• Tidak ada hasil yang ditemukan

2011 Key Achievements

Dalam dokumen bni ar 2011 th (Halaman 149-151)

Pencapaian-pencapaian Penting 2011

Secara umum program-program Teknologi Informasi pada tahun 2011 berjalan sesuai jadwal, yaitu antara lain Implementasi PSAK 50/55, BNI Contact Center/Phone Banking baru, KSEI – Bank Pembayar, KSEI – Pemisahan Dana, Wealth Management System, peningkatan sistem

Trade Finance (Collection & Financing), sistem Dana Pensiun baru, sistem E-Recruitment, Top Up ATM Prepaid, Jamsostek Inquiry, peningkatan fitur SMS Banking dan

Internet Banking, serta Implementasi Video Conference ke segenap cabang. Berdasarkan Survai Kepuasan Pengguna atas aplikasi dan infrastruktur yang disediakan, Teknologi Informasi mampu mempertahankan tingkat kepuasan pengguna pada level memuaskan. Di tahun 2011 Teknologi Informasi mampu mencapai tingkat penyelesaian proyek lebih baik dari target yang telah ditetapkan.

Pengembangan platform e-channel terus dilakukan sehingga dapat terus memberikan pelayanan yang aman, cepat dan nyaman bagi nasabah. Sebanyak lebih dari 1.200 mesin ATM dan CDM (Cash Deposit Machine) baru telah dipasang di tahun 2011, memperkuat jaringan ATM BNI yang mencapai jumlah 6.227 unit ATM dan CDM di akhir tahun tersebut. BNI juga didukung oleh lebih dari 23.000 ATM Link serta lebih dari 34.000 ATM Bersama yang tersebar di seluruh Indonesia, sehingga nasabah BNI dapat melakukan transaksi ATM dengan bank-bank yang tergabung dalam kedua jaringan ATM tersebut.

Pengembangan fitur-fitur layanan ATM pada tahun 2011 antara lain adalah penambahan fitur kas cepat yaitu pengambilan uang tunai dengan cepat tanpa mencetak bukti transaksi, serta perluasan fitur top-up listrik prabayar Perusahaan Listrik Negara. Untuk layanan SMS Banking, nasabah kini dapat dengan mudah melakukan transaksi melalui menu SMS BNI. Keamanan transaksi juga telah ditingkatkan melalui fitur transfer dengan konfirmasi, penggunaan PIN 6-digit, dan fitur PIN Challenge, dimana sistem secara otomatis meminta bagian acak dari PIN nasabah untuk menurunkan risiko bocornya kerahasiaan PIN.

Untuk keamanan dan kelancaran sistem pembayaran sekolah/universitas dilakukan penyempurnaan dimana apabila sebelumnya dilakukan melalui dua pilihan yakni

for the implementation of Basel 2 risk management system, and to adjust IT systems with the provisions of the external parties such as Visa, Master, and Bank Indonesia. Steps were also taken to improve and maintain the certification of quality management system ISO 9001:2000 and fulfill the principle of ISO 27001 on the management of information technology security. The Ministry of State-Owned Enterprises acknowledges the reliability of BNI’s information technology governance systems with the IT Governance Award for BNI in 2011.

2011 Key Achievements

Generally, the programs of Information Technology in 2011 have been performed on schedule, such as Implementation of PSAK 50/55, BNI Contact Center/ New Phone Banking, KSEI – Payment Bank, KSEI – Fund Separation, Wealth Management System, Trade Finance (Collection & Financing) System enhancement, new Pension Fund system, E-Recruitment System, Prepaid Top Up via ATM, Balance Inquiry for Jamsostek, SMS banking and Internet Banking enhancement, and Video Conference implementation to branches. Based on a User Satisfaction Survey on the available application and infrastructure, Information Technology is able to maintain level of satisfaction of users at a satisfactory level. In 2011, Information Technology was able to deliver completed projects ahead of target.

The development of the e-channel platform continues to be conducted in order to provide secure, fast and convenient service for customers. Over 1,200 new ATM and CDM units have been installed during 2011, strengthening BNI’s ATM network of 6,227 units of ATMs and CDMs by the end of the year. BNI is also supported by over 23,000 ATM Link and over 34,000 ATM Bersama located throughout Indonesia, so that BNI customers may conduct ATM transactions with member banks in both ATM networks.

Development of ATM service features in 2011 among others are the addition of quick cash feature that enables customers to withdraw cash quickly without printing a transaction receipt, as well as the expansion of PLN prepaid electricity top-up. For the SMS Banking service, customers may now conduct transaction easily through the SMS BNI menu. Transaction security has been improved through the feature of transfer with confirmation, a 6-digit PIN, and the PIN Challenge feature, where the system will automatically request random parts of customer’s PIN to reduce the risk of PIN frauds.

The Student Payment Center system was also improved in terms of security and smooth operation. Previously, payment was done through two options, either a direct

BNI ฀ ฀ ฀

146

koneksi sistem nasabah langsung ke sistem BNI (Host to Host ) atau penyampaian data nasabah melalui cabang BNI (Point to Host), maka saat ini bisa dilakukan secara hibrid yakni penyampaian data melalui sistem nasabah maupun melalui cabang BNI. Dengan solusi ini, biaya koneksi bisa lebih murah dengan kemampuan pengiriman data yang lebih tinggi.

Dengan PT Pos Indonesia, BNI melanjutkan kerja sama dengan terus menambah channelagent pembayaran untuk melakukan transaksi pengiriman uang, dimana agen pembayaran dapat menggunakan pengiriman uang melalui Internet Banking BNI sebagai portal. BNI juga menyediakan Portal Perdagangan Pintar yang digunakan untuk transaksi pembiayaan perdagangan seperti surat kredit berdokumen, jaminan bank, dan lain-lain secara online.

Komitmen BNI dalam pengembangan jaringan perbankan elektronik nampak dengan meningkatnya pertumbuhan kegiatan transaksi melalui e-channel dari tahun ke tahun, yaitu pertumbuhan sebesar 15,4% di 2009, 18,0% di 2010, dan 19,6% di 2011.

Untuk meningkatkan efektivitas proses pengambilan keputusan, Teknologi Informasi memberikan dukungan pada aktivitas-aktivitas laporan perkiraan kas,

proyeksi kas, sistem pengukuran kinerja, penilaian pengelolaan informasi keuangan, integrasi data nasabah, pengelolaan hubungan nasabah, dan sistem pengelolaan risiko.

Pengembangan berbagai fitur berbasis teknologi yang lain juga dilakukan di tahun 2011, baik untuk mendukung pertumbuhan dana pihak ketiga maupun meningkatkan pendapatan fee-based.

Di sektor pendidikan, program Pusat Pembayaran Mahasiswa terus dikembangkan dengan menambah fitur dan jumlah universitas/institusi pendidikan yang bekerja sama di bidang pembayaran biaya pendidikan ataupun biaya seleksi penerimaan mahasiswa baru. Pusat Pembayaran Mahasiswa ini didukung dengan peningkatan arsitektur interkoneksi secara Host to Host antara Bank dengan institusi pendidikan.

BNI juga melakukan kerja sama dengan Pertamina dengan mendukung program Penagihan Otomatis Pertamina, yang ditujukan untuk mengurangi pekerjaan manual, dan pada akhirnya mengurangi kesalahan manusia khususnya dalam proses penerimaan pembayaran produk-produk Pertamina dari pelanggan.

Bagi para nasabah korporasi, BNI menawarkan berbagai kemudahan transaksi berbasis Teknologi untuk memenuhi kebutuhan menejemen dengan mengembangkan rekonsiliasi enterprise, implementasi

system connection from the customer to BNI’s system (Host to Host), or submission of customer’s data through BNI branch network (Point to Host). Currently, it can be done by submitting data through customers’ system or BNI branches (hybrid). With this solution, connection fees were reduced while increasing the capability of data transmission.

BNI also continued to cooperate with PT Pos Indonesia by adding more payment agent channels to conduct remittance transactions, where the payment agent can conduct the transaction by using BNI Internet Banking as the portal. BNI also provides the Smart Trading Portal to facilitate online processing for trade finance transactions such as Letter of Credit (L/C), bank guarantee, and other trade finance services.

BNI’s commitment to the development of its electronic banking network is shown in the increase of e-channel transaction activities from year to year, with growth of 15.4% in 2009, 18.0% in 2010, and 19.6% in 2011.

To improve the effectiveness of decision making process, Information Technology provides support for cash forecast and cash projection reporting, performance measurement system, financial information management assessment, integration of customer data, customer relation management, and risk management system.

The development of other technology-based features was also done in 2011, both to support the growth of third party funds and to increase fee-based revenues.

In the education sector, the Student Payment Center program continues to be developed by adding features and expanding the number of educational institution/ university that use the system for the payment of tuition fees or admission fees. The Student Payment Center is supported with enhanced interconnection architecture using a Host-to-Host system between BNI and the client institution.

BNI has also cooperated with Pertamina in Pertamina’s Automatic Billing program, intended to reduce manual work and, eventually, to reduce human errors in the process of payment for Pertamina’s products by the customers.

For corporate customers, BNI offers the convenience of various technology-based transaction services to support management needs, through the development of enterprise reconciliation, implementation of SWIFT ฀

Financial Review Business Review Functional Review Corporate Social Responsibility Good Corporate Governance Corporate Data

Integrator Aplikasi Enterprise SWIFT, implementasi Gateway Aliansi SWIFT, otomatisasi transaksi restocking

dan acquirer, RTGS Bulk, otomatisasi transaksi retur kliring dan penerbitan jaminan bank termasuk pengembangan aplikasi pengelolaan risiko pasar. Untuk mendukung kebijakan Bank Indonesia guna mencegah praktik pencucian uang dan pendanaan terorisme, pengembangan implementasi penyaringan transaksi yang dilarang dilakukan melalui SWIFT. Dengan penyaringan ini, transaksi yang termasuk daftar hitam tidak dapat dilakukan.

Untuk memenuhi tuntutan atas sistem yang handal yang beroperasi selama 7x24 jam, BNI meneruskan pengembangan di sektor infrastruktur teknologi, baik melalui proses penyempurnaan sistem yang berkesinambungan, maupun investasi di bidang piranti keras jaringan dan fasilitas DRC. Dalam rangka mencapai target efisiensi operasional, BNI telah melakukan berbagai upaya peningkatan efisiensi sistem, standarisasi teknologi, serta pengalihan DRC sesuai peraturan Bank Indonesia dalam hal kesiapan menghadapi bencana. Kemampuan dan kekuatan teknologi terus ditingkatkan dengan meningkatkan kemampuan dan kinerja aplikasi perbankan internet, perbankan SMS, dan server pengaman transaksi

e-channel.

Di tahun 2011 juga dilakukan peningkatan ketersediaan untuk akses internet, baik untuk transaksi maupun non-transaksi dengan menggunakan beberapa penyedia komunikasi yang berbeda dengan konfigurasi saling mendukung. Kenyamanan layanan juga didukung oleh penambahan jaringan internet internasional sebesar 10 megabit menjadi total 88 megabit, dan jaringan internet lokal sebesar 100 megabit menjadi total 500 megabit untuk mendukung kinerja perbankan internet. Selain itu, BNI juga terus melakukan peningkatan bandwidth di beberapa jaringan cabang baik dalam maupun luar negeri serta melakukan migrasi aplikasi rekonsiliasi ke platform

yang lebih handal.

Dalam dokumen bni ar 2011 th (Halaman 149-151)

Dokumen terkait