4.1 Gambaran Umum
Realisasi APBD provinsi Kalimantan Timur triwulan I-2012 mengalami peningkatan kinerja dibandingkan dengan realisasi APBD pada triwulan I-2011. Secara prosentase, realisasi pendapatan APBD provinsi Kalimantan Timur triwulan I-2012 mengalami peningkatan jika dibandingkan periode yang sama tahun 2011, begitu juga prosentase realisasi belanja yang juga memiliki realisasi diatas prosentase realisasi belanja pada APBD triwulan I-2011.
Realisasi pendapatan APBD Kaltim triwulan I tahun 2012 secara total mencapai Rp. 3,29 trilyun atau secara persentase mencapai 36,21% dari total pendapatan APBD 2012 yang direncanakan di 2012 yaitu sebesar Rp. 9,10 trilyun. Apabila dilihat realisasi tiap komponen pendapatan, realisasi tertinggi dicapai oleh pendapatan transfer dan pendapatan asli daerah dengan nilai masing-masing sebesar Rp. 2,17 trilyun dan Rp. 1,12 trilyun, atau mengalami peningkatan sebesar 107,43% dan 63,56% jika dibandingkan dengan nilai realisasi pendapatan transfer dan pendapatan asli daerah pada APBD Kaltim triwulan I-2011 yang masing-masing sebesar Rp. 1,04 trilyun dan Rp. 0,68 trilyun (Gafik 4.1).
Grafik 4.1 Pendapatan APBD Kaltim Triwulan I
Sumber: Biro Keuangan Pemprov. Kaltim, diolah
Sementara itu realisasi belanja APBD provinsi Kalimantan Timur triwulan I-2012 secara nilai mencapai Rp. 983 milyar atau mengalami peningkatan 57,47% (yoy) dari realisasi belanja APBD Kaltim triwulan I-2011 sebesar Rp. 624 milyar. Apabila dilihat
52 rincian realisasi belanja, nilai realisasi tertinggi dicapai oleh belanja operasi sebesar Rp. 721 milyar atau mengalami peningkatan sebesar 127,72%(yoy) dari belanja operasi pada triwulan 1-2011 yang sebesar Rp. 316 milyar. Sedangkan untuk realisasi belanja modal APBD Kaltim Triwulan I-2012 masih relatif kecil yaitu sebesar Rp. 15,50 milyar, justru mengalami penurunan sebesar 6,65% dari belanja modal pada triwulan 1-2011 yang sebesar Rp. 16 ,61 milyar (Grafik 4.2).
Grafik 4.2 Belanja APBD Kaltim Triwulan I
Sumber: Biro Keuangan Pemprov. Kaltim, diolah
4.2 Pendapatan
Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) APBD Kaltim triwulan I-2012 tercatat sebesar Rp. 1,12 trilyun atau mengalami peningkatan sebesar 63,56% jika dibandingkan realisasi pada triwulan I-2011 yang sebesar Rp. 0,68 trilyun (Tabel 4.1). Dari jumlah tersebut, kontribusi utama berasal dari pendapatan pajak daerah sebesar Rp. 991,28 milyar dengan tingkat prosentase realisasi sebesar 27,86% dari jumlah total pendapatan pajak daerah yang direncanakan pada APBD tahun 2012 yaitu sebesar Rp. 3,55 trilyun. Realisasi pendapatan pajak daerah yang memiliki kontribusi sebesar 88,44% terhadap realisasi pendapatan asli daerah ini mengalami peningkatan realisasi 54,97% dibandingkan periode yang sama tahun 2011 (Grafik 4.3).
Komponen lainnya yang memiliki kontribusi cukup besar terhadap PAD adalah lain-lain PAD yang sah yang berasal dari optimalisasi pemanfaatan dana kas daerah, pendapatan dari denda pajak, denda retribusi dan denda pengembalian, serta pendapatan rumah sakit umum di Samarinda, Balikpapan, dan Tarakan, dengan nilai realisasi sampai dengan triwulan I-2012 sebesar Rp. 124,56 milyar atau 24,69% dari total yang direncanakan pada APBD 2012. Begitu pula realisasi dari retribusi daerah yang terdiri dari retribusi jasa umum dan retribusi jasa usaha dan perijinan memiliki tingkat
53
realisasi yang cukup tinggi sebesar 48,16%. Sedangkan realisasi pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, masih relatif kecil yaitu sebesar 0,09%.
Tabel 4.1 Realisasi Pendapatan APBD Kaltim Triwulan I-2012
Uraian Jumlah (Milyar) /Kurang Lebih Realisasi (%)
Anggaran Realisasi
Pendapatan 9,102.61 3,295.74 (5,806.87) 36.21
Pendapatan Asli Daerah 4,295.80 1,120.89 (3,174.91) 26.09
Pendapatan Pajak Daerah 3,558.50 991.28 (2,567.22) 27.86
Retribusi Daerah 10.09 4.86 (5.23) 48.16
Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yg Dipisahkan 222.69 0.19 (222.50) 0.09
Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yg Sah 504.53 124.56 (379.97) 24.69
Transfer Pemerintah Pusat-Dana Perimbangan 4,795.41 2,171.48 (2,623.93) 45.28
Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak 4,287.27 2,037.33 (2,249.93) 47.52
Dana Alokasi Umum 52.64 17.55 (35.09) 33.33
Dana Alokasi Khusus 34.62 - (34.62) 0.00
Dana Insentif Daerah 18.27 18.27 - 100.00
Dana Penyesuaian dan Otonom Khusus 402.61 98.33 (304.29) 24.42
Lain-Lain Pendapatan Daerah yg Sah 11.40 3.37 (8.03) 29.56
Pendapatan Hibah 11.40 3.37 (8.03) 29.56
Sumber: Biro Keuangan Pemprov.Kaltim, diolah
Grafik 4.3 Realisasi Pendapatan Asli Daerah Kaltim Triwulan I
54 Pencapaian realisasi yang cukup tinggi juga ditunjukkan oleh pendapatan transfer atau dana perimbangan APBD Kaltim di triwulan I-2012 tercatat sebesar Rp. 2,17 trilyun atau secara prosentase realisasi sebesar 45,28% dari total pendapatan transfer.
Realisasi pendapatan transfer atau dana perimbangan ini mayoritas berasal dari komponen dana bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak dengan nilai realisasi Rp. 2,03 trilyun atau memiliki kontribusi sebesar 93,82% terhadap total pendapatan transfer dan 61,82% terhadap total pendapatan APBD triwulan I-2012. Jika dibandingkan dengan nilai realisasi di triwulan 1-2011, realisasi dana bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak di triwulan 1 tahun 2012 meningkat 97,86%(yoy) (Grafik 4.4). Dana bagi hasil dari pertambangan batubara, bagi hasil pertambangan gas bumi, bagi hasil pertambangan minyak bumi, dan iuran-iuran eksplorasi-eksplorasi (royalti) memiliki kontribusi yang sangat dominan pada komponen dana bagi hasil SDA (bagi hasil bukan pajak) APBD Kaltim.
Grafik 4.4 Realisasi Pendapatan Transfer Kaltim Triwulan I
Sumber: Biro Keuangan Pemprov. Kaltim, diolah
4.3 Belanja
Komponen belanja APBD provinsi Kalimantan Timur triwulan I-2012 menunjukkan nilai realisasi mencapai Rp. 983 milyar atau secara prosentase realisasi sebesar 9,36% dari total belanja yang direncanakan pada APBD tahun 2012. Realisasi ini mengalami peningkatan secara nilai jika dibandingkan dengan realisasi belanja pada APBD triwulan I-2011 yang hanya mencapai Rp. 624 milyar. Apabila dilihat rincian realisasi belanja, belanja operasi dan belanja modal sebagai bagian terbesar dari total belanja APBD masih mencapai prosentase realisasi yang cukup rendah masing-masing sebesar 12,11% dan 0,58%, begitu pula belanja transfer yang baru mencapai 13,31% (Tabel 4.2).
Realisasi belanja operasi APBD Kaltim triwulan I-2012 mencapai Rp. 721,06 milyar atau secara prosentase sebesar 12,11% dibandingkan total belanja yang direncanakan di
55
2012 yang sebesar Rp. 5,95 trilyun. Nilai realisasi tersebut mengalami peningkatan 127,72% dibandingkan dengan nilai realisasi belanja operasi pada triwulan I-2011 yang sebesar Rp. 316,64 milyar. Jika dilihat setiap rincian realisasi belanja operasi, jenis belanja bantuan keuangan Provinsi/Kabupaten/Kota memiliki kontribusi realisasi terbesar yaitu 54,11% terhadap total realisasi belanja operasi, dengan nilai realisasi pada triwulan I-2012 sebesar Rp. 390 trilyun atau mencapai 25,38% dari total rencana belanja bantuan keuangan pada APBD Kaltim 2012. Nilai realisasi belanja bantuan keuangan tersebut mengalami peningkatan cukup tinggi 272% dari realisasi belanja bantuan keuangan pada periode yang sama tahun lalu (Grafik 4.5). Belanja pegawai sebagai kontributor nilai realisasi terbesar kedua setelah belanja bantuan keuangan, pada triwulan I-2012 mencapai realisasi sebesar Rp. 169,21 milyar atau secara prosentase realisasi mencapai 13,39% dari total belanja pegawai yang direncanakan pada APBD Kaltim 2012 yang sebesar Rp. 1,26 trilyun.
Tabel 4.2 Realisasi Komponen Belanja APBD Kaltim Triwulan I-2012
Uraian Jumlah (Milyar) /Kurang Lebih Realisasi (%)
Anggaran Realisasi
Belanja 10,502.61 983.00 (9,519.61) 9.36
Belanja Tidak Langsung/Operasi 5,954.70 721.06 (5,233.64) 12.11
Belanja Pegawai 1,263.91 169.21 (1,094.70) 13.39
Belanja Barang dan Jasa 2,296.98 63.50 (2,233.48) 2.76
Belanja Hibah 740.59 98.14 (642.44) 13.25
Belanja Bantuan Sosial 115.78 - (115.78) 0.00
Belanja Bantuan Keu. Prov/Kab/Kota 1,537.44 390.20 (1,147.24) 25.38
Belanja Modal 2,685.94 15.50 (2,670.43) 0.58
Belanja Tidak Terduga 10.00 - (10.00) 0.00
Transfer 1,851.97 246.44 (1,605.53) 13.31
Belanja Bagi Hasil Kepada Prov/Kab/Kota 1,851.97 246.44 (1,605.53) 13.31
56 Grafik 4.5 Realisasi Belanja Operasi Triwulan I
Sumber: Biro Keuangan Pemprov. Kaltim, diolah
Realisasi belanja modal APBD Kaltim triwulan I-2012 memiliki pencapaian realisasi yang masih kecil yaitu sebesar Rp. 15,50 milyar atau secara prosentase sebesar 0,58 %. Belanja jalan, irigasi, dan jaringan yang memiliki share terbesar pada komponen belanja modal masih menunjukkan nilai realisasi yang kecil sebagaimana juga terjadi pada triwulan I-2011. Hal ini dapat mengindikasikan bahwa kegiatan proyek pembangunan infrastruktur di Kaltim pada awal tahun belum menunjukkan peningkatan jika dibandingkan dengan kegiatan proyek pembangunan infrastruktur pada tahun lalu.
57