• Tidak ada hasil yang ditemukan

kimia yang lain meliputi gula, protein, dan resin (Hutapea, 2000)

Dalam dokumen Kelompok 2_usada Bali (Halaman 42-53)

Khasiat : mengobati perut si anak terasa panas dan muntah-muntah pada anak (Suwidja,1991)

10. Bawang Putih (Garlic)

Khasiat Secara Empiris : Menurunkan kadar kolesterol darah, anti agregasi  platelet, antiinflamasi, menghambat sintesis kolesterol, antibakteri,

antifungi, antikanker, antiviral, dan antispasmodik (Annisa, 2008).

Efek Klinis/Preklinis : Berdasarkan suatu penelitian, bawang putih memiliki efek sebagai antioksidas. Namun, penelitian tersebut baru mencapai tahap uji preklinis pada tikus (Gorinstein, 2006).

11. Cempaka Kuning (Chempaka)

Khasiat Secara Empiris Cempaka umumnya digunakan sebagai diuretik dan ekspektoran. Daunnya digunakan untuk pengobatan batu ginjal, mulas, dan napas/mulut bau. Kulit kayu digunakan untuk pengobatan demam dan haid tidak teratur. Bunganya dapat dipakai untuk aroma perawatan rambut. Adanya senyawa bioaktif seskuiterpen lakton (termasuk ke dalam senyawa terpenoid) yang terkandung di dalam ekstrak daun cempaka kemungkinan  besar mengakibatkan terjadinya penghambatan pertumbuhan jamur

Efek Klinis/Preklinis Berdasarkan suatu penelitian, cempaka kuninga memiliki efek menyembuhkan luka. Namun, penelitian tersebut  baru mencapai tahap uji preklinis pada tikus (Dwajani, 2009).

12. Dadap Serep ( Ethyrina miq)

Khasiat Secara Empiris Daun tanaman ini digunakan untuk mengobati demam, pelancar ASI, sariawan perut, mencegah keguguran (obat luar),  perdarahan bagian dalam, dan sakit perut. Sedangkan, kulit kayunya

digunakan untuk mengobati batuk dan sariawan perut (Gunawan, 1993).

Efek Klinis/Preklinis Belum ditemukan hasil penelitian mengenai efek farmakologi dari tanaman ini, baik secara preklinis maupun secara klinis. 13. Daun Siris ( Piper bettle)

Sirih adalah merupakan tanaman asli Indonesia yang tumbuh merambat atau bersandar pada batang pohon lain. Sebagai budaya daun dan buahnya  biasa dikunyah bersama gambir, pinang, tembakau dan kapur.  Namun

mengunyah sirih telah dikaitkan dengan penyakit kanker mulut dan  pembentukan squamous cellcarcinoma yang bersifat malignan.  Juga kapurnya mebuat pengerutan gusi (periodentitis) yang dapat membuat gigi tanggal, walaupun daun sirihnya yang mengandung antiseptik mencegah gigi berlubang.

Minyak atsiri dari daun sirih mengandung minyak terbang (betIephenol), seskuiterpen, pati, diatase, gula dan zat samak dan kavikol yang memiliki daya mematikan kuman, antioksidasi dan fungisida, anti jamur.Sirih  berkhasiat menghilangkan bau badan yang ditimbulkan bakteri dan cendawan.Daun sirih juga bersifat menahan perdarahan, menyembuhkan luka pada kulit,  dan gangguan saluran pencernaan.Selain itu juga bersifat mengerutkan, mengeluarkan dahak, meluruhkan ludah, hemostatik, dan menghentikan perdarahan. Biasanya untuk obat hidung berdarah, dipakai 2 lembar daun segar Piper betle, dicuci, digulung kemudian dimasukkan ke dalam lubang hidung. Selain itu, kandungan bahan aktif fenol dan kavikol daun sirih hutan juga dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati untuk mengendalikan hama penghisap.

14. Daun sirsak

Daun sirsak ternyata mengandung banyak manfaat untuk bahan  pengobatan herbal, dan untuk menjaga kondisi tubuh. Dibalik manfaatnya

tersebut ternyata tak lepas dari kandungannya yang banyak mengandung acetogenins, annocatacin, annocatalin,

annohexocin, annonacin, annomuricin, anomurine, anonol, caclourine, gent isicacid, gigantetronin, linoleic acid, muricapentocin. Kandungan senyawa ini merupakan senyawa yang banyak sekali manfaatnya bagi tubuh, bisa sebagai obat penyakit atau untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Manfaat daun sirsak ternyata 10.000 kali lebih kuat kandungan dan kemampuannya dari kemoterapi dalam mengobati kanker.Ini berdasarkan dari penelitian yang telah dilakukan, pada masyarakat kuno daun sirsak sudah diketahui manfaatnya dan banyak diguinakan untuk mengobati  penyakit.Sekitar tahun 1965,  berbagai studi para ilmuwan membuktikan ekstrak daun sirsak memiliki khasiat yang lebih baik dari kemoterapi,  bahkan ekstrak tersebut bisa memperlambat pertumbuhan kanker.Pada tahun 1976, National Cancer Institute telah melakukan penelitian ilmiah dan hasilnya menyatakan batang dan daun sirsak efektif menyerang dan menghancurkan sel-sel kanker.Ini karena kandungannya yang sangat tinggi senyawa proaktif bagi tubuh, ini jarang ditemukan pada buah lainnya

15. Sambiloto

Sambiloto merupakan tumbuhan berkhasiat obat berupa terna tegak yang tingginya bisa mencapai 90 sentimeter.Asalnya diduga dari Asia tropika.Penyebarannya dari India meluas ke selatan sampai di Siam, ke timur sampai semenanjung Malaya, kemudian ditemukan Jawa.Tumbuh  baik di dataran rendah sampai ketinggian 700 meter dari permukaan laut.Sambiloto dapat tumbuh baik pada curah hujan 2000-3000 mm/tahun dan suhu udara 25-32 derajat Celcius.Kelembaban yang dibutuhkan termasuk sedang, yaitu 70-90% dengan penyinaran agak lama.

Tanaman sambiloto digunakan untuk mencegah pembentukan radang, memperlancar air seni (diuretika), menurunkan panas badan (antipiretika), obat sakit perut, kencing manis, dan terkena racun. kandungan senyawa kalium memberikan khasiat menurunkan tekanan darah. Hasil percobaan farmakologi menunjukkan bahwa air rebusan daun sambiloto 10% dengan takaran 0.3 ml/kg berat badan dapat memberikan penurunan kadar gula darah yang sebanding dengan pemberian suspensi glibenclamid.[3] Selain

itu, daun Sambiloto juga dipercaya bisa digunakan sebagai obat penyakit tifus dengan cara mengambil 10-15 daun yang direbus sampai mendidih dan diminum air rebusannya.

16. Papaya

Pepaya (Carica papaya L.), atau betik adalah tumbuhan yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari  Amerika Selatan,  dan kini menyebar luas dan banyak ditanam di seluruh daerah tropis untuk diambil buahnya. C. papaya adalah satu-satunya jenis dalam genus Carica.

Manfaat buah pepaya: Pepaya memiliki manfaat yang banyak karena  pepaya banyak mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan mata,  pepaya juga memperlancar pencernaan bagi yang sulit buang air besar. Di  beberapa tempat buah pepaya setengah matang dijadikan rujak buah manis  bersama dengan buah bengkoan, nanas, apel, belimbing, jambu air. Getah  buah pepaya juga tergolong mahal karena getah pepaya bida diolah menjadi tepung papain yang berguna bagi kebutuhan rumah tangga dan industri.Pada pengobatang herbal pepaya dapat mencegah kanker, sembelit, kesehatan mata.

17. Mengkudu

atau keumeudee (Aceh);  pace, kemudu, kudu (Jawa); cangkudu (Sunda); k  odhuk (Madura); tibah(Bali)  berasal daerah Asia Tenggara, tergolong dalam famili Rubiaceae.  Nama lain untuk tanaman ini adalah noni (Hawaii), nono(Tahiti), nonu (Tonga), ungcoikan (Myanmar) dan ach (Hindi). Tanaman ini tumbuh di dataran rendah hingga pada ketinggian 1500m. Tinggi pohon mengkudu mencapai 3 – 8 m, memiliki  bunga bongkol berwarna putih. Buahnya merupakan buah majemuk, yang masih muda berwarna hijau mengkilap dan memiliki totol-totol, dan ketika sudah tua berwarna putih dengan bintik-bintik hitam. Secara tradisional, masyarakat Aceh menggunakan buah mengkudu sebagai sayur dan rujak.Daunnya juga digunakan sebagai salah satu bahan nicah  peugaga  yang sering muncul sebagai menu wajib buka puasa.Karena itu, mengkudu sering ditanam di dekat rumah di pedesaan di Aceh.Selain itu mengkudu juga sering digunakan sebagai bahan obat-obatan.

Manfaat: Zat nutrisi: secara keseluruhan mengkudu merupakan buah makanan bergizi lengkap. Zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti  protein, viamin, dan mineral penting, tersedia dalam jumlah cukup pada  buah dan daun mengkudu. Selenium, salah satu mineral yang terdapat pada mengkudu merupakan antioksidan yang hebat. Berbagai jenis senyawa yang terkandung dalam mengkudu : xeronine, plant sterois,alizarin, lycine, sosium, caprylic acid, arginine, proxeronine, antra quinines, trace elemens,  phenylalanine, magnesium, dll. Terpenoid. Zat ini membantu dalam proses sintesis organic dan pemulihan sel-sel tubuh. Zat anti bakteri.Zat-zat aktif yang terkandung dalam sari buah mengkudu itu dapat mematikan bakteri  penyebab infeksi, seperti Pseudomonas aeruginosa, Protens morganii, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Escherichia coli. Zat anti  bakteri itu juga dapat mengontrol bakteri pathogen (mematikan) seperti Salmonella montivideo, S .scotmuelleri, S . typhi, dan Shigella dusenteriae, S . flexnerii, S . pradysenteriae, serta Staphylococcus aureus. Scolopetin. Senyawa scolopetin sangat efektif sebagi unsur anti peradangan dan anti-alergi. Zat anti kanker. Zat-zat anti kanker yang terdapat pada mengkudu  paling efektif melawan sel-sel abnormal. Xeronine dan Proxeronine. Salah satu alkaloid penting yang terdapt di dalam buah mengkudu adalah xeronine. Buah mengkudu hanya mengandung sedikit xeronine, tapi  banyak mengandung bahan pembentuk (precursor) xeronine alias  proxeronine dalam jumlah besar. Proxeronine adalah sejenis asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya. Xeronine diserap sel-sel tubuh untuk mengaktifkan protein-protein yang tidak aktif, mengatur struktur dan  bentuk sel yang aktif.

18. Lidah Buaya ( Aloe vera)

Lidah Buaya (Aloe vera; Latin: Aloe barbadensis Milleer ) adalah sejenis tumbuhan yang sudah dikenal sejak ribuan tahun silam dan digunakan sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, dan untuk  perawatan kulit. Tumbuhan ini dapat ditemukan dengan mudah di kawasan kering di Afrika.  Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, manfaat tanaman lidah buaya berkembang sebagai bahan baku industri farmasi dan kosmetika, serta sebagai bahan makanan dan minuman kesehatan. Secara umum, lidah buaya merupakan satu dari 10 jenis

tanaman terlaris di dunia yang mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai tanaman obat dan bahan baku industri. Berdasarkan hasil  penelitian, tanaman ini kaya akan kandungan zat-zat seperti enzim, asam amino, mineral, vitamin, polisakarida dan komponen lain yang sangat  bermanfaat bagi kesehatan. Selain itu, menurut Wahyono E dan Kusnandar (2002), lidah buaya berkhasiat sebagai anti inflamasi, anti jamur, anti  bakteri dan membantu proses regenerasi sel. Di samping menurunkan kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes, mengontrol tekanan darah, menstimulasi kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit kanker,  serta dapat digunakan sebagai nutrisi pendukung penyakit kanker,  penderita HIV/AIDS.  Salah satu zat yang terkandung dalam lidah buaya adalah aloe emodin,  sebuah senyawa organik dari golongan antrokuinon yang mengaktivasi jenjang sinyal insulin seperti pencerap insulin- beta dan  – substrat 1, fosfatidil inositol-3 kinase dan meningkatkan laju sintesis glikogen dengan menghambat  glikogen sintase kinase 3 beta, sehingga sangat berguna untuk mengurangi rasio gula darah.  Di negara-negara Amerika, Australia, dan Eropa,  saat ini lidah buaya juga telah dimanfaatkan sebagai bahan baku industri makanan dan minuman kesehatan. Aloe vera/lidah buaya mengandung semua jenis vitamin kecuali vitamin D, mineral yang diperlukan untuk fungsi enzim, saponin yang  berfungsi sebagai anti mikroba dan 20 dari 22 jenis asam amino. Dalam  penggunaannya untuk perawatan kulit, Aloe vera dapat menghilangkan  jerawat, melembabkan kulit, detoksifikasi kulit, penghapusan bekas luka dan tanda, mengurangi peradangan serta perbaikan dan peremajaan kulit.Aloe vera juga mengandung asam folik yang melindungi sistem kekebalan tubuh dan kesehatan tubuh yang seringkali terefleksi pada kulit.

Manfaat: Di India lidah buaya banyak dikonsumsi masyarakat sebagai makanan ringan harian dan sebagai kosmetik alami.Salah satu masalah rutin yang kerap menimpa manusia seperti komedo bisa diatasi oleh lidah  buaya, caranya pun cukup sederhana hanya dengan mengupas lidah buaya dan ambil intinya yang berupa lendir tersebut.Caranya dengan membasuhkan lendir lidah buaya ke area komedo. Lidah buaya berkhasiat menghaluskan dan mempercepat proses penyembuhan kulit. Selain untuk  penyembuhan, lidah buaya juga dapat memberikan kesegaran pada wajah.

19.

19. KatukKatuk

Katuk (Katuk (Sauropus androgynusSauropus androgynus) merupakan) merupakan tumbuhan tumbuhan sayuran sayuran yang banyakyang banyak terdapat di

terdapat di Asia Tenggara. Asia Tenggara. Tumbuhan ini dalam beberapa bahasa dikenali Tumbuhan ini dalam beberapa bahasa dikenali sebagai

sebagai mani caimani cai ( ( 马 尼 尼 菜 ; bahasa Tionghoa) ,; bahasa Tionghoa) , cekur maniscekur manis (bahasa(bahasa Melayu)

Melayu)  dan  dan rau ngót rau ngót (bahasa Vietnam)(bahasa Vietnam). Daun katuk merupakan sayuran. Daun katuk merupakan sayuran minor yang dikenal memiliki khasiat memperlancar aliran

minor yang dikenal memiliki khasiat memperlancar aliran air air susususu ibu

ibu (ASI).(ASI).

Manfaat: Daun katuk dapat mengandung hampir 7%Manfaat: Daun katuk dapat mengandung hampir 7% protein protein dan serat kasardan serat kasar sampai 19%. Daun ini kaya

sampai 19%. Daun ini kaya vitamin vitamin K,K,  selain pro  selain pro-vitamin A-vitamin A (beta- (beta-karotena)

karotena), B, dan C. Mineral yang dikandungnya adalah kalsium (hingga, B, dan C. Mineral yang dikandungnya adalah kalsium (hingga 2,8%),

2,8%), besi, besi, kalium, kalium, fosfor, fosfor, dandan magnesium. magnesium.  Warna daunnya hijau gelap  Warna daunnya hijau gelap karena kadar klorofil yang tinggi. Daun katuk dapat diolah karena kadar klorofil yang tinggi. Daun katuk dapat diolah seperti

seperti kangkung kangkung atau atau daundaun bayam. bayam.Ibu-ibu Ibu-ibu menyusui menyusui diketahuidiketahui mengonsumsi daunnya untuk memperlancar keluarnya ASI.Perlu mengonsumsi daunnya untuk memperlancar keluarnya ASI.Perlu diketahui, daun katuk mengandung

diketahui, daun katuk mengandung papaverina, papaverina,  suatu  suatu alkaloid alkaloid yang jugayang juga terdapat pada

terdapat pada candu candu (opium). Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan(opium). Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan efek samping seperti keracunan papaverin. Pucuk 

efek samping seperti keracunan papaverin. Pucuk  tunas tunas yang muda dijualyang muda dijual orang di

orang di Indocina Indocina dan dimanfaatkan sepertidan dimanfaatkan seperti asparagus. asparagus. Tanaman ini banyak Tanaman ini banyak ditanam di

ditanam di pekarangan pekarangan karena karena mudah mudah diperbanyak diperbanyak dan dan biasabiasa dijadikan

dijadikan pagar hidup. pagar hidup. 20.

20. Jeruk nipisJeruk nipis

Jeruk Jeruk nipis nipis atau atau limau limau nipis nipis adalahadalah tumbuhan tumbuhan perdu perdu yangyang menghasilkan

menghasilkan buah buah dengan nama sama. Tumbuhan ini dimanfaatkandengan nama sama. Tumbuhan ini dimanfaatkan  buahnya,

 buahnya, yang yang biasanya biasanya bulat, bulat, berwarna berwarna hijau hijau atau atau kuning,kuning, memiliki

memiliki diameter diameter 3-6 cm, memiliki rasa asam dan agak pahit,agak serupa3-6 cm, memiliki rasa asam dan agak pahit,agak serupa rasanya dengan

rasanya dengan lemon. lemon.Jeruk nipis, yang sering dinamakan secara salahJeruk nipis, yang sering dinamakan secara salah kaprah sebagai

kaprah sebagai jeruk  jeruk limaulimau, dipakai perasan isi buahnya untuk, dipakai perasan isi buahnya untuk memasamkan makanan, seperti pada

memasamkan makanan, seperti pada soto. soto.

Manfaat:Manfaat: Jeruk nipis memiliki kandungan vitamin C lebih banyakJeruk nipis memiliki kandungan vitamin C lebih banyak dibandingkan jenis jeruk lainnya. Selain digunakan untuk penyedap dibandingkan jenis jeruk lainnya. Selain digunakan untuk penyedap makanan jeruk nipis bisa menyembuhkan berbagai penyakit banyak antara makanan jeruk nipis bisa menyembuhkan berbagai penyakit banyak antara lain:

lain:

-- AmandelAmandel -- Anyang-anyanganAnyang-anyangan -- BatukBatuk

-- Batuk disertai influenzaBatuk disertai influenza

-- Bau badanBau badan

-- Batu ginjalBatu ginjal

-- DifteriDifteri

-- DemamDemam

-- Haid tidak teraturHaid tidak teratur

-- JerawatJerawat

-- Radang tenggorokanRadang tenggorokan

-- Tekanan darah tinggiTekanan darah tinggi

-- Sakit gigiSakit gigi

-- Pegel LinuPegel Linu

-- TerkilirTerkilir

Jeruk nipis juga bermanfaat untuk kecantikan, antara lain: Jeruk nipis juga bermanfaat untuk kecantikan, antara lain: menghilangkan jerawat, membuat kuku cemerlang, membuat rambut menghilangkan jerawat, membuat kuku cemerlang, membuat rambut halus, lembut dan berkilau, dan dapat menghilangkan ketombe.

BAB III BAB III PENUTUP PENUTUP 3.1 Kesimpulan 3.1 Kesimpulan

Dari uraian yang terdapat pada bagian isi di at

Dari uraian yang terdapat pada bagian isi di atas, dapat disimpulkan beberapaas, dapat disimpulkan beberapa hal antara lain :

hal antara lain : 1.

1. Pengertian usada yaituPengertian usada yaitu usadha adalah semua tata cara untukusadha adalah semua tata cara untuk menyembuhkan penyakit, cara pengobatan, pencegahan, memperkirakan menyembuhkan penyakit, cara pengobatan, pencegahan, memperkirakan  jenis

 jenis penyakit/diagnosa, penyakit/diagnosa, perjalanan perjalanan penyakit penyakit dan dan pemulihannya.pemulihannya. Pengobatan dalam Usada Bali dilakukan dengan berbagai ramuan Pengobatan dalam Usada Bali dilakukan dengan berbagai ramuan tradisional dan dilakukan oleh seorang pendeta atau

tradisional dan dilakukan oleh seorang pendeta atau balianbalian tertentu sesuai tertentu sesuai dengan jenis penyakitnya.

dengan jenis penyakitnya. 2.

2. Pandangan sehat dan sakit pada Usada Bali didasarkan pada dua arah danPandangan sehat dan sakit pada Usada Bali didasarkan pada dua arah dan dua dunia, masyarakat bali percaya akan adanya dunia sekala (nyata) dan dua dunia, masyarakat bali percaya akan adanya dunia sekala (nyata) dan dunia niskala (tidak nyata). Penyakit dapat berasal dari sekala maupun dunia niskala (tidak nyata). Penyakit dapat berasal dari sekala maupun niskala. Berbeda penyakitnya berbeda pula jenis dan ramuan niskala. Berbeda penyakitnya berbeda pula jenis dan ramuan  pengobatannya.

3. Jenis-jenis Usada Bali cakupannya cukup luas, bisa dilihat dari adanya  berbagai spepsialisasi pengobatan yang tertuang pada beberapa jenis Us ada yang menjelaskan penyakit-penyakit tertentu, adapun usada tersebut diantaranya Usada buduh, Usada Rarae, Usada kacacar, Usada Tuju, usada Paneseb, Usada Dalem, Usada Ila, Usada bebai, Usada Ceraken Tingkeb, Usada Tiwang, Usada Darmosada, Usada Uda, Usada Indrani, Usada Kalimosada, Usada Kamarus, Usada Kuranta Bolong, Usada Mala, Usada Rukmini Tatwa, Usada Smaratura, Usada Upas, Usada Yeh, Usada Buda Kecapi, Usada Cukil Daki, Usada Kuda, Usada Pamugpug, dan Usada Pamugpugan.

4. Penggunaan Usada Bali oleh masyarakat Bali masih terbilang eksis, hal ini ditunjukan dengan adanya berbagai ramuan obat yang awalnya bersumber dari lontar usada hingga kini masih sering digunakan. Seperti halnya boreh, looloh, simbuhan, dan lain sebagainya.

5. Jenis-jenis tanaman yang terdapat pada Usada Bali yang telah teruji empirik maupun yang telah teruji klinis merupakan jenis tanaman endemik dari daerah Bali. Pengujian secara empirik dilakukan dengan pengalaman- pengalaman masyarakat Bali yang langsung mengggunakan dan merasakan khasiat dari obat atau ramuan yang dibuatnya. Sedangkan yang telah teruji klinis atau preklinis merupakan jenis obat atau ramuan yang telah teruji dan terstandar secara pasti serta telah dipublikasikan dengan jurnal-jurnal ilmiah.

3.2 Saran

Adapun saran yang dapat penulis sampaikan dalam makalah ini adalah sebagai berikut :

1. Kepada masyarakat diharapkan tetap selalu menjaga dan melestarikan aset  budaya yang telah diwariskan oleh nenek moyang berupa ilmu pengobatan

atau Usada Bali ini. Dalam penggunaannya juga diharapkan tetap selalu  berhati-hati untuk tidak mendapatkan efek yang tidak diinginkan, melainkan  bisa mendapatkan efek terpetik sesuai dengan jenis penyakitnya

2. Kepada peneliti atau penulis lain diharapkan kian gencar melakukan  penelitian, pengkajian, atau pengeksplorasian terhadap budaya khususnyta Usada Bali ini, karen masih ada segudang manfaat yang belum diketahui oleh

khalayak banyak. Selain begitu hal tersebut dapat mengeksistensikan kembali Usada Bali sebagai pegagangan untuk pengobatan tradisional.

3. Kepada pemerintah agar bisa lebih memperhatikan aset-aset budaya untuk tetap ajeg  dan lestari, selain itu Usada Bali bisa sebagai ujung tombak dalam

melakukan gerakan “back to nature” yang sejalan dengan program

 pemerintah baik dalam skala daerah maupun internasional yaitu “Go Gr een”.

Diharapkan ada banyak pengembangan-pengembangan ilmu pengetahuan di  bidang Usada pada khususnya dan pemerintah bisa mengakomodasi hal

Dalam dokumen Kelompok 2_usada Bali (Halaman 42-53)