• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN

B. Hasil Penjelasan Responde

2. Keuangan Internal keluarga Variabel X2

a. Penting Perencanaan Keuangan dalam Kehidupan b. Menabung dan mendepositokan uang Berpengaruh

terhadap kebutuhan lain

c. Harapan Menabuang dan mendepositokan

Y : Investasi Pendidikan Anak

1. Kognitif

a. Pendidikan anak merupakan bagian dari perencanaan investasi

2. Konatif

a. Investasi pada lembaga keuangan, mempengaruhi kebutuhan dan pendidikan sekolah anak

b. Dengan investasi kebutuhan pendidikan anak terpenuhi.

G. Teknik Analisa Data

1. Uji Asumsi Klasik

a. Uji Normalitas

Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel pengganggu atau rasidual memiliki distribusi normal. Jika asumsi ini dilanggar maka uji statistik menjadi tidak valid untuk jumlah sampel kecil. Ada dua cara mendeteksi apakah rasidual berdistribusi normal atau tidak yaitu dengan analisis grafik dan uji statistik.

Cara mengetahui bahwa data yang diambil terdistribusi normal salah satunya dengan menggunakan teknik Kolmogorov- Smirnov. Kurva nilai rasidual terstandarisasi dikatakan menyebar dengan normal apabila nilai Kolmogorov-Smirnov. Kurva Z ≤ Z tabel atau nilai asymp. Sig (2-tailed) > α pada

tabel uji Kolmogorov-Smirnov. b. Uji Multikolinearitas

Uji multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antara variabel bebas (independen). Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi diantara variabel independen sama dengan nol.10

Uji multikolinearitas pada suatu model dapat dilihat dari nilai VIF (Varlance Inflation Factor) tidak lebih dari 10 dan nilai

10 Imam Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS (Semarang: Badan Penerbit

tolerance semakin rendah. Sehingga model dapat dikatakan terbebas dari multikolinearitas.

c. Heteroskedastisitas

Uji Heteroskedastisitas digunakan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidak samaan varian dari pesidual pada suatu pengamatan ke pengamatan lain. Model regresi yang baik adalah tidak terjadi Heteroskedastisitas.

Salah satu untuk melihat adanya masalah Heteroskedastisitas adalah dengan melihat grafik plot dengan nilai preddiksi variabel terikan dengan residualnya. Cara menganalisisnya adalah sebagai berikut:

a. Dengan melihat apakah titik pola tertentu yang teratur seperti gelombang, melebar kemudian menyempit, jika terjadi maka mengindikasikan terdapat Heteroskedastisitas. b. Jika tidak terdapat pola tertentu yang jelas, serta titik-titik

menyebar diatas dan dibawah angka 10 pada sumbu Y maka mengindikasikan tidak terjadi Heteroskedastisitas.

2. Analisis Regresi Linier Berganda

Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis regresi berganda. Regresi linier berganda (multiple Inter regresion) bertujuan menghitung besarnya pengaruh dua atau lebih variabel bebas terhadap satu variabel terikat dan

memprediksi variabel terikat dengan menggunakan atau lebih variabel bebas.11

Perumusan umum dari regresi linear berganda adalah: Y=a+b1x1...bnxn

Dimana:

Y = Investasi Pendidikan Anak a = Konstanta

b = Koefisien Regresi

X1 = Perencanaan Keuangan Lembaga

X2 = Variabel Keuangan Internal Keluarga

a. Koefisien Determinasi (R2)

Uji Koefisien Determinasi berguna untuk mengukur seberapa jauh kemampuan variabel bebas dalam merangkai variabel terikat, yaitu mengetahui seberapa besar kemampuan variabel indevenden (perencanaan keuangan lembaga, keuangan internal keluarga) menjelaskan variabel dependen (investasi pendidikan anak). Namun untuk regresi linear berganda sebaiknya menggunakan R square yang telah disesuaikan atau tertulis Adjusted R square, karena telah disesuaikan dengan jumlah variabel indevenden yang digunakan dalam penelitian.12

11

Ety Rochaety, dkk, Metodologi Penelitian Bisnis Aplikasi: dengan Aplikasi SPSS, (Jakarta: Mitra Wacana Media, 2007), 1, h. 138

12

b. Uji Parsial (t)

Uji parsial bertujuan mengetahui besarnya pengaruh masing- masing variabel independen secara individual (parsial) terhadap variabel dependen.

Uji t digunakan untuk mengetahui pengaruh secara parsial variabel independen (perencanaan keuangan lembaga dan keuangan internal keluarga) terhadap variabel dependen (investasi pendidikan anak).

H. Hipotesa

a. Hipotesis Pertama

H01 : Perencanaan keluarga tidak berpengaruh nyata terhadap

investasi pendidikan anak

Ha1 : Perencanaan keuangan lembaga berpengaruh nyata terhadap

investasi pendidikan anak b. Hipotesis Kedua

H02 : Keuangan internal keluarga tidak berpengaruh nyata terhadap

investasi pendidikan anak

Ha2 : Keuangan internal keluarga berpengaruh nyata terhadap

investasi pendidikan anak c. Uji Simultan (F)

Uji setatistik F digunakan untuk mencari apakah semua variabel

berpengaruh terhadap variabel dependen.13 Untuk menguji apakah model regresi tersebut sudah benar dan layak maka dilakukan pengujian hubungan secara bersama-sama antara variabel perencanaan keuangan lembaga (X1) dan variabel keuangan internal keluarga (X2) terhadap

investasi pendidikan anak. Untuk menentukan pengaruh secara simultan maka dibuat hipotesis sebagai berikut :

a. Hipotesis Ketiga

H03 : Perencanaan keuangan lembaga dan keuangan internal

keluarga tidak berpengaruh secara simultan terhadap investasi pendidikan anak

Ha3 : Perencanaan keuangan lembaga dan keuangan internal

keluarga berpengaruh secara simultan investasi pendidikan anak.

13

Duwi Priyanto, Paham Analisa Statistik Data dengan SPSS, (Yogyakarta: Mediakom, 2011) h. 67.

HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN

A. Gambaran Umum Obyek Penelitian

Sampel pada skripsi ini berjumlah 100 responden. Responden merupakan kepala ruamh tangga dan ibu rumah tangga yang berdomisli di Kelurahan Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan. Berdasarkan data yang penulis peroleh terdapat 6.143 kepala keluarga yang sebagian besar masyarakatnya berpropesi sebagai pegawai swasta yang berjumlah 2.551 jiwa, petani sebesar 55 jiwa, pedagang sebesar 527 jiwa, lain- lain/buruh sebesar 201 jiwa, sedangkan yang berpropesi sebagai PNS/TNI/PORLI sebesar 294 jiwa, dengan populasi yang cukup besar yaitu sebanyak 12.402 jiwa yang telah wajib memiliki KTP.

Sarana dan prasarana di Kelurahan ini pun sudah memadai. Akses ke lembaga keuangan pun tidaklah sulit. Terdapat lembaga keuangan seperti Bank Syariah yang belum lama berdiri di Kelurahan ini, yaitu Bnak Mandiri Syariah. Namun akses ke lembaga keuangan lainnya masih bias dijangkau kerena jaraknya sangat berdekatan dan masih dalam lingkup satu kecamatan, yaitu Serpong Utara.

1. Karakteristik Profil Responden

Karakterististik responden menjelaskan gambaran dari hasil penelitian yang didapat melalui angket/kuesioner yang penulis sajikan dalam bentuk yang dinyatakan dalam prosentase. Dari 100 responden yang memberikan jawaban atas pertyanyaan diketahui perbedaan karakteristik antar responden satu dengan yang lain. Perbedaan ini meliputi jenis kelamin, agama, usia, pendidikan terakhir, pekerjaan, dan pendapatan perbulan, perencanaan keuangan, serta produk investasi yang digunakan dalam perencanaan keuangan keluarga.

Jenis kelamin jumlah %

Pria 76 76%

Wanita 24 24%

Total 100 100%

Responden berdasrkan agama

Agama Jumlah % Islam 87 87% Keristen 9 9% Hindu 2 2% Budha 2 2% Tidak beragama Total 100 100%

Responden berdasrkan usia

Usia Jumlah % 20 – 30 tahun 55 55% 30 – 40 tahun 40 40% 40 – 45 tahun 4 4% 45 – 50 tahun 1 1% Total 100 100%

Responden berdasrkan Pendidikan terakhir

Pendidikan Jumlah % SD 14 14% SMP/MTS/Paket B 16 16% SMA/MA/SMK/Paket C 27 27% S1 42 42% Total 100 100%

Responden berdasarkan Pekerjaan

Pekerjaan jumlah %

Pengajar 3 3%

Pegawai Negeri Sipil 17 17%

Pengusaha 27 27%

Kariawan swasta 53 53%

Pendapatan Jumlah % Rp < 1.000.000 – Rp2.000.000 2 2% Rp 2.000.000 – Rp 3.000.000 22 22% Rp 3.000.000 – Rp 4.000.000 35 35% Rp 4.000.000 – Rp 5.000.000 41 41% Rp > 5.000.000 3 3% Total 100 100%

B. Hasil Penjelasan Responde

Berikut ini adalah beberapa hasil penyebaran kuisioner tentang pengaruh perencanaan keuangan terhadap investasi pendidikan anak.

1. Pengaruh perencanaan keuangan kepada lembaga Variabel X1

Gambar 1.1.1

Sumber : Data primer yang diolah

Berdasarkan Gambar 1.1.1 menerangkan bahwa dari 100 responden dari pertanyaan mengetahui produk yang ada pada lembaga keuangan, 9 orang responden atau setara dengan 9% mengatakan cukup mengetahui, 41 orang responden atau setara dengan 41% mengatakan mengetahui dan 50 orang responden atau setara dengan 50% mengatakan sangat mengetahui artinya dari pertanyaan responden mengetahui produk yang ada pada lembaga keuangan sangat mempengaruhi terhadap investasi pendidikan anak.

9

41 50

Cukup mengetahui Mengetahui Sangat mengetahui

Mengetahui produk yang ada pada lembaga keuangan

Sumber : Data primer yang diolah

Dari Gambar 1.1.2 menerangkan mengetahui manfaat apa yang ada dalm lembaga keuangan, 10 responden atau setara dengan 10% mengatakan cukup mengetahui, 41 responden atau setara dengan 41% mengatakan mengetahui dan 49 responden atau setara dengan 49% mengatakan sangat mengetahui dari penjelasan responden dengan pertanyaan mengetahui manfaat apa yang ada pada lembaga keuangan mereka sangat mengetahuinya artinya pengetahuan manfaat lembaga sangat mempengaruhi kebutuhan investasi pendidikan anak

Gambar 1.1.3

Sumber : Data primer yang diolah

Cukup mengetahui Mengetahui Sangat mengetagui 10 41 49

Mengetahui manfaat apa yang ada pada lembaga keuangan Series1 Cukup mengerti Mengerti Sangat mengerti 2 45 53

Mengerti jika ada lembaga keuangan yang memeperkenalkan produk melalui media televisi

dan surat kabar

memeperkenalkan produk melalui media televisi dan surat kabar, 2 oranga responden atau setara dengan 2% mengatakan cukup mengetahui, 45 orang responden atau setara dengan 45% mengatakan mengerti dan 53 responden atau setara dengan 53%. Artinya bahwa mengertinya responden dengan imformasi lembaga keuangan melalui televise atau surat kabar sangat mempengaruhi investasi pendidikan anak, karena dari sumber imformasi yang responden sudah mengerti tidak perlu mempertimbangkan nya lagi untuk pengaturan atau tujuan untuk kebutuhan investasi pendidikan anak.

Gambar 1.1.4

Sumber : Data primer yang diolah

Dari gambar 1.1.4 menerangkan produk yang ditawarkan oleh lembaga keuangan bisa membantu dalam perencanaan keuangan, 7 orang responden atau setara dengan 7% mengatakan tidak membantu, 59 orang responden atau setara denagan 59% mengatakan cukup membantu, 33 orang responden atau setara dengan 33% mengatakan membatu dan 1 orang reasponden atau setara dengan dengan 1% mengatakan sangat membantu dan dapat disimpulkan bahwa produk yang ditawarkan oleh lembaga keuangan bisa membantu dalm perencanaan keuangan. Artinya produk yang ditawarkan lembaga keuangan sangat mempengaruhi investasi pendidikan anak-anak responden di kelurahan pakujaya.

Tidak membantu Cukup membantu Membantu Sangat membantu 7 59 33 1

Produk yang ditawarkan oleh lembaga keuangan bisa membantu dalm perencanaan keuangan

Sumber : Data primer yang diolah

Dari gambar 1.1.5 menerangkan produk yang ditawarkan lembaga keuangan, yang bisa membantu perencanaan keuangan, 6 orang responden atau setara dengan 6% mengatakan produk lembaga keuangan yang yang bisa membatu perencanaan keuangan yaitu asuransi, 50 orang responden atau setara dengan 50% mengatakan bahwa produk yang ditawarkan lembaga keuangan tabungan dan depositu yng bisa membantu perencanaan keuangan, 44 orang responden atau setara dengan 44% mengatakan produk yang ditawarkan lembaga keuangan tabungan haji dan umroh, Artinya semua produk yang ditawarkan lembaga keuangan sangat membatu perencanaan keuangan responden dan dapat disimpulkan bahwa prodak yang ditawarkan lembga keuangan sangan mempengaruhi investasi pendidikan anak di msyarakat paku jaya.

Penjelasan pengaruh perencanaan keuangan lembaga kepada investasi pendidikan anak ialah sangat mempengaruhi dari 100 responden yang di ajukan pertanyaan dengan bentuk kuisioner jawaban responden terhadap partanyaan-pertanyaan tentang pengaruh perencanaan keuangan lembaga sangat mendukung dari jawaban- jawaban responden artinya

6

50

44

Produk yang ditawarkan lembaga keuangan, yang bisa membantu perencanaan keuangan

masyarakat kelurahan paku jaya.

2. Keuangan Internal keluarga Variabel X2

Gambar 2.2.1

Sumber : Data primer yang diolah

Dari gambar 2.2.1 menerangkan sepberapa penting perencanaan keuangan dalam kehidupan anda, 10 orang responden atau setara dengan 10% mengatakan cukup penting, 33 orang reponden atau setara dengan 33% mengatakan sangat penting dan 57 orang responden atau setara dengan 57% mengatakan penting. Artinya dapat di simpulkan perencanaan keuangan keluarga sangat mempengaruhi kebutuhan innvestasi pendidikan anak di masyarakat kelurahan paku jaya.

Gambar 2.2.2

Sumber : Data primer yang diolah

Cukup penting 10% Penting 57% Sangat penting 33%

Seberapa penting perencanaan keuangan dalm kehidupan anda

3%

42% 55%

Apakah anda puas dengan pelayanan produk yang ditawarkan oleh lembaga keuangan

ditawarkan oleh lembaga keuangan, 3 orang responden atau setara dengan 3% mengatakat puas, 42 orang responden atau setara dengan 42% mengatakan cukup puas dan 55 orang responden atau setara dengan 55 % mengatakan sangat puas. Artinya dapat disimpulka bahwa bahwa responden sangat puas dengan produk yang ditawarkan oleh lembaga keuangan untuk kepentingan keuangan internar keluarga dan sekaligus mempengaruhi investasi pendidikan anak di masyarakat kelurahan paku jaya.

Gambar 2.2.3

Sumber : Data primer yang diolah

Dari gambar 2.2.3 menerangkan mengerti cara menabung dan mendepositokan uang pada lembaga keuangan, 4 orang responden atau setara dengan 4% mengatakan tidak mengerti, 13 orang responden atau setara dengan 13% mengatakan cukup mengerti, 19 orang responden atau setara dengan 19% mengatakan mengerti dan 64 orang responden atau setara dengan 64% mengatakan sangat mengerti. Artinya responden lebibih banyak mengerti menabung dan mendepositokan ungannya kepada lembaga keuangan dan dapat disimpulkan dari dapat mengarti menabung dan mendepositokan uang sangat mempengaruhi investasi pendidikan anak dilihar dari dalm mengatur keamanan dan keuntungan untuk keperluan investasi pendidikan anak di masyarakat kelurahan paku jaya.

4% 13%

64%

19% 83%

Apakah anda mengerti cara menabung dan mendepositokan uang anda pada lembaga

keuangan

Tidak mengerti Cukup mengarti Mengerti Sangat mengerti

Sumber : Data primer yang diolah

Dari gambar 2.2.4 menerangkan menabung dan mendepositokan uang pada lembaga keuangan, berpengaruh terhadap kebutuhan yang lain, 15 orang responden atau setara dengan 15% mengatakan cukup berpengaruh, 29 orang responden atau setara dengan 29% mengatakan sangat berpengaruh dan 56 orang responden atau setara dengan 56% mengatakan berpengaruh. Artinya bahwa menabung dan mendepositokan uang sangat berpengaruh terhadap kebutuhan lain dan dapat disimpulkan pada saat menabung dan mendepositokan uang kelembaga mempengaruhi investasi pendidikan anak di masyarakat kelurahan paku jaya.

Gambar 2.2.5

Sumber : Data primer yang diolah

Dari gambar 2.2.5 menerangkan tujuan lain apa yang diharapkan dari uang tabungan dan deposito, 3 orang responden atau setara dengan 3% mengatakan bayar arisan, 24 orang

Cukup berpengaru h 15% Berpengaru h 56% Sangat berpengaru h 29%

dengan menabung dan mendepositokan uang pada lembaga keuangan, berpengeruh terhadap

kebutuhan yang lain

3% 24% 73%

Tujuan lain apakah yang anda harapkan dari uang tabungan dan deposito anda

atau setara dengan 73% mengatakan bayar pendidikan anak. Artinya bahwa dari jawaban responden lebih banyak menyatakan untuk keperluan pendidikan anak dan dapat disimpulkan lebih berpengaruh untuk investasi pendidikan anak di masyarakat kelurahan paku jaya.

Gambar 2.2.6

Sumber : Data primer yang diolah

Dari gambar 2.2.6 menerangkan seberapa paham memahami produk lembaga keuangan, 11 orang responden atau setara dengan 11% mengatakan cukup paham, 38 orang responden atau setara dengan 38% mengatakan sangat pahan dan 51 orang responden atau setara dengan 51% mengatakan paham. Artinya bahwa para responden sangat pahan dengan produk lembaga keuangan dapat disimpulkan keuangan internal keluarga cukup memadai dengan pahamnya dalm mengenal produk lembagakeuangan dan dengan memahaminya sangat berpengaruh untuk investasi pendidikan anak dan kebutuhan lainnya.

Cukup paham 11% Paham 51% Sangat Paham 38%

Seberapa paham anda memahami produk pada lembaga keuangan

Sumber : Data primer yang diolah

Dari gambar 2.2.7 menerangkan jenis asuransi yang dipilih menjadi bagian perencanaan keuangan keluarga, 5 orang responden atau setara dengan 5% mengatakan untuk kendaraan, 37 orang responden atau setara dengan 37% mengatakan untuk pendidikan dan 58 orang responden atau setara dengan 58% mengatakan untuk kesehatan. Artinya bahwa jenis asuransi berpengaruh untuk keuangan internalkeluarga untuk mempengaruhi investasi pendidikan anak dan dapat disimpulkan menggunakan asuransi sangat mempengaruhi investasi pendidikan anak di masyarakat keluran paku jaya.

Gambar 2.2.8

Sumber : Data primer yang diolah

Dari gambar 2.2.8 menerangkan jika asuransi yang anda punya ternyata tidak bisa memberikan manfaat sesuai harapan, 1 orang responden atau setara dengan 1% mengatakan siap, 45 orang responden atau setara dengan 45% mengatakan sangat siap dan 54 orang

Kendaraan 5% Kesehatan 58% Pendidikan 37%

Jenis asuransi apa yang anda pilih untuk menjadi bagian dari perencanaan keuangan anda

1%

54% 45%

jika asuransi yang anda punya ternyata tidak bisa memberikan manfaat sesuai harapan

sangat siap apabila jenis asuransi yang mereka punya apabila tidak bisa memberikan manfaat terhadap keperluan keuangan internal keluarga dan dapat disimpulkan bahwa jenis asuransi yang dimilikinya sangat mempengaruhi untuk investasi pendidikan anak, dikarnakan asuransi yang mereka miliki tidak jadi masalah apabila tidak sesuai harapan.

Penjelasan keuangan internal keluarga terhadap investasi pendidikan anak ialah sangan mempengaruhi karena keuangan internal keluarga untuk memenuhi kebutuhan investasi pendidikan anak dan bukan hanya semata-mata untuk keperluan yang lain saja, artinya cara pengaturan keuangan keluarga masyarakat kelurahan paku jaya terhada investasi pendidikan anak sangat baik bisa diliat tidak takut dan sangat siap dalam menghadapi resiko untuk semuanya dan itu dilakukan demi investasi pendidikan anak-anak nya.

3. Investasi Pendidikan Anak Variabel Y

Dokumen terkait