MA NA JEMEN DA N BISNIS
Bayu Pramutoko,SE.,MM
Dosen Fak. Ekonomi Uniska kediri
A. Pendahuluan
• Dalam pembagian I lmu Ekonomi Perusahaan dikatakan bahwa Ekonomi Perusahaan adalah suatu bagian dan ilmu ekonorni yang khusus bertujuan uniuk mempelajari gejala-gejaIa dalam rumah tangga perusahaan. Ada
dua cara pembagian ilmu ekonomi perusahaan.
Pembagian yang pertama berdasar atas pokok-pokok persoalan, sedang pembagian yang kedua berdasar atas sifat-sifat cabang perusahaan.
• I lmu Ekonomi perusahaan berdasar atas pokok-pokok persoalan dibagi atas lima bagian yaitu :
• 1) Pensoalan tentang Harga Pokok • 2) Persoalan tentang Pembelanjaan • 3) Persoalan tentang Neraca
•
Dari sifat -sifat cabang perusahaan, niaka ekonomi
perusahaan dibagi menjadi lima bagian yait u :
1) Cabang perusahaan yang bersifat agraris
2) Cabang perusahaan yang bersifat ekst rakt ip
3) Cabang perusahaan yang bersifat perniagaan
4) Cabang perusahaan yang bersifat indust ri
5) Cabang perusahaan yang bersifat memberi jasa
•
Cabang perusahaan yang bersifat memberi jasa
dapat dibagi atas empat macam yait u :
1) Perusahaan pengangkutan
2) Perusahaan veem
3) Perusahaan yang memberi kredit
4) Perusahaan pertanggungan
Hubungan-hubungan Ilmu Ekonomi
Perusahaan
• > Ilmu Ekonomi dan Ilmu Ekonomi Perusahaan
• Ilm u ekonom i perusahaan adalah bagian daripada ilm u ekonom i um um . Ilm u ekonom i perusahaan ini t im bul karena kebut uhan - kebut uhän pem im pin perusahaan akan pengetahuan yang lebih m endalam di dalam badan-badan usaha.
> Ekonomi Perusahaan dan Ekonomi Sosial
•
Sudah
dikatakan
tadi
bahwa
ekonom i
perusahaan m erupakan bagian daripada
ilm u ekonom i. Adapun bahagian lainnya
adalah ekonom i sosial. Jadi ekonom i it u
dapat kita bedakan atas dua bahagian
yait u:
•
(1) Ekonom i Sosial dan
•
(2) Ekonom i Perusahaan.
•
Kedua bagian ini t idaklah berdiri sendiri; akan
tetapi yang sat u m em pengaruhi yang lain.
Pada hakekat nya ekonom i sosial-lah yang
banyak m em pengaruhi ekonom i perusahaan.
Hukum -hukum
dasar
yang
disusun
oleh
ekonom i sosial t idak dapat diabaikan oleh
ekonom i perusahaan.
1 . Rua ng Lingkup Bisnis
•
Da la m ilm u e ko no m i, b isnis a da la h sua tu
o rg a nisa si ya ng
m e njua l b a ra ng
a ta u
ja sa
ke pa d a
ko nsum e n
a ta u
b isnis
la innya ,
untuk
m e nd a pa tka n
la b a .
Se c a ra histo ris ka ta b isnis da ri b a ha sa
Ing g ris b usine ss, da ri ka ta
d a sa r b usy
ya ng
b e ra rti
"sib uk"
da la m
ko nte ks
ind ividu,
ko m unita s,
a ta upun
m a sya ra ka t.
Da la m
a rtia n,
sib uk
m e ng e rja ka n
a ktivita s
da n
pe ke rja a n
ya ng m e nd a ta ng ka n ke untung a n.
•
Kata “bisnis” dari bahasa Inggris
business
, dari
kata dasar
busy
yang berarti "sibuk" dalam
konteks
individu,
komunitas,
ataupun
masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan
aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan
keuntungan.
•
Dalam
ilmu
ekonomi,
bisnis adalah
suatu
organisasi
yang
menjual
barang
atau
jasa
kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk
mendapatkan laba.
•
Bisnis da la m a rti lua s a da la h istila h um um
ya ng
m e ng g a m b a rka n se m ua
a ktifita s
da n institusi ya ng m e m p ro d uksi b a ra ng &
ja sa da la m ke hidup a n se ha ri- ha ri. Bisnis
se b a g a i sua tu siste m ya ng m e m p ro d uksi
b a ra ng
da n
ja sa
untuk
m e m ua ska n
ke b utuha n m a sya ra ka t (b ussine ssis the n
sim p ly a syste m tha t p ro d uc e s g o o d s a nd
se rvic e to sa tisfy the ne e d s o f o ur so c ie ty)
[Hua t, TC hwe e ,1990].
•
Bisnis merupakan suat u organisasi yang
menyediakan
barang atau
jasa
yang
bert ujuan
unt uk
mendapat kan
keunt ungan [Griffin & Ebert ].
•
Da ri p e nda pa t d ia ta s da pa t d isim pulka n
b a hwa
Bisnis
a da la h
ke g ia ta n
ya ng
d ila kuka n o le h ind ivid u da n se ke lo m p o k
o ra ng
(o rg a nisa si)
ya ng
m e nc ip ta ka n
nila i (c re a te va lue ) m e la lui p e nc ip ta a n
b a ra ng da n ja sa (c re a te o f g o o d a nd
se rvic e )
untuk
m e m e nuhi
ke b utuha n
m a sya ra ka t
da n
m e m p e ro le h
ke untung a n m e la lui tra nsa ksi.
•
A sp e k- a sp e k Bisnis :
•
a ) Ke g ia ta n ind ivid u d a n ke lo m p o k;
•
b ) Pe nc ip ta a n nila i;
•
Dalam ekonomi kapitalis, dimana
kebanyakan bisnis dimiliki oleh
pihak
swasta,
bisnis
dibentuk
untuk mendapatkan profit
dan
meningkatkan kemakmuran para
pemiliknya.
•
Pemilik dan operator dari sebuah
bisnis
mendapatkan
imbalan
sesuai
dengan
waktu,
usaha,
atau kapital yang mereka berikan.
•
Namun
tidak
semua
bisnis
mengejar
keuntungan seperti ini, misalnya bisnis
koperatif yang bertujuan meningkatkan
kesejahteraan
semua
anggotanya
atau
institusi
pemerintah
yang
bertujuan
meningkatkan kesejahteraan rakyat.
•
Secara et imologi, bisnis berart i keadaan
dimana seseorang atau
sekelompok
orang sibuk melakukan pekerjaan yang
menghasilkan keunt ungan.
•
Kata
" bisnis"
sendiri
m emiliki
t iga
penggunaan, t ergant ung skupnya —
penggunaan singular kata bisnis dapat
merujuk
pada
badan
usaha,
yait u
kesat uan yuridis (hukum), teknis, dan
ekonomis yang bert ujuan mencari laba
atau keunt ungan.
•
Penggunaan
yang lebih
luas dapat
merujuk pada sektor pasar tertentu,
misalnya
"bisnis
pertelevisian."
Penggunaan
yang
paling
luas
C. Kebijakan Bisnis
a. M elindungi Usaha Kecil M enengah
•
Sepert i yang kita ketahui bersama bahwa Negara
kita Negara Kesat uan Republik Indonesia adalah
salah sat u Negara yang sedang berkembang
dimana perkembangan terjadi di segala sektor
kehidupan,
baik
ekonomi,
polit ik,
sosial,
pertahanan kemanan, dan budaya.
•
Berbicara dari segi ekonomi, Indonesia yang
disebut -sebut sebagai Negara berkembang ini
ternyata memiliki potensi yang teramat besar
dalam bidang bisnis, hal ini dikarenakan begit u
kaya dan melimpahnya sumber daya alam yang
terdapat
didalamnya,
tak
heran
jika
dulu
Indonesia
sempat
menjadi
sasaran
jajahan
bangsa Eropa.
•
M engingat posisi bisnis sebagai usaha bersama
seluruh masyarakat Indonesia, maka Pemerintah
perlu
mencanangkan
kebijakan
bisnis
yang
didalamnya mengat ur at uran dan batasan dalam
berbisnis,
sehingga
t idak
menggangu
dan
menekan Usaha Kecil M enengah yang merupakan
penyokong perekonomian bangsa, terlebih Usaha
Kecil M enengah merupakan bisnis yang banyak
dilakukan
oleh
masyarakat
t ingkat
ekonomi
menengah
kebawah
yang sangat
membant u
pendapatan perkapita dan pendapatan nasional.
• b. Melindungi Lingkungan Hidup Sekitarnya
• DPR akhirnya mengesahkan Rancangan Undang-Undang
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) menjadi undang-undang dalam Sidang Paripurna di
gedung parlemen, Jakarta, pada hari selasa, 8
September 2009.
• UU tersebut (UU No.23/ 1997) telah bermanfaat bagi upaya pengelolaan lingkungan hidup di I ndonesia, tetapi
efektifitas implementasinya belum dapat mencapai
tujuan yang diharapkan karena adanya persoalan pada masalah substansial, structural, maupun kultural, dan salah satunya adalah pelanggaran terhadap kebijakan
bisnis mengenai penjagaan lingkungan hidup yang
masih banyak terjadi. Lingkungan hidup kita adalah tempat dimana kita dan anak cucu kita nantinya akan
hidup dan tumbuh, karena itulah semestinya kita
sebagai sesama makhluk ciptaan Tuhan wajib
•
c. Melindungi Konsumen
•
Perlindungan konsumen adalah jaminan
yang seharusnya didapatkan oleh para
konsumen
atas setiap
produk
barang
maupun
bahan
makanan
yang
dibeli.
Terutama dalam hal produk makanan,
kenyataannya saat ini konsumen
seakan-akan dianak-tirikan oleh para produsen.
Dalam beberapa kasus, banyak ditemukan
pelanggaran-pelanggaran yang merugikan
para konsumen dalam
tingkatan yang
dianggap
membahayakan
kesehatan
bahkan jiwa dari para konsumen.
•
d. Pendapatan Pemerintah
•
Sejak
dit im pa
krisis-krisis
ekonom i
dan
keuangan di tahun 1998, Indonesia m asih
belum
pulih
seut uhnya.
Kondisi-kondisi
ket idakstabilan
dan
kebijakan–kebijakan
pem erintah yang t idak konsisten, begit u juga
dengan
persaingan
yang
t um buh
dari
ekonom i-ekonom i
indust ri
baru
di
Asia,
m em buat
Indonesia sebagai tem pat
yang
kurang dim inat i unt uk investasi.
•
Perusahaan perseorangan:
bisnis yang
kepemilikannya dipegang oleh satu orang.
Pemilik perusahaan perseorangan memiliki
tanggung jawab tak terbatas atas harta
perusahaan.
•
Persekutuan:
bentuk bisnis di mana dua
orang
atau
lebih
bekerja
sama
mengoperasikan
perusahaan
untuk
mendapatkan
profit
persekutuan
komanditer dan firma
.
Bent uk dasar kepem ilikan bisnis
•
Perseroan:
bisnis yang kepemilikannya
dipegang
oleh
beberapa
orang
dan
diawasi
oleh
dewan
direktur.
Setiap
pemilik memiliki tanggung jawab yang
terbatas atas harta perusahaan.
•
Koperasi:
bisnis
yang
beranggotakan
orang-orang atau badan hukum koperasi
dengan
melandaskan
kegiatannya
•
Perusahaan
Negara
;
adalah
sebuah
badan
usaha
yang
kepem ilikannya
dim iliki
oleh
negara sepert i, PLN, TELKOM
•
Perusahaan
Daerah
;
adalah
sebuah badan usaha yang dim iliki
oleh pem erint ah daerah sepert i
PD Pasar, PDAM , PD Bank Jat im
MultiMedia by Stephen M. Peters ©2001 South-Western College Publishing
Kepemilikan Perseorangan
(Sole Proprietorship)
Perusahaan yang dimiliki seorang pemilik.
4 Sifat :
Pemilik tunggal.
Menanggung seluruh tanggung jawab.
70% dari firma di USA
MultiMedia by Stephen M. Peters ©2001 South-Western College Publishing
Kepemilikan Perseorangan
(Sole Proprietorship)
Keuntungan
Keuntungan
Kerugian
Kerugian
• Mendapatkan semua
profit.
• Kemudahan formasi.
• Kontrol penuh.
• Pajak lebih rendah.
• Menanggung semua
kerugian
• Kewajiban tidak
terbatas.
• Keterbatasan
keuangan.
• Keterbatasan skill.
• Menanggung semua
kerugian
• Kewajiban tidak
terbatas.
• Keterbatasan
keuangan.
• Keterbatasan skill.
MultiMedia by Stephen M. Peters ©2001 South-Western College Publishing
Kepemilikan persekutuan
(Partnerships)
KeuntunganKeuntungan KerugianKerugian
• Pendanaan.
• Kerugian dibagi.
• Spesialisasi.
• Pendanaan.
• Kerugian dibagi.
• Spesialisasi.
• Kontrol dibagi.
• Hutang tidak terbatas.
• Keuntungan dibagi.
• Kontrol dibagi.
MultiMedia by Stephen M. Peters ©2001 South-Western College Publishing
Jenis-jenis Persekutuan
Sekutu Umum (General Partnership)
- Sekutu kerja menjalankan bisnis sehari-hari.
- Sekutu kerja mempunyai tanggungjawab tanpa
batas.
Sekutu komanditer (Limited Partnership)
- Sekutu komanditer hanya menanam modal
dalam bisnis.
- Sekutu komanditer adalah hanya dapat
dikenakan kewajiban sampai kepada jumlah
yang mereka menginvestasikan.
MultiMedia by Stephen M. Peters ©2001 South-Western College Publishing
Kharateristik sebuah Perseroan
• Piagam Perseroan.
(Corporate charter.)
• Penetapan anggaran rumah tangga
(Establishment of bylaws).
• Pemegang saham (Stockholders).
• Dewan direktur
(Board of directors).
BusinessMultiMedia by Stephen M. Peters ©2001 South-Western College Publishing
Perseroan swasta vs Publik
Dipegang swasta
• Korporasi yang secara pribadi dipegang
kepemilikan terbatas ke kelompok kecil
investor.
• Saham tidaklah diperdagangkan didepan umum.
Dipegang Publik
• Korporasi lebih besar.
• Saham diperdagangkan didepan umum.
• Tindakan pada awalnya mengeluarkan saham:
menawarkan saham pada Publik
Business Online
MultiMedia by Stephen M. Peters ©2001 South-Western College Publishing
Perseroan
(Corporations)
KeuntunganKeuntungan KerugianKerugian
• Keterbatasan
kewajiban.
• Akses dana.
• Transfer kepemilikan.
• Keterbatasan
kewajiban.
• Akses dana.
• Transfer kepemilikan.
• Pembiayaan lebih
mahal.
• Pengungkapan
keuangan.
• Kompleksitas problem.
• Pajak lebih banyak.
• Pembiayaan lebih
mahal.
• Pengungkapan
keuangan.
• Kompleksitas problem.
• Pajak lebih banyak.
MultiMedia by Stephen M. Peters ©2001 South-Western College Publishing
Bentuk Perusahaan
berdasarkan Kepemilikan
10%
70% 20%
Partnerships Sole Proprietorships Corporations
MultiMedia by Stephen M. Peters ©2001 South-Western College Publishing
Bentuk Perusahaan berdasarkan
Kontribusi penghasilan
4% 6%
90%
Partnerships
MultiMedia by Stephen M. Peters ©2001 South-Western College Publishing
Keberadaan Kepemilikan bisnis
Metode:
• Mengumpamakan kepemilikan
suatu bisnis keluarga
• Pembelian suatu bisnis yang ada
• Waralaba (Franchising)
MultiMedia by Stephen M. Peters ©2001 South-Western College Publishing
Tiga Jenis franchise
Distributorship
Dealer menjual produk yang dihasilkan oleh Pabrik.
Example: Car dealers.
Chain-Style Business
Firma menggunakan nama dagang perusahaan dan
mengikuti segala ketentuan. Example: McDonalds.
Manufacturing Arrangement
MultiMedia by Stephen M. Peters ©2001 South-Western College Publishing
Franchising
KeuntunganKeuntungan KerugianKerugian Gaya Manajemen yang
teruji/terbukti Pengakuan Nama. Dukungan keuangan.
Gaya Manajemen yang teruji/terbukti
Pengakuan Nama. Dukungan keuangan.
Keuntungan dibagi. Menurunnya Kontrol.
Keuntungan dibagi.
Menurunnya Kontrol. Business Online
MultiMedia by Stephen M. Peters ©2001 South-Western College Publishing
Pengukuran capaian perusahaan
Pengukuran:
Return on Investment (ROI).
MultiMedia by Stephen M. Peters ©2001 South-Western College Publishing
Pengukuran capaian perusahaan
Return on Investment:
• Nilai uang sebuah keuntungan setelah pajak
sebuah perusahaan.
• Metoda yang lebih disukai untuk mengukur
profitabilitas
Return on Equity= Earnings after tax
Equity
MultiMedia by Stephen M. Peters ©2001 South-Western College Publishing
Pengukuran capaian perusahaan
& Risiko
Risiko: Derajat ketidakpastian tentang keuntungan
masa depan sebuah firma.
Resiko dapat meliputi :
•
Dr.
Suparman
Sumahadidjaya
,
arti
kata
w iraswasta bisa diuraikan lebih kurang sebagai
berikut : Kew irausahaan terdiri dari kata w ira dan
usaha. W ira berarti : pejuang, pahlawan, manusia
unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan
berwatak agung. Usaha, berarti perbuatan amal,
bekerja, berbuat sesuatu. Jadi w irausaha adalah
pejuang atau pahlawan yang berbuat sesuatu. Ini
baru dari segi etimologi (asal usul kata).
KEW IRAUSAHAAN
•
Dalam lampiran Keputusan M enteri Koperasi dan Pembinaan Pengusaha Kecil Nomor 961/ KEP/ M / XI/ 1995, dicantumkan bahwa:
W irausaha adalah orang yang mempunyai semangat, sikap, perilaku dan kemampuan kew irausahaan.• Beberapa definisi t entang kewirausahaan m enurut beberapa ahli t ersebut diantaranya adalah sebagai berikut :
• Raymond W. Y. Kao, w irausaha adalah seseorang yang m am pu m em indahkan atau m engkonversikan sum ber-sum ber daya ekonom is dari t ingkat produkt ivitas rendah ke t ingkat produkt ivitas t inggi. • Syamsudin Suryana, w irausaha adalah seseorang yang m em iliki
karakt erist ik percaya diri, berorientasi pada t ugas dan hasil, pengam bil resiko yang wajar, kepem im pinan yang lugas, kreat if m enghasilkan inovasi, serta berorientasi pada m asa depan.
• Praw irokusumo, w irausaha adalah m ereka yang m elakukan upaya-upaya kreat if dan inovat if dengan jalan m engem bangkan ide, dan m eram u sum ber daya unt uk m enem ukan peluang dan perbaikan hidup.
• Richard Cantillon (1775) ; Kew irausahaan didefinisikan sebagai bekerja sendiri (self-em ploym ent ). Seorang wirausahawan m em beli barang saat ini pada harga t ert ent u dan m enjualnya pada m asa yang akan datang dengan harga t idak m enent u. Jadi definisi ini lebih m enekankan pada bagaim ana seseorang m enghadapi resiko atau ket idakpast ian.
• Jean Baptista Say (1816); Seorang w irausahawan adalah agen yang m enyat ukan berbagai alat -alat produksi dan m enem ukan nilai dari produksinya.
• Frank Knight (1921) ; Wirausahawan m encoba unt uk m em prediksi dan m enyikapi perubahan pasar. Definisi ini m enekankan pada peranan w irausahawan dalam menghadapi ket idakpast ian pada dinamika pasar. Seorang w orausahawan disyarat kan unt uk m elaksanakan fungsi-fungsi m anajerial m endasar sepert i pengarahan dan pengawasan.
• Joseph Schumpeter (1934) ;Wirausahawan adalah seorang inovat or yang m engim plem entasikan perubahan - perubahan di dalam pasar m elalui kom binasi-kom binasi baru. Kom binasi baru t ersebut bisa dalam bent uk :
– m em perkenalkan produk baru atau dengan kualitas baru,
– m em perkenalkan m et oda produksi baru,
– m em buka pasar yang baru (new m arket ),
– M em peroleh sum ber pasokan baru dari bahan atau kom ponen baru, atau
•
Jadi yang dimaksud dari kata w iraswasta adalah
mewujudkan aspirasi kehidupan mandiri dengan
landasan keyakinan dan watak yang luhur. Lebih
spesifiknya kaum w iraswastawan sejati adalah
mereka
yang
berani
memutuskan
untuk
bersikap, berpikir dan bertindak secara mandiri,
mencari nafkah dan berkarier dengan jalan
berusaha diatas kemampuan sendiri dengan cara
yang
jujur
dan
adil,
jauh
dari
sifat-sifat
kecurangan.
•
Salah satu kesimpulan yang bisa ditarik dari
berbagai pengertian tersebut
adalah bahwa
kew irausahaan dipandang sebagai fungsi yang
mencakup
eksploitasi
peluang-peluang
yang
muncul di pasar.
•
Kesimpulan
lain
dari
kew irausahaan
adalah
proses penciptaan sesuatu yang berbeda nilainya
dengan menggunakan usaha dan waktu yang
diperlukan, memikul resiko finansial, psikologi
dan sosial yang menyertainya, serta menerima
balas jasa moneter dan kepuasan pribadi.
••
Wirausaha
Wirausaha merint is
merint is usaha
usaha dari
dari kecil
kecil,
,
memanfaat kan
memanfaat kan kesempatan
kesempatan yang
yang ada
ada dengan
dengan
cepat
cepat ,
, suka
suka mengambil
mengambil resiko
resiko.
. M anajer
M anajer memasuki
memasuki
organisasi
organisasi pada
pada saat
saat organisasi
organisasi menjadi
menjadi besar
besar,
,
pandai
pandai mengelola
mengelola persoalan
persoalan organisasi
organisasi yang
yang
kompleks
kompleks,
, dan
dan berhat i
berhat i--hat i
hat i dalam
dalam hal
hal resiko
resiko..
Art i
Art i Pent ing
Pent ing Kew iraswastawan
Kew iraswastawan
••
M eningkat kan
M eningkat kan produkt ivitas
produkt ivitas
••
M enciptakan
M enciptakan teknologi
teknologi baru
baru
••
M endorong
M endorong inovasi
inovasi
••
M embant u
M embant u organisasi
organisasi besar
besar
••
Variabel
Variabel Lingkungan
Lingkungan Yang
Yang M em pengaruhi
M em pengaruhi
Kew iraswastawan
Kew iraswastawan
••
Variabel
Variabel Ekonom i
Ekonom i,
, insent if
insent if pasar
pasar dan
dan besarnya
besarnya
m odal
m odal di
di suat u
suat u m asyarakat
m asyarakat . M odal
. M odal ditent ukan
ditent ukan
oleh
oleh tabungan
tabungan m asyarakat
m asyarakat .
. Pert um buhan
Pert um buhan
ekonom i
ekonom i dipengaruhi
dipengaruhi oleh
oleh proporsi
proporsi investasi
investasi
terhadap
terhadap GDP.
GDP. Proporsi
Proporsi investasi
investasi tersebut
tersebut
dipengaruhi
dipengaruhi oleh
oleh keterbukaan
keterbukaan ekonom i
ekonom i dan
dan
stabilitas
stabilitas polit ik
polit ik..
••
Variabel
Variabel Sosial
Sosial
••
Sistem
Sistem Hukum
Hukum
••
Budaya
Budaya
Proses
Proses Kew iraswastaan
Kew iraswastaan
••
Kesempatan
Kesempatan dan
dan Ide
Ide
••
Ide
Ide bisnis
bisnis dapat
dapat datang
datang brbagai
brbagai sit uasi
sit uasi:
: saat
saat masih
masih
kerja
kerja,
, karena
karena ingin
ingin memenuhi
memenuhi kebut uhan
kebut uhan hidup
hidup,
,
dan
dan hobi
hobi..
••
Rencana
Rencana Bisnis
Bisnis Formal
Formal
••
Dokumen
Dokumen yang
yang disiapkan
disiapkan unt uk
unt uk mendirikan
mendirikan bisnis
bisnis.
.
Dapat
Dapat berbent uk
berbent uk st udi
st udi kelayakan
kelayakan usaha
usaha..
••
Halangan
Halangan Unt uk
Unt uk M asuk
M asuk
••
Kurangnya
Kurangnya pengetahuan
pengetahuan pasar
pasar
••
Jaringan
Jaringan kerja
kerja dan
dan informasi
informasi yang
yang kurang
kurang
mendukung
mendukung
••
M odal yang
M odal yang kurang
kurang
•• St rat egiSt rat egi M em asukiM em asuki PasarPasar
•• M em bangunM em bangun perusahaanperusahaan barubaru
•• M em beliM em beli perusahaanperusahaan yang yang sudahsudah adaada
•• Franchise Franchise atauatau WaralabaWaralaba Bent uk
Bent uk OrganisasiOrganisasi
•• Usaha Usaha peroranganperorangan
•• Firm aFirm a
•• PerseroanPerseroan
•• Fakt orFakt or Penent uPenent u KeberhasilanKeberhasilan
•• Fakt orFakt or PenyebabPenyebab KegagalanKegagalan
•• Perm odalanPerm odalan yang yang kurangkurang
•• M esinM esin atauatau peralatanperalatan yang yang ket inggalanket inggalan jam anjam an
•• TidakTidak m am pum am pu m endet eksim endet eksi perubahanperubahan pasarpasar
•• KualifikasiKualifikasi pribadipribadi yang yang kurangkurang
•• KurangnyaKurangnya pengalam anpengalam an m anajerialm anajerial
•• Ket idakseim banganKet idakseim bangan pengalam anpengalam an antaraantara keuangankeuangan, , produksiproduksi, , dandan fungsifungsi lainnya
lainnya
•• M anajem enM anajem en yang yang t idakt idak kom pet enkom pet en
Definisi & Dasar – Dasar M anajemen
•
M anajemen adalah proses perencanaan,pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan
penggunaan sumber daya organisasi lainnyaagar mencapai tujuan yang telah ditetapkan (Stoner).
•
M anajemen merupakan ilmu dan seni.•
Ada 4 fungsi utama dalam manajemen: Perencanaan (Planning), Pengorganisasian (Organizing),Pengarahan (Actuating/ Directing), dan Pengawasan (Controlling)
•
Seni dalam menyelesaikan sesuat u melalui orang lain (Follet ,1997)•
Sebuah proses yang dilakukan unt uk mewujudkan t ujuan organisasi melalui rangkaian kegiatan berupa perencanaan, pengorganisasian,pengarahan, dan pengendalian orang-orang serta sumber daya organisasi lainnya (Nickels, M cHugh and M cHugh ,1997)
•
Seni atau proses dalam menyelesaikan sesuat u yang terkait dengan pencapaian t ujuan.Sum ber Daya Organisasi
•
Sum ber Daya M anusia
•
Sum ber Daya Inform asi
•
Sum ber Daya Fisik
•
Sum ber Daya Keuangan
•
Sum ber Daya Alam
•
dll
Pengert ian Efekt if dan Efisien (Drucker)
Efekt if :
•
m engerjakan pekerjaan
yang
benar atau
tepat
Efisien :
Fungsi-fungsi M anajem en
•
Perencanaan (Planning)
•
Pengorganisasian (Organizing)
•
Pengarahan dan pengim plem entasian
(Direct ing/ Leading)
•
Pengawasan dan Pengendalian (Cont rolling)
Fungsi Perencanaan
•
proses yang m enyangkut upaya yang
dilakukan unt uk m engant isipasi
kecenderungan di m asa yang akan datang dan
penent uan st rategi dan takt ik yang tepat
Kegiat an dalam Fungsi Perencanaan
•
M enetapkan t ujuan dan target bisnis
•
M erum uskan st rategi unt uk m encapai t ujuan
dan target bisnis tersebut
•
M enent ukan sum ber-sum ber daya yang
diperlukan
•
M enetapkan standar/ indikator keberhasilan
dalam pencapaian t ujuan dan target bisnis
Fungsi Pengorganisasian
•
proses yang m enyangkut bagaim ana st rategi
dan takt ik yang telah dirum uskan dalam
perencanaan didesain dalam sebuah st rukt ur
organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan
lingkungan organisasi yang kondusif, dan
Kegiatan dalam Fungsi Pengorganisasian
•
M engalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan t ugas, dan menetapkan prosedur yang diperlukan•
M enetapkan st rukt ur organisasi yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggungjawab•
Kegiatan perekrutan, penyeleksian, pelat ihan dan pengembangan sumber daya manusia/ tenaga kerja•
Kegiatan penempatan sumber daya manusia pada posisi yang paling tepatFungsi Pengarahan dan Implement asi
•
proses im plem entasi program agar dapat
dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi
serta proses m em ot ivasi agar sem ua pihak
tersebut dapat m enjalankan
Kegiat an dalam
Fungsi Pengarahan dan Implement asi
•
M engim plem entasikan proses kepem im pinan,
pem bim bingan, dan pem berian m ot ivasi
kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara
efekt if dan efisien dalam pencapaian t ujuan
•
M em berikan t ugas dan penjelasan rut in
m engenai pekerjaan
•
M enjelaskan kebijakan yang ditetapkan
Fungsi Pengawasan dan Pengendalian
•
proses yang dilakukan unt uk m em ast ikan
seluruh rangkaian kegiatan yang telah
direncanakan, diorganisasikan dan
Kegiatan dalam
Fungsi Pengawasan dan Pengendalian
•
M engevaluasi keberhasilan dalam pencapaian t ujuan dan target bisnis sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan•
M engambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan•
M elakukan berbagai alternat if solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian t ujuan dan target bisnisKegiatan dalam Fungsi-fungsi M anajemen
Planning Planning
Penentuan Tujuan dan Penentuan Tujuan dan Bagaimana Cara Pencapaian Bagaimana Cara Pencapaian yang terbaik
yang terbaik
Organizing Organizing
Penentuan Bagaimana Penentuan Bagaimana Penyusunan Organisasi dan Penyusunan Organisasi dan Aktifitas dapat dilakukan Aktifitas dapat dilakukan
Controlling Controlling
M onitoring dan Perbaikan M onitoring dan Perbaikan Aktifitas yang sedang berjalan Aktifitas yang sedang berjalan agar Tujuan dapat tercapai agar Tujuan dapat tercapai
Leading Leading
Proses M emotivasi Anggota Proses M emotivasi Anggota Organisasi agar Planning dapat Organisasi agar Planning dapat dijalankan
dijalankan
M enunjukkan Arah Tahapan dari set iap fungsi manajemen M enunjukkan Arah Tahapan dari set iap fungsi manajemen M enunjukkan ket erkait an t imbal balik ant ar fungsi manajemen M enunjukkan ket erkait an t imbal balik ant ar fungsi manajemen Ket erangan:
Fungsi-fungsi M anajemen
Planning & Planning & decision decision making making SumberSumber DayaDaya OrganisasiOrganisasi SumberSumber DayaDaya FisikFisik// AlamAlam InformasiInformasi
SumberSumber DayaDaya M anusiaM anusia M odalM odal
C o n tr o ll in g Leading O rg a n iz in g Fungsi
Fungsi--fungsifungsi M anajemenM anajemen
Tujuan Organisasi
Efektif Efisien
M anajemen Sumber Daya M anusia
•
Manajemen Sumber Daya Manusia adalah
penerapan
manajemen
berdasarkan
fungsinya untuk memperoleh sumber daya
manusia yang terbaik bagi bisnis yang kita
jalankan
dan
bagaimana
sumber
daya
manusia
yang
terbaik
tersebut
dapat
•
M anajemen
Personalia
dalam
organisasi
merupakan bidang yang bisa dikatakan sulit
pengelolaannya,
karena
menangani
permasalahan
Karyawan,
dimana
manusia
sebagai obyeknya. Dikatakan sulit karena setiap
individu memiliki kemampuan dan potensi yang
berbeda, seperti kebutuhan karyawan setiap
harinya dalam bekerja, tingkat kendali emosional
tidak sama, tenaga tidak standart satu sama lain,
gaya dan pola hidup yang berbeda, problem
individu
yang
bermacam-macam,
kondisi
karyawan di tiap perusahaan tidak sama dan
tidak
teratur,
sehingga
fungsi
manajemen
personalia adalah mengatur ketidak teraturan
tersebut.
•
Definisis M SDM Dari beberapa pendapat para ahli
yait u
•
M alayu S.P. Hasibuan
:
“ M SDM adalah ilmu dan
seni mengat ur hubungan dan peranan tenaga kerja
agar efekt if dan efisien membant u terw ujudnya
t ujuan perusahaan, karyawan, dan masyarakat .
Fungsi-fungsi M SDM
terdiri dari perencanaan,
pengorganisasian,
pengarahan,
pengendalian,
pengadaan,
pengembangan
kompensasi,
pengintegrasian, pemeliharaan, kedisiplinan dan
pemberhent ian “
pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian atas pengadaan tenaga kerja, pengem bangan, kom pensasi, integrasi, pem eliharaan, dan pem ut usan hubungan kerja dengan sum ber daya m anusia unt uk m encapai sasaran perorangan, organisasi dan m asyarakat “ Penjelasan dari definisi tersebut di atas adalah sebagai berikut :
a. Perencanaan
• Bagi m anajer personalia perencanaan berart i penent uan program personalia yang akan m em bant u tercapainya sasaran yang telah disusun.
b. Pengorganisasian
• Apabila serangkaian t indakan telah ditent ukan organisasi harus disusun unt uk m elaksanakannya. Organisasi adalah alat unt uk m encapai t ujuan.
c. Pengarahan
• M em beri pengarahan dan m em berikan perintah agar bawahan dapat bekerja secara efekt if.
d. Pengendalian
• Yaitu pengamatan atas tindakan dan perbandingannya dengan rencana dan perbaikan atas setiap penyimpangan yang mungkin terjadi atau pada saat- saat tertentu, penyusunan kembali rencana- rencana dan penyesuaiannya
terhadap penyimpangan yang tidak dapat diubah.
Pengendalian adalah fungsi manajerial yang berhubungan dengan pengaturan kegiatan agar sesuai dengan rencana
personalia yang sebelumnya telah dirumuskan
berdasarkan analisis terhadap sasaran dasar organisasi. e. Pengadaan tenaga kerja
• Penentuan sumber daya manusia yang diperlukan harus
bersandar pada tugas- tugas yang tercantum pada
rancangan pekerjaan yang ditentukan sebelumnya.
Penentuan ini merupakan keputusan yang makin
dipengaruhi oleh tujuan manajer personalia dalam
memenuhi kebutuhan manusia. f. Pengembangan
• Pengembangan merupakan peningkatan ketrampilan
g. Kompensasi
• Fungsi ini dirumuskan sebagai balas jasa yang memadai dan layak kepada personalia untuk sumbangan mereka kepada tujuan organisasi.
h. Integrasi
• Integrasi merupakan usaha untuk menghasilkan suatu rekonsiliasi (kecocokan) yang layak atas kepentingan-kepentingan perorangan, masyarakat dan organisasi.
i. Pemeliharaan
• Pemeliharaan merupakan usaha untuk mengabdikan
keadaan. Terpeliharanya kemauan bekerja sangat
dipengaruhi oleh komunikasi dengan para karyawan. j. Pemisahan
• Organisasi bertanggung jawab untuk melaksanakan proses pemutusan hubungan kerja sesuai dengan persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan dan menjamin bahwa warga masyarakat yang dikembalikan itu berada dalam keadaan yang sebaik mungkin.
•
Dari pendapat tersebut di atas maka dapat
disimpulkan mengenai manajemen personalia
sebagai berikut :
1. M anajemen personalia adalah suatu ilmu dan
seni serta merupakan salah satu cabang dari
ilmu menejemen yang ikut berperan dalam
mencapai efisiensi dan efektivitas.
M anajemen Pemasaran
•
M anajemen
Pemasaran
adalah
kegiat an
manajem en
berdasarkan
fungsinya yang pada
int inya
berusaha unt uk mengident ifikasi apa
sesungguhnya yang dibut uhkan oleh
konsumen,
dan
bagaimana
cara
pemenuhannya dapat diw ujudkan
•
Pemasaran
memainkan
peranan
penting dalam pertumbuhan ekonomi
di
dunia
global
saat
ini.
I ni
memastikan
pertumbuhan
ekonomi
yang
direncanakan
dalam
perekonomian
berkembang
dimana
kelangkaan
barang,
jasa,
ide
dan
pengangguran
yang
berlebihan,
•
Dengan
pemasaran,
bisnis
cepat
berkembang, teknologi memainkan peran
yang
lebih
penting
dalam
tuntutan
menganalisis dan menggunakan informasi
yang
dikumpulkan
skala
besar
dari
pelanggan. Untuk memprediksi strategi bisnis
konsekuen dengan menggunakan teknologi,
diperlukan
untuk
mengevaluasi
kinerja
pelanggan, menemukan kecenderungan atau
pola perilaku pelanggan. Untuk tujuan ini di
dunia modern menggunakan teknologi pada
tingkat
maksimum
dengan
e-commerce,
internet marketing dan jasa dll.
•
Pengertian pasar yang lebih luas diberikan oleh Philip Kotler seorang pakar pemasaran dunia sebagai berikut ; Pasar terdiri dari semua pelanggan potensial yang memiliki kebutuhan atau keinginan tertentu serta mau dan mampu turut dalam pertukaran untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan itu.•
M enurut Kot ler dan Amst rong (2001) menyatakan bahwa : “Pemasaran adalah suat u proses sosial dan manajerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka but uhkan dan inginkan, lew at penciptaan dan pert ukaran t imbal balik produk dan nilai dengan orang lain”.•
M enurut Kot ler (2002) konsep pemasaran didefinisikan sebagai berikut : “Konsep pemasaran berpendapat bahw a kunci unt uk mencapai t ujuan organisasi terdiri dari penent uan kebut uhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diinginkan secara lebih efekt if dan efisien dari pada saingannya”.Dalam
implementasinya,
organisasi
menggunakan serangkaian alat pemasaran
yang
dikenal
dengan
istilah
bauran
pemasaran ( marketing mix) yang meliputi:
1. Produk ( product) , terdiri atas variasi produk,
kualitas, desain, fitur, nama merek, kemasan,
ukuran, layanan, garansi, dan retur.
2. Harga ( price) , terdiri dan harga katalog,
diskon,
potongan
khusus,
periode
pembayaran, dan persyaratan kredit.
3. Promosi ( promotion) , terdini atas promosi
penjualan, perikianan, personal selling, public
relations, dan direct marketing.
•
Basu Swast ha dan Irawan (1990) berpendapat bahwa : “Konsep pemasaran adalah falsafah bisnis yang menyatakan bahw a pemuasan kebut uhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan”. Dalam konsep pemasaran tersebut terdapat t iga elemen pokok, yait u: A. Orientasi konsumen•
Pada dasarnya perusahaan yang memperhat ikan konsumen harus :•
M enent ukan kebut uhan pokok dari pembeli yang akan dilayani dan dipenuhi•
M emilih kelompok pembeli yang menjadi sasaran penjualan•
M enent ukan produk dan program pemasarannya•
M engadakan penelit ian pada konsum en, unt uk mengukur, menilai dan menafsirkan keinginan, sikap, serta t ingkah laku mereka.B. Volume penjualan yang mengunt ungkan
•
Salah sat u t ujuan perusahaan adalah unt uk memperoleh laba yang maksimal. Laba it u sendiri merupakan pencerminan dari usaha-usaha perusahaan yang berhasil memberikan kepuasan kepada konsumen. Unt uk memberikan kepuasan tersebut perusahaan dapat menyediakan atau menjual barang dan jasa yang paling baik dengan harga yang layak.C. Koordinasi dan integrasi seluruh kegiatan pemasaran dalam perusahaan
•
Dasar pemikiran dari konsep pemasaran di atas adalah :•
Perusahaan menganggap sebagai t ugasnya, pem uas keinginan kelompok pembeli tertent u.•
Perusahaan menyadari bahwa unt uk dapat memuaskan keinginan pembeli, diperlukan program market ing research unt uk mengetahui keinginan-keinginan tersebut .•
Perusahaan menyadari bahwa semua kegiatan perusahaan yang mempengaruhi pembeli harus ditempat kan di bawah kont rol pemasaran yang terintegrasi.M anajemen Produksi
•
Manajemen
Produksi
adalah
penerapan manajemen berdasarkan
fungsinya untuk menghasilkan produk
yang sesuai dengan standar yang
ditetapkan
berdasarkan
keinginan
konsumen, dengan teknik produksi
yang seefisien mungkin, dari mulai
pilihan lokasi produksi hingga produk
akhir yang dihasilkan dalam proses
produksi
•
M anajemen Produksi dan Operasi tidak hanya manajemen pabrik manufakt ur. Dalam pembahasan M anajemen Produksi dan Operasi, di samping menyangkut pembahasan organisasi pabrik manufakt ur, juga menyangkut pem bahasan organisasi jasa, sepert i perbankan, rumah sakit dan jasa t ransportasi.•
Dalam suat u kegiatan produksi dan operasi, M anajer Produksi dan Operasi harus mampu m embina dan mengendalikan arus masukan (input s) dan keluaran (out put s), serta mengelola penggunaan sumber-sumber daya yang dimiliki.•
Manajer
produksi
dan
operasi
harus
dapat
merencanakan
secara
efektif
penggunaan
sumber-sumber
daya
yang
sangat
terbatas,
memperkirakan
dampak
pada
sasaran
dan
mengkoordinasikan
pengimplementasian
dari
rencana.
•
Berdasarkan
rencana
yang
disusun,
maka
keputusan-keputusan yang lebih terinci harus
dibuat, seperti besarnya partai (batch)
dari
produk untuk macam-macam
yang berbeda,
waktu-waktu
lembur
dan
variabel-variabel
tenaga kerja yang lain, prosedur pengendalian
mutu, pemesanan bahan dan banyak
prosedur-prosedur
lain
yang
harus
diterapkan
atau
diimplementasikan
.•
Empat fungsi terpent ing dalam fungsi produksi dan operasi adalah:a. Proses pengolahan, merupakan metode atau teknik yang digunakan unt uk pengolahan masukan (input s). b. Jasa-jasa penunjang, merupakan sarana yang berupa
pengorganisasian yang perlu unt uk penetapan teknik dan metode yang akan dijalankan, sehingga proses pengolahan dapat dilaksanakan secara efekt if dan efisien.
c. Perencanaan, merupakan penetapan keterkaitan dan pengorganisasian dari kegiatan
produksi
dan operasi yang akan dilakukan dalam suat u dasar wakt u atau periode tertent u.• Proses pengolahan yang dilakukan dapat berupa:
a. Produksi secara kelompok besar atau batch production, di mana pengolahan dilakukan untuk suatu kelompok produk yang bervariasi dengan kelompok produk yang di-hasilkan yang lain, terutama variasi terlihat dari bahan-bahan yang terbatas. Batch production ini bersifat lebih sulit, terutama dalam perencanaannya terutama dalam pemanfaatan peralatan serta penggunaan bahan-bahan secara efektif.
b. Sistem Proses dari produksi dan operasi, di mana produk dihasilkan secara terus menerus dalam suatu pola atau rancangan tertentu, seperti penyulingan minyak (oil refinery) atau produksi pupuk. Umumnya sistem proses (process system) ini banyak dipergunakan untuk pengolahhan bahan baku (raw materials) menjadi bahan antara atau barang setengah jadi bagi industri lainnya.
c. Produksi M assa - sat u produk, di mana produksi dilakukan dalam jumlah banyak dan diperunt ukkan unt uk pasar melalui pengadaan persediaan barang jadi, dan um umnya terdapat dalam indust ri pengolahan dan rekayasa (assembling). Dalam proses
pengolahan
atau produksi sepert i ini terdapat aliran bahan yang sangat rumit dalam meng-hasilkan suat u produk akhir, sepert i pada perusahaan pabrik atau assembling mobil atau barang-barang elekt ronik.dengan membangun suatu produk dengan menggunakan bahan-bahan at au barang-barang serta komponen-komponen yang dikumpulkan pada suatu tempat pengerjaan konstruksinya. Proses produksi atau operasi seperti ini terdapat pada pabrik kapal atau industri pesawat terbang. f. Peralatan-peralatan yang dipergunakan dalam
proses produksi dan operasi ini t erdiri ian peralatan perangkat keras (hard-ware) seperti mesin-mesin dan peralat an lainnya, serta r-eralatan perangkat lunak (soft-ware) seperti program produksi atau pengolahannya. Di simping itu dibutuhkan sarana dan prasarana penunj ang atau pelayanan supplies, seperti Listrik, gas dan lain sebagainya.
• Jasa-jasa pelayanan produksi itu dapat berupa:
a. Desain Produk, di mana banyak terjadi perubahan atau variasi dari produk yang dihasilkan atau yang dibutuhkan/diinginkan oleh konsumen. Oleh karena itu untuk desain produk ini dibutuhkan kegiatan penelitian, penetapan spesifikasi produk yang mencakup mutu atau kualitas, fasilitas dan pelaksanaan inspeksi, perancangan atau desainnya sendiri serta seni arsitektur atau penampilannya.
b. Teknologi, di mana perusahaan atau industri harus dapat mengikuti perkembangan teknologi. Untuk ini dibutuhkan pengetahuan dan latihan serta usaha-usaha agar teknologi yang dipergunakan tidak ketinggalan dan tetap masih mutakhir atau up-to-date. Dalam fungsi produksi dan operasi, pengembangan teknologi mempunyai dam-pak dalam bidang:
1). peralatan yang digunakan, yang dapat menimbulkan dibutuhkannya tambahan dana untuk investasi, dan biaya produksi atau pengolahan yang lebih murah.
2). bahan yang diolah, sehingga dapat menimbulkan penggantian bahan yangdibutuhkanatau jumlah pemakaian bahan yang lebih hemat. 3). cara pengolahan yang lebih sederhana, sehingga menimbulkan biaya
produksi atau operasi yang lebih murah.
c. Cara penggunaan sumber-sumber daya (use of resources), di mana mesin dan peralatan serta tenaga kerja dan bahan-bahan perlu diupayakan agar dapat dipergunakan secara optimal dan dapat lebih hemat atau lebih efisien. Dalam upaya ini dikembangkanlah berbagai ilmu pengetahuan untuk dapat optimalnya penggunaan sumber-sumber daya tersebut, yaitu: 1). studi kerja (work study), yang mengkaji dan menganalisis
pengukuran yang hati-hati atas seluruh pekerjaan (jobs) dan kegiatan perusahaan secara keseluruhan. Work study ini mencakup tiga hal, yaitu metode kerja, pengukuran kerja (work measurement) dan motivasi kerja.
2). manajemen bahan (material management), yang berkaitan dengan proses penentuan pengadaan bahan, prosedur permintaan bahan, perencanaann persediaan, penga-turan penyimpanan bahan dan pengendalian atau pengawasan persediaan.
3). riset operasional (operation research), yang menggunakan pendekatan model matematis dalam pengoptimalisasian penggunaan bahan bagi upaya memaksimalisasi-kan hasil yang akan dicapai atau meminimalisasikan biaya produksi atau operasi.
M anajem en Keuangan
•
M anajemen Keuangan adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusaha untuk memastikan bahwa kegiatan bisnis yang dilakukan mampu mencapai tujuannya secara ekonomis yaitu diukur berdasarkan profit. Tugas manajemen keuangan diantaranya merencanakan dari mana pembiayaan bisnis diperoleh, dan dengan cara bagaimana modal yang telah diperoleh dialokasikan secara tepat dalam kegiatan bisnis yang dijalankan•
Konsep dasar manajemen keuangan terdiri atas:Pasar Finansial dan Teori Suku Bunga
a. Sekuritas Pasar Finansial : Sekuritas pasar uang terdiri atas inst rumen jangka pendek yang dijual oleh pemerintah, inst it usi keuangan, dan perusahaan. Karakterist ik sekuritas ini adalah usianya sat u tahun atau kurang. Contoh : sert ifikat Bank Indonesia, commercial paper, JIBOR (Jakarta Interbank Offerrate) dan deposito. b. Sekuritas Pasar M odal: Sekuritas pasar modal terdiri atas
inst rumen dengan usia lebih dari sat u tahun hingga tak terhingga (tanpa wakt u jat uh tem po). Terbagi atas : (1) sekuritas yang mem berikan penghasilan tet ap, misalnya obligasi dengan bunga tetap, (2) sekuritas yang menawarkan part isipasi kepemilikan misalnya saham biasa.
c. Sekuritas Turunan : Sekuritas t urunan adalah
sekuritas yang nilainya dikait kan dengan akt iva
atau sekuritas lainnya (sekuritas utam a sepert i
obligasi dan saham ). Sekuritas t urunan yang
banyak diperjualbelikan adalah :
–
Opt ion adalah suat u kont rak antara dua pihak, pihak penjual opt ion dan pihak pem beli opt ion unt uk melakukan t ransaksi jual beli suat u akt iva tertent u pada harga dan wakt u yang telah disepakat i.d. Investasi Tidak Langsung M elalui Reksa Dana :
Reksa dana sering dikatakan pada um um nya
m enawarkan
likuiditas,
diversifikasi
dan
“ m anajem en
dana
secara
professional”.
Pem egang reksa dana dengan
m odal
dan
pengetahuan terbatas dapat m enikm at i efek
diversifikasi
karena
reksa
dana
m erupakan
him punan sekuritas yang dipilih oleh para
profesional dalam bidang investasi.
•
FUNGSI PASAR FINANSIAL
•
Pasar finansial m em iliki fungsi ekonom i yang
am at pent ing yait u unt uk m engalokasikan
dana secara efisien dari pihak yang kelebihan
dana ke pihak yang m em but uhkan dana.
Terdapat dua cara investor m em beli sekuritas
yait u:
(1) secara langsung, m elaui pasar finansial
Tingkat suku bunga ditentukan oleh faktor permintaan dan penawaran dana. Teori loanable funds memberikan penjelasan faktor-faktor yang mempengaruhi supply :
a. Rumah tangga : Jika suku bunga tinggi atau penghasilan meningkat tabungan rumah tangga semakin bertambah, berarti dana yang dapat dipinjamkan meningkat.
b. Sektor usaha : Kelebihan kas yang dapat diinvestasikan dalam jangka pendek akan meningkatkan dana yang dapat dipinjamkan. c. Pemerintah : Pemerintah mempengaruhi supply dan melalui bank
sentral ini merupakan faktor yg dominan dalam menentukan besar kecilnya Sf.
d. Investor asing : Semakin banyak investor asing yang tertarik untuk memberikan pinjaman atau menginvestasikan dananya di suatu Negara Sf akan naik.
Keempat faktor tersebut juga mempengaruhi permintaan akan loanable funds (Df). M isalnya, jika konsumsi rumah tangga meningkat, Df meningkat. Bila perekonomian membaik dan perusahaan memiliki alternatif investasi, kebutuhan modal akan meningkat, Df pun meningkat. Jika pemerintah menaikkan anggaran belanja, kebutuhan modal meningkat Df meningkat. Jika investor asing membutuhkan dana dari suatu Negara Df akan meningkat.
M anajem en Inform asi
Arti Penting Perlunya sebuah Sistem Informasi
1. M eningkatnya Kebutuhan masyarakat (konsumen) Tiap hari, terhadap kebutuhan Pokok dan kebutuhan pelengkap lainnya. 2. Tingkat kecerdasan (kemampuan berfikir) masyarakat meningkat
searah dengan berkembangnya kualitas pendidikan di masyarakat 3. Kualitas hidup semakin meningkat dan penuh tantangan.
4. Pekerjaan tidak hanya satu (monoton) tetapi semakin banyak dan luas w ilayahnya.
5. Kecenderungan M anusia M odern mencari alternatif untuk cadangan masa depan.
6. Orientasi hidup semakin jelas dan pemahaman managerial semakin tinggi.
7. Persaingan hidup semakin ketat dan membutuhkan banyak energi. 8. Kualitas pekerjaan (hasil karya) berubah interprestasinya dan
dituntut setiap hasil pekerjaan untuk bisa cepat , cerdas, akurat dan segera bisa dimanfaatkan.
9. Persaingan dunia Usaha makin keras dengan adanya pasar bebas dunia.
Dampak Perubahan Dunia Global
•
Beberapa tahun yang lalu sedikit sekali organisasi yang memiliki kepedulian terhadap informasi termasuk bagaimana memperolehnya, mengelola dan mendist ribusikan kedalam seluruh organisasi. Namun karena adanya perubahan lingkungan bisnis, maka organisasi bisnis t idak bisa mengabaikan sistem informasi, terdapat kekuatan yang menjadi pendorong perubahan tersebut :1. Perubahan ekonomi secara Global ( t he emergence and st rengt hening of t he global economy) sehingga terjadi : a. M anajemen dan pengendalian pada berbagai tempat
dibanyak negara.
b. Tingkat persaingan di pasar dunia
2. Perubahan ekonom i indust rial
elem en
pent ing yang sangat berpengaruh terhadap
perubahan ekonom i adalah :
a. Pengetahuan dan inform asi yang didasarkan
atas nilai ekonom i.
b. Produkt ivitas
c. Produk dan jasa-jasa baru
d. Kepem im pinan
e. Persaingan berdasarkan wakt u
f. Siklus hidup produk yang lebih pendek
g. Basis pengetahuan karyawan yang terbatas.
3. Perubahan Lingkungan Bisnis juga berpengaruh pada cara mengorganisir dan mengelola Perusahaan, sehingga dengan Teknologi informasi cara menciptakan nilai (hasil produksi barang dan jasa) juga berubah.
a.Pada Perusahaan Tradisional umumnya : • Hirarki(jabatan yang berurutan)
• Sentralistis
• Pengelolaan struktur yang ditandai dengan prosedur operasi standart.
b.Perubahanya pada Perusahaan : • struktur organisasi yang mendatar • Desentralisasi
• Fleksibilitas • Kebebasan lokasi
• Biaya transaksi dan koordinasi yang rendah • Pemberdayaan
SISTEM INFORM ASI
Sistem Informasi adalah seperangkat komponen yang saling berhubungan, dan yang berfungsi mengum pulkan, mem proses, menyim pan dan mendist ribusikan informasi unt uk mendukung pembuatan keput usan dan pengawasan dalam organisasi.
Informasi adalah data yang telah diolah menjadi suat u bent uk yang mempunyai art i dan bermanfaat bagi manusia.
Data adalah aliran fakta-fakta m entah yang menunjukkan perist iwa yang terjadi dalam organisasi dan lingkungan fisik sebelum diorganisir dan ditata menjadi bent uk yang bisa difahami dan digunakan.•
Terdapat t iga Akt ivitas pada Sistem Infromasi :
Input
adalah sekum pulan data m entah dalam
organisasi m aupun di luar organisasi unt uk
diproses dalam suat u sistem ekonom i.
Processing
adalah
konversi/ pem indahan,
m anipulasi dan analisis input m entah m enjadi
bent uk yang lebih berart i bagi m anusia.
KOM PONEN DAN STRUKTUR
SISTEM INFORM ASI M ANAJEM EN
•
* Batch Procesing (Proses Pengelompokan)•
Pada tahap awal perkembangan komput er , semua pemrosesan komputer berdasarkan batch-nya (Kelompoknya). Tehnisnya organisasi mengumpulkan t umpukan t raksaksi lalu diolah pada suat u wakt u, kemudian dicatat kedalam media computer yang dapat dibaca, sepert i pita magnet ik. Selanjut nya secara fisik dibawa kepusat Komputer dan seluruh persedian diperbaharui melalui pemrosesan dimana t umpukan data harian ditambah master file persediaan komputer. Baru setelah it u menghasilkan laporan.• * On – line sistem
• Dengan m aksud m enghindari kelam batan w akt u dalam pem rosesan sistem Batch, dengan sistem on-line set iap t ransaksi dim asukkan langsung ke Kom puter ket ika terjadi t ransaksi.
• Bidang Aplikasi Pendukung M anajemen :
• Transaction Procesing System ► Sistem pem rosesan t ransact ion, sistem ini m em prose ribuan t ransaksi yang terjadi di organisasi set iap hari : penjualan, pem bayaran, penerim aan, m engirim an dan penerim aan barang, sew a beli dll
• Group Decision Support System (GSS)► sist em dirangcang unt uk m endukung suat u kelom pok t idak hanya individu sist em ini disebut GSS (Group Decision Support Syst em ) atau Elect ronik M eet ing Syst em (EM S) yang bert ujuan unt uk m em beri keunt ungan kekuatan bagi kelom pok organisasi dalam m em buat keput usan yang lebih baik dibandingkan dengan keput usan yang dibuat sendiri.
• Geographic Information System (GIS) ► adalah suat u sist em berbasis kom put er yang dirancang unt uk m engum pulkan, m enyim pan, m engam bil, m em anipulasi dan m enam pilkan data t em pat (spat ial data). GIS m enghubungkan data ke peta yang ada dalam kom put er sehingga karakterist ik t em pat dari data bisa dihim pun dengan m udah. GIS seringkali berfungsi sebagai DSS unt uk m enjalankan t ugas penyeleksian t em pat restauran fas food dan penetapan rut e pengirim an barang.
• Exccutive Information System (EIS)► Konsep kunci dari sist em ini adalah m am pu m engirim inform asi t erbaru t entang keadaan bisnis langsung pada eksekut if puncak. EIS didesain unt uk digunakan secara langsung oleh m anajer puncak tanpa bant uan perantara. EIS m enggunakan tam pilan grafik, kom unikasi, dan m et ode penyim panan data unt uk m em udahkan para eksekut if dalam m engakses secara on-line inform asi t erbaru t ent ang keadaan organisasi yang dipim pinnya.
•
Bidang Aplikasi Pendukung Fungsional :•
Office Automat ion►
Otomasi kantor melibat kan seperangkat fungsi yang saling berhubungan dan dapat diintegrasikan dalam sistem t unggal. Fungsi-fungsi yang biasa dipakai adalah elect ronic mail, word processing, pengopian, penyimpanan dokumen, voice mail, desktop publishing.•
Factory Automat ion►
melibat kan seperangkat mesin-mesing yang terkont rol secara numerik (numericsal cont rolled machines) yang menggunakan program komputer unt uk mengawasi jalannya mesin-mesin canggih.• Aftificial Intelligence (AI) ►Ide AI sendiri berdasarkan pemikiran bahw a bagaimana membuat komputer melakukan pekerjaan lebih baik dari yang dilakukan manusia. Sistem AI ini meliputi bahasa Natural, robot, sistem penglihatan dan pendengaran, sistem pakar, dan jaringan neural .
• Bahasa Natural ditujukan untuk menghasilkan sistem yang mampu menerjemahkan instruksi manusia ke dalam suatu bahasa yang memungkinkan komputer memahami dan melaksanakannya. • sistem penglihatan dan pendengaran melibatkan pembuatan mesin yang memiliki kemampuan melihat atau bicara (atau keduanya) yang mempengaruhi prilaku dasar mereka.
• Sistem pakar (Expert Sistem) berkaitan dengan sistem bangunan yang memasukkan pembuatan keputusan yang logis dari seorang ahli manusia.
• Jaringan Neural yakni sistem terbaru yang mempelajari bagimana sistem nervous bekerja.
• Virtual Reality ► sistem yang mengacu pada penggunaan sistem berbasis komputer yang menciptakan suatu lingkungan yang tampak nyata terhadap satu atau lebih sensor dari pengguna.
• Bidang Aplikasi Berbasis Rancang Bangun►
• Distibuted System adalah sistem dimana komputer dari beberapa ukuran diletakkan diberbagai tempat suatu organisasi menjalankan aktivitas bisnisnya (kantor pusat,pabrik,toko,gudang,bangunan kantor) dan komputer tersebut dengan jalur telekomunikasi agar mampu menyokong proses bisnis.
• Keuntunngan :
• Pelayanan dan respon yang meningkat terhadap pengguna lokal
• Perilaku yang membaik karena melibatkan orang dalam (lokal)
• Kemampuan untuk mengadaptasi struktur organisasi
• Kemampuan mengelola yang meningkat karena bagian-bagian sistemnya lebih kecil.
• Biaya penghitungan yang berkurang.
• Kelemahan :
• Sangat tergantung pada jalur telkomunikasi
• M enggunakan teknologi yang relatif baru dan kurang dipahami dengan baik.
• Resiko pengamanan yang lebih besar karena mudah untuk diakses oleh orang lain
• Tempat-tempat di dalam yang mungkin berbeda standarnya.
• M embutuhkan koordinasi yang lebih besar.
•
Client .Server
system
adalah
sistem
pem rosesan
yang
didist ribusikan
antara
kom puter server pusat , sepert i m inicom puter
atau w orkst at ion, dengan jum lah kom puter
klien,
yang
biasanya
dalam
bent uk
m icrokom puter destop.
•
K E P E M I M P I N A N
• Kepem impinan m erupakan proses m engarahkan perilaku orang lain ke arah pencapaian suat u t ujuan t ert ent u, m aka pengarahan dalam hal ini berart i m enyebabkan orang lain bert indak dengan cara t ert ent u atau m engikut i arah t ert ent u. Wirausahawan yang berhasil m erupakan pem impin yang berhasil m em im pin para karyawannya dengan baik. Seorang pem im pin dikatakan berhasil jika percaya pada pert um buhan yang berkesinam bungan, efisiensi yang m eningkat dan keberhasilan yang berkesinam bungan dari usahanya.
–
Hakikat Kepemimpinan• Dalam lingkungan bisnis ada ket erkaitan antara pengaruh kepemimpinan dengan kinerja yang akan diperlihat kan khususnya oleh baw ahannya serta kepemimpinan pun t idak t erlepas dari yang nam anya kekuasaan. Adapun landasan t eori t entang kepem im pinan m enurut para ahli :
• Kepemim pinan adalah pengaruh antar pribadi, dalam sit uasi t ert ent u dan langsung melalui proses kom unikasi unt uk mencapai sat u atau beberapa t ujuan t ert ent u(Tannebaum, Weschler and Nassarik, 1961).
• Kepemim pinan adalah sikap pribadi, yang m emim pin pelaksanaan akt ivitas unt uk m encapai t ujuan yang diinginkan. (Shared Goal, Hemhiel & Coons, 1957).
• Kepemim pinan adalah suat u proses yang m em pengaruhi akt ifitas kelom pok yang diatur unt uk m encapai t ujuan bersam a(Rauch & Behling, 1984)
• Kepemim pinan adalah kem am puan seni atau t ehnik unt uk m em buat sebuah kelom pok atau orang m engikut i dan m enaat i segala keinginannya.
• Kepemim pinan adalah suat u proses yang m em beri art i (penuh art i kepemimpinan) pada kerjasam a dan dihasilkan dengan kem auan unt uk m em im pin dalam m encapai t ujuan(Jacobs& Jacques,1990).
Pengertian Kepemimpinan Dan Teori Kepemimpinan
• Pim pin art inya bim bing, t unt un. M em im pin art inya 'm em bim bing, m enunt un dan m enunjukan. Pem im pin atau leader ; ialah orang yang m em im pin atau seseorang yang m em pergunakan w ew enang dan m engarahkan bawahannya unt uk m engerjakan sebagian pekerjaannya dalam m encapai t ujuan organisasi. Beberapa ahli tentang pem im pin, di antaranya adalah :
M enurut Prof Dr H Arifin Abdurrahman. Pemimpin “ adalah orang yang dapat menggerakkan orang-orang yang ada di sekelilingnya unt uk mengikut i jejak pemimpin it u.”
•
Kepemimpinan adalah kata benda dari pemimpin. Kepemimpinan mempunyai beberapa pengert ian, di antaranya :•
Cara seorang pemimpin mempengaruhi prilaku bawahannya agar mau bekerjasama dan bekerja secara produkt if unt uk mencapai t ujuan organisasi.•
Seni unt uk mempengaruhi t ingkah laku manusia, kemampuan unt uk membimbing orang-orang yang ada di sekelilingnya.•
Seni unt uk mengkoordinasikan dan memberi mot ivasi kepada individu dan kelompok guna mencapai t ujuan yang telah ditetapkan.• M engenai t imbulnya seorang pemimpin oleh para ahli t eori kepemimpinan t elah dikemukakan beberapa t eori yang berbeda-beda. Namun demikian apabila berbagai t eori it u dianalisa akan t erlihat adanya t iga t eori yang menonjol. Yait u :
1. Teori Genetis : Para penganut t eori ini menget engahkan pendapat yang mengat akan bahw a seorang pemimpin akan menjadi pemimpin karena ia telah dilahirkan dengan bakat-bakat kepemimpinan. Teori ini berpendapat bahwa pemimpin it u dilahirkan (leaders are born). Dalam keadaan yang bagaimanapun seorang ditempat kan, karena ia telah dit akdirkan menjadi pemimpin, satu kali kelak ia akan muncul sebagai pemimpin. Berbicara mengenai t akdir, secara filosofis pandangan ini t ergolong kepada pandangan yang fat alistis dan det erminist is.
2. Teori Sosial :M erupakan kebalikan int i t eori genetis. Teori ini berpendapat bahw a pemimpin it u dibent uk dan ditempa (leaders are made). Teori ini menganut paham egalit arianist ik, oleh karenanya para penganut t eori ini mengetengahkan pendapat yang mengatakan bahw a set iap orang bisa menjadi pemimpin apabila diberikan pendidikan dan pengalaman yang cukup.
•
1. Teori Kepemimpinan Sifat ( Trait Theory )
•
Analisis
ilmiah
tentang
kepemimpinan
berangkat dari pemusatan perhat ian pemimpin
it u sendiri. Teori sifat berkembang pertama kali
di Yunani Kuno dan Romaw i yang beranggapan
bahwa
pemimpin
it u
dilahirkan,
bukan
diciptakan yang kemudian teori ini dikenal
dengan
” The
Great ma
Theory”.
Dalam
perkembanganya, teori ini mendapat pengaruh
dari aliran perilaku pemikir
psikologi yang
berpandangan
bahwa
sifat
–
sifat
kepemimpinan t idak seluruhnya dilahirkan akan
tetapi juga dapat dicapai melalui pendidikan
dan pengalaman. Sifat – sifat it u antara lain :
sifat fisik, mental, dan kepribadian.
• Keit h Devis (1985) m erum uskan 4 sifat um um yang berpengaruh t erhadap keberhasilan kepem im pinan organisasi, yait u :
a. Kecerdasan ; Berdasarkan hasil penelitian, pemim pin yang m em punyai kecerdasan yang t inggi di atas kecerdasan rata – rata dari pengikut nya akan m em punyai kesem patan berhasil yang lebih t inggi pula. Karena pem im pin pada um um nya m em iliki tingkat kecerdasan yang lebih t inggi dibandingkan dengan pengikut nya.
b. Kedew asaan dan Keluasan Hubungan Sosial ; Um um nya di dalam m elakukan int eraksi sosial dengan lingkungan int ernal m aupun ekst ernal, seorang pem im pin yang berhasil mem punya