BAB II GAMBARAN UMUM KITAB SUCI
A. Kitab dalam Pandangan Islam
Dalam islam Iman kepada kitab Allah SWT adalah masuk dalam rukun yang ketiga. Yang dimaksud dengan iman kepada kitab-kitab Allah SWT. Yaitu meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT telah menurunkan kitab-kitab-Nya kepada para Nabi dan Rasul yang berisi wahyu Allah SWT berupa perintah dan larangan untuk disampaikan kepada umat manusia agar digunakan sebagai pedoman hidup di dunia.
Allah SWT. berfiman pada Q.S al-Baqarah 4 :
َنوُنِقوُي ۡمُه ِةَرِخٓۡلۡٱِبَو َكِلۡبَ ق نِم َلِزنُأ ٓاَمَو َكۡيَلِإ َلِزنُأ ٓاَِبِ َنوُنِمۡؤُ ي َنيِذَّلٱَو
“Dan mereka yang beriman kepada Kitab (al-Qur’an) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat”. (QS. al-Baqarah [2]: 4).Ada dua jenis kitab suci:
1. Kitab suci samawi, yakni kitab suci yang bersumber dari wahyu Allah SWT. dan biasa disebut Kitabullah (Kitab Allah SWT.). Ada yang berwujud Kitab dan ada yang berwujud Shahifah atau Shuhuf.
2. Kitab suci ardhi, yakni kitab suci yang tidak bersumber dari wahyu Allah SWT. melainkan bersumber dari hasil perenungan dan budi daya akal manusia sendiri.
Adapun pengertian Kitabullah adalah kalam atau firman Allah SWT. yang diwahyukan melalui malaikat Jibril kepada Nabi dan Rasul-Nya yang
mengandung perintah dan larangan sebagai pedoman hidup bagi ummat manusia dan jumlah kitabullah ada 144 kitab,dan yang wajib diimani ada 4.
Kitab-kitab yang wajib diimani ada empat (4) yaitu :
a. Kitab Zabur, diturunkan pada Nabi Daud. Juga ada yang menyebut
Mazmur maupun Paska. Diturunkan kepada Nabi Dawud AS (=David) pada
abad ke 10 SM untuk Bani Israil dan berbahasa Qibthi.
َّنِّإ
ِإَو َميِهاَرْ بِإ َٰلَِإ اَنْ يَحْوَأَو ۚ ِهِدْعَ ب ْنِم َينِ يِبَّنلاَو ٍحوُن َٰلَِإ اَنْ يَحْوَأ اَمَك َكْيَلِإ اَنْ يَحْوَأ
َليِعاَْسْ
َدوُواَد اَنْ يَ تآَو ۚ َناَمْيَلُسَو َنوُراَهَو َسُنوُيَو َبوُّيَأَو ٰىَسيِعَو ِطاَبْسَْلۡاَو َبوُقْعَ يَو َقاَحْسِإَو
ُبَز
اًرو
“Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Ya’kub dan anak cucunya, Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami berikan Zabur kepada Daud.” (QS. al-Nisā’ [4]: 163).َنيِذَّلا ىَلَعَو ۚ َرَخُأ ٍمَّيََّأ ْنِم ٌةَّدِعَف ٍرَفَس ٰىَلَع ْوَأ اًضيِرَم ْمُكْنِم َناَك ْنَمَف ۚ ٍتاَدوُدْعَم اًمَّيََّأ
ْنَمَف ۖ ٍينِكْسِم ُماَعَط ٌةَيْدِف ُهَنوُقيِطُي
ْنِإ ۖ ْمُكَل ٌرْ يَخ اوُموُصَت ْنَأَو ۚ ُهَل ٌرْ يَخ َوُهَ ف اًرْ يَخ َعَّوَطَت
َنوُمَلْعَ ت ْمُتْ نُك
“Jika mereka mendustakan kamu,maka sesungguhnya rasul-rasul sebelum kamupun telah didustakan, mereka membawa mukjizat-mukjizat yang nyata, Zabur dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna.(QS. al-Baqarah [2]: 184).َنوُِلِاَّصلا َيِداَبِع اَهُ ثِرَي َضْرَْلۡا َّنَأ ِرْكِ ذلا ِدْعَ ب ْنِم ِروُبَّزلا ِفِ اَنْ بَ تَك ْدَقَلَو
“Dan sungguh telah Kami tulis didalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Laut Mahfuz, bahwasanya bumi dipusakai hamba-hambaKu yang saleh. (QS. al-Anbiyā’[21]: 105)اَنْ يَ تآَو ۖ ٍضْعَ ب ٰىَلَع َينِ يِبَّنلا َضْعَ ب اَنْلَّضَف ْدَقَلَو ۗ ِضْرَْلۡاَو ِتاَواَمَّسلا ِفِ ْنَِبِ ُمَلْعَأ َكُّبَرَو
اًروُبَز َدوُواَد
“Dan Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang yang (ada) di langit dan di bumi. Dan sesungguhnya telah Kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas (yang lain), dan Kami berikan Zabur kepada Daud.” (QS. al-Isrā’[17]: 55).b. Kitab Taurat , diturunkan kepada Nabi Musa. Ada yang menyebutnya
Thoret atau Thora. Diturunkan kepada Nabi Musa AS (=Moses) abad ke 15
SM untuk Bani Israil dan berbahasa Ibrani.
َنوُدَتْهَ ت ْمُكَّلَعَل َناَقْرُفْلاَو َباَتِكْلا ىَسوُم اَنْ يَ تآ ْذِإَو
“Dan (ingatlah) ketika kami berikan kepada Musa Al-Kitab (Taurat) dan keterangan yang membedakan antara yang benar dan yang salah, agar kamu mendapat petunjuk.” (QS. al-Baqarah [2]: 53).َليِْنِْْلْاَو َةاَرْوَّ تلا َلَزْ نَأَو ِهْيَدَي َْينَ ب اَمِل اًقِ دَصُم ِ قَْلِِبِ َباَتِكْلا َكْيَلَع َلَّزَ ن
“Dia menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil,” (QS. Ali ‘Imrān [3]: 3).َنوُّيِبَّنلا اَِبِ ُمُكَْيَ ۚ ٌروُنَو ىًدُه اَهيِف َةاَرْوَّ تلا اَنْلَزْ نَأ َّنِّإ
َنوُّيِنَّبَِّرلاَو اوُداَه َنيِذَّلِل اوُمَلْسَأ َنيِذَّلا
ِنْوَشْخاَو َساَّنلا اُوَشَْتَ َلََف ۚ َءاَدَهُش ِهْيَلَع اوُناَكَو َِّللَّا ِباَتِك ْنِم اوُظِفْحُتْسا اَِبِ ُراَبْحَْلۡاَو
َِبِ ْمُكَْيَ َْلَ ْنَمَو ۚ ًلَيِلَق اًنََثَ ِتَِيَِّبِ اوُرَ تْشَت َلََو
َنوُرِفاَكْلا ُمُه َكِئَٰلوُأَف َُّللَّا َلَزْ نَأ ا
“Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya.Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.” (QS. al-Mā’idah [5]: 44).
ِ دَصُم ََيَْرَم ِنْبا ىَسيِعِب ْمِهِرَثَآ ٰىَلَع اَنْ يَّفَ قَو
َليِْنِْْلْا ُهاَنْ يَ تآَو ۖ ِةاَرْوَّ تلا َنِم ِهْيَدَي َْينَ ب اَمِل اًق
َينِقَّتُمْلِل ًةَظِعْوَمَو ىًدُهَو ِةاَرْوَّ تلا َنِم ِهْيَدَي َْينَ ب اَمِل اًقِ دَصُمَو ٌروُنَو ىًدُه ِهيِف
“Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS. al-Mā’idah [5]: 46).َليِْنِْْلْاَو َةاَرْوَّ تلاَو َةَمْكِْلِاَو َباَتِكْلا ُهُمِ لَعُ يَو
“Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al Kitab, Hikmah, Taurat dan Injil.” (QS. Ali ‘Imrān [3]: 48).c. Kitab Injil, diturunkan kepada Nabi Isa. Ada yang menamakan Bibel maupun Alkitab. Diturunkan kepada Nabi Isa AS = Yesus Kristus pada awal abad ke 1 M untuk Bani Israil dan berbahasa Suryani.
ِهْيَدَي َْينَ ب اَمِل اًقِ دَصُم ِ قَْلِِبِ َباَتِكْلا َكْيَلَع َلَّزَ ن
َليِْنِْْلْاَو َةاَرْوَّ تلا َلَزْ نَأَو
“Dia menurunkan Al Kitab (al-Quran) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil,” (QS. Ali ‘Imrān [3]: 3).
ىَسيِعِب ْمِهِرَثَآ ٰىَلَع اَنْ يَّفَ قَو
َليِْنِْْلْا ُهاَنْ يَ تآَو ۖ ِةاَرْوَّ تلا َنِم ِهْيَدَي َْينَ ب اَمِل اًقِ دَصُم ََيَْرَم ِنْبا
َينِقَّتُمْلِل ًةَظِعْوَمَو ىًدُهَو ِةاَرْوَّ تلا َنِم ِهْيَدَي َْينَ ب اَمِل اًقِ دَصُمَو ٌروُنَو ىًدُه ِهيِف
“Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS. al-Mā’idah [5]: 46).ًدَّجُس اًعَّكُر ْمُهاَرَ ت ۖ ْمُهَ نْ يَ ب ُءاََحَُر ِراَّفُكْلا ىَلَع ُءاَّدِشَأ ُهَعَم َنيِذَّلاَو ۚ َِّللَّا ُلوُسَر ٌدَّمَُمُ
َنوُغَ تْ بَ ي ا
َو َِّللَّا َنِم ًلَْضَف
ۚ ِةاَرْوَّ تلا ِفِ ْمُهُلَ ثَم َكِلَٰذ ۚ ِدوُجُّسلا ِرَثَأ ْنِم ْمِهِهوُجُو ِفِ ْمُهاَميِس ۖ ًنّاَوْضِر
َّرُّزلا ُبِجْعُ ي ِهِقوُس ٰىَلَع ٰىَوَ تْساَف َظَلْغَ تْساَف ُهَرَزآَف ُهَأْطَش َجَرْخَأ ٍعْرَزَك ِليِْنِْْلْا ِفِ ْمُهُلَ ثَمَو
َعا
َّفُكْلا ُمِِبِ َظيِغَيِل
اًميِظَع اًرْجَأَو ًةَرِفْغَم ْمُهْ نِم ِتاَِلِاَّصلا اوُلِمَعَو اوُنَمآ َنيِذَّلا َُّللَّا َدَعَو ۗ َرا
“Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang
yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS. al-Fatḥ [48]: 29).
َليِْنِْْلْاَو َةاَرْوَّ تلاَو َةَمْكِْلِاَو َباَتِكْلا ُهُمِ لَعُ يَو
“Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al-Kitab, Hikmah, Taurat, dan Injil”. (QS. Ali ‘Imrān [3]: 48).d. Kitab al-Qur’an, diturunkan kepada Nabi Muhammad saw.
َينِقَّتُمْلِل ىًدُه ۛ ِهيِف ۛ َبْيَر َلَ ُباَتِكْلا َكِلَٰذ
“Kitab (-l-Quran) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa”. (QS. al-Baqarah [2]: 2).َنوُلِقْعَ ت ْمُكَّلَعَل اًّيِبَرَع ًنّآْرُ ق ُهاَنْلَزْ نَأ َّنِّإ
“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al-Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya” (QS. Yūsuf [12]: 2).َلَّزَ ن يِذَّلا َكَراَبَ ت
اًريِذَن َينِمَلاَعْلِل َنوُكَيِل ِهِدْبَع ٰىَلَع َناَقْرُفْلا
“Maha suci Allahyang telah menurunkan Al Furqaan (Al Quran) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam”. (QS. al-Furqān [25]: 1).
وُرَفَك َنيِذَّلا ُداَكَي ْنِإَو
ٌنوُنْجَمَل ُهَّنِإ َنوُلوُقَ يَو َرْكِ ذلا اوُعَِسْ اَّمَل ْمِهِراَصْبَِبِ َكَنوُقِلْزُ يَل ا
اَمَو
َينِمَلاَعْلِل ٌرْكِذ َّلَِإ َوُه
“Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, tatkala mereka mendengar al-Quran dan mereka berkata: “Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila.” Dan al-Quran itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh umat.” (QS. al-Qalam [68]:51-52).ِم ٌدِهاَش ُهوُلْ تَ يَو ِهِ بَر ْنِم ٍةَنِ يَ ب ٰىَلَع َناَك ْنَمَفَأ
ۚ ًةَْحََرَو اًماَمِإ ٰىَسوُم ُباَتِك ِهِلْبَ ق ْنِمَو ُهْن
ۚ ُهْنِم ٍةَيْرِم ِفِ ُكَت َلََف ۚ ُهُدِعْوَم ُراَّنلاَف ِباَزْحَْلۡا َنِم ِهِب ْرُفْكَي ْنَمَو ۚ ِهِب َنوُنِمْؤُ ي َكِئَٰلوُأ
ُهَّنِإ
ُنِمْؤُ ي َلَ ِساَّنلا َرَ ثْكَأ َّنِكَٰلَو َكِ بَر ْنِم ُّقَْلِا
َنو
“Apakah (orang-orang kafir itu sama dengan) orang-orang yang ada mempunyai bukti yang nyata (al Quran) dari Tuhannya, dan diikuti pula oleh seorang saksi (Muhammad) dari Allah dan sebelum al-Quran itu telah ada Kitab Musa yang menjadi pedoman dan rahmat? Mereka itu beriman kepada al-Quran. Dan barangsiapa di antara mereka (orang-orang Quraisy) dan sekutu-sekutunya yang kafir kepada al-Quran, maka nerakalah tempat
yang diancamkan baginya, karena itu janganlah kamu ragu-ragu terhadap al-Quran itu. Sesungguhnya (al-Quran) itu benar-benar dari Tuhanmu, tetapi kebanyakan manusia tidak beriman.” (QS. Hūd [11]: 17).
َِّللَّا ِنوُد ْنِم ٰىَرَ تْفُ ي ْنَأ ُنآْرُقْلا اَذَٰه َناَك اَمَو
َدَي َْينَ ب يِذَّلا َقيِدْصَت ْنِكَٰلَو
َليِصْفَ تَو ِهْي
َبْيَر َلَ ِباَتِكْلا
َينِمَلاَعْلا ِ بَر ْنِم ِهيِف
“Tidaklah mungkin al-Quran ini dibuat oleh selain Allah; akan tetapi (al-Quran itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan semesta alam.” (QS. Yūnus [10]: 37).