3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
Kompetensi Dasar
3.3. Memahami karya keselamatan Allah yang dialami oleh tokoh-tokoh sebelum Yesus Kristus, seperti: Kain dan Habel, Nabi Nuh, Abraham, Esau dan Yakub
4.3. Meneladani tindakan baik dari tokoh-tokoh sebelum Yesus Kristus, seperti: Kain dan Habel, Nabi Nuh, Abraham, Esau dan Yakub.
Indikator
1. Menceritakan kisah Allah memanggil Abram. 2. Menyebutkan janji Allah kepada Abram.
Tujuan
Setelah menyanyi, mengamati gambar dan melakukan kegiatan peserta didik dapat
1. Menceritakan kisah Allah memanggil Abram. 2. Menyebutkan janji Allah kepada Abram.
3. Menjelaskan bahwa Abram adalah teladan orang beriman.
Bahan Kajian
1. Kisah Allah memanggil Abram 2. Janji Allah kepada Abram 3. Abram teladan orang beriman.
4. Kitab Kejadian 12:1-9
Sumber Belajar
1. Komkat KWI 2010. Menjadi Sahabat Yesus. Pendidikan Agama Katolik untuk SD kelas II. Yogyakarta: Kanisius
2. Pengalaman peserta didik dan guru
3. Alkitab
Pendekatan
Kateketis dan saintifi
Metode
Waktu
4 jam pelajaran. (Jika pelajaran ini dilaksanakan dalam dua kali pertemuan atau lebih secara terpisah, maka pelaksanaannya diatur oleh guru)
Pemikiran Dasar
Anak-anak sudah biasa mendengarkan nasehat atau perintah dari orang tua dan para pendidik. Namun kadang-kadang tanggapan mereka masih beragam. Ada anak yang taat melaksanakannya, dan akhirnya bersukacita karena mendapatkan pujian atau hadiah. Tetapi ada juga anak yang tidak taat, dan kemudian menyesal karena harus menanggung akibat dari ketidaktaatannya. Dalam hal ini anak-anak memang membutuhkan bimbingan untuk setia dan taat melaksanakan nasehat-nasehat yang baik, dan terutama kesetiaan untuk melaksanakan perintah Tuhan.
Dalam Kitab Kejadian 12:1-9 dikisahkan tentang Abram yang begitu setia dan taat pada Allah. Ia tidak ragu untuk meninggalkan negeri Haran, kampung halamannya dan pindah ke tanah Kanaan sebagaimana perintah Allah. Karena iman dan ketaatannya pada Allah, Abram mendapatkan banyak berkat dan perlindungan dari Allah. Bahkan Allah menjadikan Abram sebagai bapak bangsa, dan mengganti namanya menjadi Abraham. Sebagai orang beriman tentu saja kita dan peserta didik ingin agar memiliki iman yang kuat seperti Abram. Untuk itu dapat dimulai dengan setia dan taat melaksanakan nasehat-nasehat yang baik dari orang tua atau para pendidik. Sebab jika kita telah mampu untuk selalu setia dan taat melaksanakan perkara-perkara kecil, maka kita pun akan sanggup untuk setia dan taat pada perkara-perkara yang lebih besar seperti yang dilakukan Abram.
Melalui pelajaran ini kita akan membimbing siswa untuk membangun sikap iman yang setia dan taat pada perintah Allah, seperti yang diteladankan Abram. Dimulai dari kesetiaan dan ketaatan untuk melaksanakan nasehat-nasehat baik dari orang tua dan para pendidik. Diusahakan agar peserta didik dapat merasakan sendiri sukacita dari kesetiaan dan ketaatannya, misalnya mendapatkan hadiah atau pujian. Selanjutnya peserta didik dibimbing untuk memahami dan mengamalkan perintah-perintah Tuhan di dalam Alkitab.
Kegiatan Pembelajaran
Pendahuluan
Guru mengajak peserta didik untuk membuka pelajaran dengan berdoa, misalnya:
Doa
Tuhan yang Mahabaik
kami bersyukur karena menjadi anak-anak kesayangan Tuhan. Ajarilah kami untuk setia dan taat melaksanakan perintah-Mu Seperti teladan Bapa Abraham. Amin
Langkah Pertama
Menggali Pengalaman Hidup
1. Pengamatan
Guru mengajak peserta didik mengamati gambar anak-anak yang sedang melakukan kegiatannya dan membacakan penjelasan gambar.
Janji Ibu untuk Tina
Ibu hendak pergi keluar kota selama seminggu. Karena itu Ibu memberi tugas kepada Tina, yaitu memberi makan pada ikan-ikan di aquariun, dan menjaga Adik agar tidak bermain di jalan. Ibu berjanji akan memberi Tina hadiah.
Tina percaya dan sayang pada Ibu. Setiap pagi sebelum berangkat sekolah, Tina memberi makan ikan-ikan di aquariun.
Ikan-ikan itu gembira karena setiap hari makan kenyang. Di sore hari, setelah mengerjakan tugas PR,
Tina menemani Adik bermain di ruang keluarga. Adik senang bisa bermain dengan kakaknya Tina. Tina senang bermain dengan adiknya.
Tina berharap Ibu bisa segera pulang, dan membawa hadiah kesukaan Tina.
2. Pendalaman
Guru mengajak peserta didik untuk menanggapi peristiwa pada gam-bar dengan bertanya, memberi komentar, mengungkapkan perasaan-nya, atau menceritakan pengalamannya yang serupa, misalnya:
a. Apa saja tugas yang diberikan Ibu kepada Tina?
b. Apa yang membuat Tina bersemangat mengerjakan tugasnya? c. Mengapa Tina berharap agar Ibu segera pulang?
d. Pernahkah kamu dijanjikan hadiah oleh orang tuamu? Ceritakan pengalamanmu.
e. Bagaimana perasaanmu saat menerima hadiah itu?
f. Bagaimana pendapatmu bila anak tidak taat pada orang tua tetapi menuntut hadiah?
3. Peneguhan
Guru memberikan peneguhan berdasarkan pertanyaan, ungkapan perasaan dan pengalaman peserta didik, misalnya:
Orang tua menyayangi setiap anaknya. Orang tua mendidik anaknya agar melakukan yang baik dan berguna.
Anak yang taat melaksanakan perintah orang tua akan menyenangkan hati keluarga, dan pantas mendapatkan hadiah.
Karena itu taatilah selalu nasehat orang tuamu. Percayalah pada janji mereka. Lakukan tugasmu dengan setia.
4. Penugasan
Guru mengajak peserta didik untuk mewarnai gambar, memberi judul dan menuliskan namanya.
Judul : ... Nama : ...
Peneguhan
Guru memberikan peneguhan berdasarkan hasil karya seni peserta didik, misalnya:
Setia dan taat pada orang tua merupakan jalan menuju pada kebaikan. Tuhan senang melihat anak-anak yang selalu setia dan taat pada orang tuanya.
Karena itu berusahalah untuk selalu setia dan taat pada orang tuamu.
Langkah Kedua
Menggali Pengalaman Kitab Suci
1. Pengamatan
Guru mengajak peserta didik untuk mengamati gambar Bapa Abraham.
2. Menyanyikan lagu
Guru mengajak peserta didik menyanyikan lagu Bapa Abraham.