ampel.

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta Bandung Anggota Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI)

. 2014. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

. 2015. Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung: Alfabeta.

. 2016. Penelitian tindakan kelas. Prenada Media.

Sukmadinata 2010. Metode penenelitian pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sumiati dan Asra. 2009. Metode Pembelajaran. Bandung : CV Wacana Prima.

Supradono, Bambang. 2009. “Perancangan Pengembangan Komprehensif Sistem Pembelajaran Jarak Jauh (Distance Learning) Di Institusi Perguruan Tinggi yang Berbasis E-Learning,” Jurnal: Media Elektrika, Vol. 2 No. 2.

Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Semarang

Suprihatiningrum, Jamil. 2013. Strategi Pembelajaran. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Susanto, Ahmad. 2016. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta:

Prenadamedia Group.

Sutopo, Ariesto Hadi. 2012. Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan. Jakarta: Ghara Ilmu.

T, Akbar Ali S. 2005. Menguasai Internet Plus Pembuatan Web. Bandung: M2S.

Trianto. 2013. Model Pembelajaran Terpadu : Konsep, Strategi Dan

Implementasinya Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), Jakarta: Bumi Aksara.

Wahyuni, Tristanti. 2020. Covid-19 : Fakta-fakta yang harus kamu ketahui tentang Corona Virus. Malang: Pustaka Anak Bangsa.

Wardhani, Igak, dkk. 2007. Penelitian Tindakan Kelas, Jakarta: Universitas Terbuka.

Warsita, Bambang. 2008. Teknologi Pembelajaran Landasan dan Aplikasinya.

Jakarta: Rineka Cipta.

Wibowo, Adik. 2014. Metodologi Penelitian Praktis: Bidang Kesehatan. Jakarta:

PT Raja Grafindo Persada.

Widoyoko, Eko Putro. 2014. Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian,.

Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Afandi, Rahman. “Tujuan Pendidikan Nasional Perspektif Islam”, Jurnal Insania Vol. ϭ,16 No. 3, http://ejournal.iainpurwokerto.ac.id, diakses pada tanggal 25 Mei 2021

Aji, Rizqon Halal Syah. 2020. "Dampak COVID-19 pada pendidikan di indonesia:

Sekolah, keterampilan, dan proses pembelajaran." Salam: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i.(7) 5: 395-402.

Arifa, Fierka Nurul. 2020. Tantangan Pelaksanaan Kebijakan Belajar Dari Rumah Dalam Masa Darurat Covid-19. Info Singkat, 7(1), 13-18.

Fathurrohman, Muhammad. 2015. "Model-Model Pembelajaran.". Jogjakarta: Ar- Ruzz Media. http://staffnew.uny.ac.id/, diakses pada 15 Maret 2021.

Firman, Sari Rahayu Rahman (2020). Pembelajaran Online di Tengah Pandemi Covid-19. Indonesian Journal of Educational Science (IJES), 2(2), 81- 89.

Gasong, Dina. 2018. Belajar dan pembelajaran. Yogyakarta:

Deepublish.https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=3rljDwAA QBAJ&oi=fnd&pg=PA162&dq=belajar+dan+pembelajaran&ots=tlz7wF eeB_&sig=MeFMQMSHRLIBIRd7L3Mad3k3Srs&redir_esc=y#v=onep age&q=pembelajaran&f=false. diakses pada tanggal 15 April 2021 Hermansyah, Fendi. “Efektifitas Penerapan Metode An-Nahdliyah dalam

Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Nurul Iman Braja Luhur Kecamatan Braja sebelah Lampung Timur”. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan:IAIN Metro.

Muhammad Aman Ma’mun. 2018. “Kajian Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an”.

Jurnal Pendidikan Islam Volume 4 No. 1. Jombang: Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Urwatul Wutsqo Jombang.

http://journal.stitmupaciran.ac.id/ojs/index.php/ojs/article/view/31/24, Diakses pada tanggal 11 Maret 2021

Muhammedi. 2018. “Metode Al-Baghdadiyah : Metode Pembelajaran yang Efektif dalam Menanamkan Sikap Religius Peserta didik dan Miningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam”. Al-Fatih: Jurnal Pendidikan dan Keislaman, Vol. I. No. 1: 96-122.

Noor, Tajudin. Rumusan Tujuan Pendidikan Nasional Pasal 3 Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No 20 Tahun 2003.

https://journal.unsika.ac.id/ , diakses pada tanggal 13 Maret 2021

Oktavian, R., & Aldya, R. F. (2020). Pelaksanaan Pembelajaran Daring Terintegrasi di Era Pendidikan 4.0. Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Pengetahuan, 20(2), 129–135. https://doi.org/10.30651/didaktis.v20i2.4763 Perhimpunan Dokter Paru Indonesia. 2020. “Panduan Praktik Klinis: Pneumonia 2019- nCoV”. Jakarta: PDPI

Pimpinan Pusat Majelis Pembinaan Taman Pendidikan Al-Quran An Nahdliyah Tulungangung. 2008. Pedoman Pengelolaan Taman Pendidikan Al-Quran Metode Cepat Tanggap Belajar Al-Quran An Nahdliyah , Tulungagung:

Pimpinan Pusat Majelis Pembinaan Taman Pendidikan Al-Quran An- Nahdliyah Tulungangung.

Putri, Ririn Noviyanti. 2020. "Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19."

Jambi: Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi. http://ji.unbari.ac.id/.

diakses pada tanggal 1 Juli 2021

Srijatun. 2017. “Implementasi Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an dengan Metode Iqro pada Anak Usia Dini di RA Perwanida Slawi Kabupaten Tegal”. Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11, Nomor 1. Semarang: UIN Walisongo.

Yunus, Nur Rohim, dan Annissa Rezki. 2020. "Kebijakan Pemberlakuan Lock Down Sebagai Antisipasi Penyebaran Corona Virus Covid-19." Salam:

Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i 7.3 : 227-238.

Ciotti, M. dkk.. 2020. “The COVID-19 pandemic”, Critical reviews in clinical laboratory sciences. https://doi.org/10.1080/10408363.2020.1783198, diakses pada 1 Juli 2021

Kamil, Irfan. 2020. “Kilas Balik Pembelajaran Jarak Jauh akibat Pandemi Covid- 19” dalam Kompas. https://nasional-

kompas,com/read/2020/09/03/10063201/kilas-balik-pembelajaran-jarak-

jauh-akibat-pandemi-covid-19?page=all, diakses pada tanggal 25 Mei 2021

Kastolani. “Hadist Menuntut Ilmu dan Keutamaannya, Ditinggikan Derajat hingga Dimudahkan Jalan ke Surga”.

https://www.inews.id/lifestyle/muslim/hadist-menuntut-ilmu/2. Diakses pada tanggal 30 Mei 2021

KBBI Daring. https://kbbi.web.id/metode, diakses pada tanggal 10 Juni 2021.

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Data Pokok Pendidikan, https://dapo.kemdikbud.go.id/sekolah/5860E7F75FF88A6EF6B0 , diakses pada 4 Juli 2021

Merriam Webster, “Pandemic”, https://www.merriam-

webster.com/dictionary/pandemic, diakses pada tanggal 20 April 2021 World Health Organization, “Coronavirus disease (COVID-19)”,

https://www.who.int/news-room/q-a-detail/q-a-coronaviruses, diakses pada tanggal 20 April 2021

Lampiran 1

LAMPIRAN

INSTRUMEN PENELITIAN

LEMBAR OBSERVASI KEAKTIFAN BELAJAR SISWA Petunjuk:

Berilah skor pada butir-butir lembar observasi keaktifan belajar siswa dengan cara memberi tanda centang di kolom angka (1, 2, 3, 4, 5) sesuai dengan kriteria sebagai berikut:

Sangat Kurang (SK) = 1

Kurang (K) = 2

Cukup (C) = 3

Baik (B) = 4

Sangat Baik (SB) = 5

Sekolah : SDN Ulujami 01 Pagi Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam

Kelas : 3B

No Aspek Indikator

Skor

Jumlah Skor 1 2 3 4 5

1 Keaktifan Visual

 Saat guru menjelaskan, siswa memperhatikan penjelasan guru.

 Saat guru menggunakan media pembelajaran, siswa memperhaikan.

 Saat proses pembelajaran berlangsung, siswa

membaca dan

memahami materi ajar.

 Siswa mampu menggunakan media pembelajaran selama proses pembelajaran berlangsung.

2 Keaktifan Lisan

 Saat pembelajaran berlangsung, siswa mengajukan pertanyaan.

 Saat pembelajaran, siswa mampu menjawab pertanyaan.

 Saat pembelajaran, siswa mampu mengemukakan pendapat.

3 Keaktifan Mendengar

 Saat pembelajaran berlangsung, siswa mendengarkan

penjelasan guru.

 Saat pembelajaran berlangsung, siswa mendengarkan pendapat temannya.

 Saat berdiskusi, siswa

dapat menyimak

perkataan temannya.

4 Keaktifan Menulis

 Saat pembelajaran berlangsung, siswa menulis penjelasan guru.

 Saat pembelajaran berlangsung, siswa mencatat hal-hal penting terkait materi yang sedang dipelajari.

 Saat proses

pembelajaran, siswa menulis jawaban pada LKS.

5 Keaktifan Motorik

 Saat pembelajaran berlangsung, siswa mampu membantu teman yang kesulitan.

 Saat pembelajaran berlangsung, siswa mampu ikut serta dalam proses pembelajaran.

 Siswa mampu

menyiapkan alat atau bahan yang akan digunakan selama proses pembelajaran

berlangsung 6 Keaktifan

Mental

 Saat pembelajaran berlangsung, siswa mampu mengambil keputusan.

 Saat pembelajaran berlangsung, siswa mampu berbicara didepan teman-teman lainnya.

7 Keaktifan Emosional

 Saat pembelajaran siswa menaruh minat

 Siswa percaya diri

selama proses

pembelajaran berlangsung

Jumlah

Skor Maksimal 100

Lampiran 2

Petunjuk:

INSTRUMEN PENELITIAN

RANGKUMAN HASIL BELAJAR SISWA

Berilah skor pada butir-butir perencanaan pembelajaran dengan cara memberi nilai dengan skor maksimal 100

Sekolah : SDN Ulujami 01 Pagi Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam

Kelas : 3B

No Keterangan

Perolehan

Membaca Menulis

I II III I II III

1 Nilai Terendah 2 Nilai Tertinggi 3 Rata-rata

4 Siswa yang belum tuntas belajar

5 Siswa yang tuntas belajar 6 Presentase ketuntasan

klasikal

Lampiran 3

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SDN Ulujami 01 Pagi

Mata Pelajaran :Pendidikan Agama Islam& Budi Pekerti Kelas/Semester : III / 2

Pembelajaran 8 :Senangnya Belajar Surat al-Kautsar

Materi Pokok :A. Membaca Kalimat dalam Surat al-Kautsar Alokasi Waktu : 1 x 4 Jam Pelajaran

TUJUAN PEMBELAJARAN

Melalui tanya jawab dan bercerita, peserta didik dapat:

Membaca al-Qur’an Q.S al-Kautsar ayat 1 sampai 2 sesuai dengan tajwid al-Qur’an yang benar.

Membaca al-Qur’an Q.S al-Kautsar ayat 1 sampai 3 sesuai dengan tajwid al-Qur’an yang benar.

LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN

No. Kegiatan Pembelajaran Wak

tu 1. Pendahuluan

 Pembelajaran dimulai, guru mengucapkan salam dan mengajakpeserta didik berdoa bersama.

 Guru memeriksa kehadiran, kerapihan berpakaian, posisi dan tempatduduk peserta didik disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.

 Guru menyapa peserta didik dengan memperkenalkan diri kepadapeserta didik.

 Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai oleh pesertadidik.

 Guru menyiapkan beberapa alternatif media/alat peraga/alat bantubisa berupa illustrasi gambar atau tayangan visual (film) yangrelevan.

20 menit

2. Kegiatan Inti Mengamati

 Semua peserta didik mencermati bacaan teks, kemudian salah satupeserta didik membacanya.

Menanya

 Peserta didik diberi kesempatan untuk menanya tentang hal yangtelah diamatinya.

Apabila peserta didik mengalami kesulitan, gurumemberikan bimbingan dan panduan (stimulus) agar peserta didikmencari tahu dengan cara menanya.

Mengeksplorasi

 Secara individu maupun berkelompok, peserta didikmelakukan diskusi untuk menanggapi dan menjawab beberapa pertanyaan.

 Proses mendapatkan tanggapan dan jawaban atau pelaksanaan diskusi difasilitasi oleh guru sehingga berjalan dengan baik.

 Pada rubrik “Ayo Bekerja Sama” peserta didik mengamati potonganayat al-Qur’an dari beberapa surat-surat pendek. Kemudianmenyebutkan nama surat dan ayat ke berapa, selanjutnyamenunjukkan ayat yang termasuk surat al-Kautsar .

 Peserta didik atau kelompok lain menanggapi beberapapendapatnya.

100 menit

No. Kegiatan Pembelajaran Wak tu Mengasosiasi

 Sebelum membaca surat al-Kautsar , peserta didik mengamati caraguru melafalkannya, kemudian membaca secara berulang-ulangayat per ayat.

 Guru meminta peserta didik yang sudah bisamelafalkan surat al-Kautsar untuk mengucapkan bersama-sama “Aku membaca sendiri surat al-Kautsar ayat per ayat”.

Mengkomunikasikan

 Peserta didik secara berpasangandengan teman sebangku/kelompok untuk saling melengkapi ayatper ayat membaca surat al-Kautsar .

 Peserta didik diminta menjawab pertanyaan dengan isian singkat.

3. Penutup

 Peserta didik membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.

 Melaksanakan penilaian dan refleksi dengan mengajukan pertanyaan atau tanggapan peserta didik dari kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bahan masukan untuk perbaikan langkah selanjutnya.

 Menutup pelajaran dengan berdo’a dan salam.

20 menit

PENILAIAN

Penilaian Sikap : Observasi selama kegiatan berlangsung Penilaian Pengetahuan

Penilaian Keterampilan Mengetahui,

Kepala Sekolah

( Drs. AHMAD ZAINI ) NIP. 196211181985061001

Jakarta, 1 Maret 2021 Guru Mapel PAI & Budi Pekerti

(FATIYAH, S.Pd) NIP. 197404162016102001

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah :SDN ULUJAMI 01 PAGI

Mata Pelajaran :Pendidikan Agama Islam& Budi Pekerti Kelas/Semester : III / 2

Pembelajaran 8 :Senangnya Belajar Surat al-Kautsar Materi Pokok :B. Menghafal Surat al-Kautsar Alokasi Waktu : 1 x 4 Jam Pelajaran

TUJUAN PEMBELAJARAN

Melalui tanya jawab dan bercerita, peserta didik dapat:

Menunjukkan hafalan Q.S al-Kautsar ayat 1 sampai 2 sesuai dengan makhraj dan tajwid yang benar.

Menunjukkan hafalan Q.S al-Kautsar ayat 1 sampai 3 sesuai dengan makhraj dan tajwid yang benar.

LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN

No. Kegiatan Pembelajaran Waktu

1. Pendahuluan

 Pembelajaran dimulai, guru mengucapkan salam dan mengajakpeserta didik berdoa bersama.

 Guru memeriksa kehadiran, kerapihan berpakaian, posisi dan tempatduduk peserta didik disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.

 Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai oleh pesertadidik.

20 menit

2. Kegiatan Inti Mengamati

 Semua peserta didik mencermati bacaan teksQ.S al-Kautsar , kemudian salah satupeserta didik membacanya.

Menanya

 Peserta didik diberi kesempatan untuk menanya tentang hal yangtelah diamatinya.

Apabila peserta didik mengalami kesulitan, gurumemberikan bimbingan dan panduan (stimulus) agar peserta didikmencari tahu dengan cara menanya.

 Pertanyaan peserta didik yang diharapkan tidak saja apa atau siapa,tetapi mengapa dan bagaimana.

 Pertanyaan peserta didik diinventarisir oleh guru.

Mengeksplorasi

 Guru membimbing cara menghafal surat al-Kautsar dan caramembaca makhraj huruf peserta didik harus dibenarkan sejak awal.

 Lantunan suara hafalan ayat perlu diperindah.

 Lakukan pengulangan jika hafalan masih kurang lancar.

 Setelah lancar menghafalnya, dilanjutkan dengan menghafalterjemahannya (ini dilakukan untuk lebih memperkuat danmempertajam pemahaman peserta didik dalam menangkap pesanpesan/kandungan surat).

Mengasosiasi

 Dua peserta didik diminta berdiridengan posisi salat. Satunya menjadi imam dan satunya makmum.Seolah-olah keduanya sedang salat berjamaah. Peserta didikyang menjadi imam membaca surat al-Kautsar dengan suara kerasdemikian seterusnya secara bergantian.

Mengkomunikasikan

100 menit

No. Kegiatan Pembelajaran Waktu

 Komunikasikan dengan orangtua agar peserta didik tidak lupamenghafal surat al- Kautsar di rumah.

 Peserta didik diminta menjawabpertanyaan dengan isian singkat.

3. Penutup

 Peserta didik membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.

 Melaksanakan penilaian dan refleksi dengan mengajukan pertanyaan atau tanggapan peserta didik dari kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bahan masukan untuk perbaikan langkah selanjutnya.

 Menutup pelajaran dengan berdo’a dan salam.

20 menit

PENILAIAN

Penilaian Sikap : Observasi selama kegiatan berlangsung Penilaian Pengetahuan

Penilaian Keterampilan Mengetahui,

Kepala Sekolah

( Drs. AHMAD ZAINI ) NIP. 196211181985061001

Jakarta, 22 Maret 2020 Guru Mapel PAI & Budi Pekerti

(FATIYAH, S.Pd) NIP. 197404162016102001

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah :SDN ULUJAMI 01 PAGI

Mata Pelajaran :Pendidikan Agama Islam& Budi Pekerti Kelas/Semester : III / 2

Pembelajaran 8 :Menulis Kalimat dalm Surat al-Kautsar Materi Pokok :C. Menulis Kalimat Surat al-Kautsar Alokasi Waktu : 1 x 4 Jam Pelajaran

TUJUAN PEMBELAJARAN

Melalui tanya jawab dan bercerita, peserta didik dapat:

Peserta didik mampu menulis kalimat dalam surat al-Kautsar ayat 1 sampai 2 dengan benar.

Peserta didik mampu menulis kalimat dalam surat al-Kautsar ayat 1 sampai 3 dengan benar.

LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN

No. Kegiatan Pembelajaran Waktu

1. Pendahuluan

 Pembelajaran dimulai, guru mengucapkan salam dan mengajakpeserta didik berdoa bersama.

 Guru memeriksa kehadiran, kerapihan berpakaian, posisi dan tempatduduk peserta didik disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.

 Guru menyapa peserta didik dengan memperkenalkan diri kepadapeserta didik.

 Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai oleh pesertadidik.

20 menit

2. Kegiatan Inti Mengamati

 Semua peserta didik mencermati gambar/bacaan teksQ.S al-Kautsar . Menanya

 Peserta didik diberi kesempatan untuk menanya tentang hal yangtelah diamatinya.

Apabila peserta didik mengalami kesulitan, gurumemberikan bimbingan dan panduan (stimulus) agar peserta didikmencari tahu dengan cara menanya.

 Pertanyaan peserta didik yang diharapkan tidak saja apa atau siapa,tetapi mengapa dan bagaimana, Pertanyaan peserta didik diinventarisir oleh guru.

Mengeksplorasi

 Secara individu maupun berkelompok, peserta didikmelakukan diskusi untuk menanggapi dan menjawab beberapapertanyaan.

 Peserta didik diberi motivasi bahwa menulis al-Qur’an sangatmudah.

Peserta didik memperhatikan cara menulis yang benar, kalimat per-kalimat. Mengasosiasi

 Guru membimbing peserta didik untuk memberikan tanda (√) pada kolom “Ya” atau

“Tidak”. Rubrik ini bertujuan untuk memberi kesempatan kepada peserta didikmenilai diri sendiri. Penilaian ini merupakan bagian dari penilaiansikap peserta didik dan akan menjadi bahan pengecekan, baik olehguru atau orangtua.

Mengkomunikasikan

 Berkreasi membuat kaligrafi surat al-Kautsar , danhasil kaligrafi dapat diwujudkan menjadikaligrafi hiasan dinding. Dapat juga untuk sarana lomba dan karyaterbaik, dapat ditempel di dinding (mading).

 Peserta didik diminta menjawabpertanyaan dengan isian singkat.

100 menit

3. Penutup

 Peserta didik membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru. 20 menit

Dokumen terkait