• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ketik kebutuhan biaya yang diusulkan, dalam ribu rupiah (dibagi 1.000 dari nominal rupiah)

10. Pilih satuan yang diinginkan.

11. Ketik kebutuhan biaya yang diusulkan, dalam ribu rupiah (dibagi 1.000 dari nominal rupiah).

Biaya yang diinput merupakan biaya total, sistem tidak akan mengalikan jumlah volume dengan biaya yang diinput.

12. Pilih sumber pembiayaan yang akan digunakan.

13. Pilih waktu pelaksaan. Pelaksanaan diwajibkan untuk dimulai pada tahun 2022 dan selesai tidak lebih dari tahun 2024.

14. Pilih Kabupaten/Kota.

30 15. Klik Buka peta pada kolom Geotagging Peta.

Khusus pekerjaan Ditjen Binamarga pada jalan nasional yang pada langkah ke-7 telah berhasil memilih jalan, geotagging akan otomatis terdigitasi. Akan muncul ikon “Tagging”

pada kolom Geotagging yang berhasil disimpan.

(a) Tampilan jendela Geotagging.

(b) Digitasi perencanaan sesuai dengan tipenya line/polygon/point

(Penjelasan detail teknis geotagging dapat dilihat pada Bab VI, Geotagging).

(c) Setelah selesai mendigitasi, klik tombol “Save” untuk menyimpan Geotagging.

(d) Tampilan ikon “Tagging” pada Geotagging yang berhasil disimpan.

16. Pilih Tematik usulan.

31 17. Untuk Tematik Prioritas Nasional dan Tematik Major Project Pilih uraian tematik.

18. Untuk Tagging tematik yang lebih dari satu, klik “Tambah Tematik”.

19. Pilih Readiness Criteria rencana induk.

20. Upload dokumen rencana induk dalam format pdf, maksimal 10MB.

21. Pilih Readiness Criteria Feasibility Study.

22. Upload dokumen feasibility study dalam format pdf, maksimal 10MB.

23. Pilih Readiness Criteria DED.

32 24. Upload dokumen DED dalam format pdf, maksimal 10MB.

25. Pilih Readiness Criteria Dokumen lingkungan.

26. Upload dokumen dokumen lingkungan dalam format pdf, maksimal 10MB.

27. Pilih Readiness Criteria lahan.

28. Upload dokumen lahan dalam format pdf, maksimal 10MB.

29. Pilih Readiness Criteria pengelolaan pasca konstruksi.

33 30. Upload dokumen pengelolaan pasca konstruksi dalam format pdf, maksimal 10MB.

31. Pilih Readiness Criteria surat ketersediaan menerima bantuan.

32. Upload surat ketersediaan menerima bantuan dalam format pdf, maksimal 10MB.

33. Klik “Submit” apabila usulan telah sesuai.

34. Akan muncul notifikasi sukses, klik “OK”.

35. Kegiatan baru yang telah disubmit akan muncul pada list F-KB.

34

D. AKSI PADA FORMAT KEGIATAN BARU

Usulan yang telah disubmit dapat kembali direview, diubah menjadi list Format Kegiatan Wajib (F-KW), diedit, dihapus, dan diubah prioritasnya.

1. Untuk melihat detail usulan, klik ikon panah pada bagian kiri list detil dan klik ikon “detil”.

(a) Akan muncul tampilan detail usulan. Untuk melihat histori usulan, klik tombol “Histori Usulan”.

35 Tampilan histori usulan. Terdapat informasi terkait: waktu dan tanggal inputan, tingkatan user penginput, dan user penginput.

(b) Untuk menghapus usulan dari kegiatan baru klik tombol “Hapus Usulan dari Kegiatan Baru”.

36 (c) Apabila didapati kesalahan menginput kegiatan baru yang seharusnya merupakan

kegiatan wajib, usulan dapat dipindahkan dengan mengklik tombol “Ubah Ke F-KW”.

(1) Untuk mengubah pilihan ke Format Kegiatan Wajib (F-KW), akan diminta untuk mengisi beberapa isian F-KW yang masih belum diisi. Berikut merupakan tampilan F-KW yang perlu diisi.

37 (2) Terdapat tiga kolom pembiayaan: RPM, PHLN, dan SBSN. Kolom ini disediakan untuk memberikan ruang untuk menampung pekerjaan dengan sumber pembiayaan lebih dari satu. Ketik kebutuhan biaya yang diusulkan, dalam ribu rupiah (dibagi 1.000 dari nominal rupiah). Biaya yang diinput merupakan biaya total, sistem tidak akan mengalikan jumlah volume dengan biaya yang diinput.

Tipe isian pada kolom ini adalah wajib diisi. Oleh karena itu, apabila pembiayaan bersumber pada satu tipe pembiayaan atau dua tipe pembiayaan, ketik nol “0” pada isian pembiayaan yang kosong.

(3) Klik “Submit” apabila usulan telah sesuai.

(4) Akan muncul notifikasi sukses, klik “OK”.

(5) Detil usulan kegiatan baru yang sudah pindahkan ke menjadi Format Kegiatan Wajib akan muncul pada list F-KW.

38 2. Selain menggunakan pilihan “Ubah ke F-KW” pada menu “detil” di atas, untuk mengubah usulan yang telah diinput pada kegiatan baru menjadi kegiatan wajib dapat dilakukan dengan mengklik ikon “switch” pada pilihan tombol aksi.

Akan muncul form isian seperti yang ditunjukkan pada Bab V, Subbab D langkah 1(c). Ulangi langkah 1(c) dari 2-5 untuk melengkapi isian F-KW.

3. Pada kolom aksi juga disediakan ikon “edit” untuk mengedit detail usulan.

39 (a) Keseluruhan inputan pada usulan kegiatan baru dapat diubah sesuai kebutuhan. Klik

tobol “Submit” setelah selesai mengedit.

(b) Akan muncul notifikasi berikut apabila usulan berhasil di edit, Klik “OK”

(c) Perubahan ini akan mengbah histori usulan pada detail usulan.

40 4. Pada kolom aksi juga disediakan ikon “delete” untuk menghapus detail usulan.

(a) Lokasi ikon delete. Klik ikon panah pada bagian kiri list detil dan klik ikon “delete”.

(b) Akan muncul konfirmasi menghapus data. Klik tombol “Ya”.

(c) Data berhasil dihapus, Klik tombol “OK”.

41 5. List teratas menunjukkan usulan dengan prioritas tertinggi. Untuk mengubah tingkatan prioritas usulan, klik ikon panah pada bagian kiri list detil dan klik ikon “up” untuk menaikkan prioritas, dan ikon “down” untuk menurunkan prioritas.

(a) Lokasi ikon untuk menaikkan prioritas usulan.

(b) Lokasi ikon untuk menurunkan prioritas usulan.

42

VI. GEOTAGGING

Berikut merupakan Langkah yang diperlukan dalam membuat geotagging pada aplikasi SiKonreg:

1. Klik Buka peta pada kolom Geotagging Peta pada menu input Balai/Satker.

2. Tampilan jendela Geotagging.

3. Drag peta untuk menggeser lokasi sesuai dengan lokasi usulan.

4. Untuk Zoom, terdapat tiga cara yang diberikan.

(a) Klik icon “+” untuk zoom in dan icon “-“ untuk zoom out.

43 (b) Zoom sesuai area kotak yang diinginkan.

(c) Scroll ke atas pada mouse untuk zoom in dan scroll ke bawah untuk zoom out.

5. Terdapat tiga tipe digitasi: garis, area dan titik.

(a) Untuk mendigitasi usulan berupa garis, klik ikon “line”.

(1) Digitasi jalur dengan menyesuaikan jalur yang telah direncanakan.

(2) Klik pada vertex terakhir untuk mengakhiri digitasi atau klik finish.

44 (3) Bagian akhir digitasi garis menunjukkan panjang total rencana jalur pada peta.

(4) Pada inputan terdiri atas lebih dari satu garis, untuk melakukan penjumlahan anggaran dapat melakukan export melalui excel. Format export geojson diperuntukkan untuk visualisasi dan bukan untuk penjumlahan anggaran.

(b) Untuk mendigitasi usulan berupa area, klik ikon “area”.

(1) Digitasi area dengan menyesuaikan kawasan yang telah direncanakan.

(2) Klik pada vertex awal untuk mengakhiri digitasi atau klik finish.

45 (3) Bagian tengah area menunjukkan luas Kawasan yang didigitasi pada peta

(4) Pada inputan terdiri atas lebih dari satu area, untuk melakukan penjumlahan anggaran dapat melakukan export melalui excel. Format export geojson diperuntukkan untuk visualisasi dan bukan untuk penjumlahan anggaran.

(c) Untuk mendigitasi usulan berupa titik, klik ikon “point”.

(1) Tandai lokasi yang akan diusulkan.

(2) Pada inputan terdiri atas lebih dari satu titik, untuk melakukan penjumlahan anggaran dapat melakukan export melalui excel. Format export geojson diperuntukkan untuk visualisasi dan bukan untuk penjumlahan anggaran.

6. Untuk mengedit point/line/area, klik icon “edit”.

Drag drop vertex/titik sesuai dengan perencanaan, klik “Save” setelah selesai mengedit.

46 7. Untuk menghapus, klik icon “delete”.

(a) Pilih point/line/area yang ingin dihapus, atau klik ‘clear all’ untuk menghapus seluruh objek.

(b) Klik tombol “save” untuk mengakhiri delete objek.

8. Setelah selesai mendigitasi, klik tombol “Save” untuk menyimpan Geotagging.

9. Digitasi dapat dilakukan dengan tidak melewati batas provinsi masing-masing (pada peta ditunjukkan oleh area dengan warna yang lebih biru). Berikut adalah contoh yang salah, karena digitasi berada di luar batas wilayah provinsi.

Digitasi lintas provinsi akan mengakibatkan error saat dilakukan verifikasi.

10. Tampilan icon “Tagging” pada Geotagging yang berhasil disimpan.

Kaltim Kalteng

47

Dokumen terkait