•
* Batch Procesing (Proses Pengelompokan)•
Pada tahap awal perkembangan komput er , semua pemrosesan komputer berdasarkan batch-nya (Kelompoknya). Tehnisnya organisasi mengumpulkan t umpukan t raksaksi lalu diolah pada suat u wakt u, kemudian dicatat kedalam media computer yang dapat dibaca, sepert i pita magnet ik. Selanjut nya secara fisik dibawa kepusat Komputer dan seluruh persedian diperbaharui melalui pemrosesan dimana t umpukan data harian ditambah master file persediaan komputer. Baru setelah it u menghasilkan laporan.• * On – line sistem
• Dengan m aksud m enghindari kelam batan w akt u dalam pem rosesan sistem Batch, dengan sistem on-line set iap t ransaksi dim asukkan langsung ke Kom puter ket ika terjadi t ransaksi.
• Bidang Aplikasi Pendukung M anajemen :
• Transaction Procesing System ► Sistem pem rosesan t ransact ion, sistem ini m em prose ribuan t ransaksi yang terjadi di organisasi set iap hari : penjualan, pem bayaran, penerim aan, m engirim an dan penerim aan barang, sew a beli dll
• Decision Support System (DSS)► adalah sistem yang berbasis kom puter, biasanya bersifat interakt if, dirancang unt uk m em bant u m anajer atau m em buat keput usan yang lain. DSS m em asukkan baik data atau m odel unt uk m em bant u pem buat keput usan dalam m engat asi m asalah, khususnya m asalah yang t idak terst rukt ur.
• Group Decision Support System (GSS)► sist em dirangcang unt uk m endukung suat u kelom pok t idak hanya individu sist em ini disebut GSS (Group Decision Support Syst em ) atau Elect ronik M eet ing Syst em (EM S) yang bert ujuan unt uk m em beri keunt ungan kekuatan bagi kelom pok organisasi dalam m em buat keput usan yang lebih baik dibandingkan dengan keput usan yang dibuat sendiri.
• Geographic Information System (GIS) ► adalah suat u sist em berbasis kom put er yang dirancang unt uk m engum pulkan, m enyim pan, m engam bil, m em anipulasi dan m enam pilkan data t em pat (spat ial data). GIS m enghubungkan data ke peta yang ada dalam kom put er sehingga karakterist ik t em pat dari data bisa dihim pun dengan m udah. GIS seringkali berfungsi sebagai DSS unt uk m enjalankan t ugas penyeleksian t em pat restauran fas food dan penetapan rut e pengirim an barang.
• Exccutive Information System (EIS)► Konsep kunci dari sist em ini adalah m am pu m engirim inform asi t erbaru t entang keadaan bisnis langsung pada eksekut if puncak. EIS didesain unt uk digunakan secara langsung oleh m anajer puncak tanpa bant uan perantara. EIS m enggunakan tam pilan grafik, kom unikasi, dan m et ode penyim panan data unt uk m em udahkan para eksekut if dalam m engakses secara on-line inform asi t erbaru t ent ang keadaan organisasi yang dipim pinnya.
•
Bidang Aplikasi Pendukung Fungsional :•
Office Automat ion►
Otomasi kantor melibat kan seperangkat fungsi yang saling berhubungan dan dapat diintegrasikan dalam sistem t unggal. Fungsi- fungsi yang biasa dipakai adalah elect ronic mail, word processing, pengopian, penyimpanan dokumen, voice mail, desktop publishing.•
Factory Automat ion►
melibat kan seperangkat mesin- mesing yang terkont rol secara numerik (numericsal cont rolled machines) yang menggunakan program komputer unt uk mengawasi jalannya mesin-mesin canggih.•
Computer Integrated M anufact uring (CIM )►
sistem yang menghubungkan M RP dan mesin yang dikont rol dengan angka (numerik) memungkinkan t idak hanya membuat jadwa,tapi mengawasi berbagai mesin yang sedang bekerja.• Aftificial Intelligence (AI) ►Ide AI sendiri berdasarkan pemikiran bahw a bagaimana membuat komputer melakukan pekerjaan lebih baik dari yang dilakukan manusia. Sistem AI ini meliputi bahasa Natural, robot, sistem penglihatan dan pendengaran, sistem pakar, dan jaringan neural .
• Bahasa Natural ditujukan untuk menghasilkan sistem yang mampu menerjemahkan instruksi manusia ke dalam suatu bahasa yang memungkinkan komputer memahami dan melaksanakannya. • sistem penglihatan dan pendengaran melibatkan pembuatan mesin yang memiliki kemampuan melihat atau bicara (atau keduanya) yang mempengaruhi prilaku dasar mereka.
• Sistem pakar (Expert Sistem) berkaitan dengan sistem bangunan yang memasukkan pembuatan keputusan yang logis dari seorang ahli manusia.
• Jaringan Neural yakni sistem terbaru yang mempelajari bagimana sistem nervous bekerja.
• Virtual Reality ► sistem yang mengacu pada penggunaan sistem berbasis komputer yang menciptakan suatu lingkungan yang tampak nyata terhadap satu atau lebih sensor dari pengguna.
• Bidang Aplikasi Berbasis Rancang Bangun►
• Distibuted System adalah sistem dimana komputer dari beberapa ukuran diletakkan diberbagai tempat suatu organisasi menjalankan aktivitas bisnisnya (kantor pusat,pabrik,toko,gudang,bangunan kantor) dan komputer tersebut dengan jalur telekomunikasi agar mampu menyokong proses bisnis.
• Keuntunngan :
• Pelayanan dan respon yang meningkat terhadap pengguna lokal
• Perilaku yang membaik karena melibatkan orang dalam (lokal)
• Kemampuan untuk mengadaptasi struktur organisasi
• Kemampuan mengelola yang meningkat karena bagian-bagian sistemnya lebih kecil.
• Biaya penghitungan yang berkurang.
• Kelemahan :
• Sangat tergantung pada jalur telkomunikasi
• M enggunakan teknologi yang relatif baru dan kurang dipahami dengan baik.
• Resiko pengamanan yang lebih besar karena mudah untuk diakses oleh orang lain
• Tempat-tempat di dalam yang mungkin berbeda standarnya.
• M embutuhkan koordinasi yang lebih besar.
•
Client .Server
system
adalah
sistem
pem rosesan
yang
didist ribusikan
antara
kom puter server pusat , sepert i m inicom puter
atau w orkst at ion, dengan jum lah kom puter
klien,
yang
biasanya
dalam
bent uk
m icrokom puter destop.
•
K E P E M I M P I N A N
• Kepem impinan m erupakan proses m engarahkan perilaku orang lain ke arah pencapaian suat u t ujuan t ert ent u, m aka pengarahan dalam hal ini berart i m enyebabkan orang lain bert indak dengan cara t ert ent u atau m engikut i arah t ert ent u. Wirausahawan yang berhasil m erupakan pem impin yang berhasil m em im pin para karyawannya dengan baik. Seorang pem im pin dikatakan berhasil jika percaya pada pert um buhan yang berkesinam bungan, efisiensi yang m eningkat dan keberhasilan yang berkesinam bungan dari usahanya.
• Para w irausahawan m emiliki gaya kepemim pinan yang berbeda, m ereka m engem bangkan gaya kepemim pinan m ereka sendiri sesuai dengan karakt er pribadi m ereka dalam m em ajukan usahanya. Selan it u organisasi usahanyapun juga m em iliki karakt er sendiri, walaupun t etap pada alur organisasi pada um um nya. Gaya kepem im pinan w irausahawan lebih flesibel dalam m enyesuaikan kebut uhan usahanya, sehingga t idak kaku dan cenderung kom prom is.
–
Hakikat Kepemimpinan• Dalam lingkungan bisnis ada ket erkaitan antara pengaruh kepemimpinan dengan kinerja yang akan diperlihat kan khususnya oleh baw ahannya serta kepemimpinan pun t idak t erlepas dari yang nam anya kekuasaan. Adapun landasan t eori t entang kepem im pinan m enurut para ahli :
• Kepemim pinan adalah pengaruh antar pribadi, dalam sit uasi t ert ent u dan langsung melalui proses kom unikasi unt uk mencapai sat u atau beberapa t ujuan t ert ent u(Tannebaum, Weschler and Nassarik, 1961).
• Kepemim pinan adalah sikap pribadi, yang m emim pin pelaksanaan akt ivitas unt uk m encapai t ujuan yang diinginkan. (Shared Goal, Hemhiel & Coons, 1957).
• Kepemim pinan adalah suat u proses yang m em pengaruhi akt ifitas kelom pok yang diatur unt uk m encapai t ujuan bersam a(Rauch & Behling, 1984)
• Kepemim pinan adalah kem am puan seni atau t ehnik unt uk m em buat sebuah kelom pok atau orang m engikut i dan m enaat i segala keinginannya.
• Kepemim pinan adalah suat u proses yang m em beri art i (penuh art i kepemimpinan) pada kerjasam a dan dihasilkan dengan kem auan unt uk m em im pin dalam m encapai t ujuan(Jacobs& Jacques,1990).
Pengertian Kepemimpinan Dan Teori Kepemimpinan
• Pim pin art inya bim bing, t unt un. M em im pin art inya 'm em bim bing, m enunt un dan m enunjukan. Pem im pin atau leader ; ialah orang yang m em im pin atau seseorang yang m em pergunakan w ew enang dan m engarahkan bawahannya unt uk m engerjakan sebagian pekerjaannya dalam m encapai t ujuan organisasi. Beberapa ahli tentang pem im pin, di antaranya adalah :
• M enurut William H.New man (1968) dalam M iftah Thoha (2003)m engatakan : kepem im pinan adalah kegiatan unt uk m em pengaruhi perilaku orang lain atau seni m em pengaruhi perilaku m anusia baik perorangan m aupun kelom pok. Dan sat u hal yang perlu diingat bahwa kepem im pinan t idak harus dibatasi oleh at uran-at uran atau tata karm a birokrasi. Kepem im pinan bisa terjadi dim ana saja, asalkan seseorang m enunjukkan kem am puannya m em pengaruhi perilaku orang lain kearah tercapainya suat u t ujuan tertent u.
M enurut Prof Dr H Arifin Abdurrahman. Pemimpin “ adalah orang yang dapat menggerakkan orang-orang yang ada di sekelilingnya unt uk mengikut i jejak pemimpin it u.”
•
Kepemimpinan adalah kata benda dari pemimpin. Kepemimpinan mempunyai beberapa pengert ian, di antaranya :•
Cara seorang pemimpin mempengaruhi prilaku bawahannya agar mau bekerjasama dan bekerja secara produkt if unt uk mencapai t ujuan organisasi.•
Seni unt uk mempengaruhi t ingkah laku manusia, kemampuan unt uk membimbing orang-orang yang ada di sekelilingnya.•
Seni unt uk mengkoordinasikan dan memberi mot ivasi kepada individu dan kelompok guna mencapai t ujuan yang telah ditetapkan.• M engenai t imbulnya seorang pemimpin oleh para ahli t eori kepemimpinan t elah dikemukakan beberapa t eori yang berbeda-beda. Namun demikian apabila berbagai t eori it u dianalisa akan t erlihat adanya t iga t eori yang menonjol. Yait u :
1. Teori Genetis : Para penganut t eori ini menget engahkan pendapat yang mengat akan bahw a seorang pemimpin akan menjadi pemimpin karena ia telah dilahirkan dengan bakat-bakat kepemimpinan. Teori ini berpendapat bahwa pemimpin it u dilahirkan (leaders are born). Dalam keadaan yang bagaimanapun seorang ditempat kan, karena ia telah dit akdirkan menjadi pemimpin, satu kali kelak ia akan muncul sebagai pemimpin. Berbicara mengenai t akdir, secara filosofis pandangan ini t ergolong kepada pandangan yang fat alistis dan det erminist is.
2. Teori Sosial :M erupakan kebalikan int i t eori genetis. Teori ini berpendapat bahw a pemimpin it u dibent uk dan ditempa (leaders are made). Teori ini menganut paham egalit arianist ik, oleh karenanya para penganut t eori ini mengetengahkan pendapat yang mengatakan bahw a set iap orang bisa menjadi pemimpin apabila diberikan pendidikan dan pengalaman yang cukup.
3. Teori Ekologis : Karena kedua t eori di at as tidak seluruhnya mengandung kebenaran, maka sebagai reaksi kepada kedua teori t ersebut timbullah teori ketiga yang disebut teori ekologis yang pada int inya berarti bahwa seorang hanya akan berhasil menjadi pemimpin yang baik bila ia pada w aktu lahimya t elah memiliki bakat -bakat kepemimpinan, bakat -bakat it u kemudian dikembangkan melalui pendidikan yang t erat ur dan pengalaman-pengalaman yang memungkinkannya unt uk mengembangkan lebih lanjut bakat-bakat yang telah dimiliki it u.