Terima kasih.
Saya lanjutkan dulu mata acara yang ketiga, eh keempat. Yang keempat adalah Partai Demokrat, silakan.
Tunggu lagi bicara dulu.
Sudah, silakan.
Sudah.
Rekamannya ada. Terima kasih.
Sok.
F-PD (DEDE YUSUF MACAN EFFENDI, ST) :
Terima kasih Pimpinan.
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Yang terhormat Pimpinan Sementara DPR RI, Para Anggota Dewan yang terhormat,
Bersama ini kami sampaikan susunan dan komposisi Pimpinan Fraksi Partai Demokrat DPR RI periode 2014-2019.
Partai Demokrat berjumlah 61 Anggota dengan nama Fraksi Partai Demokrat atau F-PD. Dengan Ketua Fraksi adalah Bapak Edhie Baskoro Yudhoyono, Sekretaris Fraksi Bapak Didik Mukrianto, dan Bendahara Fraksi adalah Bapak Anton Sukartono Surato.
Selanjutnya akan kami sampaikan kepada Pimpinan.
KETUA RAPAT :
Sudah, rekamannya ada.
Silakan Partai Amanah Nasional.
F...(...):
... (tidak menggunakan microphone)...
KETUA RAPAT:
Sudah, ada rekamannya. Ada.
Silakan bicara.
F...(...):
Lanjut, lanjut Mas.
KETUA RAPAT:
Silakan Partai Amanat Nasional.
F-PAN (AHMAD MUMTAZ RAIS, SE) :
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam sejahtera untuk kita semua,
Yang kami hormati Pimpinan Sementara dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang terhormat Republik Indonesia,
Bersama ini kami sampaikan Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional DPR RI periode 2014-2019 berjumlah 48 orang, 39 laki-laki, 9 perempuan dengan tingkat pendidikan S-3 berjumlah 2 orang, S-2 18 orang, dan selebihnya berpendidikan Sarjana. Dengan komposisi Ketua yaitu Saudara Tjatur Sapto Edy, Sekretaris oleh Saudara Teguh Juwarno dan Bendahara Saudari Dewi Coryati. Kami menginginkan bangsa Indonesia yang memiliki kemandirian ekonomi dengan berpijak pada kaki sendiri. Oleh karenanya kepemimpinan politik khususnya legislatif harus senafas dengan semangat ini, kalau tidak sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi.
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
F...(...):
Yang mengganggu sidang bisa dikeluarkan Bu Ketua.
Yang mengganggu sidang bisa dikeluarkan, di Tatib itu bisa dikeluarkan.
Yang mengganggu jalannya sidang bisa dikeluarkan.
KETUA RAPAT :
Baik, saya lanjutkan kepada Partai Keadilan Sejahtera.
Silakan.
F...(...):
...(tidak menggunakan mic)...
KETUA RAPAT:
Kalau ketok tiga kali itu bukan ditutup?
Mangga, silakan Pak.
F-PKS (ABOE BAKAR, SE) :
Bismillahirrahmaanirrahiim,
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Yang terhormat Pimpinan DPR Sementara dan para Anggota Parlemen yang saya hormati,
Partai Keadilan Sejahtera dengan Nama Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS), dengan Pimpinan DR. Hidayat Nur Wahid, jumlah Anggota 40.
Terima kasih.
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
KETUA RAPAT :
Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
Saya lanjutkan.
F...(...):
Itu tidak boleh naik ke meja Pimpinan.
KETUA RAPAT:
Saya lanjutkan.
F...(...):
Pimpinan interupsi.
Pimpinan interupsi.
Tolong rapat ini sudah tidak kondusif lagi, Pimpinan. Tolong diberikan kesempatan kepada anggota untuk bicara.
Pimpinan.
F...(...):
Yang tidak mengerti aturan keluar dari Pimpinan.
F...(...):
Pimpinan, interupsi Pimpinan.
F...(...):
Tolong yang tidak mengerti aturan keluar.
F...(...):
Tidak bisa seperti itu Pimpinan.
KETUA RAPAT:
Sebentar, sebentar.
F...(...):
Ya Pamdal keluarkan yang tidak mengerti aturan.
KETUA RAPAT:
Sebentar, dengarkan.
Ketua Rapat memperingatkan....
F...(...):
Pimpinan, rapat konsultasi tadi belum selesai Pimpinan. Tolong diskors dulu.
KETUA RAPAT:
Saya lanjutkan dulu. Saya lanjutkan.
F...(...):
Pimpinan, tolong diskors dulu Pimpinan.
KETUA RAPAT:
Saya lanjutkan Partai Persatuan Pembangunan.
F...(...):
Pimpinan, tolong diskors dulu Pimpinan, ini sudah tidak kondusif, rapat konsultasi tadi belum selesai, belum ditutup.
KETUA RAPAT:
Lanjutkan.
F...(...):
Pimpinan, tolong diskors dulu Pimpinan.
F-PPP :
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Partai Persatuan Pembangunan membentuk Fraksi namanya adalah Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, disingkat F-PPP, jumlah Anggota 39 orang, dengan susunan Pimpinan Fraksi Penasehat Moh. Romahurmuziy, Ketua Hazrul
Azwar, Wakil Ketua Saifullah Tamliha, Sekretaris Moh. Arwani Tomafi, Wakil Sekretaris Okky Asokawati, Bendahara Iskandar Syaichu.
Terima kasih.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
KETUA RAPAT :
Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
F...(...):
Pimpinan, tolong diskors dulu. Pimpinan, tolong diskors dulu.
F...(...):
Lanjut Ketua, lanjut.
F...(...):
Pimpinan, tolong diskors dulu, tadi rapat konsultasi belum selesai, tolong di lobby dulu.
KETUA RAPAT:
Baik, karena suasana sudah tidak kondusif maka partai yang lain itu kan hanya tinggal Nasdem sama Hanura, yang lain semua sudah, sama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
F...(...):
Pimpinan, tolong diskors dulu.
KETUA RAPAT:
Baik, karena sudah tidak kondusif jadi ini atas usul dari cucu saya.
F...(...):
Jangan dulu, jangan dulu, usul apa ini?
Lanjut Bu, lanjut.
F...(...):
Usul untuk diskors.
F...(...):
Lanjut, lanjut.
F...(...):
Pimpinan, bicara sama siapa Pimpinan.
F...(...):
Pimpinan interupsi, jangan bicara sama pihak Sekjen dong.
F...(...):
Pimpinan, karena tidak kondusif maka sidang diskors.
F...(...):
Tolong diskors dulu, sudah tidak kondusif Pimpinan.
Pimpinan, tolong ... semua partai politik untuk dilakukan lobby dan konsultasi lagi.
Sekjen tidak boleh ikut mempengaruhi. Sekjen tidak boleh mempengaruhi.
Tolong tidak kondusif lagi.
KETUA RAPAT:
Sudah tadi Partai Kebangkitan Bangsa sudah.
F...(...):
Pimpinan, Sekjen tidak boleh ikut campur tangan. Sekjen.
F...(...):
Pimpinan, diskors.
KETUA RAPAT:
Dengarkan dulu, dengarkan.
F...(...):
Pimpinan, diskors Pimpinan.
F...(...):
Pimpinan, diskors dulu, sudah tidak kondusif lagi Pimpinan.
Tolong diskors dulu Pimpinan.
F...(...):
Pimpinan, diskors dilanjutkan besok.
Dilanjutkan besok Pimpinan.
F...(...):
Pimpinan, sidang tidak kondusif lagi. Dilanjutkan besok.
F...(...):
Dilanjutkan besok Pimpinan.
F...(...):
Sudah tidak kondusif, di lobby dulu.
Rapat diskors dulu Pimpinan. Tolong ketok palu Pimpinan, tolong ketok palu. Tolong palu diketok Pimpinan atau skors dulu sudah tidak kondusif lagi.
Tolong ketok palu Pimpinan, ketok palu.
F...(...):
Kami minta buka remanan tadi.
F...(...):
Sidang diskors Pimpinan. Ketok palunya, ketok palunya.
F...(...):
Yang tertib, yang tertib.
KETUA RAPAT:
saya peringatkan ada aturan kalau peserta rapat itu. Kalau peserta rapat itu, ra riweuh ya.
F...(...):
Sidang diskors.
F...(...):
Sidang segera diskors.
F...(...):
Agar sidang segera diskors.
KETUA RAPAT:
Ini boleh ke sini. Ini tidak boleh ke sini.
F...(...):
Ketok palu Bu.
Ketok palu Bu.
F...(...):
Agar sidang segera diskors.
F...(...):
Ketok palu Bu.
F...(...):
Memalukan. Memalukan.
F...(...):
Sidang diskors Bu.
KETUA RAPAT:
Mana paluna eweh.
F...(...):
Ketok palu.
F...(...):
Pimpinan, segera sidang diskors.
F...(...):
Ketok palu itu.
F...(...):
Wakil rakyat harus memberi contoh hey.
KETUA RAPAT:
Ya nggak ada palunya.
F...(...):
Pimpinan, ketok palu.
KETUA RAPAT:
Rapat diskors dulu ah.
(RAPAT DISKORS PUKUL : 24.00 WIB) (SKORS DICABUT PUKUL : 24.15 WIB)
Baik, tadi sudah dibacakan sudah disampaikan pembentukan Fraksi-fraksi, nah tinggal yang belum itu dalam aturannya bisa menyusul silakan. Tapi yang jelas yang membaca fraksi-fraksi tadi itu sudah bisa disahkan.
(RAPAT : SETUJU) Baik, lanjut.
Sekarang acara yang selanjutnya adalah pengumuman tentang Calon Ketua dan Wakil-wakil Ketua DPR.
F...(...):
Pimpinan, interupsi dulu Pimpinan.
Pimpinan.
KETUA RAPAT:
Yang sudah terbentuk tadi itu sudah sah, yang sudah menyampaikan sudah.
Baik saya lanjutkan.
F...(...):
Pimpinan, interupsi dulu Pimpinan.
KETUA RAPAT:
Sekarang kepada pengumuman tentang Calon Ketua dan Wakil-wakil Ketua DPR RI.
F...(...):
Pimpinan, interupsi dulu Pimpinan.
KETUA RAPAT:
Ada yang belum tadi yaitu Nasdem, silakan.
F...(...):
Pimpinan, interupsi.
Pimpinan.
Astagfirullahaladzim. Astagfirullahaladzim.
Pimpinan.
Astagfirullahaladzim.
Hak anggota dikemanakan Pimpinan?
Hallo Pimpinan. Interupsi Pimpinan.
Ya ampun. Istigfar Pimpinan.
Astagfirullahaladzim.
KETUA RAPAT:
Silakan dari Nasdem.
Mana?
Ada tidak?
F...(...):
Kenapa tidak ada dialog-dialog debat cerdas Pimpinan.
Interupsi Pimpinan.
KETUA RAPAT:
Itu hargai yang mau bicara Nasdem.
F...(...):
Interupsi Pimpinan.
KETUA RAPAT:
Nanti setelah ini baru PKB. Silakan.
F-NASDEM (Prof. DR. BACHTIAR ALY, M.A.):
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Saudara-saudaraku, Anda hargai juga partai baru, jadi sebentar dulu, anda diam dulu, kami baca ini baru anda interupsi. it’s okay, tapi anda diam dulu.
Anda diam dulu, dengar kami dulu baca, silakan interupsi lagi.
Makanya anda hargai sedikit lah, oleh karena itu, saya menghargai pimpinan. Kalau anda hargai Pimpinan, saya mengerti.
KETUA RAPAT:
Saya sudah mempersilahkan dari PKB untuk lapor.
Maaf, maaf, maaf dari Nasdem, salah, silakan.
F-NASDEM (Prof. DR. BACHTIAR ALY, M.A.):
Saya sudah dipersilakan. Iya kan. Anda ada waktu dong, anda tahu tidak kita suka tidak suka 5 tahun kita bersama-sama, jadi kita punya culture, punya
etika dalam kita berkomunikasi, itu yang mau saya bilang. Kita di sini tidak pakai otot, kita pakai hati. Saya minta anda duduk dululah. Anda duduk dulu. saya minta keamanan tertibkan, anda tidak boleh berdiri di sini. Anda duduk dulu. Anda tidak boleh duduk di sini. Tidak. Duduk di kursi situ saja kalau begitu.
Ini Saudara ini menyedihkan, bagaimana anggota parlemen baru, barusan disahkan tetapi kita jadi kampungan karena kita berkomunikasi. Sorry deh.
KETUA RAPAT:
Mangga lanjutkan Pak.
F-NASDEM (Prof. DR. BACHTIAR ALY, M.A.):
Sekarang saya baca, iya semua kita memalukan, saya baca sekarang, iya toh.
KETUA RAPAT:
Silakan Pak lanjutkan.
F-NASDEM (PROF. DR. BACHTIAR ALY, MA):
Kelas apa kita?
Dan Ibu Pimpinan saya ingatkan juga Ibu, Ibu harus kasih ruang, dengarkan dulu, Ibu harus kasih ruang buat orang interupsi, jadi jangan Ibu curiga macam-macam, untuk apa Bu, kalau Ibu buka ruang hanya soal waktu, cepat atau lambat semua akan jalan.
Baik, saya maaf saja, saya Bachtiar Aly, saya pernah digedung ini tahun 1997 sampai 1999, supaya anda tahu, dan saya anggota Badan Pekerja MPR yang bikin Tap-Tap itu. Saya minta anda juga harus tahu history orang, kalau anda setuju dengan suasana kondusif lagi mari kita tepuk tangan yang gemuruh.
Baik terima kasih.
Ibu ketua, saya ingatkan Ibu, Ibu kenal saya sudah lama kan, supaya Ibu ini kan kadang-kadang melihat kita ini, Ibu pikir kita cucu itu, nah ini juga repot Bu, jadi Ibu kendalikan.
Saya baca sekarang, nama fraksi kami adalah Fraksi Partai Nasdem, jumlah anggota DPR 36 orang, 32 laki-laki dan 4 perempuan, adapun susunan Pimpinan Fraksi ini cukup banyak saya tidak baca, ijinkan saya hanya menyebutkan Ketua adalah Viktor Lais Koday, kemudian Sekretaris, Syarif Abdulah Alkadri, kemudian yang menjadi bendahara Ahmad Syahroni, S.E.
Jadi Ibu, saya sebenarnya saya mau bicara lagi, tetapi sudah tahu diri sudah harus turun, dan ibu saya persilakan saya untuk turun dari mimbar ini. Baik terima kasih, saya pikir kita harus membuat kultur yang baru, apapun perbedaan kita tidak masalah, iya kan, tetapi berkomunikasi kita harus punya etika, itu yang harus kita lakukan di dalam parlemen yang baru ini.
Terima kasih.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
KETUA RAPAT:
Terima kasih pak.
Lanjut, ada tiga lagi yang belum menyampaikan, yang pertama adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, yang kedua adalah Partai Kebangkitan Bangsa, yang ketiga adalah Partai Hanura. Nah, saya akan minta kembali untuk menyampaikan kalau sudah ada. Kalau tidak ada itukan nanti bisa menyusul atau terserahlah ya, yang penting Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sudah bisa menyampaikan atau belum? Sudah?
Mangga.
Ada dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, ada untuk menyampaikan Fraksi? Ada? kalau tidak ada saya lewat dulu.
Kepada Partai Kebangkitan Bangsa, sudah ada?
PDIP besok. PDI Perjuangan, tidak boleh nyebut PDIP katanya, PDI Perjuangan.
kemudian Partai Kebangkitan Bangsa?
Besok mangga.
Yang terakhir ini partai favorit saya, Hanura, Hati Nurani Rakyat? Mana?
Besok?
Baik, terima kasih.
Jadi sudah disampaikan semua, jadi sudah 7 yang sudah kami terima, yang 3 itu akan menyusul besok.
(RAPAT : SETUJU)
Baik, saya lanjutkan sekarang kepada acara yang selanjutnya, yaitu penyampaikan usul paket calon Pimpinan DPR RI, oleh fraksi-fraksi, silakan sampaikan, penetapan, kan sudah saya ketok tadi.
Karena ada 3 partai politik yang belum menyampaikan fraksinya, menyampaikan catatannya, jadi saya tawarkan, pimpinan-pimpinan partai politik untuk bertemu sebentar lobby, bisa?
Mohon setiap partai 1 atau 2 orang untuk berkumpul di ruangan lobby untuk kita nanti membicarakan.
F...(...):
Lobby apa ini Ketua?
KETUA RAPAT:
Untuk menentukan mengenai usul paket. Terima kasih. Silakan, jadi saya skors dulu.
Baik saya skors dulu, kami skos dulu 15 menit.
(RAPAT DISKORS PUKUL : 24.35 WIB)
Sidang Dewan yang saya hormati,
Skors saya cabut.
(SKORS DICABUT PUKUL : 02.00 WIB)
Saya akan melaporkan kepada seluruh peserta sidang, hasil lobby kami yang berjalan cukup lama, dan hasil dari lobby ini, tentu perlu kami laporkan, yaitu bahwa sidang ini tetap lanjut. Karena tadi itu kita skors supaya apakah ini lanjut atau tidak, lanjut. Terima kasih. Itulah hasil lobby kami, dan dihadiri oleh perwakilan dari Parpol-parpol, walaupun tidak semua, jadi sidang ini, lanjut.
(RAPAT : SETUJU)
Mangga, terima kasih.
Yang dimaksud lanjut tentu adalah melanjutkan mata acara, mata acaranya, penyampaikan setelah pembentukan Fraksi-Fraksi tadi, penyampaian usul paket calon pimpinan DPR RI, oleh Partai melalui Fraksinya secara tertulis, karena Fraksi tadi sudah disampaikan, jadi dengan demikian, saya mohon, kepada.
F-PKB (H. ABDUL KADIR KARDING, S.Pi.):
Interupsi pimpinan, Abdul Kadir Karding.
Ibu tolong didengarkan.
Assalamu'alaikum Warahmatulahi Wabarakatuh.
Tadi, pada forum lobby, kami dari PKB, meminta dengan hormat, kepada seluruh Fraksi, agar ini dapat ditunda sampai jam 10 pagi, ini dengan banyak pertimbangan. Saya kira, dengarkan, saya kira keputusan-keputusan yang kita ambil haruslah lebih elegan, keputusan-keputusan yang kita ambil haruslah mencerminkan DPR yang bermartabat, keputusan-keputusan yang kita ambil haruslah menunjukan bahwa DPR Ini punya marwah di depan mata rakyat kita.
KETUA RAPAT:
Maaf, Bapak. Maaf.
F-PKB (H. ABDUL KADIR KARDING, S.Pi.):
Sebentar.
Pimpinan, Ibu, saya punya hak bicara, tolong saya diberi kesempatan, saya anggota DPR nomor 55, oleh karena itu alangkah baiknya, teman-teman yang tidak bersepakat, diberi ruang bicara untuk menanggapi hasil lobby yang ada.
Terima kasih.
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
KETUA RAPAT:
Maaf Pak, saya selaku Pimpinan, tadi sudah menyampaikan bahwa hasil lobby adalah seperti itu, dengan alasan-alasan yang kami terima baik itu yang mau lanjut, baik itu yang tidak lanjut.
Justru karena kami ini ingin supaya memberikan penghargaan kepada yang mayoritas, mayoritasnya ini adalah saya laporkan kepada Bapak-bapak dan
Ibu-ibu, mayoritas dari lobby itu adalah lanjut. Saya cuma menyampaikan mau apa, saya sendiri juga tidak punya suara.
Nah itulah, jadi saya menyampaikan hasil lobby ini dengan permohonan maaf kepada yang kurang setuju, yang tidak lanjut, bukan kami tidak menghargai berdua, malah yang mimpinnya tadi itu adalah cucu saya, tetapi itulah yang kami lakukan untuk yang terbaik daripada yang baik, semuanya baik, jadi mohon maaf yang sebesar-besarnya, bahwa, katanya demokratis, kalau demokratis itukan artinya ikutnya ya kepada yang banyak atuh, jadi maaf saya lanjutkan dengan acara yang selanjutnya, yaitu penyampaian usul paket yang sudah saya katakan tadi.
Saya informasikan lagi sedikit bahwa tadi didalam lobby itu sudah dengan alasan sangat memberikan penghargaan kepada partai yang sekarang itu belum memberikan fraksinya tetapi dengan alasan-alasan yang sangat kami mengerti, oleh karena itu maka saya persilakan kepada Partai yang akan menyampaikan paket.
Jadi persilakan sesuai dengan mata acara yang ketiga, tentu berdasarkan urutan saja. Apakah ada yang tadi 3 yang belum 3 itu barangkali masih akan menyampaikan mengenai fraksinya, silakan kami masih memberikan kesempatan, dari PDI Perjuangan?
Dari PKB?
Mangga.
F-PKB (Hj. ANNA MU'AWANAH, S.E., M.H.):
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Saya Anna Mu’awanah dari Partai Kebangkitan Bangsa.
Pimpinan sementara yang saya hormati,
Bapak dan Ibu anggota DPR RI yang kami hormati,
Pertama-tama saya ingin dalam forum ini saya ingin menyampaikan beberapa hal, yaitu semenjak tadi rapat diskors dari pukul 22.30 mungkin sudah 99 kali saya ingin mengajukan interupsi Pimpinan. Namun mohon maaf kesempatan itu belum pernah ada. Sekarang mungkin saatnya kami menyampaikan baik selaku pribadi anggota DPR RI maupun selaku Partai Kebangkitan Bangsa.
Hal pertama adalah saya ingin mengklarifikasi bahwa forum konsultasi unsur Pimpinan partai dengan Pimpinan sementara, kami sebelumnya saya mohon maaf karena saya punya hak bicara, nanti kalau anda ingin menyampaikan, anda memiliki forum tersendiri tolong hormati. Saya lanjutkan.
Di dalam rapat konsultasi itu ada beberapa hal yang belum disepakati menurut hemat saya, pertama bagaimana agenda Paripurna ini belum ditentukan, belum disepakati, dimana disodorkan oleh Pimpinan yaitu 9 agenda diantaranya sedang berproses sampai sekarang, kemudian rapat yang tadi dibuka secara tertutup oleh konsultasi belum ditutup kembali, saya mendapatkan flashdisk ini adalah hasil rekaman Pimpinan memimpin rapat dari A sampai Z, hal pertama yang saya putar berkali-kali apakah ada kalimat bahwa rapat ditutup belum ada, saya membuka ini adalah flashdisk dari persidangan, oleh karena itu karena DPR RI adalah forum terhormat, jika ini adalah suatu yang wasangkam, tolong saya dihormati, kalau ada wasangka dari data yang saya miliki artinya dari persidangan yang tidak betul, ini asli dari persidangan. Ibu Pimpinan, saya sudah menyampaikan
dari jam 22.30 WIB saya ingin interupsi, mohon maaf Ibu tolong hormati saya untuk bicara. 99 kali saya lebih ingin interupsi itu adalah hak anggota diatur dalam Undang-undang, diatur dalam tata tertib, oleh karena itu selain saya menyampaikan pandangan fraksi, ijinkan saya mengklarikasi bahwa belum pernah rapat itu ditutup, yang ada adalah rapat dibawa kepada Paripurna, tapi bukan ditutup, disitu saya menyampaikan dalam forum bahwa rapat Pimpinan meninggalkan tempat dengan sekjen yang tidak ada, oleh sebab itu ini dokumen resmi dari DPR saya dapatkan dari Pimpinan sidang, silakan dibuka, silakan dibuka silakan di copy, kalau tidak benar artinya ini juga tidak benar.
Kemudian yang kedua, tadi saya mendengarkan dari Pimpinan sidang adanya forum lobby, lobby itu belum mengambil keputusan, keputusan ada dalam rapat Paripurna tertinggi sehingga saya anggap forum ini bisa dilakukan pandangan kembali baik fraksi maupun individu hak untuk memilih kalaupun proses kita akan dilakukan, oleh sebab itu ijinkan dalam forum ini bukan mengambil keputusan karena lobby adalah masih jauh dibawah Paripurna. Itu yang saya sampaikan sehingga perlu dibuka Pimpinan, baik atas permintaan teman-teman dan rasa demokrasi, saya serahkan kepada Pimpinan untuk dibuka. Demikian.
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarukatuh.
KETUA RAPAT:
Terima kasih Ibu.
Tadi saya mendengar dari Ibu Sekjen, tolong Ibu Sekjen...(tidak dilanjutkan). Ibu, tadi saya sudah ketok palu 3x, ketok palu itu bukan tutup?, saya sudah ketok palu 3x.
Baik, saya lanjutkan untuk yang paket usulan-usulan. Karena fraksi sudah terbentuk, silakan kepada yang mau menyampaikan, silakan dari Golkar.
F-PG (Dr. ADE KOMARUDIN, M.H.):
FRAKSI PARTAI GOLONGAN KARYA DPR RI.
Perihal : penyampaikan nama calon Pimpinan DPR RI periode 2014-2019 Kepada yang terhormat : Pimpinan Sementara DPR RI.
Menunjuk surat Saudara Pimpinan Sementara tanggal 1 Oktober 2014 perihal permintaan nama calon Pimpinan DPR RI periode 2014-2019 dengan ini kami sampaikan nama calon Pimpinan DPR RI periode 2014-2019 adalah :
1. F-PG untuk Ketua Drs. Setya Novanto
2. F-Gerindra (Wakil Ketua) H. Fadli Zon SS, M.Sc 3. F-Demokrat (Wakil Ketua) Ir. Agus Hermanto, MM 4. F-PAN (Wakil Ketua ) Ir. Taufik Kurniawan, MM 5. F-PKS (Wakil Ketua) Fahri Hamzah, SE
Demikian atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Pimpinan F-PG
Dr. Ade Komarudin, M.H.
KETUA RAPAT:
Terima kasih Pak.
Baik, saya lanjutkan kepada partai yang kedua yaitu Gerindra, silakan.
F-GERINDRA (...) :
FRAKSI PARTAI GERINDRA
Perihal : penyampaikan nama calon Pimpinan DPR RI periode 2014-2019 Kepada yang terhormat : Pimpinan Sementara DPR RI.
Dengan hormat,
Menunjuk surat Saudara Pimpinan Nomor PW/09786/DPR RI/X/2014 per tanggal 1 Oktober 2014 perihal permintaan nama calon Pimpinan DPR RI periode 2014-2019 dengan ini kami Fraksi Partai Demokrat menyampaikan paket nama calon Pimpinan DPR RI periode 2014-2019 adalah :
1. F-PG Ketua Drs. Setya Novanto
2. F-Gerindra (Wakil Ketua) H. Fadli Zon SS, M.Sc 3. F-Demokrat (Wakil Ketua) Ir. Agus Hermanto, MM 4. F-PAN (Wakil Ketua ) Ir. Taufik Kurniawan, MM 5. F-PKS (Wakil Ketua) Fahri Hamzah, S.E.
Demikian surat ini kami sampaikan, kami ucapkan terima kasih.
Pimpinan F-GERINDRA DPR RI
Ketua Sekretaris
H. Ahmad Muzani Fary Djemy Francis, M.A.
KETUA RAPAT:
Baik, saya lanjutkan dengan Fraksi Demokrat. Saya persilakan untuk Fraksi Demokrat.
F-PD (DEDE YUSUF MACAN EFFENDI, ST):
Terima kasih Pimpinan.
Kepada yang terhormat : Pimpinan Sementara DPR RI.
Dengan hormat,
Menunjuk surat Saudara Pimpinan Nomor PW/09786/DPR RI/X/2014 per tanggal 1 Oktober 2014 perihal permintaan nama calon Pimpinan DPR RI periode 2014-2019 dengan ini kami sampaikan nama calon Pimpinan DPR RI periode 2014-2019 adalah sebagai berikut :
1. F-PG Ketua Drs. Setya Novanto
2. F-Gerindra (Wakil Ketua) H. Fadli Zon SS, M.Sc 3. F-Demokrat (Wakil Ketua) Ir. Agus Hermanto, MM 4. F-PAN (Wakil Ketua ) Ir. Taufik Kurniawan, MM 5. F-PKS (Wakil Ketua) Fahri Hamzah, SE
Demikian surat ini kami sampaikan kiranya ditindaklanjuti sebagaimana mestinya, atas perhatiannya kami mengucapkan terima kasih.
Pimpinan
FRAKSI PARTAI DEMOKRAT DPR RI
Ketua Sekretaris
Edhie Baskoro Yudhoyono, B.Com, M.SC Didik Mukrianto, SH
KETUA RAPAT:
Baik, saya lanjutkan kepada Fraksi PKS, silakan. Maaf PAN.
Mohon maaf Bapak, saya tidak mempersilakan Bapak untuk ke mimbar.
F...(...):
Mohon maaf karena adanya kediktatoran didalam sidang Paripurna ini, dan tidak boleh adanya kediktaktoran mayoritas terhadap hasil-hasil sidang, dengan ini partai Kebangkitan Bangsa menyatakan sikap untuk melakukan walk out, dan tidak bertanggung jawab atas seluruh hasil Paripurna yang tidak adil, sekali lagi kami mohon maaf. Terima kasih.
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarukatuh.
PKB dengan ini menyatakan walk out. Terima kasih.
KETUA RAPAT:
Silakan.
Silakan Pak yang dari PAN.
F-PAN (Ir. H. TEGUH JUWARNO, M.Si.):
Maturnuhun Ibu Ketua.
Bismillahirrahmanirrahim.
Bismillahirrahmanirrahim.