Dependent Variable: SHARPE
TABEL IV.32 Koefisien Determinasi
B. Keterbatasan Penelitian
Beberapa keterbatasan dalam penelitian ini sebagai berikut :
3) Beberapa perbedaan dengan penelitian sebelumnya dimungkinkan karena penggolongan perusahaan multinasional yang digunakan didasarkan pada perusahaan yang beroperasi minimal di dua negara atau tergolong dalam mini multinational enterprise (Hill, 2003:17) sehingga berbeda dengan sampel perusahaan multinasional yang digunakan pada penelitian terdahulu.
4) Pada penelitian ini market performance diukur menggunakan ukuran
sharpe yang mengacu kepada risiko (risk-based). Alasan penggunaan
sharpe’s measure karena pada penelitian sebelumnya sharpe’s measure
merupakan model yang terbaik (Kusuma, 1999). Ditambah dengan asumsi bahwa kebanyakan investor di Indonesia belum well-diversified
dalam melakukan investasi di pasar modal. Menurut Francis dan Ibbotson (2002:400) diversifikasi pada industri yang berbeda
114
(diversifying across industries) terbukti tidak signifikan mengurangi risiko. Oleh karena itu risiko yang relevan bagi kebanyakan investor di Indonesia adalah standar deviasi.
C. Saran
Berdasarkan pada hasil penelitian yang telah dilakukan, maka peneliti memberikan saran untuk penelitian yang akan datang sebagai berikut :
1. Bagi perusahaan yang tergolong perusahaan multinasional dalam pengambilan keputusan sebaiknya mempertimbangkan variabel quick ratio, return on assets, long-term capital investment dan inventory turnover, karena terbukti mempunyai pengaruh kuat terhadap sharpe’s measure perusahaan multinasional. Bagi perusahaan domestik dalam pengambilan keputusan sebaiknya mempertimbangkan variabel return on assets, price book value dan dividend payout ratio, karena terbukti berpengaruh terhadap sharpe’s measure.
2. Bagi investor yang hendak berinvestasi pada kedua jenis perusahaan, berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa return paling tinggi diberikan oleh kelompok perusahaan multinasional dimana ditunjukkan dengan sharpe’s measure perusahaan multinasional lebih unggul dibandingkan perusahaan domestik. Diperkuat dengan keunggulan return on assets perusahaan multinasional dibandingkan perusahaan domestik, sehingga merupakan signal baik untuk berinvestasi pada perusahaan
115 multinasional karena perusahaan multinasional lebih optimal dalam penggunaan keseluruhan asetnya untuk memperoleh keuntungan.
3. Untuk penelitian selanjutnya sebaiknya pengolongan perusahaan multinasional menggunakan taraf tingkatan perusahaan multinasional yang lebih tinggi yang mungkin dapat didasarkan pada perusahaan yang beroperasi dilebih dari dua negara asing dan memiliki tingkat penjualan ekspor atau foreign sales lebih dari 50% dari total sales.
4. Pada penelitian selanjutnya dapat memasukkan variabel market performance yang lain yaitu treynor ratio dan jensen ratio. Harapannya agar dapat diketahui lebih lanjut bagaimana perbedaan dari ketiga ukuran
market performance di pasar saham Indonesia.
5. Penelitian ini didapatkan adjusted R square yang relatif cukup tinggi pada kedua grup sampel, hal ini dikarenakan penggunaan model fixed time effect dan terbukti bahwa terjadi perubahan nilai sharpe’s measure dari waktu ke waktu, namun kita dapat melihat perubahan secara runtut terkait variabel apa saja yang konsisten mempengaruhi sharpe’s measure dari tahun ke tahun. Saran untuk penelitian selanjutnya melakukan penambahan tahun penelitian yang lebih panjang dan selanjutnya menggunakan model time series atau uji per tahun, agar dapat diketahui perbedaan market performance dan kinerja keuangan dengan lebih baik dan konsisten dari tahun ke tahun.
6. Pada penelitian ini didapatkan beberapa hasil yang berbeda dengan penelitian sebelumnya (research gap), sehingga perlu dilakukan replikasi
116 ulang dengan periode waktu yang berbeda atau tempat penelitian yang berbeda agar didapatkan sampel yang berbeda dengan maksud untuk mendukung dan membuktikan ulang penelitian yang sudah ada.
117
DAFTAR PUSTAKA
Basu, S. 1977. Investment Performance of Common stocks in Relation to their Price-Earning Ratios: A Test of The Efficient Market Hypothesis.
Journal of Finance. Vol. 32, Issue 3 : 663-682.
Bodie, Zvi. Alex Kane and Alan J Marcus. 2002. Investment. Sixth Edition. Boston : McGraw-Hill.
Bramantyo, R. Dipo. 2008. Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Struktur Modal Perusahaan Domestik dan Multinasional yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Skripsi. Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Tidak Dipublikasikan.
Brigham, Eugene F. and Joel F Houston. 2006. Dasar-Dasar Manajemen Keuangan. Edisi Kesepuluh. Salemba Empat, Jakarta.
Chen, Charles JP. CS Agnes Cheng and Jia He. Jawon Kim. 1997. An Investigation of The Relationship Between International Activities and Capital Structure. Journal of International Business Studies. Vol.28, Issue.3,: 563-577.
Collins, J Markham. 1990. A Market Performance Comparison of U.S. Firms Active in Domestic, Developed, and Developing Countries. Journal of International Business Studies. Vol.21, Issue.2,: 271-287. University of Tulsa.
Darmadji, Tjiptono dan Hendy M Fakhruddin. 2001. Pasar Modal di Indonesia, Pendekatan Tanya Jawab. Edisi Pertama. Salemba Empat, Jakarta. Desiana, Clevita Tosy. 2007. Analisis Kinerja Keuangan Pada Perusahaan
Multinasional yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta Dengan Pendekatan Market Value Added (MVA). Skripsi. Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tidak Dipublikasikan.
Ebert, Ronald J and Ricky W Griffin. 2007. Business Essentials. Sixth Edition. Pearson Education, Inc. Upper Saddle River, New Jersey.
Francis, Jack C and Roger Ibbotson. 2002. Investment, A Global Perspective. Prentice Hall. Upper Saddle River, New Jersey.
118 Ghozali, Imam. 2006. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Edisi
Keempat. Badan Penerbit UNDIP. Semarang.
Gujarati, Damador N. 2003. Basic Econometrics. Fourth Edition. Boston : McGraw-Hill.
Hartungi, Rusdy. 2006. Could Developing Countries Take The Benefit of Globalization?. International Journal of Social Economics. Vol.33 No. 11 : 728-743.
Hill, Charles W.L. 2003. International Business : Competing in the Global Marketplace. Fourth Edition. McGraw-Hill, New York.
Husnan, Suad. 2006. Dasar-Dasar Manajemen Keuangan. Edisi Kelima. UPP STIM YKPN. Yogyakarta.
Jauhari, Budi Rusman dan Basuki Wibowo. 2004. Analisis Fundamental Terhadap Return Saham Pada Periode Bullish Dan Bearish Indeks Harga Saham Gabungan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan. Vol.9, No.2Juli 2004: 17-32. Universitas Lampung.
Jogiyanto, H.M. 2000. Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Edisi Kedua. BPFE. Yogyakarta.
Jogiyanto, H.M. 2004. Metodologi Penelitian Bisnis. Edisi 2004/2005. BPFE. Yogyakarta.
Jones, Charles Parker. 2004. Investments : Analysis and Management. Ninth Edition. John Willey & Sons, Inc.
Kusuma, Indra Wijaya 1999. Financial Performances and Characteristics: Comparisons of U.S Multinational and Domestics Firms. Gadjah Mada International Journal of Business. Vol.1, No.1, May 1999 : 11-28. Gadjah Mada University.
Lee, Kwang Chul and Chuck C.Y. Kwok. 1988. Multinational Corporations VS Domestic Corporations: International Enviromental Factor and Determinants of Capital Structure. Journal of International Business Studies. Vol.19, Issue.2, Summer 1988 : 195-217. ABI/INFORM Global.
119 Lev, Baruch and S. Ramu Thiagarajan. 1993. Fundamental Information Analysis.
Journal of Accounting Research, Vol. 31, No.2, 1993 : 190-215.
Madura, Jeff. 2006. Keuangan Perusahaan Internasional. Edisi Kedelapan. Penerbit Salemba Empat, Jakarta.
Michel, Allen and Israel Shaked. 1986. Multinational Corporations VS. Domestic Corporations: Financial Performance And Characteristics. Journal of International Business Studies. Vol.17, Issue.3, Fall 1986 : 89-100. Boston University.
Nachrowi dan Usman. 2006. Pendekatan Populer dan Praktis: Ekonometrika-Untuk Analisis Ekonomi dan Keuangan. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta.
Nagara, Mohammad Amran Satya. 2008. Pengaruh Struktur Aktiva, Profitabilitas, ukuran dan Pertumbuhan Perusahaan terhadap Struktur Modal Perusahaan Multinasional. Skripsi. Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Tidak Dipublikasikan.
Namora. 2006. Perbandingan Market Performance Dan Karakteristik Keuangan Perusahaan Sektor Aneka Industri Dengan Sektor Properti – Real Estat.
Tesis. Pasca Sarjana Universitas Pelita Harapan Jakarta. Tidak Dipublikasikan.
Nugroho, Bhuono Agung. 2005. Strategi Jitu Memilih Metode Statistik Penelitian dengan SPSS. Penerbit Andi, Yogyakarta.
Ou, Jane A and Stephen H Penman. 1989. Accounting Measurement, Price-Earning Ratio, and the Information Content of Security Prices. Journal of Accounting Research. Vol.27 Supplement 1989 : 111-144. Institute of Professional Accounting
Raharjo, Susilo. 2005. Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham pada Perusahaan LQ45 di Bursa Efek Jakarta. Skripsi. Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. Tidak Dipublikasikan. Rahmawati, Nurul. 2008. Kebijakan Deviden Sebagai alat pengendalian konflik keagenan pada perusahaan multinasional dan perusahaan nasional yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Skripsi. Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Tidak Dipublikasikan.
120 Rivera, Juan M. 1991. Prediction Performance of Earnings Forecast: The Case of U.S. Multinationals. Journal of International Business Studies.: 265-288. University of Notre Dame.
Santoso, Singgih. 2003. Buku Latihan SPSS Statistik Non Parametrik. PT Elex Media Komputindo, Jakarta.
Sartono, R. Agus. 2003. Manajemen Keuangan Internasional. Edisi Pertama. BPFE, Yogyakarta.
Shapiro, Alan. 2006. Multinational Financial Management. Eighth Edition. John Wiley and Sons, Inc.
Sharpe, William F. 1966. Mutual Fund Performance. Journal of Business. (January 1966). pp. 119-138.
Sularso, Sri. 2003. Metode Penelitian Akuntansi: Sebuah Pendekatan Replikasi. Edisi 2003/2004. Penerbit BPFE, Yogyakarta.
Sunariyah. 2006. Pengantar Pengetahuan Pasar Modal. Edisi Kelima. UPP-STIM YKPN, Yogyakarta.
Tandelilin, Eduardus. 2001. Analisis Investasi dan Manajemen Portofolio. Edisi Pertama. BPFE, Yogyakarta.
Website Bursa Efek Indonesia (BEI). http://www.idx.co.id Website Bank Indonesia. http://www.bi.go.id
121
122 Sumber : ICMD, Annual Report
NO. PERUSAHAAN MULTINASIONAL
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24
PT. AQUA GOLDEN MISSISSIPPI PT. DELTA DJAKARTA
PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR PT. MAYORA INDAH
PT. MULTI BINTANG INDONESIA PT. HM SAMPOERNA
PT. INDO -RAMA SYNTETICS PT. SEPATU BATA
PT. AKR CORPORINDO PT. LAUTAN LUAS PT. LION MESH PRIMA PT. LION METAL WORK PT. SUMI INDO KABEL PT. ASTRA GRAPHIA PT. ASTRA INTERNATIONAL PT. ASTRA OTOPARTS PT. BRANTA MULIA PT. HEXINDO ADIPERKASA PT. UNITED TRACTOR PT. BRISTOL-MYERS SQUIBB PT. MERCK
PT. TEMPO SCAN PASIFIC PT. MANDOM INDONESIA PT. UNILEVER INDONESIA